BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Metode Penelitian

3y ago
153 Views
20 Downloads
450.28 KB
18 Pages
Last View : 4d ago
Last Download : 5m ago
Upload by : Matteo Vollmer
Transcription

35BAB IIIMETODE PENELITIAN3.1. Metode PenelitianMetode penelitian adalah cara atau jalan yang ditempuh sehubungandengan penelitian yang dilakukan, yang memiliki langkah-langkah yangsistematis. Sugiyono (2014, hlm. 6) menyatakan bahwa :“Metode penelitian dapat diartikan sebagai cara ilmiah untukmendapatkan data yang valid dengan tujuan dapat ditemukan,dikembangkan, dan dibuktikan, suatu pengetahuan tertentu sehinggadapat digunakan untuk memahami, memecahkan, dan mengantisispasimasalah”.Metode penelitian mencakup prosedur dan teknik penelitian. Metodepenelitian merupakan langkah penting untuk memecahkan masalah-masalahpenelitian. Dengan menguasai metode penelitian, bukan hanya dapatmengembangkan bidang keilmuan yang digeluti. Selain itu, memperbanyakpenemuan-penemuan baru yang bermanfaat bagi masyarakat luas dan duniapendidikan.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodepenelitian kuantitatif deskriptif yaitu dengan cara mencari informasi tentanggejala yang ada, didefinisikan dengan jelas tujuan yang akan dicapai,merencanakan cara pendekatannya, mengumpulkan data sebagai bahanuntuk membuat laporan. Dalam penelitian ini penulis ingin mengetahui ataumengukur keterkaitan antara ketersediaan e-Books 3D dengan pemenuhankebutuhan informasi pemustaka. Variabel penelitian yang akan dikaji dalampenelitian ini dibagi menjadi dua variabel utama, yaitu variabel bebas (X)yang terdiri satu variabel, yaitu ketersediaan e-Books 3D (X) Sedangkanvariabel terikat (Y) terdiri dari satu variabel, yaitu pemenuhan kebutuhaninformasi pemustaka.35

363.2. Desain PenelitianDesain penelitian ini berawal dari masalah yang bersifat kuantitatifdan membatasi permasalahan yang ada pada rumusan masalah. Rumusanmasalah dinyatakan dalam kalimat pertanyaan, selanjutnya penelitimenggunakan teori untuk menjawabnya. Sugiyono (2014, hlm. 23)menyatakan bahwa “Desain penelitian harus spesifik, jelas dan rinci,ditentukan secara mantap sejak awal, menjadi pegangan langkah demilangkah”. Desain penelitian menghubungkan antara variabel X dan variabelY. Penelitian ini terdiri dari dua variabel, yaitu variabel bebas (X) yaituketersedian koleksi e-Books 3D dan variabel terkait (Y) yaitu pemenuhankebutuhan informasi pemustaka. Keterkaitan antara keduanya digambarkanpada Tabel 3.1:Tabel 3.1Desain PenelitianYYXXYKeterangan :XYXY: Ketersedian koleksi e-Books 3D: Relevansi koleksi e-Books 3D: Kemutakhiran koleksi e-Books 3D: Kecepatan akses koleksi e-Books 3D: Pemenuhan kebutuhan informasi pemustaka: Keterkaitan antara ketersediaan koleksi e-Books 3Ddengan pemenuhan kebutuhan informasi pemustaka

373.3. Populasi dan Sampel3.3.1. Populasi emustakaperpustakaan UPT BIT-LIPI Bandung yang berkunjung pada pada bulanAgustus 2015 sampai dengan Januari 2016. Nawawi (dalam Subana2000, hlm. 24) menyatakan bahwa : “Populasi adalah keseluruhan objekpenelitian, digunakan sebagai sumber data yang mewakili karakteristiktertentu dalam suatu penelitian”. Populasi dalam penelitian ini adalahseluruh anggota perpustakaan UPT BIT-LIPI Bandung yang datangmengunjungi perpustakaan pada thun 2015, dengan rincian sebagaiberikut :Tabel 3.2Daftar Pengunjung Perpustakaan UPT BIT-LIPI Bandung Tahun 2015BulanMahasiswaPenelitiUmumJanuari50 orang7 orang3 orangFebruari36 orang18 orang4 orangMaret48 orang4 orang5 orangApril37 orang5 orang3 orangMei20 orang3 orang6 orangJuni38 orang4 orang2 orangJuli20 orang5 orang3 orangAgustus18 orang5 orang4 orangSeptember14 orang2 orang6 orangOktober49 orang5 orang2 orangNopember33 orang7 orang2 orangDesember28 orang3 orang3 orangJumlah391 orang68 orang43 orangTotal502 orangSumber : Daftar pengunjung perpustakaan UPT BIT-LIPI Bandung Tahun2015

