Bab I Pendahuluan Ppid Kemenhub-PDF Free Download

BAB I PENDAHULUAN PPID Kemenhub
19 Apr 2020 | 58 views | 0 downloads | 49 Pages | 1.36 MB

Share Pdf : Bab I Pendahuluan Ppid Kemenhub

Download and Preview : Bab I Pendahuluan Ppid Kemenhub

Report CopyRight/DMCA Form For : Bab I Pendahuluan Ppid Kemenhub



Transcription

2 Melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja dan kegiatan. Inspektorat Jenderal selama Tahun 2012 sebagai bahan penyempurnaan. untuk pelaksanaan program kerja pada tahun yang akan datang. 3 Mendapatkan umpan balik feed back untuk merumuskan strategi dalam. pelaksanaan program kerja tahun yang akan datang, C Ruang Lingkup. Laporan Evaluasi Pelaksanaan Program Kerja dan Kegiatan Semester II Tahun. 2012 Inspektorat Jenderal Kementerian Perhubungan mencakup hasil hasil. kegiatan yang telah dilaksanakan oleh semua unsur di lingkungan Inspektorat. Jenderal Kementerian Perhubungan yang mengacu pada Tugas Pokok dan. Fungsi Tupoksi sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM 60 Tahun. 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Perhubungan. D Visi dan Misi, Penyusunan Laporan Pelaksanaan Program Kerja dan Kegiatan Tahun. Anggaran berpedoman pada visi dan misi Inspektorat Jenderal yaitu. Visi Inspektorat Jenderal, Terwujudnya pengawasan intern yang professional dan handal untuk. mendorong pelayanan transportasi yang handal bersaing dan member nilai. Misi Inspektorat Jenderal, Meningkatkan penyelenggaraan pengawasan fungsional di bidang tranportasi. 1 Mewujudkan Aparatur Perhubungan yang bersih dari Korupsi Kolusi dan. Nepotisme KKN, 2 Meningkatkan kinerja Aparatur perhubungan melalui ketaatan dalam.
penyelesaian Tindak Lanjut Hasil Pengawasan penerapan Sistem. Pengendalian Intern Pemerintah SPIP serta peningkatan akuntabilitas. kinerja Aparatur Perhubungan, 3 Meningkatkan kualitas efektivitas dan peran APIP. 4 Meningkatkan kualitas dan kompetensi SDM Pengawasan serta. pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi, Laporan Pelaksanaan Program Kerja dan Kegiatan TA 2012 2. SUMBER DAYA, ampai dengan tanggal 31 Desember 2012 jumlah pegawai Inspektorat. Jenderal adalah sebanyak 270 orang yang tersebar pada unit unit kerja. yang ada di lingkungan Inspektorat Jenderal Sebagian besar pegawai berada. pada unit kerja Sekretariat Inspektorat Jenderal yaitu sebanyak 99 pegawai. 36 67 distribusi pegawai Inspektorat berdasarkan bagian adalah. PEGAWAI ITJEN, Sesitjen Perencanaan, IR V Kepeg Hukum. IR II IR I, Analisa TL LHA, Keterangan Posisi 31 12 2012.
Penjelasan secara lebih lengkap mengenai Sumber Daya Manusia SDM. Inspektorat Jenderal adalah, A Total Pegawai, 1 Berdasarkan Jabatan. Sebagai aparat pengawasan intern di lingkungan Kementerian Perhubungan. sebagian besar pegawai Inspektorat Jenderal adalah Pejabat Fungsional. Auditor yang bertugas untuk melaksanakan pengawasan pada seluruh unit. kerja Inspektorat Jenderal Pejabat Fungsional Auditor tersebar pada 5. Laporan Pelaksanaan Program Kerja dan Kegiatan TA 2012 3. Inspektorat dengan jumlah keseluruhan 117 Auditor Distribusi pegawai. Inspektorat Jenderal berdasarkan jabatan adalah, PEGAWAI ITJEN. Struktural, Fungsional, 2 Berdasarkan Golongan dan Pendidikan. Berdasarkan golongan sebagian besar pegawai Inspektorat Jenderal adalah. golongan III sebanyak 159 pegawai 58 89 sedangkan berdasarkan tingkat. pendidikan pegawai dengan ijazah S 1 D IV adalah yang terbanyak dengan. jumlah 145 pegawai 53 70 Untuk tingkat pendidikan terendah masih. terdapat pegawai Inspektorat Jenderal yang memiliki ijazah Sekolah Dasar. sebanyak 2 pegawai 0 74 dan ijazah SLTP sebanyak 2 pegawai 0 74. Berdasarkan Berdasarkan, Golongan Tingkat Pendidikan. 11 S 1 D 4, 59 Gol IV 53, Laporan Pelaksanaan Program Kerja dan Kegiatan TA 2012 4.
