Pluralisme Dan Perseteruan Politik Di Indonesia Pengantar-PDF Free Download

Pluralisme dan Perseteruan Politik di Indonesia Pengantar
14 Feb 2020 | 145 views | 0 downloads | 25 Pages | 396.77 KB

Share Pdf : Pluralisme Dan Perseteruan Politik Di Indonesia Pengantar

Download and Preview : Pluralisme Dan Perseteruan Politik Di Indonesia Pengantar

Report CopyRight/DMCA Form For : Pluralisme Dan Perseteruan Politik Di Indonesia Pengantar



Transcription

memperlihatkan bahwa pluralisme kritis menawarkan sebuah alat untuk memahami politik. Indonesia selain program penelitian progresif yang dapat mendorong analisis mengenai. kekayaan material dan kekuasaan politik lebih jauh daripada penelitian tentang oligarki. selama ini Dialog terbuka antara analisis pluralis dan oligarkis ini memberikan sumbangan. pada kajian seputar kekayaan material dan kekuasaan politik di Indonesia dan negeri lain. dalam tiga aspek Secara konseptual membantu para analis membedakan klaim deskriptif. dengan klaim kausal terkait kekayaan material kekuasaan politik dan hasil yang bersifat. politik Secara teoretis menantang analisis oligarkis dengan menawarkan argumen kausal. yang menandingi dan saling melengkapi tentang efek distribusi sumber daya material yang. tidak merata Secara metodologis menguraikan praktik produksi pengetahuan para sarjana. Indonesia yang mendalami efek kekayaan material terhadap politik Indonesia kontemporer. seraya menarik perbandingan terstruktur dengan konteks negara atau kurun historis lain serta. menerangkan peran bukti nyata dalam memutuskan pelbagai pendekatan yang saling. Saya sengaja menggunakan istilah kritis di sini tidak secara baku 4 Alih alih berlaku. sebagai teori teori politik struktural atau materialis istilah tersebut justru ditujukan sebagai. tantangan internal terhadap teori teori pluralisme itu sendiri mengikuti kelemahan yang. dipaparkan di atas dan berusaha mengatasinya dengan mempertanyakan mengapa ada. perpecahan dan mengapa kepentingan bisa atau tidak terartikulasi Hal ini memungkinkan. para sarjana beranjak melampaui analisis satu atau dua dimensi kekuasaan dan kepentingan. serta memerhatikan sejarah dan struktur sosial dengan sungguh sungguh 5 Tidak satu pun. otokritik pluralis tersebut murni lahir dari esai ini namun semua itu belum terartikulasi. dengan jelas dalam perbincangan berkelanjutan dengan kasus Indonesia kontemporer selama. dua dasawarsa 6 Istilah kritis yang saya gunakan di sini juga menafikan pencarian satu. Saya meminjam istilah pluralisme kritis dari Gregor McLennan Marxism Pluralism and Beyond Classic. Debates and New Departures Cambridge Polity Press 1989 hal 43 56 McLennan mengacu pada kritik. Robert Dahl dan Charles Lindblom terhadap analisis pluralis konvensional ekonomi politik Amerika Serikat. McLennan juga menjadi sumber rujukan istilah pluralisme konvensional sebagaimana diuraikan dalam esai. Gabriel Almond menyatakan bahwa literatur kaum pluralis awal yang secara konseptual jauh lebih maju. ketimbang para pengkritiknya dan menyiratkan bahwa sebagian besar kritik itu benar benar dipahami dengan. baik sejak awal 1950 an Untuk tinjauan ini lihat tulisan Gabriel A Almond Corporatism Pluralism and. Professional Memory dalam Gabriel A Almond ed A Discipline Divided Schools and Sects in Political. Science Newbury Park CA Sage Publications 1990 hal 173 188. Stefan Eklo f mengamati kemunduran debat teoretis di antara model model politik Indonesia pada akhir kurun. Orde Baru lihat Stefan Eklo f Power and Political Culture in Suharto s Indonesia The Indonesian Democratic. Party PDI and the Decline of the New Order 1986 98 Copenhagen NIAS Press 2003 hal 11 Hal ini. mungkin mencerminkan kejenuhan akan perdebatan tersebut atau pergeseran umum dari fokus pada tipologi. teori ke pengukuran kuantitatif dalam politik komparatif lihat David Collier Jody LaPorte dan Jason. narasi induk dalam politik Indonesia dan merekomendasikan agar praktik kajian kajian. politik Indonesia pertama dan terutama lebih memperhatikan teori taraf menengah dalam. melakukan penjelasan sosial 7 Pluralisme sebagaimana pendekatan analisis sosial lainnya. justru menjadi paling kuat bila mengakui keterbatasan daya penjelasnya. Karena pluralisme bukan sebuah teori yang memprediksi akibat atau hasil tertentu. maka analisis ini tidak dapat difalsifikasi atau diuji Namun pluralisme kritis menghasilkan. hipotesis di bidang studi kekayaan material dalam politik Indonesia yang dapat difalsifikasi. melalui analisis empiris Konflik politik semasa krisis keuangan dan tata kelola ekonomi. daerah di Indonesia era desentralisasi menawarkan dua studi terkait yang memperlawankan. pluralisme dan oligarki sebagai kerangka penjelas bagi isu isu pokok dalam politik Indonesia. kontemporer dengan ketimpangan kekayaan tampak amat sangat mencolok. Esai ini melanjutkan bahasan sebagai berikut Pertama menelusuri sejarah singkat. teori pluralis dalam analisis politik komparatif dan kemudian mengamati penerapan. pluralisme dalam analisis ekonomi politik Indonesia masa Orde Baru Melalui tinjauan ini. akan semakin jelas sebagaimana disimpulkan sejumlah sarjana politik Amerika Serikat tahun. 