BAB III MATERI DAN METODE 3.1.Lokasi Dan Waktu Penelitian .

2y ago
183 Views
2 Downloads
227.20 KB
6 Pages
Last View : 6d ago
Last Download : 1m ago
Upload by : Duke Fulford
Transcription

BAB IIIMATERI DAN METODE3.1.Lokasi dan Waktu PenelitianPenelitian ini dimulai pada bulan April sampaibulan Agustus 2017 di laboratorium Telur BagianTeknologi Hasil Ternak (THT), Fakultas Peternakan,Universitas Brawijaya, Malang untuk prosespembuatan telur asin, uji pH, Kadar air ,Kadar Garamdan Warna Kuning telur.3.2.Materi Penelitian1. Materi yang digunakan dalam penelitian ini antaralain adalah telur itik, garam Himalaya, garam dapurdan air.a. Telur itik yang digunakan sebanyak 120 butirdengan umur 1-3 hari dan berat telur antara 6570 g serta memiliki warna biru kehijauan.Telur itik didapatkan dari peternakan BapakTito yang beralamatkan di Junejo kabupatenMalang.b. Garam Himalaya yang diperoleh dari RumahSehat Pesona Shop kabupaten Bogor sebanyak20 kg.c. Garam dapur yang diperoleh dari pasar besarKlojen Malang sebanyak 20 kgd. Air bersih dan Batu bata merah.

2. Peralatan yang digunakan dalam penelitian adalah:Peralatanyangdibutuhkandalampembuatan telur asin antara lain: timbangan, gelasukur, ember, kompor gas, panci, pengaduk dankertas label. Sedangkan peralatan yang digunkanuntuk analisis adalah:a. Uji pH: pH meter, beaker glass 100 ml, kertastissue, pipet tetes, dan sendok untukmengaduk.b. Kadar Air : cawan porselen, timbangananalitik, oven 105ΒΊC, kertas label, alat penjepitdan eksikator.c. Kadar Garam Kuning Telur : Oven, botolberwarna, timbangan, erlenmeyer, separatorytunnel, saringan dan wadah penampung, pipettetes, buret.d. Organoleptik : warna, rasa, aroma dan tekstur.e. Warna Kuning Telur : Yolk Colour Read Fan.3. Bahana. Pembuatan telur asin antara lain : telur itik,garam dapur, garam Himalaya, serbuk batubata merah dan air bersih.b. Uji pH : aquadest, buffer 4 dan buffer 7.c. Uji Kadar Garam: Larutan AgNO3, Aquades,KCl (BM74,55), Larutan K2CrO4

3.3.Metode PenelitianMetode yang digunakan dalam penelitian inimenggunakan percobaan Rancangan Acak Lengkap(RAL) dengan menggunakan 2 kg batu bata, 1kg abudan 1 kg garam dengan perbandingan (2:1:1) untuk 20butir telur. Subtitusi garam Himalaya dan garam dapurdalam adonan dibagi menjadi 5 perlakuan 3 ulangansebagai berikut:P0: 100% garam dapurP1: 75% garam dapur dan 25% g garam HimalayaP2: 50% garam dapur dan 50% g garam HimalayaP3: 25% garam dapur dan 75% g garam HimalayaP4: 100% g garam HimalayaTabel 1. Hasil Analisis Kadar NaCl dan Kadar FeGaram HimalayaPerlakuanNilai SD %Na46,26 0,09Cl146,89 0,13Fe21,70 0,01Sumber: Hasil analisis laboratorium kimia UniversitasBrawijaya (2017)

Table 2. Hasil Analisis Garam DapurParameter UjiKadar pada garam dapurNaClMg2 Ca2 Fe3 Kadar Air80,1170%0,0399%2,7812%Tidak terdeteksi5,2141%Sumber: Sulistianingsih, Warlan dan Sri (2010)3.4.Variabel PenelitianTelur itik diberi adonan pengasinan sesuaidengan perlakuan dan diperam selama 14 harikemudian direbus untuk dilakukan uji pH, uji kadarair, uji kadar garam, uji organoleptik dan uji warnakuning telur. Adapun variable yang diamati:1. Uji pHPenentuan nilai pH mengikuti prosedur(Anonimus, 2004). Prosedur pengujian nlai pHselengkapnya dapat dilihat pada Lampiran 2.2. Kadar AirPenentuan kadar air mengikuti prosedur(AOAC, 2004). Prosedur pengujian kadar airselengkapnya dapat dilihat pada Lampiran 6.π‘˜π‘’β„Žπ‘–π‘™π‘Žπ‘›π‘”π‘Žπ‘› π‘π‘’π‘Ÿπ‘Žπ‘‘πΎπ‘Žπ‘‘π‘Žπ‘Ÿ π‘Žπ‘–π‘Ÿ π‘₯ 100%π‘π‘’π‘Ÿπ‘Žπ‘‘ π‘ π‘Žπ‘šπ‘π‘™π‘’3. Kadar GaramPenentuan kadar garam NaCl dianalisismenggunakan cara Kohman mengikuti prosedur

Sudarmadji, Haryono dan Suhardi (2007).Prosedur analisis secara lengkap dapat dilihat padaLampiran 7.4. Uji OrganoleptikPengujian Organoleptik menurut Hidayat(2013) tertera pada Lampiran 35. Warna Kuning TelurPenentuan warna yolk dilakukan dengancara telur dipecahkan dengan hati-hati. Putih dankuning telur lalu dikeluarkan dari dalam kerabangdan diletakkan di atas cawan petridish. Warnakuning telur diukur dengan menggunakan EggYolk ColourFan, yaitu dengan membandingkanwarna kuning telur dengan warna kuning padakipas (Yosi dkk., 2015).