3 Jenis Kelamin, Berdasarkan jenis kelamin dari total 270 pegawai Inspektorat Jenderal 175. pegawai 69 63 adalah pegawai laki laki, Berdasarkan Jenis Kelamin. B Fungsional Auditor, Jika dibandingkan dengan jumlah Auditor tahun 2011 yaitu sebanyak 114 orang. pada tahun 2012 jumlah Auditor mengalami kenaikan sebanyak 3 orang. 2 63 Berdasarkan jabatan Auditor terbagi menjadi Auditor Utama Madya. Muda Pertama Penyelia Pelaksana Lanjutan dan Pelaksana Sebagian besar. auditor Inspektorat Jenderal adalah Auditor Pertama dengan jumlah 41 orang. 35 04 Rincian komposisi Auditor adalah sebagai berikut. Pelaksana Lanjutan, 17 Pelaksana, Laporan Pelaksanaan Program Kerja dan Kegiatan TA 2012 5. BAB III ANGGARAN, ada Tahun Anggaran 2012 alokasi anggaran untuk Inspektorat.
Jenderal sebesar Rp 78 279 226 000 jumlah ini mengalami kenaikan. sebesar 3 66 jika dibandingkan dengan alokasi anggaran Tahun. 2011 Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2012 tentang. Pemberian Penghargaan dan Pengenaan Sanksi Atas Pelaksanaan. Anggaran Belanja Kementerian Lembaga Kementerian Lembaga yang. melakukan hasil optimalisasi anggaran belanja dapat menggunakan hasil. optimalisasi anggaran belanja tersebut pada tahun anggaran berikutnya Pada tahun. 2011 Inspektorat Jenderal telah melakukan optimalisasi anggaran belanja yakni ada. sisa dana yang diperoleh setelah pelaksanaan kontrak dari suatu kegiatan dengan. target sasarannya yang tercapai sehingga Inspektorat Jenderal mendapatkan. reward atau penghargaan Penghargaan tersebut berupa sisa dana tahun anggaran. 2011 yang dapat digunakan pada tahun anggaran 2012 yakni sebesar Rp. 500 000 000 menjadi Rp 78 779 226 000, Salah satu Intruksi Presiden yang tertuang dalam Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun. 2012 tentang Langkah Langkah Pengendalian Belanja Pemerintah Pusat Dalam. Rangka Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Negara Tahun Anggaran. adalah agar para Kementerian atau Lembaga melakukan penghematan anggaran. belanja dengan besaran sesuai dengan hasil sidang kabinet paripurna tanggal 31. Maret 2012 Dalam rangka menindaklanjuti Instruksi Presiden tersebut Inspektorat. Jenderal melakukan revisi DIPA Sesuai dengan Surat Menteri Keuangan Nomor. S 163 MK 02 2012 tanggal 7 Maret 2012 tentang Pemotongan Anggaran. Kementerian Lembaga dalam RAPBN Pembangunan Tahun Anggaran 2012 pagu. Inspektorat Jenderal mengalami pemotongan sebesar Rp 9 680 181 000 atau. 12 37 menjadi Rp 69 099 045 000, TABEL ANGGARAN TAHUN 2012. No Jenis Belanja Pagu Awal Rp Pagu Setelah Revisi Rp. 1 Pegawai 14 336 336 000 14 322 515 000, 2 Barang 61 485 890 000 52 319 530 00. 3 Modal 2 457 000 000 2 457 000 000, TOTAL 78 279 226 000 69 099 045 000. Laporan Pelaksanaan Program Kerja dan Kegiatan TA 2012 6. Penjelasan secara lengkap mengenai anggaran Inspektorat Jenderal Tahun 2012. adalah sebagai berikut, A Jenis Belanja, Inspektorat Jenderal pada tahun 2012 mengalokasikan belanja pegawai.
sebanyak Rp 14 322 515 000 belanja barang sebanyak Rp 52 319 530 000. dan belanja modal sebanyak Rp 2 457 000 000 dengan total anggaran Rp. 69 099 045 000, Modal Pegawai, B Realisasi Anggaran per 31 Desember 2012. 1 Realisasi DIPA Itjen Tahun 2012, ANGGARAN TAHUN 2012. Rp70 000 000 000 00, Rp60 000 000 000 00, Rp50 000 000 000 00. Axis Title, Rp40 000 000 000 00, Rp30 000 000 000 00. Rp20 000 000 000 00, Rp10 000 000 000 00, Pegawai Barang Modal Total.
