ANALISIS PENGARUH KEPUASAN KERJA DAN STRES KERJA TERHADAP .

3y ago
95 Views
6 Downloads
2.15 MB
127 Pages
Last View : 12d ago
Last Download : 4m ago
Upload by : Madison Stoltz
Transcription

ANALISIS PENGARUH KEPUASAN KERJA DAN STRES KERJATERHADAP KINERJA KARYAWAN DENGAN BEBANKERJA SEBAGAI VARIABEL MODERATING(Studi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pangkep)SKRIPSIDiajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat MemperolehGelar Sarjana Manajemen (S.M) Jurusan ManajemenPada Fakultas Ekonomi dan Bisnis IslamUIN Alauddin MakassarOleh:MUH. BASRI JNIM: 90200114024JURUSAN MANAJEMENFAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAMUNIVERSITAS ISLAM NEGERI ALAUDDIN MAKASSSAR20181

SURAT PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSIMahasiswa yang bertanda tangan dibawah ini:Nama: Muh. Basri JNIM: 90200114024Tempat Tanggal Lahir: Kanaungan, 09 September 1997Jenjang Pendidikan: Strata Satu (S1)Jur/Konsentrasi: Manajemen/Sumber Daya ManusiaFakultas: Ekonomi dan Bisnis IslamAlamat: Jl. Mannuruki 2 No. 24Judul: Analisis Pengaruh Kepuasan Kerja dan Stres Kerja terhadapKinerja Karyawan dengan Beban Kerja sebagai VariabelModerating Studi Pada RSUD PangkepMenyatakan dengan sesungguhnya dan penuh kesadaran bahwa skripsi inibenar adalah asli hasil karya sendiri. Jika di kemudian hari terbukti bahwa inimerupakan duplikat, tiruan, plagiat, atau dibuat oleh orang lain, sebagian atauseluruhnya, maka skripsi dan gelar yang diperoleh karenanya batal demi hukum.Samata-Gowa, Oktober 2018PenulisMuh. Basri JNIM: 90200114024ii

iii

KATA PENGANTARPuji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT yang senantiasamelimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga penulisan skripsi yang berjudul“Analisis Pengaruh Kepuasan Kerja dan Stres Kerja terhadap KinerjaKaryawan dengan Beban Kerja Sebagai Variabel Moderating Studi PadaRSUD Pangkep”, dapat diselesaikan sebagai salah satu syarat untukmenyelesaikan studi pada Program Sarjana (S1) Jurusan Manajemen FakultasEkonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.Suksesnya penyelesaian skripsi ini juga tentunya tidak terlepas dari pihakpihak yang membantu dalam penyusunan skripsi ini, terkhusus ucapan terimakasih kepada kedua orang tua tercinta Jamuddin selaku bapak penulis danJumina selaku ibu penulis yang telah mendidik penulis hingga saat ini dan selalumemberikan dukungan yang berupa materi, moril serta do’a yang tiada henti yangtercurah kepada penulis. Pada kesempatan ini penulis juga mengucapkan terimakasih dengan segala ketulusan dan kerendahan hati. Rasa terima kasih jugapenulis haturkan kepada yang terhormat:1. Bapak Prof. Dr. H. Musafir Pababbari, M.Si., selaku rektor UniversitasIslam Negeri Alauddin Makassar.2. Bapak Prof. Dr. H. Ambo Asse, M.Ag., selaku Dekan Fakultas Ekonomidan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.iv