383.3.2. Sampel PenelitianSampel penelitian digunakan untuk mendapatkan gambaran daripopulasi. Menurut Bailey (dalam Prasetyo, 2006 hlm. 119) “Sampelmerupakan bagian dari populasi yang ingin diteliti. Oleh karena itusampel harus dilihat sebagai suatu gambaran populasi dan bukan populasiitu sendiri”. Melihat pernyataan diatas, penarikan sampel yang digunakandalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik acak sederhana (simlperandom sampling). Teknik acak sederhana adalah teknknik yangmemberikan kesempatan yang sama pada setiap anggota populasi untukdipilih sebagai sampel. Dengan kesempatan yang sama ini, hasil darisuatu penelitian dapat digunakan untuk memprediksi populasi. Selain itu,teknik acak sederhana dipakai karena populasi penelitian bersifathomogen dan tidak banyak jumlahnya (kurang dari 1000). Prasetyo(2006 hlm. 123) menyatakan bahwa “Teknik acak sederhana dapatdipakai jika populasi dari suatu penelitian bersifat homogen dan tidakbanyak jumlahnya”Melihat pernyataan diatas maka pengambilan sampel menggunakanrumus dari Slovin untuk tingkat kesalahan 10%. Dikemukakan kembalioleh Prasetyo (2006, hlm. 137) sebagai berikut:nNe: Besaran sampel: Besaran populasi: Nilai kritis (batas ketelitian) yang diinginkan (persenkelonggaran ketidaktelitian karena kesalahan penarikansampel) yaitu sebesar 10% dengan tingkat kepercayaan90%

39Berdasarkan hasil perhitungan diatas maka diperoleh ukuran sampelsebesar 83 orang yang memanfaatkan koleksi e-Books 3D di perpustakaanUPT BIT-LIPI Bandung.3.4. Instrumen PenelitianInstrumen penelitian yang dipergunakan dalam penelitian iniberupa angket atau kuisioner yang dibuat sendiri oleh peneliti. Sugiyono(2014, hlm. 92) menyatakan bahwa “Instrumen penelitian adalah suatu alatpengumpul data yang digunakan untuk mengukur fenomena alam maupunsosial yang diamati”. Dengan demikian, penggunaan instrumen penelitianyaitu untuk mencari informasi yang lengkap mengenai suatu masalah,fenomena alam maupun sosial.Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini dimaksudkan untukmenghasilkan data yang akurat yaitu dengan menggunakan skala Likert.Sugiyono (2014, hlm. 134) menyatakan bahwa “Skala Likert digunakanuntuk mengukur suatu sikap, pendapat dan persepsi seseorang atausekelompok orang tentang suatu fenomena sosial”. Dalam penelitian ini,peneliti menggunakan jenis instrumen angket atau kuesioner denganpemberian skor sebagai berikut:1.2.3.4.5.SS : Sangat setujuS : SetujuRG: Ragu-raguTS : Tidak setujuST : Sangat tidak setujuDiberi skor 5Diberi skor 4Diberi skor 3Diberi skor 2Diberi skor 1Agar mendapatkan sebuah hasil penelitian yang memuaskan, penelitimenyusun rancangan kisi-kisi instrumen penelitian. Arikunto (2006, nunjukkanketerkaitan antara variabel yang diteliti dengan sumber data atau teori yangdiambil”.

40Dalam penelitian ini, dari setiap variabel yang ada akan diberikanpenejelasan, selanjutnya menentukan indikator yang akan diukur, hinggamenjadi item pernyataan, seperti terlihat pada Tabel 3.3 dibawah ini.Tabel 3.3Kisi-kisi InstrumenKeterkaitan antara Ketersediaan Koleksi e-Books 3D denganPemenuhan Kebutuhan Informasi PemustakaNo.1.VariabelIndikatorNo. ItemKetersediaanRelevansi1,2,3,4,5,Koleksi e-Kemutakhiran6,7,8,9Kemudahan Akses10,11,12,13,14,15,16PenelitianBooks 3D(Variabel X)PemenuhanKebutuhan2.Faktor InternalInformasiPemustakaFaktor Eksternal(Variabel ,343.4.1. Proses Pengembangan InstrumenProses pengembangan instrumen penelitian terdiri dari duabagian yaitu uji validitas dan uji reliabilitas yang digunakan untukmenguji tiap item pernyataan yang terdapat pada angket yangdibuat oleh peneliti. Apabila item pernyataan sudah valid danreliabel maka item pernyataan pada angket tersebut sudah bisadigunakan untuk mengumpulkan data. Selanjutnya data tersebutakan dideskripsikan. Pengujian validitas dan reliabilitas akandilakukan setelah angket disebarkan kepada responden. Penyebaranjumlah item uji coba angket dapat dilihat pada Tabel 3.4 dibawahini.