Anggaran Rp14 322 51 Rp52 319 53 Rp2 457 000 Rp69 099 04. Realisasi Rp13 547 75 Rp43 589 65 Rp2 040 932 Rp59 178 34. Realisasi Anggaran Itjen per 31 Desember 2012 adalah sebesar. Rp 59 178 343 209 85 64 dari total anggaran sebesar. Rp 69 099 045 000, Laporan Pelaksanaan Program Kerja dan Kegiatan TA 2012 7. 2 Realisasi Anggaran Perjalanan Dinas PKPT per Inspektorat. Anggaran dan Realisasi 2012, Rp7 000 000 000 00, Rp6 000 000 000 00. Rp5 000 000 000 00, Axis Title, Rp4 000 000 000 00. Rp3 000 000 000 00, Rp2 000 000 000 00, Rp1 000 000 000 00. IR I IR II IR III IR IV IR V, Anggaran Rp6 015 144 Rp5 680 085 Rp5 820 814 Rp5 470 322 Rp5 990 626.
Realisasi Rp5 588 562 Rp5 433 948 Rp4 789 837 Rp4 552 185 Rp4 996 885. 3 Realisasi Belanja Modal, Anggaran Realisasi, Rp1 600 000 000. Rp1 400 000 000, Rp1 200 000 000, Rp1 000 000 000, Axis Title. Rp800 000 000, Rp600 000 000, Rp400 000 000, Rp200 000 000. Alat Bantu Audit Aplikasi Kendaraan, Perkantoran Operasional. Anggaran Rp250 000 000 Rp1 500 000 000 Rp707 000 000. Realisasi Rp213 174 876 Rp1 162 041 700 Rp665 715 500. Laporan Pelaksanaan Program Kerja dan Kegiatan TA 2012 8. SARANA DAN, ntuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Inspektorat Jenderal.
Kementerian Perhubungan ketersediaan sarana dan prasarana. merupakan salah satu hal yang penting Berikut adalah sarana dan. prasarana Inspektorat Jenderal Kementerian Perhubungan yang. mengalami perkembangan selama tahun 2012 sampai dengan posisi. 31 Desember 2012, No Jenis Barang 2011 2012 Perubahan. 1 Komputer PC 128 128 0, 2 Printer 169 171 2, 3 TV 10 12 2. 4 Alat penghancur kertas 30 30 0, 5 Kursi besi metal 900 914 14. 6 Meja rapat 7 7 0, 7 Mesin Absensi 0 5 5, 8 LCD Projector Infocus 18 19 1. 9 Laptop 207 207 0, 10 Scanner 26 26 0, Untuk mendukung mobilisasi di lingkungan Inspektorat Jenderal sampai dengan 31.
Desember 2012 aset kendaraan bermotor yang dimiliki adalah berupa sepeda motor. sebanyak 15 buah dan mobil sebanyak 25 buah dua buah diantaranya rusak berat. Laporan Pelaksanaan Program Kerja dan Kegiatan TA 2012 9. PELAKSANAAN, PROGRAM KERJA, alam rangka mewujudkan aparatur pemerintahan yang baik dan. bertanggung jawab serta bersih dari KKN yang mampu mendorong. peningkatan kinerja yang akuntabel Inspektorat Jenderal pada tahun. 2012 telah melaksanakan seluruh program dan kegiatan yang. direncanakan yaitu sejumlah 5 lima kegiatan yang terbagi menjadi 35. tiga puluh lima sub kegiatan, Berikut adalah hasil pencapaian kinerja permasalahan dan upaya mengatasi. permasalahan dalam pelaksanaan program kerja Inspektorat Jenderal. A Program dan Realisasi, 1 Audit Kinerja dan Pengadaan Barang Jasa. Audit Kinerja merupakan audit atas pengelolaan keuangan Negara dan. pelaksanaan tugas dan fungsi instansi Pemerintah yang terdiri atas aspek. kehematan efisiensi dan efektifitas Sedangkan Audit Pengadaan Barang dan. Jasa merupakan audit untuk memperoleh kenyakinan bahwa pengadaan. barang dan jasa telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pada tahun 2012 Inspektorat Jenderal memprogramkan Audit Kinerja dan. Pengadaan Barang Jasa terhadap 604 Auditi 91 79 dari total 658 Auditi di. lingkungan Kementerian Perhubungan Dalam realisasinya teraudit sebanyak. 602 Auditi 99 97 realisasi audit tidak mencapai 100 karena ada 2 dua. auditi yang tidak dilaksanakan audit kinerja atau audit pengadaan barang jasa. yakni Perwakilan Kementerian Perhubungan di Washington DC dan Tokyo. Rincian realisasi pelaksanaan audit adalah sebagai berikut. 112 113 126 137, 150 112 113 126 137 114, Program Realisasi. Laporan Pelaksanaan Program Kerja dan Kegiatan TA 2012 10. Keterangan, IR I Inspektorat I dengan lingkup pengawasan Kantor Pusat Itjen Ditjen.