3. Ibu Dr. Hj. Rika Dwi Ayu Parmitasari, S.E., M.Comm., selaku KetuaJurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas IslamNegeri Alauddin Makassar.4. Bapak Prof. Mukhtar Luthfi M.Pd selaku dosen pembimbing I dan BapakDr. Siradjuddin, SE, M.Si., selaku dosen pembimbing II. Terima kasih atassegala pengarahan dan koreksi yang diberikan, sehingga skripsi ini dapatdiselesaikan.5. Bapak Prof. Dr. Muslimin Kara, M.Ag selaku penguji I dan bapakAkramunnas, SE,. M.Si selaku penguji II terimakasih atas saran danmasukannya6. Seluruh dosen UIN Alauddin Makassar yang telah berkenan memberikesempatan, membina, membimbing serta memberikan kemudahankepada penulis dalam menimba ilmu pengetahuan sejak awal kuliahsampai dengan penyelesaian skripsi ini.7. Teman-teman Jurusan Manajemen angkatan 2014. Terima kasih telahmenjadi bagian hidup penulis dengan tawa dan senyumnya.8. Semua pihak yang telah membantu dalam penulisan skripsi ini, yang tidakmungkin penulis sebutkan satu-persatu.Skripsi ini adalah hasil terbaik yang telah diberikan oleh penulis. Semogapenelitian ini dapat berguna bagi pihak-pihak yang membacanya.Samata-Gowa, Oktober 2018PenulisMuh. Basri JNIM: 90200114024v

DAFTAR ISIHALAMAN JUDUL . iPERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI . iiPENGESAHAN SKRIPSI . iiiKATA PENGANTAR . ivDAFTAR ISI . viDAFTAR TABEL. viiiDAFTAR GAMBAR . xABSTRAK . xiBAB IPENDAHULUAN . 1-11A. Latar Belakang Masalah . 1B. Rumusan Masalah . 5C. Hipotesis Penelitian . 6D. Definisi Operasional Variabel . 8E. Penelitian Terdahulu . 9F. Tujuan dan Manfaat Penelitiaan . 10BAB II TINJAUAN PUSTAKA . 12-42A. Teori Kepuasan Kerja . 12B. Teori Stres Kerja . 21C. Teori Kinerja Karyawan . 28D. Kinerja dalam Perspektif Islam . 32E. Teori Beban Kerja . 34F. Hubungan Antar Variabel . 39G. Kerangka Pikir . 41BAB III METODE PENELITIAN . 43-55A. Jenis dan Lokasi Penelitian . 43

B. Pendekatan Penelitian . 43C. Populasi dan Sampel . 44D. Jenis dan Sumber Data . 45E. Metode Pengumpulan Data . 46F. Instrumen Penelitian . 47G. Teknik Pengolahan Data . 49H. Analisis Data . 50BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. 56-91A. Gambaran Umum Instansi . 56B. Hasil Penelitian . 66C. Pembahasan. 87BAB V PENUTUP . 92-94A. Kesimpulan . 92B. Implikasi Penelitian . 93C. Keterbatasan. 94DAFTAR PUSTAKA . 95-96LAMPIRAN .DAFTAR RIWAYAT HIDUPvii

DAFTAR TABELNo.HalamanTeks1.1Penelitian Terdahulu . 92.1Faktor Kepuasan dan Ketidakpuasan kerja . 192.2Pendekatan Stres Kerja . 263.1Insturmen Penelitian. 454.1Proses Seleksi Sampel . 634.2Jenis Kelamin Responden . 644.3Usia Responden. 654.4Masa Kerja Responden . 664.5Pendidikan Terakhir Responden . 664.6Tanggapan Responden tentang Kepuasan Kerja . 664.7Tanggapan Responden tentang Stres kerja . 684.8Tanggapan Responden tentang Kinerja Karyawan . 694.9Tanggapan Responden tentang Beban Kerja . 704.10Hasil Pengujian Validitas . 724.11Hasil Pengujian Realibilitas . 734.12Hasil Pengujian Multikolinearitas . 754.13Hasil Pengujian Heteroskedastisitas . 764.14Hasil Pengujian Autokorelasi . 794.15Hasil Uji Parsial (uji T) Regresi Sederhana (X1). 794.16Hasil Uji Parsial (Uji T) Regresi Berganda (X1) . 794.17Hasil Uji Parsial (uji T) Regresi Sederhana (X2). 804.18Hasil Uji Parsial (Uji T) Regresi Berganda (X2) . 80viii

4.19Uji Simultan (Uji F) . 814.20Uji Simultan (Uji F) Moderasi . 814.21Hasil Uji R2 Regresi Sederhana (X1) . 824.22Hasil Uji R2 Regresi Berganda (X1) . 824.23Hasil Uji R2 Regresi Sederhana (X2) . 834.24Hasil Uji R2 Regresi Berganda (X2) . 83ix