41Tabel 3.4Jumlah Uji Coba AngketNo.Variabel PenelitianJumlah UjiCoba AngketKetersediaan Koleksi e-Books 3D1.16(Variabel X)Pemenuhan Kebutuhan Informasi2.18PemustakaJumlah34Berdasarkan Tabel 3.4 di atas, jumlah item angket soal yangakan diujucobakan adalah sebanyak 34 item.3.4.2. Uji Validitas InstrumenUji validitas instrumen dilakukan untukmenunjukankeabsahan dari instrumen yang akan dipakai pada penelitian.Menurut Arikunto (2006, hlm. 168) “Validitas adalah suatu ukuranyang menunjukkan tingkat kevalidan dan kesahihan suatuinstrumen”. Pengertian validitas tersebut menunjukan ketepatandan kesesuaian alat ukur yang digunakan untuk mengukur variabel.Alat ukur dapat dikatakan valid jika benar-benar sesuai danmenjawab secara cermat tentang variabel yang akan diukur.Validitas juga menunjukkan sejauh mana ketepatan pernyataandengan apa yang dinyatakan sesuai dengan koefisien ntuanStatistical Package for the Social Science (SPSS) dan MicrosoftOffice Excel. Setelahdengandiperoleh, kemudian dibandingkandengan tingkat kepercayaan 90% atau α 0.1 dengandk n-2 (dk 25-2 23). Jika dilihat dalam nilai-nilai r ProductMoment, 0.336. Jikadinyatakan valid, dan jikadinyatakan tidak valid. maka item tersebutmaka item tersebut

42Penelitian inimemilikidua variabel,yaitu variabelketersedian koleksi e-Books 3D dan variabel pemenuhan kebutuhaninformasi pemustaka. Arikunto (2006, hlm. 170) menyatakanbahwa rumus yang digunakan untuk mengukur validitas instrumenadalah Korelasi Pearson Product Moment : ( ) Keterangan: : Koefisien korelasi butir: Jumlah respon uji coba: Jumlah skor item yang diperoleh uji coba: Jumlah skor total item yang diperoleh respondenKeputusan pengujian validitas instrumen adalah :1. Item pernyataan dikatakan valid apabila 2. Item pernyataan dikatakan tidak valid apabila 3.4.2.1. Hasil Uji Validitas Instrumen Variabel XUji valisitas angket dilakukan pada 25 responden, untukhasil uji validitas variabel X yaitu Ketersediaan Koleksi e-Books3D terdiri dari 16 pernyataan. Item pernyataan yang dinyatakanvalid dan tidak valid dapat dilihat pada Tabel 3.5 sebagai berikut.Tabel 3.5Hasil Uji Validitas InstrumenVariabel X (Ketersediaan Koleksi e-Books 3.0. 6420.336Valid4.0.5450.336Valid

435.0.3140.336Tidak Valid6.0. 7210.336Valid7.0. 7320.336Valid8.0. 7490.336Valid9.0. lid15.0.8320.336Valid16.0.8660.336ValidBerdasarkan Tabel 3.5 tersebut, diperoleh data dari 16 itempernyataan pada angket variabel X yaitu Ketersediaan Koleksi eBooks 3D, 15 item soal dinyatakan valid dan 1 soal dinyatakantidak valid, yang berarti item pernyataan tersebut akan dihilangkanatau dihapus pada angket. Item pernyataan yang akan dihilangkanadalah item pada nomor 5. Sedangkan untuk 15 item lainnyadinyatakan valid dan dapat digunakan sebagai alat pengumpul data.3.4.2.2. Hasil Uji Validitas Instrumen Variabel YUji validitas angket dilakukan pada 25 responden, untukhasil uji validitas variabel Y yaitu Pemenuhan KebutuhanInformasi Pemustaka terdiri dari 18 pernyataan. Item pernyataanyang dinyatakan valid dan tidak valid dapat dilihat pada Tabel 3.6sebagai berikut.

