STUDI PENGGUNAAN ASAM FOLAT PADA PASIEN GAGAL GINJAL .

3y ago
49 Views
2 Downloads
575.50 KB
15 Pages
Last View : 7d ago
Last Download : 3m ago
Upload by : Isobel Thacker
Transcription

STUDI PENGGUNAAN ASAM FOLAT PADA PASIEN GAGALGINJAL KRONIK ANEMIA RAWAT INAP DI RSUD KABUPATENSIDOARJOYULITA SULASTRIANI NGARUNG2443012190PROGRAM STUDI S1FAKULTAS FARMASIUNIVERSITAS KATOLIK WIDYA MANDALA SURABAYA2016

ABSTRAKSTUDI PENGGUNAAN ASAM FOLAT PADA PASIEN GAGALGINJAL KRONIK ANEMIA RAWAT INAP DI RSUD KABUPATENSIDOARJOYULITA SULASTRIANI NGARUNG2443012190Gagal Ginjal Kronik merupakan gangguan fungsi ginjal yang progresif danirreversibel dimana kemampuan ginjal untuk mempertahankan metabolismedan keseimbangan cairan serta elektrolit menyebabkan uremia. Anemiamerupakan komplikasi GGK yang sering terjadi biasanya dan ditandaidengan berkurangnya haemoglobin dalam darah. Salah satu obat anemiayang digunakan pada pasien gagal ginjal kronik adalah obat asam folat yangmerupakan salah satu zat pembangun DNA esensial. Tujuan penelitian iniadalah untuk mengetahui pola penggunaan asam folat pada pasien gagalginjal kronik anemia rawat inap di RSUD Kabupaten Sidoarjo dan polaterapi yang meliputi dosis, interval, frekuensi serta lama pemberiannya.Penelitian ini merupakan penelitian observasional berupa studi retrospektifpada pasien GGK-Anemia periode Januari 2015 sampai dengan Juni 2015.Hasil penelitian menunjukan bahwa terapi asam folat diberikan peroralsecara tunggal dan kombinasi dengan obat anemia lain dengan jenis, dosis,frekuensi dan rute paling banyak adalah asam folat kombinasi besi danpemberian asam folat terkait dosis, rute, frekuensi, interval, dan lamapemberian sudah sesuai dengan guidelines yang ada.Kata Kunci : Asam folat, Anemia, Gagal Ginjal Kronik, Rawat Inapi

ABSTRACTA STUDY OF FOLIC ACID USE IN ANEMIC CHRONIC RENALFAILURE PATIENTS HOSPITALIZED IN RSUD SIDOARJOChronic renal failure is disturbance of kidney functions that progressive andirreversible where the ability of kidney to maintain the metabolism andliquid balance also electrolit causes uremic. Anemic is a complication ofchronic renal failure that always happen and usually it is signed byhemoglobin decrease in blood. One of the anemic medicine that used for thechronic renal failure patients is folate acid that needed for the forming ofred blood sel. Folate acid is really important to DNA synthesis becausefolate acid is the one of important substance of DNA essential. The aim ofstudy is to know the usage pattern of FA for the patients of RSUD Sidoarjothat have got anemic chronic renal failure and theraphy pattern includesdose, interval, frecuency, also how long it is given. This study isobservational research. It is such kind of retrospective study for the chronicrenal failure patients January 2015 period up to Juny 2015. The result ofresearch showed that FA theraphy that was given by combinating with theother anemic medicines with kind, dose, frecuency, also the most was folateacid that is combination of ferum and the giving of FA was related to thedose, frecuency, based on intervals and duration had been appropriate withthe guideliness.Key Words : Folic Acid, Anemic, Chronic renal failure, Hospitalizationii