DAFTAR GAMBARNo.HalamanTeks2.1Kerangka Pikir Penelitian . 494.1Struktur Organisasi RSUD Pangkep . 624.2Hasil Uji Normalitas . 74x

ABSTRAKNama: Muh. Basri JNim: 90200114024Judul Skripsi : Analisis Pengaruh Kepuasan Kerja dan Stres Kerja terhadapKinerja Karyawan dengan Beban Kerja sebagai VariabelModerating Studi Pada RSUD PangkepPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepuasan kerja danstres kerja terhadap kinerja karyawan yang dimoderasi oleh beban kerja padakaryawan Rumah Sakit Umum Daerah kabupaten Pangkep. Maka tujuan yangakan di capai pada penelitian ini yaitu: 1) untuk mengetahui pengaruh kepuasankerja terhadap kinerja karyawan RSUD Pangkep 2) untuk mengetahui pengaruhmoderasi beban kerja terhadap hubungan antara kepuasan kerja dengan kinerjakaryawan 3) untuk mengetahui pengaruh stres kerja terhadap kinerja karyawan 4)untuk mngetahui pengaruh moderasi beban kerja terhadap hubungan stres kerjadengan kinerja karyawan 5) untuk mengetahui pengaruh moderasi beban kerjaterhadap kepuasan kerja dan stres kerja dengan kineraj karyawan secara simultan.Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode kuantitaifdengan lokasi penelitian yakni pada Rumah Sakit Umum Daerah KabupatenPangkep. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 118 responden dari 364 populasikaryawan yang ada pada unit poli dan perawatan RSUD Pangkep. Teknik analisisdata menggunakan uji asumsi klasik,regresi sederhana dan regresi linear bergandaujif dan uji t dengan bantuan software SPSS 24.Hasil Penelitin menunjukkan bahwa: 1)Kepuasan kerja berpengaruhpositif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. 2) Beban kerja memoderasihubungan antara kepuasan kerja dengan Kinerja karyawan 3) stres kerjaberpengaruh negatif dan siginifikan terhadap kinerja karyawan 4) Beban kerjamemoderasi hubungan antara stres kerja dengan kinerja karyawan 5)Beban kerjamemoderasi hubungan antara kepuasan kerja dan stres kerja terhadap kinerjakaryawan.Kata kunci: Kepuasan kerja, Stres Kerja, Kinerja Karyawan, Beban Kerja,Variabel moderatingxi

BAB IPENDAHULUANA. Latar Belakang MasalahPelayanan kesehatan merupakan hal yang penting dalam kehidupan.Masyarakat yang menjadi target dari pelayanan ini tentunya mengharapkanpelayanan yang prima yang berkaitan dengan kesehatan. Rumah sakit sebagaipusat pelayanan medis merupakan institusi vital dalam suatu masyarakat. Kehadiran sebuah rumah sakit merupakan tuntutan harapan di kala seseorang sedangdilanda musibah seperti gangguan kesehatan. Masyarakat berharap agar musibahyang menimpanya dapat diobati. Karena itu, rumah sakit harus mampumemberikan pelayanan terbaik, sehingga pasien akan merasa puas dan menaruhkepercayaan terhadap rumah sakit yang ditempati berobat.Setiap institusi seperti rumah sakit tidak akan terlepas dari sumber dayamanusia (SDM) yang ada dalam organisasi tersebut. Manajemen sumber dayamanusia pada hakekatnya merupakan bagian integral dari keseluruhan manajemenrumah sakit dan sumber daya manusia merupakan modal dan ke-kayaan yangterpenting dari seluruh kegiatan yang ada di rumah sakit. Sumber daya manusiamerupakan suatu modal dasar yang paling utama yang di butuhkan dalam setiaporganisasi. Tanpa adanya sumber daya manusia, dapat di pastikan bahwa roda1