44Tabel 3.6Hasil Uji Validitas InstrumenVariabel Y (Pemenuhan Kebutuhan Informasi .336Valid19.0. 2410.336Tidak 36Valid34.0.7100.336ValidBerdasarkan Tabel 3.6 tersebut, diperoleh data dari 18 itempernyataan pada angket variabel Y yaitu Pemenuhan Kebutuhan InformasiPemustaka, 17 item pernyataan dinyatakan valid dan 1 item pernyataandinyatakan tidak valid, yang berarti item pernyataan tersebut telahdihilangkan atau dihapus pada angket. Item pernyataan yang telahdihilangkan pada nomor 19. Sedangkan untuk 17 item pernyataan lainnyadinyatakan valid dan dapat digunakan sebagai alat pengumpul data.

453.4.3.Uji Reliabilitas InstrumenUji reliabilitas dilakukan untuk mengetahui ketetapan suatuinstrumen (alat ukur) didalam mengukur gejala yang sama walaupundalam waktu yang berbeda. Menurut Sugiyono (2014, hlm. 348)“Reliabilitas instrumen yaitu suatu instrumen yang bila digunakanbeberapa kali untuk mengukur objek yang sama, maka akanmenghasilkan data yang sama”. Hasil pengukuran yang memiliki tingkatreliabilitas yang tinggi akan mampu memberikan hasil yang terpercaya.Tinggi rendahnya reliabilitas instrumen ditunjukan oleh suatu angka yangdisebut koefisien reliabilitas. Jika suatu instrumen dipakai dua kali untukmengukur gejala yang sama dan hasil pengukurannya yang diperolehkonsisten, instrumen itu reliabel. Untuk menguji reliabilitas instrumendalam penelitian ini, menggunakan koefisien reliabilitas Alfa Cronbach(Arikunto, 2006, hlm.196) yaitu :():: reliabilitas instrumen: banyaknya butir pernyataan : jumlah varians butir: varians totaldibandingkan dengandengan kriteria kelayakan jika KeteranganHasil perhitunganjika)( pada α 10%berarti dinyatakan reliabel, danmaka dinyatakan tidak reliabel. Perhitungan dalampengujian reliabilitas menggunakan bantuan SPSS 16. Hasil pengolahandata adalah sebagai berikut.3.4.3.1. Hasil Uji Reliabilitas Instrumen Variabel XBerikut adalah hasil perhitungan uji reliabilitas variabel Xyaitu Ketersediaan Koleksi e-Books 3D dengan menggunakanSPSS 16 pada Tabel 3.7 seperti berikut ini.

46Tabel 3.7Reliabillity statisticsCronbach’s AlphaN of items0.935153.4.3.2. Hasil Uji Reliabilitas Instrumen Variabel YBerikut adalah hasil perhitungan dari uji reliabilitas variabel nggunakan SPSS 16. pada Tabel 3.8 seperti berikut ini.Tabel 3.8Reliabillity statisticsCronbach’s AlphaN of items0.90717Koefisien reliabilitas yang dihasilkan pada variabel X danvariabel Y di interpretasikan dengan pedoman kriteria Sugiyono(2014, hlm. 257) seperti pada Tabel 3.9 sebagai berikut.Tabel 3.9Pedoman Interpretasi Koefisien KorelasiInterval KoefisienTingkat Hubungan 0.80- 1.000Sangat Kuat 0.60- 0.799Kuat 0.40- 0.599Sedang 0.20- 0.399Rendah 0.00- 0.199Sangat RendahHasil dari uji reliabilitas variabel X (Ketersediaan Koleksi e-Books3D) adalah r 0.935, jika dilihat pada tabel Interpretasi Koefisien Korelasidi atas, bahwa nilai r berada pada tingkatan 0.80- 1.000 yangmenyatakan bahwa pernyataan variabel X pada hasil uji reliabilitas adalah