Perhubungan Darat dan UPT Direktorat Jenderal Badan di Provinsi NAD. Sumut DKI Jaya DIY NTB Kalsel dan Sulut, IR II Inspektorat II dengan lingkup pengawasan Kantor Pusat Ditjen. Perhubungan Laut Mahkamah Pelayaran dan UPT Direktorat Jenderal Badan di. Provinsi Jatim Bali Kalbar Sulteng dan Papua, IR III Inspektorat III dengan lingkup pengawasan Kantor Pusat Ditjen. Perhubungan Udara UPT Direktorat Jenderal Badan di Provinsi Jambi. Bengkulu Lampung Babel Jabar Kalteng Sulsel dan Maluku. IR IV Inspektorat IV denganlingkup pengawasan Kantor Pusat Badan Litbang. PSDM Perhubungan dan UPT Direktorat Jenderal Badan di Provinsi Sumsel. Jateng Kaltim NTT Sultra dan Malut, IR V Inspektorat V dengan lingkup pengawasan Sekretariat Jenderal Ditjen. Perkeretaapian dan Direktorat Jenderal Badan di Provinsi Sumbar Riau Kepri. Banten Gorontalo Sulbar dan Papua Barat, Realisasi pelaksanaan audit berdasarkan sub sektor adalah. 100 Realisasi Program, 0 Realisasi, Pelaksanaan hari audit pada tahun 2012 mencapai 81 atau 16 180 hari dari.
total rencana 19 875 Realisasi hari audit terendah adalah pada Inspektorat III. yaitu hanya 79 37 yang direncanakan sebanyak 3975 hari audit terealisasi. sebanyak 3155 hari audit dan yang tertinggi yaitu Inspektorat II dan IV yaitu. 82 89 yang direncanakan sebanyak 3975 hari audit dan teralisasi sebanyak. 3295 hari audit Rekapitulasi hari audit selama tahun 2012 adalah sebagai. Laporan Pelaksanaan Program Kerja dan Kegiatan TA 2012 11. 3975 3975 3975 3975 3975, 3230 3295 3155 3295 3220. IR I IR II IR III IR IV IR V, Program Realisasi, 2 Audit dengan Tujuan Tertentu. Audit Dengan Tujuan Tertentu ADTT mencakup audit yang tidak termasuk. dalam Audit Kinerja meliputi antara lain Audit Perencanaan dan Manfaat Audit. Pelayanan Publik Audit Investigasi Audit Khusus Audit terhadap masalah. yang menjadi fokus perhatian Kementerian Perhubungan Pada tahun 2012. Inspektorat Jenderal memprogramkan 3 tiga ADTT yaitu Audit Keselamatan. Transportasi Audit Perencanaan dan Manfaat serta Audit Pelayanan Publik. dengan rincian sebagai berikut, NO JENIS AUDIT FOKUS AUDIT. Transportasi Darat, Audit Keselamatan Transportasi Laut. Transportasi Transportasi Udara, Transportasi Perkeretaapian.
Pengadaan Pengujian Kendaraan Bermotor, Pengoperasian Jembatan Timbang. Audit Perencanaan, 2 Pengadaan Kapal Laut Ditjen Perhubungan Laut. dan Manfaat, Angkutan Laut Perintis, Prasarana Diklat METI PROJECT. Audit Pelayanan, 3 Perijinan pada Ditjen Perhubungan Udara. Laporan Pelaksanaan Program Kerja dan Kegiatan TA 2012 12. Pelaksanaan ADTT tahun 2012 adalah sebagai berikut. AUDIT AUDIT, PENANGGUNG AUDIT KESELAMATAN, NO PERENCANAAN PELAYANAN.
2012 Inspektorat Jenderal Kementerian Perhubungan mencakup hasil hasil kegiatan yang telah dilaksanakan oleh semua unsur di lingkungan Inspektorat Jenderal Kementerian Perhubungan yang mengacu pada Tugas Pokok dan Fungsi Tupoksi sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM 60 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Perhubungan D Visi dan Misi Penyusunan Laporan