1960 an bahwa analisis pluralis terhadap apa pun yang menyoal liberalisme kelompok. kepentingan di Indonesia tidaklah tepat 8 Dari sana saya langsung beralih ke konsep. oligarki sebagaimana dikemukakan Vedi Hadiz dan Richard Robison serta Jeffrey Winters. dengan menguraikan titik ketegangan antara analisis oligarkis dan analisis pluralis. Berdasarkan bahasan tersebut saya kemudian menyajikan dua studi kasus yang saling. mengait Di dalam kedua studi kasus tersebut saya memulai dengan apa yang saya anggap. sebagai kekuatan dan manfaat pendekatan berbasis oligarki terhadap masalah kontemporer. dalam politik Indonesia dan setelah itu menyodorkan sejumlah persoalan yang pasti dihadapi. kritik pluralis beserta solusi yang ditawarkannya Esai ini ditutup dengan mendiskusikan. bagaimana para Indonesianis seharusnya membangun program riset 9 yang progresif dan. kumulatif dengan mengkaji politik Indonesia tanpa mengabaikan ketimpangan distribusi. kekayaan atau efek korosifnya terhadap jalannya demokrasi Indonesia. Seawright Putting Typologies to Work Concept Formation Measurement and Analytic Rigor dalam. Political Research Quarterly 65 1 2012 hal 217 232. Daniel Ziblatt Of Course Generalize But How Returning to Middle Range Theory in Comparative. Politics dalam American Political Science Association Comparative Politics Newsletter 17 2 2006 hal 8. Tentang pernyataan klasik kritik ini dalam konteks Amerika Serikat lihat Theodore M Lowi The End of. Liberalism edisi revisi New York Norton 1979, Yang saya maksud progresif di sini dalam pengertian Lakatosian lihat Imre Lakatos Falsification and the. Methodology of Scientific Research Programs dalam Imre Lakatos dan Alan Musgrave eds Criticism and. the Growth of Knowledge New York NY Cambridge University Press 1970 hal 91 196. Pluralisme dalam Politik Indonesia, Saripati pluralisme adalah konsepsi tentang politik sebagai persaingan di antara. kelompok penekan yang mewakili berbagai kepentingan dalam masyarakat 10 Dalam esai ini. saya hanya menguraikan secara singkat perkembangan pluralisme yang telah berubah secara. signifikan selama enam dasawarsa terakhir 11 Pada awalnya pluralisme memiliki ambisi. normatif maupun deskriptif serta digunakan tidak hanya untuk mencirikan sifat dasar konflik. politik tetapi juga untuk melegitimasi praktik kehidupan demokratis 12 Analisis kemudian. yang dipelopori Robet Dahl tokoh kunci dalam debat pluralis awal mulai memisahkan. unsur deskriptif dari komponen normatif dalam analisis politik pluralis Sementara para. sarjana itu tetap setia menekuni analisis normatif politik demokratis di negara negara. kapitalis 13 analisis kritis mereka terhadap pluralisme sebagai sebuah kerangka deskriptif. semakin tertuju pada karakterisasi poros inti konflik politik dalam berbagai negara 14. Walaupun berdaya guna mengoreksi sebagian besar analisis pluralis yang idealistis. dan dangkal pendekatan kritis Dahl terhadap pluralisme tetap tidak mampu menyelamatkan. tradisi ini dari kehilangan daya tarik intelektual ketika para ilmuwan politik beralih. meninggalkan debat paradigmatis dalam politik komparatif Kritik Theodore Lowi terhadap. liberalisme kelompok kepentingan di Amerika Serikat juga turut membantu membenamkan. pluralisme konvensional 15 Namun dorongan kaum pluralis yang menggambarkan politik dan. proses penyusunan kebijakan sebagai persaingan di antara berbagai kelompok dengan. kepentingan berbeda terhadap hasil kebijakan tetap bertahan Hal ini sangat jelas dalam. Meskipun pluralisme merupakan arus dominan dalam ilmu politik arus utama hampir di sepanjang abad ke. 20 analisis atau pendekatan itu tidak pernah diartikulasi secara definitif sebagai teori politik oleh para sarjana. yang terkait dengannya Bahkan jauh sebelum perdebatan konseptual tentang pluralisme dan alternatifnya. mengendur pada tahun 1990 an sebagian kritikus umumnya melihat pluralisme tidak memiliki kaidah pokok. yang disepakati bersama oleh semua penganutnya lihat Grant Jordan The Pluralism of Pluralism An Anti. theory dalam Political Studies 38 2 1990 hal 286 301 McLennan Marxism Pluralism and hal 35. Mengomentari analisis Arend Lijphart terhadap demokrasi konsosional