Tanaman Di Negara Asia Lainnya Terutama Cina, Korea Dan .

3y ago
85 Views
2 Downloads
4.31 MB
186 Pages
Last View : 15d ago
Last Download : 4m ago
Upload by : Ronnie Bonney
Transcription

TanamanHerbal IndonesiaKalau kita bicara pengobatan herbal makapikiran kita pasti melayang ke obat tradisional, jamu gendong, warung yang menyediakan jamu kemasan untuk obat sakit kepala ataumasuk angin. Tidak salah memang sebab herbal memangmasuk kategori obat tradisional.1Di negara Asia lainnya terutama Cina, Korea danIndia untuk penduduk pedesaan, obat herbal masukdalam pilihan pertama untuk pengobatan, dinegara majupun saat ini kecenderungan beralih kepengobatantradisional terutama herbal menunjukan gejala peningkatan yang sangat signifikan.Dari hasil Susenas tahun 2007 menunjukan diIndonesia sendiri keluhan sakit yang diderita pendudukIndonesia sebesar 28.15% dan dari jumlah tersebutternyata 65.01% nya memilih pengobatan sendirimenggunakan obat dan 38.30% lainnya memilih menggunakan obat tradisional, jadi kalau penduduk Indonesiadiasumsikan sebanyak 220 juta jiwa maka yang memilihmenggunakan obat tradisional sebanyak kurang lebih23,7 juta jiwa, suatu jumlah yang sangat besar.Pengobatan tradisional sendiri menurut Undangundang No 36/2009 tentang Kesehatan melingkupibahan atau ramuan berupa bahan tumbuhan, bahanhewan, bahan mineral, sediaan sarian [galenik] ataucampuran dari bahan-bahan tersebut yang secara turuntemurun telah digunakan untuk pengobatan. Sesuaidengan pasal 100 ayat (1) dan (2), sumber obat tradisional yang sudah terbukti berkhasiat dan amandigunakan akan tetap dijaga kelestariannya dan dijaminPemerintah untuk pengembangan serta pemeliharaanbahan bakunya.Indonesia sendiri yang terletak didaerah tropis2

memiliki keunikan dan kekayaan hayati yang sangatluarbiasa, tercatat tidak kurang dari 30.000 jenis tanaman obat yang tumbuh di Indonesia walaupun yangsudah tercatat sebagai produk Fitofarmaka [bisa diresepkan] baru ada 5 produk dan produk obat herbalterstandar baru ada 28 produk. Terlihat potensi yang masih belum digali masih sangat besar dalam pengembangan obat herbal terutama yang merupakan produkherbal asli Indonesia.Tahun 2007 telah dicanangkan oleh pemerintahbahwa Jamu adalah Brand Indonesia, walau padakenyataannya masih dianggap strata paling bawah dalampengobatan karena belum teruji secara ilmiah.Dunia Kedokteran Indonesia sendiri secaraperlahan mulai membuka diri menerima herbal sabagaipilihan untuk pengobatan, bukan sekedar sebagaipengobatan alternatif saja, ini terbukti dengan berdirinyabeberapa organisasi seperti Badan Kajian KedokteranTradisional dan Komplementer Ikatan Dokter Indonesiapada Muktamar IDI XXVII tahun 2009, Persatuan DokterHerbal Medik Indonesia [PDHMI], Persatuan DokterPengembangan Kesehatan Timur [PDPKT] dan beberapaorganisasi sejenis lainnya.Ini semua menggambarkan dunia kedokteranwalau masih belum terbuka lebar tetapi para pelakunya,yaitu para dokter mulai melihat potensi yang besar danternyata bisa dikembangkan dalam pengobatan berbasis3obat herbal, tidak hanya untuk menangani penyakit yangringan saja tetapi juga untuk mengatasi penyakit yangberat.Ketergantungan masyarakat terhadap obat konvensional kedokteran diharapkan bisa secara pasti digantidengan masuknya obat herbal, saat ini ternyata 95%bahan baku obat konvensional masih di import, berapabanyak devisa yang bisa dihemat bila peralihan ini berjalan mulus.Memasuki tahun 2010, Badan Litbang Depkesmempelopori suatu usaha yang sangat terpuji dan patutdidukung penuh yaitu dengan membuat model “RumahSehat” atau “Klinik Jamu”, model ini akan menerapkanpenggunaan jamu sebagai obat yang diberikan dokteruntuk pasiennya, suatu terobosan yang didukung olehkebijakan pemerintah dan akan diuji coba didaerah JawaTengah pada awal tahun 2010. Dipilihnya Jawa Tengahmungkin juga dengan pertimbangan saat ini banyakperusahaan Jamu dalam skala kecil sampai besar yangberlokasi di Jawa Tengah serta kebiasaan orang jawameminum jamu sejak dulu.Bekerjasama dengan GP Jamu [Gabungan PengusahaJamu] sebagai penyedia kebutuhan obat herbal, RumahSehat ini akan dipimpin oleh Dokter sebagai penanggungjawab dan yang menggembirakan ternyata sudah cukupbanyak para dokter yang berminat dan terdaftar untukmempelajari serta mendalami pengobatan herbal.4