Related Books

KATA PENGANTAR ppid dephub go id

KATA PENGANTAR ppid dephub go id

RPJP Departemen Perhubungan sebagai dokumen perencanaan pembangunan transportasi nasional untuk jangka waktu 20 tahun ke depan ditetapkan dengan maksud memberikan arah dan sekaligus menjadi acuan bagi pemerintah masyarakat dan dunia usaha yang bergerak di sektor transportasi di dalam upaya mewujudkan Sistem Transportasi Nasional dalam seluruh

KATA PENGANTAR P ppid lan go id

KATA PENGANTAR P ppid lan go id

Tugas Fungsi Kewenangan dan kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka mencapai visi misi Fungsi Kewenangan Susunan Organisasi dan Tata Kerja Lembaga

BAB 1 PENDAHULUAN 1 1 PENGENALAN

BAB 1 PENDAHULUAN 1 1 PENGENALAN

peningkatan ini disebabkan oleh modul kurikulum yang diamalkan di PASTI menekankan pendekatan Pendidikan Islam yang berbeza dengan modul kurikulum prasekolah lain atau disebabkan oleh faktor faktor sampingan yang telah menarik 20 Pn Hjh Khairiah Mohd Bahagian Kurikulum Jabatan PASTI Malaysia 4 Tahun K4T dalam

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang

Adapun tujuan penulisan dalam pembuatan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas dalam mata kuliah Rekayasa Lingkungan Selain itu juga penulis bertujuan untuk mengetahui lebih jauh tentang Pencemaran Udara serta untuk menambah wawasan kita sebagai Mahasiswa 1 3 Pembatasan Masalah Dalam melakukan tugas makalah ini saya sudah melaksanakannya semaksimal mungkin akan tetapi karena adanya