consociationalism Gary King Robert. Keohane dan Sidney Verba menyatakan bahwa secara luas diakui bahwa konsep pluralisme sering digunakan. dengan cara saling bertentangan tidak satu pun yang jelas atau cukup konkret untuk disebut sebagai sebuah. teori Deskripsi Ronald Rogowski mengenai pluralisme sebagai teori yang kuat deduktif dan konsisten. tentu merupakan penghargaan kali pertama yang diterimanya Lihat Gary King Robert O Keohane and. Sidney Verba The Importance of Research Design in Political Science dalam American Political Science. Review 89 2 1995 475 81 hal 480 Catatan Kaki 3, Tinjauan terbaru tradisi pluralis dan para penerusnya dengan gaya buku ajar dapat ditemukan dalam John S. Dryzek dan Patrick Dunleavy Theories of the Democratic State New York Palgrave Macmillan 2009 hal. 35 56 131 203, Rujukan standarnya adalah David B Truman The Governmental Process New York Alfred A Knopf 1951. Lihat Robert A Dahl A Preface to Economic Democracy Berkeley University of California Press 1985. Lihat misalnya Robert A Dahl Pluralism Revisited dalam Comparative Politics 10 2 1978 hal 191. Lowi The End of Andrew McFarlane menjuluki teori alternatif Lowi sebagai plural elitis Politik. distributif dan redistributif tersebut tetap penting bagi konsepsi politik dan penyusunan kebijakan lihat Andrew. S McFarland Interest Groups and Theories of Power in America dalam British Journal of Political Science. 17 2 1987 hal 129 147, silsilah The Rise and Decline of Nations karya Mancur Olson yang menggunakan tulisan.
Olson sebelumnya tentang tindakan kolektif dan perilaku kelompok dengan menggali lebih. dalam bagaimana koalisi distribusional memengaruhi bentuk politik dan kebijakan 16 Di sini. pemisahan dari aspirasi normatif pluralisme awal telah selesai karena analisis Olson. meragukan kelompok penekan itu mewakili segalanya yang menyerupai kepentingan. publik dan persaingan di antara mereka akan berdampak baik pada perpolitikan nasional atau. kinerja ekonomi 17 Karya karya komparatif penting berikutnya yang kurang lebih mencolok. dalam tradisi teoretis ini yang mengait dengan politik distribusional yakni kepentingan kelas. dan kepentingan sektoral memengaruhi politik dan kebijakan antara lain Peter Gourevitch. tentang politik pascakrisis ekonomi Ronald Rogowski tentang perdagangan dan perkongsian. politik serta Jeffry Frieden tentang ekonomi politik Amerika Latin 18 Politik distribusional. juga terlihat mencolok dalam analisis analisis seputar pembangunan ekonomi reformasi. ekonomi dan kebijakan publik kendati kepentingan sektor atau faktor bisnis hanya. berpengaruh sebagian saja terhadap hasilnya 19, Kesimpulannya yang penting adalah pluralisme yang berawal dari ilmu politik. Atlantik Utara pertengahan abad ke 20 hampir seluruhnya telah dicampakkan dan dianggap. usang baik oleh kritik internal Dahl maupun kritik eksternal yang moderat Lowi serta. radikal Lukes Namun warisan intelektual pluralisme lestari dalam analisis politik. distribusional Pemahaman saya tentang pluralisme yang diterapkan dalam konteks politik. Indonesia kontemporer dimulai dari perspektif bahwa para aktor politik terlibat dalam dunia. politik untuk menghasilkan sejumlah kebijakan yang disukai Konflik politik muncul dari. Lihat Mancur Olson The Rise and Decline of Nations Economic Growth Stagflation and Social Rigidities. New Haven Yale University Press 1984, Harmon Zeigler Interest Groups dalam Mary Hawkesworth dan Maurice Kogan eds Encyclopedia of. Government and Politics New York Routledge 1992 hal 377 392 Teori pilihan publik mengacu pada. wawasan serupa namun kemudian tumbuh berkembang mencakup kritik umum terhadap campur tangan. pemerintah yang ditawan oleh kepentingan tertentu rujukan standarnya adalah James M Buchanan dan Gordon. Tullock The Calculus of Consent Logical Foundations of Constitutional Democracy Ann Arbor University of. Michigan Press 1962 Kritik teori pilihan publik mazhab Virginia terhadap peraturan pemerintah atau. pemerintahan aktivis itu secara logis tidak mengikuti ontologi pluralis tentang konflik politik Olson sendiri. mengeluhkan nilai kontribusi ilmiah Gordon Tullock dan sejawatnya di Mazhab Virginia disamarkan ketika. diperlakukan sebagai bagian dari atau pembenaran terhadap ideologi sayap kanan lihat Iain McLean The. Divided Legacy of Mancur Olson dalam British Journal of Political Science 30 4 2000 hal 657. Lihat Jeffry A Frieden Debt Development and Democracy Modern Political Economy and Latin America. 1965 1985 Princeton Princeton University Press 1991 Peter Gourevitch Politics in Hard Times. Comparative Responses to International Economic Crises Ithaca Cornell University Press 1986 dan Ronald