Memang masih memerlukan banyak persiapan,baik secara mental dari para dokter yang memberikanobat serta merubah persepsi pasien bahwa pengobatanherbal atau “minum jamu” itu ketinggalan jaman, kitaharus bisa menerima kenyataan bahwa jaman sudahberubah, mencontoh Cina yang dengan berani memberikan pilihan kepada pasien untuk menggunakan pengobatan dengan obat konvensional atau tradisional.Saatnya juga bagi perusahaan jamu yang pedulidengan khasiat serta mutu untuk mulai menerapka standar yang berlaku seperti GMP, SNI, CPOTB sampaiHACCP agar keyakinan masyarakat atas mutu produkyang dihasilkan bisa diperoleh.Dukungan dari semua pihak, baik para pelakupetani yang diharapkan memberikan hasil olahan tanaman herbal dengan kualitas tinggi, keterlibatan duniaperguruan tingga dan swasta untuk melakukan uji cobakhasiat obat herbal, kemudahan peraturan dan dukunganpenuh pemerintah dalam hal ini Departemen Kesehatandan BPOM akan menjadikan Indonesia menjadi salahsatu Negara terkemuka yang menghasilkan Obat Herbalbermutu tinggi dan menjadikan Pengobatan Tradisionalterutama Herbal bukanlah sekedar Pengobatan Alternative belaka.Salam dari pecinta Tanaman Obat Indonesia51. Awar awarFicus septicum Burm.b.NAMA DAERAHSirih popar (Ambon) Tagalolo, Bei, Loloyan (Minahasa);Ki ciyat (Sunda); Awar awar (Jawa); Bar-abar (Madura);Awar awar (Belitung); Tobotobo (Makasar); Dausalo(Bugis); Bobulutu (Halmahera Utara); Tagalolo (Ternate).NAMA ASING: Papua New Guinea: omia (Kurereda,Northern Province), manibwohebwahe (Wagawaga, MilneBay), bahuerueru (Vanapa, Central Province). Philippines:hauili (Filipino), kauili (Tagalog), sio (Bikol). NAMASIMPLISIA Fici septicae folium; daun awar-awar.DESKRIPSI TANAMANPohon atau semak tinggi , tegak 1-5 meter. Batangpokok bengkok bengkok, lunak, ranting bulat silindris,berongga, gundul, bergetah bening. Daun penumputunggal, besar, sangat runcing, daun tunggal, bertangkai,duduk daun berseling atau berhadapan, bertangkai 2,536