47sangat kuat. Sedangkan untuk uji reliabilitas variabel Y (PemenuhanKebutuhan Informasi Pemustaka) adalah r 0.907, dilihat pada Tabel 3.9di atas, bahwa nilai r berada pada tingkatan 0.80- 1.000 yangmenyatakan bahwa pernyataan variabel Y pada hasil uji reliabilitas adalahsangat kuat.3.5. Prosedur PenelitianProsedur penelitian dalam penelitian ini mengacu pada tahap-tahapyang dikemukakan oleh Arikunto (2006, hlm. 22) yaitu :1.Pembuatan rancangan penelitianPada tahapan ini dimulai dari menentukan masalah yang akan dikaji,studi pendahuluan, membuat rumusan masalah, tujuan, enentukanmetodologi penelitian, dan mencari sumber-sumber yang dapatmendukung jalannya penelitian;2.Pelaksanaan PenelitianTahap pelaksanaan penelitian dilapangan yakni pengumpulan datayang dibutuhkan untuk menjawab masalah yang ada. Analisis daridata yang diperoleh melalui observasi, wawancara dan kuesioner,sehingga dapat ditarik kesimpulan dari data yang ada;3.Pembuatan Laporan PenelitianLaporan penelitian merupakan langkah terakhir yang menentukanapakah suatu penelitian yang sudah dilakukan baik atau tidak. Tahappembuatan laporan penelitian ini peneliti melaporkan hasil penelitiansesuai dengan data yang telah diperoleh dalam bentuk skripsi;3.6. Analisis DataTeknik analisis data dalam penelitian ini adalah berupa analisisdeskriptif, yaitu suatu teknik untuk mengungkapkan dan memaparkanpendapat dari responden berdasarkan jawaban dari instrumen penelitianyang telah diajukan oleh peneliti.

48Dari data yang telah terkumpul kemudian dilakukan analisis datasecara deskriptif yaitu dengan cara memaparkan secara objektif dansistematis situasi yang ada dilapangan.3.6.1. Prosedur Pengolahan DataProsedur pengelolaan data setelah data diperoleh dari hasilpengumpulan data yang telah dialkukan, selanjutnya dilakukanpengolahan data. Merujuk pada Prasetyo (2006, hlm. 171) pengolahandata dilakukan dengan :1. Pengkodean data (data coding)Pengkodean data merupakan suatu proses penyusunan secarasistematis data mentah dari kuisioner dengan ketentuan yang ada,yakni dengan menggunakan Rating Scale (SS 5, S 4, RG 3, TS 2,san STS 1);2. Pembersihan data (data cleaning)Pembersihan data yaitu memastikan seluruh data sesuai dengan datayang sebenarnya. Misalnya jenis kelamin hanya terdiri dari dua kodeyaitu kode 1 untuk laki-laki dan kode 2 untuk perempuan. Namundalam kode yang dimasukan tertera kode 7, maka kode ini harusdilihat kembali pada kuisioner;3. TabulatingTabulating adalah memasukan data kedalam tabel-tabel tertentu danmengitungnya.Berdasarkan penjelasan diatas, maka dalam penelitian ini tahap analisisdata yang dilakuakan dengan cara pengecekan dan memberikan nomor padaresponden disetiap kuisioner yang telah ada, sehingga pengolahan dataterlaksana dengan jumlah yang disesuaikan. Kemudian dilanjutkan denganmelakukan analisis data.

493.6.2. Teknik Analisis Data1. Uji Normalitas DataTeknik analisis data yang perrtama kali dilakuakan adalah ujinormalitas data. Uji normalitas data dilakukan untuk mengetahui apakahdata yang dihasilkan berdistribusi normal atau tidak. Menurut Sugiyono(2012, hlm. 24) “Apabila data yang dihasilkan normal, makamenggunakan statistik parametrik, dan apabila tidak berdistribusi normalmaka menggunakan data statistik nonparametrik”. Uji Normalitas inimenggunakan Kolmogorov Smirnov dengan bantuan SPSS 16.2. Presentase Perolehan SkorUntuk memudahkan dalam melakukan analisis data yang telahdiperoleh dari responden, data tersebut ditabulasikan sesuai denganjawaban responden pada angket kedalam tabel, kemudian dihitungpresentasenya, dan selanjutnya dianalisis. Perhitungan dilakukan denganmenggunakan rumus yang dikemukakan oleh Kountur (2005, hlm. 16)sebagai berikut :Keterangan:Pfn: Presentase skor: Jumlah jawaban yang diperoleh: Jumlah respondenUntuk menafsirkan besarnya presentase yang diperoleh dari hasiltabulasi data, didalam penelitian ini digunakan penafsiran dengan kriteriayang dikemukakan oleh Nugraha (dalam Hardiandi, 2013, hlm. 54) yaitupada Tabel 3.10 seperti dibawah ini.