2organisasi tidak akan bergerak.1 Perhatian terhadap sumber daya manusia sangatpenting guna memperoleh kinerja karyawan seperti yang di harapkan dalamrangka mencapai visi dan misi serta tujuan organisasi.Kinerja sebagai tolok ukur keberhasilan dalam menjalankan organisasi.Membuat semua organisasi berlomba-lomba dalam memperbaiki kinerja yang adadi organisasinya masing-masing. Kinerja adalah suatu tampilan keadaan secarautuh atas perusahaan selama periode waktu tertentu, merupakan hasil atau prestasiyang di pengaruhi oleh kegiatan operasional perusahaan dalam me-manfaatkansumber-sumber daya yang di miliki. Kinerja merupakan suatu istilah yang secaraumum yang digunakan untuk sebagian atau seluruh tindakan atau sejumlahaktivitas dari suatu organisasi pada suatu periode tertentu.2Armstrong dan Baron dalam wibowo mengatakan bahwa kinerjamempunyai makna yang luas, bukan hanya tentang sebagai hasil kerja tetapibagaimana proses kerja berlangsung. Kinerja adalah tentang melakukan pekerjaan dan bagaimana cara mengerjakannya. Kinerja merupakan hasil pekerjaan yangmempunyai hubungan kuat dengan tujuan strategis organisasi, kepuasankonsumen dan memberikan kontribusi ekonomi.3 Apabila kinerja karyawan1 Burhanuddin Yusuf, Manajemen Sumber Daya Manusia di Lembaga KeuanganSyariah(Cet. I, Jakarta: Rajawali Pers, 2015),hal. 252 Veithzal Rivai Zainal, dkk, Manajemen Sumber Daya Manusia untukperusahaan dari Teori ke praktik (Cet. 7, Jakarta: Rajawali Pers, 2015), hal. 441.3 Wibowo, Manajemen Kinerja, Ed. 5 (Cet. 10, Jakarta: Rajawali Pers, 2016), hal.2

3menurun tidak sesuai dengan yang diharapkan, tingkat absensi serta ketidakhadiran karyawan yang tinggi, terjadi mogok kerja, terdapat banyak keluhan darimasyarakat. dapat di pastikan bahwa terdapat suatu masalah yang terjadi dalamorganisasi tersebut yang tentunya akan berdampak pada penurunan kualitaskinerja karyawan organisasi tersebut dan tentunya juga akan memberikan dampakterhadap pelayanan kesehatan kepada masyarakat.Penurunan Kinerja karyawan yang terjadi dalam Rumah sakit yang bisadisebabkan oleh banyak faktor. Salah satunya adalah kepuasan kerja (JobSatisfaction). Karyawan yang tidak mempunyai rasa kepuasan terhadappekerjaannya cenderung akan mengalami penurunan kinerja dari yang seharusnyabahkan cenderung akan meninggalkan pekerjaannya. Seperti yang terjadi diRumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pangkep terjadi mogok kerja yangdilakukan oleh tenaga kerja rumah sakit. Hal ini disebabkan karena ketidakpuasan tenaga kerja terhadap manajemen rumah sakit yang melakukan pengangkatan tenaga harian lepas yang tidak sesuai dengan skala prioritas pengangkatan.Wexly dan Yukl dalam Bangun Wilson mengatakan bahwa kepuasan kerjamerupakan generalisasi sikap-sikap terhadap pekerjaannya.4 Menurut Robbinsdalam siswandoko, kepuasan kerja ialah sikap pekerja yang menilai perbedaanantara jumlah imbalan yang diterima dengan yang diyakininya seharusnya4 Bangun Wilson, Manajemen Sumber Daya Manusia, ( Bandung: Erlangga,2012). hal.327