BAB I PENDAHULUAN 1 PROFIL SINGAPURA A GEOGRAFI

BAB I PENDAHULUAN 1 PROFIL SINGAPURA A GEOGRAFI

BAB I PENDAHULUAN 1 PROFIL SINGAPURA A GEOGRAFI Singapura terletak di kawasan wilayah Asia Tenggara dengan total luas sekitar 718 3 km2 1 Singapura merupakan pulau utama dengan panjang 42 km dan lebar 23 km yang

BAB I PENDAHULUAN A Pengantar

BAB I PENDAHULUAN A Pengantar

mahasiswa untuk berekspresi tari daerah lain yang ada di nusantara ini Modul ini penting untuk diberikan kepada mahasiswa agar mahasiswa memiliki pemahaman yang semakin mendalam tentang berbagai macam bentuk seni tari yang ada di berbagai daerah dengan berbagai macam bentuk dan gaya Dengan demikian mahasiswa akan memiliki pengetahuan yang lebih luas tentang jenis jenis tari daerah di

BAB I PENDAHULUAN I 1 Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN I 1 Latar Belakang Masalah

5 Paul Findley 1995 Diplomasi Munafik Ala Yahudi 6 Ibid hlm 76 95 4 Pada tanggal 9 Juni 1970 Menteri Luar Negeri William Rogers Amerika Serikat mengecam pendirian Israel dengan mengatakan Israel harus menjelaskan bahwa ia menerima prinsip penarikan sebagaimana dinyatakan dalam resolusi Dewan Keamanan pada bulan November 1967 dan bahwa ia tidak lagi mendesakkan rumusan

BAB 11 TERMODINAMIKA I Pendahuluan

BAB 11 TERMODINAMIKA I Pendahuluan

Hukum pertama termodinamika adalah konservasi energi Secara singkat hukum tersebut menyatakan bahwa energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan tetapi

BAB I PENDAHULUAN 1 1 Pengertian Restoran

BAB I PENDAHULUAN 1 1 Pengertian Restoran

Perhitungan harga makanan berdasarkan makanan atau minuman yang diambilnya 7 6 Restoran berskala besar tentu memiliki bagian bagian yang lebih banyak

BAB 2 KAJIAN PERPUSTAKAAN 2 0 PENDAHULUAN

BAB 2 KAJIAN PERPUSTAKAAN 2 0 PENDAHULUAN

tentang estetika keindahan bahasa dan pengertian puisi yang merangkumi diksi simile serta metafora dalam puisi Kajian perpustakaan ini akan meliputi aspek aspek yang berkaitan dengan tajuk kajian iaitu Keindahan Bahasa dalam Antologi Puisi Tamil Malaysia dari tahun 1971 hingga 2000 2 1 DEFINISI PUISI

BAB I PENDAHULUAN repository wima ac id

BAB I PENDAHULUAN repository wima ac id

2 OSO 2 H 2 O organik dibentuk dengan eliminasi air antara alkohol dan asam organik CH 3 CH 2 OH RCOOH RCOOCH 2 CH 3 H 2 O Atom hidrogen pada gugus hidroksil dapat diganti dengan logam aktif seperti natrium kalium dan kalsium membentuk etoksida logam ethylate dengan melepaskan gas hidrogen Kirk 1951 2C 2 H 5 OH 2 M 2C 2 H 5 OM H 2 Bab I Pendahuluan I 6 Prarencana Pabrik

BAB 1 PENDAHULUAN 1 1 Pengertian Rekayasa Perangkat Lunak

BAB 1 PENDAHULUAN 1 1 Pengertian Rekayasa Perangkat Lunak

Gambar 1 1 Paremeter Perangkat Lunak Yang Berkualitas Berdasarkan Sudut Pandang Rekayasa perangkat lunak merupakan suatu teknologi berlapis yaitu proses prosedur