cm. Helaian berbentuk bulat telur atau elips, denganpangkal membulat, ujung menyempit cukup tumpul, tepirata, 9-30 kali 9-16 cm, dari atas hijau tua mengkilat,dengan banyak bintik-bintik yang pucat, dari bawah hijaumuda, sisi kiri kanan tulang daun tengah dengan 6-12tulang daun samping; kedua belah sisi tulang daunmenyolok karena warnanya yang pucat. Bunga majemuksusunan periuk berpasangan, bertangkai pendek, padapangkaInya dengan 3 daun pelindung, hijau muda atauhijau abu-abu, diameter lebih kurang 1,5 cm, padabeberapa tanaman ada bunga jantan dan bunga gal,pada yang lain bunga betina. Buah tipe periuk, berdaginghijau-hijau abu-abu, diameter 1,5 – 2 cm. Waktu berbunga Januari – Desember. Tumbuhan ini banyakditemukan di Jawa dan Madura; tumbuh pada daerahdengan ketinggian 1200 m dpl, banyak ditemukan di tepijalan, semak belukar dan hutan terbuka.daun awar awar yang larut dalam Metanol dapatmenghambat pertumbuhan bakteri. Antofin (5 g) berefeksebagai antibakteri (B. subtillis, M flavus dan E. Coli).KHASIAT/KEGUNAANHerpes, Sakit kepala, RematikRESEP/CARA PENGOLAHANDaun awar-awar segar secukupnya; Air secukupnya,Dipipis sampai berbentuk pasta, Dioleskan pada bagiankulit yang sakit.HABITATTumbuh liar sebagai tanaman pengganggu pada dataranrendah sampai 1200 m dpl.BAGIAN TANAMAN YANG DIJADIKAN OBATDaunKANDUNGAN KIMIAFlavonoid; Sterol; Khasiat: Sudorik; Diuretik; EmetikNama simplesia: Fici septicae FoliumDaun Ficus septica dapat menghambat pertumbuhanBacillus subtilis dan Escherichia coli secara in vitro, hasilpengujian bioautografi dilaporkan bahwa 4 g ekstrak78

2. AsamTamarindus indica LinnBAGIAN TANAMAN YANG DIJADIKAN OBATDaging buah; daun muda (sinom) ; kulit kayu.KANDUNGAN KIMIABuah mengandung vitamin A; zat gula; selulosa; asamasam yang terikat oleh kalium; tartrat; gula invart;pektin.KHASIAT/KEGUNAANLaksan; Analgesik; Diaforitik; LaksatifNama simplesia: Tamarindori Pulpa CrudaRESEP/CARA PENGOLAHANDemam:Asam 2 ruas ibu jari; Air mendidih 100 ml, Diseduh,Diminum 1 kali sehari 100 mlNAMA DAERAHTangkal asam; Acem; CelagiDESKRIPSI TANAMANPohon menahun dan besar tingginya mencapai 15 m.Daunnya bersirip genap, setiap tahun antara bulanseptember – oktober daun-daun itu luruh berganti dengan baru. Bunganya berwarna kuning . Buahnya bentukpolong.HABITATTanaman ini tumbuh liar di daerah-daerah pantai. Banyak juga yang di tanam orang di tepi-tepi jalan sebagaipohon perindang. Didataran rendah 1 – 300 m dpl.9Eksem:Asam 1 ruas ibu jari; rimpang temulawak 4 keping; Air110 ml, Diseduh, Diminum 1 kali sehari 110 mlNyeri haid: Asam 1 ruas ibu jari; kunyit 1 jari; Air mendidih 100 ml, Diseduh, Diminum pagi dan sore, tiap kaliminum 100 ml.10

3. AlpokatPersea gratissima GaerinHABITATTumbuh pada daerah berikilim panas pada dataranrendah sampai ketinggian 1200 m dplBAGIAN TANAMAN YANG DIJADIKAN OBATDaunKANDUNGAN KIMIAMinyak lemak; Lesitin; Fitosterin; Vitamin A,B,D danvitamin EKHASIAT/KEGUNAANDiuretik ; Anti bakteriNama simplesia: Perseae FoliumNAMA DAERAHApukat; Advocaat; Alpokat; ApuketDESKRIPSI TANAMANPohon, tinggi dapat mencapai 10 meter, batang berkayu,dan bercabang-cabang. daun tunggal berbentuk bulattelur dan berwarna hijau. Perbungaan berbentuk malai,tumbuh di ujung ranting. Buah buni bentuk bulat telur,bentuk pita atau bentuk bulat. Warna buah hijau sampaiungu. Daging buah jika sudah masak berwarna kuningatau kkuning kehijauan. Akar termasuk akar tunggang11RESEP/CARA PENGOLAHANBatu ginjal :Daun avokat segar 7 helai; Air 110 ml, Dibuat infus ataudiseduh, Diminum sehari 2 kali; pagi dan sore, tiap kaliminum 100 mlSakit perut dan Disentri :Daun avokat segar 5 g; Rimpang temu kunci segar 5 g;Rimpang kunyit segar 6 g; Rasuk angin 1/2 g; Daunpegagan segar 6 g; Air 115 ml, Dibuat infus ataudiseduh, Diminum 1 kali sehari 100 ml.12