50Tabel 3.10Interpretasi PersentasePresentaseKlasifikasi90%-100%Sangat Tinggi80%-89%Tinggi70%-79%Cukup tinggi60%-69%Sedang50%-59%Rendah49% kebawahSangat RendahLangkah-langkah dalam perhitungannya adalah sebagai berikut :a. Nilai indeks minimum skor minimum X jumlah pernyataan Xjumlah respondenb. Nilai indeks maksimum skor maksimum X jumlah pernyataanX jumlah respondenc. Interval nilai maksimum – nilai minimumd. Jarak interval interval : jenjange. Persentase skor [(total skor) : nilai maksimum] X 100%Hasil perhitungan data dianalisis berupa data interval yang kemudiandikonversikan secara kontinum untuk menggambarkan tingkat perolehandi lapangan, yang dapat dilihat pada Grafik 3.1 seperti berikut ini.Skor MinimumSangatSkor MaksimumTidak KuatCukup KuatKuatSangatTidak KuatSkorSkorKuatSkorSkorSkorSkorGrafik 3.1 Hasil Perhitungan Data Berupa Data Interval

51Setelah melakukan analisis data menggunakan metode deskriptifdengan pendekatan kuantitatif maka tahapan seanjutnya adalah penarikankesimpulan.3. Uji Koefisien KorelasiJika dua variabel memiliki hubungan antara variabel bebas denganvariabel terkait, maka kemudian dinyatakan dengan koefisien korelasi.Maka rumus yang digunakan adalah Pearson Product Moment, denganrumus sebagai berikut : ( Besarnya koefisien ataudibandingkan dengan) antara dua variabel lalu. Untuk menguji hipotesis yang sudahdiajukan apakah diterima atau ditolak, dengan langkah sebagai beriku

35 BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Metode Penelitian Metode penelitian adalah cara atau jalan yang ditempuh sehubungan dengan penelitian yang dilakukan, yang memiliki langkah-langkah yang

Related Documents:

METODE PENELITIAN A. Penelitian Eksperimen Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen. Seperti yang dijelaskan dalam sugiyono (2010, hlm.11) bahwa metode penelitian eksperimen meruoakan metode penelitian yang digunakan untuk mencari pengaruh treatment (perlakuan) tertentu. Adapun, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah

PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan dapat dipilih sesuai dengan masalah dan tujuan penelitian yang hendak dicapai. Secara umum, metode yang digunakan dalam penelitian yaitu (a) metode deskriptif, (b) metode eksperimen, (c) metode historis, (d) metode pengembangan, (e) metode tindakan, dan (f) metode kualitatif.

BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian dan Pendekatan Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, artinya sebagai jenis penelitian yang temuan-temuannya tidak diperoleh melalui prosedur statistik atau bentuk hitungan lainnya. Dalam penelitian kualitatif metode yang biasa dimanfaatkan adalah wawancara, pengamatan, dan .

BAB III DESAIN/PROSEDUR PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian . Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 3 Ciruas yang berlokasi di Jl. Nambo-Teras Bendung Km 2,5 Desa Pulo Ciruas 42182 Serang, Pulo, Kec. Ciruas, Kab.

BAB III PROSEDUR PENELITIAN A. Metode Penelitian Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian tindakan kelas yaitu penelitian yang dilakukan oleh . Penelitian ini dilaksakan pada semester II atau genap tahun pelajaran 2016/2017 yaitu pada pertengahan bulan mei. Waktu penelitian mengacu pada

BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian Sugiyono dalam bukunya metode kuantitatif kualitatif dan R & D, menyatakan bahwa penelitian merupakan metode penelitian yang digunakan untuk mengembangkan atau memvaliditasi produk-produk yang digunakan dalam pendidikan dan pembelajaran. yang dikutip oleh. (Sugiyono, 2010: 9)

Dalam penulisan skripsi ini meliputi : Bab I: Latar belakang, tujuan dan manfaat penelitian. Bab II: Tinjauan Pustaka. Bab III: Metodelogi penelitian yang terdiri dari waktu dan tempat penelitian, metode penelitian, metode pengambilan sampel, metode pengolahan data, dan analisis data. Bab IV: Hasil penelitian dan

Algae: (11L) 2. Algae: General characters, economic importance and Classification (Chapman and Chapman, 1973) up to classes. 03L . 3. Study of life cycle of algae with reference to taxonomic position, occurrence, thallus structure, and reproduction of Nostoc, Chara, Sargassum and Batrachospermum . 08 L.