Related Books

HUBUNGAN SOSIALISASI POLITIK DAN BUDAYA POLITIK PELAKU UKM

HUBUNGAN SOSIALISASI POLITIK DAN BUDAYA POLITIK PELAKU UKM

bagi partai politik untuk merebut dan mempertahankan kekuasaan di pemerintahan Artikel ini bertujuan menguraikan hasil penelitian mengenai sosialisasi politik dan budaya politik pelaku UKM serta hubungan diantara kedua variable tersebut Penelitian dilakukan di Kecamatan Mustika Jaya Kota Bekasi menggunakan metode

SOSIALISASI POLITIK DAN PARTISIPASI POLITIK

SOSIALISASI POLITIK DAN PARTISIPASI POLITIK

Kesbangbpol merupakan departemen pemerintahan yang mengurus bidang politik dan kestuan bangsa Mulai dari 2015 Kesbangpol secara konsisten berupaya meningkatkan partisipasi masyarakat khususnya pemilih pemula dengan menyelenggarakan sosialisasi politik secara rutin untuk pelajar SMA sederajat di Kota Depok Mengacu pada hasil pemilu tahun

Pluralisme Hukum dan Urgensi Kajian Socio Full Paper

Pluralisme Hukum dan Urgensi Kajian Socio Full Paper

Keadilan secara filosofis bisa dikelompokkan menjadi dua macam dalam rangka menciptakan kajian hukum yang berwawasan peluang untuk mendapatkan putusan bebas