4. Anting AntingAcalypha australis LBAGIAN TANAMAN YANG DIJADIKAN OBATseluruh tanaman segar atau kering.CARA BUDIDAYAPerbanyakan tanaman dengan menggunakan biji. namanini sangat mudah dipelihara dan seperti tanaman lainjuga membutuhkan air dengan penyiraman merata ataumenjaga kelembaban tanah dan pemupukan terutamapupuk dasar. Tanaman ini menghendaki tempat yangcukup sinar matahari dan sedikit agak terlindung.KHASIAT/KEGUNAAN/CARA PENGOLAHANDisentri Amoeba :Tanaman kering (seluruh batang) sekitar 30-60 gramdirebus, air rebusan diminum 2 kali dan diulangi untuk 510 hari.Dermatitis, Eksema, Koreng :Herba segar secukupnya direbus, air rebusannya untukcuci kulit yang sakit.NAMA DAERAHAnting-anting.SIFAT KIMIAWIKandungan kimia tanaman ini belum banyak diketahui,kegunaan yang disebutkan dari pengalaman turun temurun serta secara empiris.EFEK FARMAKOLOGISAnti biotik, anti radang, peluruh seni, Astringent menghentikan pendarahan (hemostatik), rasa pahit dan sejuk.13Batuk, mimisan dan berak darah :Tanaman kering 30-60 gram, direbus dan diminumsetelah dingin.Obat untuk kucing :Akar biasa dipakai obat oleh kucing secara naluriah.Pendarahan, Luka bakar :Herba segar ditambah gula pasir secukupnya, dilumatkankemudian ditempel ketempat yang sakit.14

Disentri Basiler :Tanaman kering 30-60 gram, ditambah portulaka 30gram, gula 30 gram, direbus dan diminum setelah dingin.7. Diare, muntah darah : Tanaman kering 30-60 gram,direbus dan diminum setelah dingin.5. AndongCordyline fruticosa (L) A.ChevalNAMA DAERAHEndong; Kayu urip; Linjuwang; Jejuwang; Sabang; Daunngasi.DESKRIPSI TANAMANSering ditanam di kebun. Tumbuhan ini berupa pohon,tinggi dapat mencapai 5 meter. Batang keras, bekas dudukan daun tampak dengan jelas. Daun tunggal menempel pada batang, berwarna hijau tua, tepi daun rata. Perbungaan bentuk malai, tumbuh diketiak daun dengantangkai bunga panjang. Buah buni, warna merah mengkilat. Akar serabut berwarna putih kotor.1516

HABITATTumbuh liar di pagar atau di pekuburan sebagai tanamanhias, lazim di tanam pada dataran rendah sampai 1900 mdpl.6. Alang alang(Imperata cylindrica(L) Beauv.var.mayor(Nees)BAGIAN TANAMAN YANG DIJADIKAN OBATDaunKANDUNGAN KIMIAWISteroida; Saponin; PolisakaridaKHASIAT/KEGUNAANHemostatik, Antibengkak, Batuk darah dan Haid terlalubanyak.RESEP/CARA PENGOLAHANDaun andong segar 5 helai; Air secukupnya, Dibuat infus,diseduh atau dipipis, Diminum 1 kali sehari 100 ml. Untukpipisan diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir.17DESKRIPSI TANAMANAlang-alang (Imperata cylindrical (L.) Beauv.var.mayor Nees ), Perawakan: herba, rumput, merayap, tinggi30-180 cm. Batang: rimpang, merayap di bawah tanah,batang tegak membentuk satu perbungaan, padat, padabukunya berambut jarang. Daun: tunggal, pangkal salingmenutup, helaian; berbentuk pita, ujung runcing tajam,tegak, kasar, berambut jarang, ukuran 12-80 cm. x 35-18cm. Bunga: susunan majemuk bulir majemuk, agakmenguncup, panjang 6-28 cm, setiap cabang memiliki 2bulir, cabang 2,5-5 cm, tangkai bunga 1-3 mm, gluma 1;ujung bersilia, 3-6 urat, Lemma 1 (sekam); bulat telur18