KATA PENGANTARDengan memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha sdapatmenyelesaikan skripsi ini dengan judul “Studi Penggunaan Asam Folatpada Pasien Gagal Ginjal Kronik Anemia Rawat Inap di RSUDKabupaten Sidoarjo”. Penulisan skripsi ini merupakan salah satu syaratmencapai gelar sarjana di Fakultas Farmasi Universitas Katolik WidyaMandala Surabaya.Tersusunnya tugas akhir ini tidak lepas dari bantuan berbagai pihak.Oleh karena itu pada kesempatan ini tak lupa peneliti menyampaikan terimakasih dan penghargaan kepada :1.Drs. Didik Hasmono, Apt., M.S., selaku pembimbing I dan Dra. SitiSurdijati, MS.,Apt., selaku pembimbing II, yang telah menyediakanwaktu dan tenaga, serta dengan sabar membimbing, mengarahkan, sertamemberi dorongan kepada penulis dalam menyelesaikan skripsi M.Farm.Klin.,Apt., selaku dosen penguji yang telah meluangkanwaktunya untuk menilai dan memberikan kritik dan saran demikesempurnaan skripsi ini.3.Drs. Kuncoro Foe, Ph.D., Apt. selaku Rektor Universitas KatolikWidya Mandala Surabaya, atas kesempatan yang diberikan untukmenempuh pendidikan di Fakultas Farmasi Universitas Katolik WidyaMandala Surabaya.4.Martha Ervina, M.Si., selaku Dekan, Dr. Lannie Hadisoewignyo, Apt.,selaku Wakil Dekan I, Catherina Caroline, M.Si., Apt., selaku wakildekan II, Sumi Wijaya, S.Si., Ph.D., Apt. selaku Ketua Prodi S-1 danLisa Soegianto, M.Sc., S.Si., Apt. selaku Sekretaris Prodi S-1 Fakultasiii

Farmasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya yang telahmemberikan fasilitas dan bantuan dalam penyusunan naskah skripsi ini.5.Drs. Y. Teguh Widodo, M.Sc., Apt selaku wali studi yang telahmemberikan bimbingan dari awal hingga akhir perkuliahan.6.Seluruh dosen Fakultas Farmasi Universitas Katolik Widya MandalaSurabaya yang telah memberikan bekal ilmu selama kuliah.7.Alm. Bapak Damianus Ngarung dan Ibu Dominika, Kakak Alfredo danAdik Jovan yang selalu memberikan cinta, kasih sayang, motivasi, doa,dan dukungan baik secara moral maupun material.8.Teman – teman seperjuangan angkatan 2012 yang selalu memberikansemangat dan motivasi untuk keberhasilan penulisan skripsi ini.9.Semua pihak yang secara langsung maupun tidak langsung membantuterselesaikannya skripsi ini.Tidak ada satupun kebenaran dan kesempurnaan kecuali milik TuhanYang Maha Esa. Akhirnya, tugas akhir yang masih banyak kekurangan inipeneliti persembahkan kepada almamater Fakultas Farmasi UniversitasKatolik Widya Mandala Surabaya dengan harapan semoga bermanfaat bagikita semua.Surabaya, Juni 2016Penulisiv

DAFTAR ISIHalamanABSTRAK .iABSTRACT .iiKATA PENGANTAR .iiiDAFTAR ISI .viDAFTAR TABEL .viiiDAFTAR GAMBAR .ixDAFTAR LAMPIRAN .xiBAB 1. PENDAHULUAN .11.1.Latar Belakang .11.2.Rumusan Masalah .61.3.Tujuan Penelitian .61.4.Maanfaat Penelitian .7BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA .82.1.Tinjauan tentang Ginjal .82.2.Tinjauan tentang Penyakit Ginjal .152.3.Tinjauan tentang Anemia Pada GGK .262.4.Terapi Anemia Pada GGK .302.5.Tinjauan tentang DRP .462.6.Studi Penggunaan Obat .492.7.Kerangka Konseptual .50BAB 3. METODE PENELITIAN .513.1.Rancangan Penelitian .513.2.Populasi dan Sampel .513.3.Bahan Penelitian .523.4.Instrumen Penelitian .52v