3.5.Prosedur PenelitianTelurDipilih, dicuci,dikeringkankemudian digosok dengan amplasDibalutkan telurdengan adonanDisimpan selama14 hariDibersihkanSubtitusi garam Himalayadan garam dapur dalam adonandibagi menjadi 5 perlakuan 3ulangan sebagai berikut:P0: 100% garam dapur dan 0% ggaram HimalayaP1: 75% garam dapur dan 25% ggaram HimalayaP2: 50% garam dapur dan 50% ggaram HimalayaP3: 25% garam dapur dan 75% ggaram HimalayaP4: 0% garam dapur dan 100% ggaram HimalayaDikukusTelur AsinAnalisis Uji pH, UjiOrganoleptik, Uji Kadar Air,Uji Kadar Garam.

Sumber: Sulistianingsih, Warlan dan Sri (2010) 3.4.Variabel Penelitian Telur itik diberi adonan pengasinan sesuai dengan perlakuan dan diperam selama 14 hari kemudian direbus untuk dilakukan uji pH, uji kadar air, uji kadar garam, uji organoleptik dan uji wa

Related Documents:

PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan dapat dipilih sesuai dengan masalah dan tujuan penelitian yang hendak dicapai. Secara umum, metode yang digunakan dalam penelitian yaitu (a) metode deskriptif, (b) metode eksperimen, (c) metode historis, (d) metode pengembangan, (e) metode tindakan, dan (f) metode kualitatif.

bab ii penerimaan pegawai . bab iii waktu kerja, istirahat kerja, dan lembur . bab iv hubungan kerja dan pemberdayaan pegawai . bab v penilaian kinerja . bab vi pelatihan dan pengembangan . bab vii kewajiban pengupahan, perlindungan, dan kesejahteraan . bab viii perjalanan dinas . bab ix tata tertib dan disiplin kerja . bab x penyelesaian perselisihan dan .

Buku Keterampilan Dasar Tindakan Keperawatan SMK/MAK Kelas XI ini disajikan dalam tiga belas bab, meliputi Bab 1 Infeksi Bab 2 Penggunaan Peralatan Kesehatan Bab 3 Disenfeksi dan Sterilisasi Peralatan Kesehatan Bab 4 Penyimpanan Peralatan Kesehatan Bab 5 Penyiapan Tempat Tidur Klien Bab 6 Pemeriksaan Fisik Pasien Bab 7 Pengukuran Suhu dan Tekanan Darah Bab 8 Perhitungan Nadi dan Pernapasan Bab .

7. Metode Exstended Quadratic Interior Point (EQIP) Sama dengan metode Karmakar, metode EQIP merupakan salah satu metode untuk menyelesaikan masalah program linier. Metode EQIP adalah metode deterministik yang merupakan pengembangan metode Karmakar. Metode EQIP dikembangakan oleh James A. Momoh. Metode EQIP bisa digunakan untuk

Universitas Gunadarma RISET AKUNTANSI Materi 3 METODE dan desain riset Dr. Kartika Sari Materi 3 - 2 KartikaS - UG Satuan Acara Perkuliahan 1. Riset Ilmiah 2. Metode dan Desain Riset 3. Topologi Data 4. Teknik Sampling 5. Metode dan Instrumen Pengumpulan Data 6. Alat-Alat Analisis Akuntansi 7. Alat Analisis S

Metode drill dan metode demonstrasi merupakan metode yang cocok digunakan untuk melatih kemandirian anak tunagrahita menjalankan ibadah mahdhah. Sebab mereka memiliki keterbatasan IQ, memori yang sangat pendek dan selalu bergantung dengan orang lain. Dan kedua metode tersebut bisa digabungkan dengan metode-metode yang

bab iii. jenis-jenis perawatan 7 . bab iv. perawatan yang direncanakan 12 . bab v. faktor penunjang pada sistem perawatan 18 . bab vi. perawatan di industri 28 . bab vii. peningkatan jadwal kerja perawatan 32 . bab viii. penerapan jadwal kritis 41 . bab ix. perawatan preventif 46 . bab x. pengelolaan dan pengontrolan suku cadang 59 . bab xi.

Dalam penulisan skripsi ini meliputi : Bab I: Latar belakang, tujuan dan manfaat penelitian. Bab II: Tinjauan Pustaka. Bab III: Metodelogi penelitian yang terdiri dari waktu dan tempat penelitian, metode penelitian, metode pengambilan sampel, metode pengolahan data, dan analisis data. Bab IV: Hasil penelitian dan