melebar, silia pendek 1,5-2,5 mm. Lemma 2 (sekam);memanjang, runcing 0,5-2,5 mm. Palea (sekam); 0,75-2mm. Benang sari: kepala sari 2,5-3,5 mm, putihkekuningan atau ungu. Putik: kepala putik berbentukbulu ayam. Buah: tipe padi. Biji: berbentuk jorong,panjang 1 mm lebih.Waktu berbunga : Januari – Desember. Daerah distribusi,Habitat dan Budidaya: Di Jawa tumbuh pada ketinggiansampai dengan 2700 m dpl, pada daerah-daerah terbukaatau setengah tertutup; rawa-rawa; pada tanah denganaerasi yang baik; pada daerah-daerah yang habis dibuka;di tepi sungai; ekstensif pada hutan sekunder; daerahbekas terbakar; sebagai gulma di perladangan; tamandan perkebunan. Tumbuhan ini dapat mempengaruhitanaman kultivasi lain, karena kebutuhan natrium yangrelatif tinggi.BUDIDAYABerkembang biak dengan sendirinya. Setiap saat rimpangdipanen dari tumbuhan yang telah matang. Rimpangyang baik berwarna pucat, berasa manis dan sejuk.Alang-alang dapat menyebabkan penurunan pH tanah.Besarnya penurunan pH dan ham-batan terhadap prosesnitrifikasi menunjukkan adanya korelasi positif denganpertumbuhan alang-alang. Bagian yang digunakan untukobat medis adalah akarnya. Kenyataannya, akarnya dapat digunakan untuk menurunkan temperatur, melancarkan urin, menghentikan pendarahan, dan sebagai obatuntuk pendarahan pada hidung, memuntahkan darah,gonorea (kencing nanah), hepatitis, infeksi ginjal. Penelitian menemukan bahwa alang-alang mengandung19mannitol, glukosa, asam malic, asam sitrat, coixol, arundoin, silindrin, fernerol, simiarenol, anemonin, esin, alkali, saponin, taninin, dan polifenol.NAMA DAERAHNaleueng lakoe (Aceh); Jih (Gayo); Rih, Ri (Batak); Oo(Nias); Alalang, Hilalang, Ilalang (Minang kabau); Lioh(Lampung); Halalang, Tingen, Padang, Tingan, Puang,Buhang, Belalang, Bolalang (Dayak); Eurih (Sunda);Alang-alang kambengan (Jawa); Kebut, Lalang (Madura);Ambengan, Lalang (BaIi); Kii, Rii (FIores); Padengo,Padanga (Gorontalo); Deya (Bugis); Erer, Muis, Wen(Seram); Weli, Welia, Wed (Ambon).NAMA ASINGCogon grass, satintail (En). Paillotte (Fr). Malaysia: lalang, alang-alang. Papua New Guinea: kunai (Pidgin),kurukuru (Barakau, Central Province). Philippines: kogon(Tagalog), gogon (Bikol), bulum (Ifugao). Burma (Myanmar): kyet-mei. Cambodia: sbö’:w. Laos: hnha:z kh’a:.Thailand: ya-kha, laa laeng, koe hee (Karen, Mae HongSon). Vietnam: c [or] tranh. NAMA SIMPLISIA ImperataeRhizoma; rimpang alang-alang.EFEK FARMAKOLOGISRasa manis dan sifat sejuk, anti piretik (penurunanpanas), diuretik (peluruh kemih), hemostatik (menghentikan perdarahan), masuk median paru-paru, lambung dan usus kecil.20