3.5.Tempat dan Waktu Penelitian .523.6.Definisi Operasional Parameter Penelitian .523.7.Metode Pengumpulan Data .533.8.Analisis Data .543.9.Kerangka Operasioanal .55BAB 4. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN .564.1.Data Karakteristik Pasien Data DemografiPasien. .564.2.Klasifikasi Pasien GGK .574.3.Etiologi Pasien Terdiagnosis GGK .584.4.Pola Terapi Pasien GGK .584.5.Diagnosis Penyerta Pasien GGK .594.6.Penggunaan Asam Folat pada Pasien GGK .604.7.Efek Pemberian Asam Folat Pasien GGK .614.8.Lama Penggunaan Obat Asam Folat .624.9.Kondisi Pasien .634.10.Pembahasan .64BAB 5. KESIMPULAN DAN SARAN .755.1.Kesimpulan .755.2.Saran .75DAFTAR PUSTAKA .76LAMPIRAN .77vi

DAFTAR TABELTabelHalaman2.1Klasifikasi GGK berdasarkan GFR .172.2Etiologi Penyakit Ginjal Kronik .192.3Data laboratorium pada kondisi normal dan GGK .222.4Jenis-jenis DRPs dan kasus yang mungkin terjadi.474.1Jenis Kelamin .564.2Usia .574.3Status Pasien Gagal Ginjal Kronikk Anemia .584.4Klasifikasi Pasien GGK .584.5Etiologi Pasien Terdiagnosis Gagal Ginjal Kronik .584.6Distribusi dan Pola Terapi Pasien Gagal Ginjal Kronik .594.7Diagnosis Penyerta Pasien Gagal Ginjal Kronik .604.8Pola Penggunaan Terapi Asam Folat .604.9Pola Penggunaan Asam Folat Tunggal .614.10Pola Penggunaan Asam Folat Dengan Obat Anemia Lain .614.11Data Hemoglobin Pasien GGK-Anemia .624.12Lama Penggunaan Obat Asam Folat .634.13Kondisi Klinis Pasien yang Terkait Dengan GGK .634.14Keadaan KRS Pasien GGK-Anemia .64vii

DAFTAR GAMBARGambarHalaman2.1Letak ginjal dan penampang melintang ginjal .82.2Sirkulasi darah di ginjal.102.3Struktur dan tata nama asam pteroilglutamat (asam folat)dan turunannya .362.4Peran metabolik dan hubungan antara B12 dan asam folat .392.5Skema Kerangka Konseptual .502.6Skema Kerangka Operasional .55viii

DAFTAR LAMPIRANLampiranHalamanA.Surat Ijin Penelitian .84B.Daftar Nilai Normal Data Klinik Dan Data Laboratorium .85C.Data Pasien Berdasarkan Rekam Medik Kesehatan (Rmk) .87ix

DAFTAR SINGKATANBUN: Blood Urea NitrogenCl-: KloridaCKD: Chronic Kidney DiseaseDNA: Deoxyribonucleic AcidDRP: Drug Related ProblemESRD: End Stage Renal DiseaseGFR: Glomerulus Filtration RateGGK: Gagal Ginjal KronikHb: HemoglobinHct: HematokritK : KaliumKRS: Keluar Rumah SakitLFG: Laju Filtrasi GlomerulusJKN: Jaminan Kesehatan NasionalMRS: Masuk Rumah SakitMCH: Mean Corpuscular HemoglobinMCHC: Mean Corpuscular Hemoglobin ConcentrationMCV: Mean Corpuscular VolumeNa : Natriumx

PGK: Penyakit Ginjal KronikRBC: Red Blood CellRMK: Rekam Medik KesehatanRPD: Riwayat Penyakit DahuluRPS: Riwayat Penyakit SekarangRR: Respiration RateRSUD: Rumah Sakit Umum DaerahTD: Tekanan DarahWBC: White Blood CellWHO: World Health Organizationxi

Kata Kunci : Asam folat, Anemia, Gagal Ginjal Kronik, Rawat Inap . ii ABSTRACT A STUDY OF FOLIC ACID USE IN ANEMIC CHRONIC RENAL FAILURE PATIENTS HOSPITALIZED IN RSUD SIDOARJO Chronic renal failure is disturbance of kidney functions that progressive and irreversible where the ability of kidney to maintain the metabolism and liquid balance also electrolit causes uremic. Anemic is a complication .