PERSETERUAN PARTAI MASYUMI DENGAN PARTAI KOMUNIS INDONESIA

PERSETERUAN PARTAI MASYUMI DENGAN PARTAI KOMUNIS INDONESIA

PARTAI KOMUNIS INDONESIA 1945 1960 SKRIPSI Diajukan kepada Fakultas Adab Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta Sebagai Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Humaniora S Hum Jurusan Sejarah dan Kebudayaan Islam Disusun oleh W A S U L N U R I NIM 01120646 JURUSAN SEJARAH DAN KEBUDAYAAN ISLAM FAKULTAS ADAB UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA 2008 vi PERSEMBAHAN

NILAI PLURALISME DALAM NOVEL RUMAH DI SERIBU OMBAK

NILAI PLURALISME DALAM NOVEL RUMAH DI SERIBU OMBAK

ini menggambarkan contoh persahabatan dunia secara kritis terhadap hal hal yang intrinsiknya Unsur unsur tersebut sengaja dipadukan pengarang dan dibuat mirip dengan dunia yang nyata lengkap dengan peristiwa peristiwa di dalamnya sehingga nampak seperti sungguh ada dan terjadi Unsur inilah yang akan menyebabkan karya sastra novel hadir Unsur intrinsik sebuah novel adalah unsur yang

Pluralisme m dical polaris erudit org

Pluralisme m dical polaris erudit org

P LURALISME M DICAL POLARIS La repr sentation de la maladie du patient comme canal de communication interdisciplinaire Mathieu Bujold l re de la globalisation des cultures le pluralisme m dical repr sente un objet de recherche d actualit en anthropologie de la sant Lock 2005 Schmitz 2006 Rossi 2007 Certaines mutations

PERKEMBANGAN IDEOLOGI POLITIK DAN MASYARAKAT MELAYU DI

PERKEMBANGAN IDEOLOGI POLITIK DAN MASYARAKAT MELAYU DI

Dari suLlut luarannya parti politik yang wujud di Malaysia seolah olahnya telah mcnycrap fahaman idcologi politik dari Barat lll Namun diteliti secara terperinci dari segi pcngamalan budaya politik tradisiona rakyat Malaysia didapati bahawa budaya pemikiran idcologi politik rakyat Malaysia rnasih tidak mengalami apa apa perubahan akibat

Komunikasi Politik dan Pecitraan repository unimal ac id

Komunikasi Politik dan Pecitraan repository unimal ac id

Pertama adalah media unsur yang menjadi perhatian utama komunikasi politik terletak pada disiplin komunikasi Kedua para peneliti komunikasi politik semakin banyak yang berlatar belakang ahli komunikasi Dan Nimmo William Rivers dll karena faktor komunikasi berperan sangat penting dalam proses politik

3 BIROKRASI DAN POLITIK COnnecting REpositories

3 BIROKRASI DAN POLITIK COnnecting REpositories

sistem pendidikan birokrasi kita tidak dirubah pada orientasi yang disesuaikan dengan tuntutan penyelenggaraan pemerintahan modern Proyeksi birokrasi untuk masa depan memang sulit untuk dilakukan tapi paling tidak ada langkah langkah yang harus dilakukan yaitu Perubahan tujuan dan prioritas Pada ranah ini kata kuncinya

BAB 10 STRUKTUR POLITIK SISTEM PEMERINTAHAN DAN DEMOKRASI

BAB 10 STRUKTUR POLITIK SISTEM PEMERINTAHAN DAN DEMOKRASI

struktur politik sistem pemerintahan amp demokrasi 320 rowland b f pasaribu struktur politik sistem pemerintahan dan demokrasi struktur politik

DEMOKRASI DAN PROBLEM KEPEMIMPINAN POLITIK DI INDONESIA

DEMOKRASI DAN PROBLEM KEPEMIMPINAN POLITIK DI INDONESIA

demokrasi dan teori kepemimpinan politik Penulis menemukan bahwa demokrasi kita semenjak merdeka sampai sekarang masih mengalami transisi dan dievaluasi

Panduan Politik Sesat Islam dan Perang Salib

Panduan Politik Sesat Islam dan Perang Salib

panduan politik sesat terhadap islam dan tentara salib ii daftar isi daftar isi ii pengenalan islam dan perang salib vi bagian i islam 9