KOMPOSISI:Akar: metabolit yang telah ditemukan pada akar alangalang terdiri dari arundoin, fernenol, isoarborinol,silindrin, simiarenol, kampesterol, stigmasterol, ßsitosterol, skopoletin, skopolin, p-hidroksibenzaladehida,katekol, asam klorogenat, asam isoklorogenat, asam pkumarat, asam neoklorogenat, asam asetat, asamoksalat, asam d-malat, asam sitrat, potassium (0,75%dari berat kering), sejumlah besar kalsium dan 5hidroksitriptamin. Dari hasil penelitian lain terhadap akardan daun ditemukan 5 macam turunan flavonoid yaituturunan 3′,4′,7-trihidroksi flavon, 2′,3′-dihidroksi kalkondan 6-hidroksi flavanol. Suatu turunan flavonoid yangkemungkinan termasuk golongan flavon, flavonoltersubstitusi pada 3-0H, flavanon atau isoflavon terdapatpada fraksi ekstrak yang larut dalam etilasetat akaralang-alang. Pada fraksi ekstrak yang larut dalam air akaralang-alang ditemukan golongan senyawa flavon tanpagugus OH bebas, flavon, flavonol tersubstitusi pada 30H, flavanon, atau isoflavon.BAGIAN TANAMAN YANG DIJADIKAN OBATAkar, rimpang (daun) dan bunga. dapat digunakan yangsegar atau yang dikeringkan.CARA BUDIDAYAPerbanyakan dengan rimpang atau akar tinggal. Tanaman ini sangat mudah tumbuh dan terdapat dimanamana disekitar kita. Merupakan tumbuhan liar danmenjurus sebagai gulma. Tumbuh liar di pinggir jalan, di21ladang dan di hutan. Tumbuhan ini termasuk ternamenahun, tinggi dapat mencapai 180 cm. Batang padat,buku berambut jarang. Daun berbentuk pita, berwarnahijau, permukaan daun kasar. Perbungaan berupa bulir,warna putih, bunga yang terletak di bagian atas adalahbunga sempurna dan yang terletak di bawah adalahbunga mandul. Bunga mudah diterbangkan oleh angin.KHASIAT/KEGUNAANRimpang: pelembut kulit; peluruh air seni, pembersihdarah, penambah nafsu makan, penghenti perdarahan.di samping itu dapat digunakan pula dalam upayapengobatan penyakit kelamin (kencing nanah, kencingdarah, raja singa), penyakit ginjal, luka, demam, tekanandarah tinggi dan penyakit syaraf. Semua bagiantumbuhan digunakan sebagai pakan hewan,bahankertas,dan untuk pengobatan kurap.EFEK BIOLOGI DAN FARMAKOLOGIInfusa rimpang alang-alang berefek sebagai diuretika,atas dasar peningkatan konsentrasi elektrolit (Na,K,Cl)urin tikus putih jantan. Pemberian infusa akar alangalang dengan dosis 40, 50, 60, 70 g/kgBB berefek antipiretik pada marmot. Infusa bunga alang-alang padakonsentrasi 10% dengan dosis 12 ml/ kgBB berefekantipiretik yang relatif sama dengan suspensi parasetamol 10% pada merpati.UJI KLINIKDekokta akar alang-alang dengan dosis 250-300 g, 2 kalipagi dan sore dapat menyembuhkan 27 kasus dari 3022

penderita nefritis akut. Pada nefritis kronis, herba alangalang dapat mengurangi edema dan menurunkan tekanan darah. Dekokta herba 250 g dalam bentuk tunggalmaupun dikombinasikan dengan rimpang dan daunNelumbo nucifera dan daun Agrimonia pilosa dapatmengobati epistaksis (mimisan), hemoptisis (batukdarah), hematuri (kencing darah), menorrhagia, danperdarahan gastrointestinal bagian atas. Di samping itudilaporkan juga bahwa dekokta akar alang-alang dapatefektif untuk pengobatan hepatitis viral akut pada 28kasus; biasanya digunakan bersama-sama denganPlantago asiatica, Glechoma longituba dan tunas Artemisia capillaris. Toksisitas: Pada pemakaian sesuaiaturan, praktis tidak toksik. Efek yang tidak dfinginkan:Pusing, mual, adanya peningkatan rasa ingin buang airbesar, kadang-kadang terjadi pada penggunaan klinik.Teknologi Farmasi: Selulosa daun alang-alang mempunyai daya serap terhadap air yang relatif cukup baikdalam pembuatan tablet secara cetak langsung.RESEP/CARA PENGOLAHANInfeksi Saluran Kemih dan Kencing Sedikit :Bila menderita infeksi pada saluran kemih, sebaiknyasegera diperiksakan pada dokter. Ramuan ini dapatdigunakan sebagai obat alternatif disamping pengobatandari dokter.RAMUANRimpang Alang-alang 6 gram Rimpang Kunci pepet 5gram Daun Kumis kucing 4 gram Air 115 ml.23CARA PENGOLAHANDiseduh, dibuat infus atau pil.CARA PEMAKAIANDiminum 1 kali sehari, tiap kali minum 100 ml. Untukyang berbentuk pil diminum 3 kali sehari 9 pil.LAMA PENGOBATANDiulang selama 14 hari. Mimisan, Kencing Darah, danMuntah Darah. Bia menderita kencing darah atau muntahdarah, sebaiknya segera diperiksakan pada dokter.Ramuan ini dapat digunakan sebagai obat alternatifdisamping pengobatan dari dokter.RAMUANRimpang Alang-alang 6 gram Daun sendok segar 6 gramDaun Andong segar 2 helai Air 110 ml.CARA PEMBUATANDiseduh, dipipis, dibuat infus atau pil.CARA PEMAK