Related Documents:

menentukan kadar asam folat. Fortifikan yang ditambahakan asam folat sebanyak 1100 mcg/100 gr bahan dan Fe-fumarat 43.4 mg/100 gr bahan. Dari hasil penelitian didapatkan hasil kadar asam folat pada adonan sebesar 1078,51 mcg/100 gr, pada pemanggangan I sebesar 1067,97 mcg/100 gr,

Konsumsi asam folat, vitamin B12 dan vitamin C pada ibu hamil tergolong masih rendah, sehingga konsumsi sumber vitamin perlu ditingkatkan untuk mencegah masalah selama kehamilan, seperti anemia, prematur, dan kematian ibu dan anak. Kata kunci: asam folat, ibu hamil, vitamin B12, vitamin C *Korespondensi: Telp: 628129192259, Surel: hardinsyah2010@gmail.com J. Gizi Pangan, Volume 12, Nomor 1 .

Fe, asam folat dan vitamin B 12). Dosis plasebo yaitu laktosa 1 mg (berdasarkan atas laktosa 1 mg tidak mengandung zat gizi apapun sehingga tidak memengaruhi asupan pada kelompok kontrol), Fe 60 mg dan asam folat 0,25 mg (berdasarkan kandungan Fero Sulfat), vitamin vitamin B 12 0,72 µg berdasarkan atas kekurangan

Asam folat dalam tubuh berfungsi sebagai co-enzym mempunyai dua efek fisiologis utama yaitu sebagai faktor enzim sintesis deoxyribonucleic acid (DNA) dan ribonucleic acid (RNA) yang berperan pada replikasi sel. Asam folat berfungsi untuk pembentukan materi genetik di dalam sel tubuh, selain itu asam folat juga berfungsi untuk pembentukan sel darah merah dan sel darah putih di sumsum tulang .

Asam folat dapat diperoleh dari daging, sayuran berwarna hijau, dan susu. Gizi buruk (malnutrisi) merupakan penyebab utamanya. Anemia jenis ini jugaberkaitan dengan pengerutan hati (sirosis). Sirosis hati menyebabkan cadangan asam folat di dalamnya menjadi sedikit sekali. Kekurangan asam folat juga dapat menyebabkan gangguan kepribadian dan hilangnya daya ingat. Gejala-gejalanya hampir sama .

kadar asam folat di bawah normal, yaitu folat serum 3 ng/ml dan folat eritrosit 130 ng/mL (Mayes, 2007). Defisiensi folat ini dapat terjadi karena akibat langsung dari kurangnya konsumsi .

hubungan antara asupan asam folat dengan kadar Hb dengan nilai p 0,64. Kata Kunci : asupan fe, asupan folat, kadar hb, tb paru . Abstract . Tuberculosis pulmonary can lead to various metabolic disorders and system disturbances in the body, one of which is synthetic disorder of Hemoglobin levels. Some nutrients which can influence the synthetic of Hemoglobin levels are iron (Fe) and folic .

BCS Foundation Certificate in Artificial Intelligence V1.1 Oct 2020 Syllabus Learning Objectives 1. Ethical and Sustainable Human and Artificial Intelligence (20%) Candidates will be able to: 1.1. Recall the general definition of Human and Artificial Intelligence (AI). 1.1.1. Describe the concept of intelligent agents. 1.1.2. Describe a modern .