Herbal Indonesia alau kita bicara pengobatan herbal maka pikiran kita pasti melayang ke obat tradi-sional, jamu gendong, warung yang menye-diakan jamu kemasan untuk obat sakit kepala atau masuk angin. Tidak salah memang sebab herbal memang masuk kategori obat tradisional. 1 Di negara Asia lainnya terutama Cina, Korea dan India untuk penduduk pedesaan, obat herbal masuk dalam pilihan pertama .

Related Documents:

tanaman yang sehat (Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.03/MENHUT- V/2004 Bagian Kedua tentang Pedoman Pembuatan Tanaman Reboisasi Hutan . tajuk lebat dan tidak terserang hama dan penyakit. Sedangkan tanaman yang tidak sehat adalah apabila tanaman tersebut . T U G A S M . K . T E K N O L O G I P E R L I N D U N G A N H U T A N Page 4

Hortikultura 2015-2019 sebagai acuan dalam penyusunan kegiatan penelitian tanaman hias yang terangkum di dalam Renstra Balithi 2015-2019. Kegiatan penelitian tanaman hias diarahkan untuk mendukung pencapaian sasaran tersebut, khususnya pada komoditas tanaman hias. Rencana Strategis Balai Penelitian Tanaman Hias merupakan dokumen

Jenderal Tanaman Pangan maupun stakeholder pembangunan pertanian tanaman pangan dalam mewujudkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah tahun 2015-2019 di bidang tanaman pangan. Jakarta, April 2015 Direktur Jenderal Tanaman Pangan Dr. Ir

2.1.Botani dan Morfologi Tanaman Bawang Merah Dalam dunia tumbuhan, tanaman bawang merah diklasifikasikan sebagai berikut (Estu dkk., 2007). . Hidroponik juga dikenal sebagai soilless culture atau budidaya tanaman tanpa tanah. Jadi, hidroponik berarti budidaya tanaman yang memanfaatkan air

suhu, kelembaban udara, cahaya matahari, dan hujan. Lingkungan biotik meliputi hama, penyakit dan gulma yang merugikan dan makhluk lainnya yang menguntungkan tanaman . Lingkungan tumbuh yang baik memungkinkan produksi tanaman yang baik juga. Tanaman dengan lingkungan tumbuhnya saling berinteraksi dan mempengaruhi satu sama lain.

Dasar Hukum 78 2. Asas-Asas Pemerintahan Daerah 79 BAB VII : BENDA-BENDA MILIK NEGARA 82 . DAFTAR PUSTAKA 90. iv . v iii . 1 BAB I HUKUM ADMINISTRASI NEGARA 1. Pengertian dan istilah Pengertian dan istilah Hukum Administrasi Negara. Sejarah dari Hukum Administrasi Negara dari Negara Belanda yang disebut Administratif recht atau Bestuursrecht .

Ilmu negara adalah ilmu yang menyelidiki asas-asas pokok dan pengertian-pengertian pokok mengenai negara dan hukum tata negara.14 Oleh karena itu, ilmu negara merupakan ilmu pengetahuan untuk mempelajari ilmu Hukum Tata Negara, ilmu Hukum Administrasi Negara dan juga ilmu Hukum Internasional Publik.

3 CLEFS The clef, a symbol that sits at the leftmost side of the staff, specifies which lines and spaces belong to which notes. In a sense, the clef calibrates or orients the staff to specific notes. The three most common clefs are: The Treble clef for high range notes The Bass clef for low range notes The Alto clef for middle range notes The Treble clef (also called the G Clef because it .