4diterima.5 Selain kepuasan kerja faktor lain yang dapat memengaruhi penurunankinerja karyawan adalah stres kerja. Semakin sering seseorang merasa stres saatbekerja akan dapat menimbulkan penurunan kinerja seperti tingkat absensi yangtinggi dan pengunduran diri (Turnover). Menurut Mangkunegara, stres merupakanperasaan tertekan yang di alami karyawan saat menghadapi pekerjaan hal ini dapatdi lihat dari emosi yang tidak stabil, perasaan tidak tenang, tekanan darahmeningkat serta mengalami gangguan pencernaan. Sedangkan menurut Robbinsdalam Nilamsar Noor mengatakan stres adalah suatu keadaan yang di alami olehindividu dalam meng-hadapi sebuah peluang, kendala, atau tuntutan yang hasilnyadi anggap tidak pasti namun penting.6Rumah sakit sebagai salah satu pusat pelayanan kesehatan yang diharapkan mampu melayani masyarakat secara maksimal. Harus mampu memberikanpelayanan prima kepada masyarakat yang membutuhkan serta memperhatikanberbagai aspek yang berhubungan dengan karyawan rumah sakit agar mampumemberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat yang membutuhkan.Karyawan yang di tuntut untuk memberikan pelayanan maksimal kepadamasyarakat dengan kondisi dan jumlah karyawan yang terbatas, tentu akanmembuat para karyawan untuk bisa bekerja ekstra melampaui batas kerja yang5Tjatjuk siswandoko Darsono, Manajemen Sumber Daya Manusia Abad 21(Cet.1, Jakarta: Nusantara Consulting, 2011). hal. 2146 Nilamsar Noor, Nasyadizi dkk,”Pengaruh Stres kerja dan kepuasan kerjaterhadap kinerja karyawan”, Jurnal Administrasi Bisnis Vol. 31, No. 1 (2016), hal. 1011

5semestinya. Dengan kondisi seperti itu, tentu akan menimbulkan tingkat stres danbeban kerja berlebih terhadap para karyawan rumah sakit.Beban kerja yang berlebihan atau overload dapat memengaruhi kinerjakaryawan baik secara fisik maupun secara mental. Beban kerja berlebihan adalahsuatu kondisi yang terjadi apabila lingkungan memberi tuntutan melebihi bataskemampuan individu. Beban kerja adalah suatu pekerjaan yang memberikanbeban kerja berlebihan akan menimbulkan rasa tidak senang terhadap pekerjaandan akan menimbulkan iklim kerja yang tidak menyenangkan sehingga timbulmotivasi kerja yang rendah. Menurut Suharti bahwa suatu beban kerja baik berupakeharusan mengerjakan terlalu banyak tugas atau penyediaan waktu yang tidakcukup untuk menyelesaikan tugas mau

Judul Skripsi : Analisis Pengaruh Kepuasan Kerja dan Stres Kerja terhadap Kinerja Karyawan dengan Beban Kerja sebagai Variabel Moderating Studi Pada RSUD Pangkep Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepuasan kerja dan stres kerja terhadap kinerja karyawan yang dimoderasi oleh beban kerja pada

Related Documents:

Pengaruh Kepuasan Kerja, Stres Kerja, dan Lingkungan Kerja terhadap Turnover Intention pada karyawan CV. Aneka Ilmu Semarang benar-benar hasil karya saya . mengakibatkan organisasi menjadi tidak efektif, kehilangan karyawan berpengalaman dan perlu melatih karyawan baru. Kepuasan kerja yang tinggi serta lingkungan kerja yang baik akan .

Dwiningtyas. 2015. “Pengaruh Kepuasan Kerja, Stres Kerja, dan Lingkungan Kerja Terhadap Turnover Intention pada karyawan CV. Aneka Ilmu Semarang” Skripsi. Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang. Pembimbing Dr. Ketut Sudarma, M.M. Kata Kunci : Kepuasan Kerja, Lingkungan Kerja, Stres Kerja, Turnover Intention

Tata ruang kantor, iklim lembaga, dan kepuasan kerja guru sangat penting untuk diperhatikan di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat tata ruang kantor, tingkat iklim lembaga dan tingkat kepuasan kerja guru, mengetahui pengaruh secara parsial tata ruang kantor terhadap kepuasan kerja guru, pengaruh

Terhadap Kepuasan Kerja 115 Tabel 4.35 Hasil Analisis Regresi Linier Berganda Quality of Worklife Terhadap Kepuasan Kerja 116 Tabel 4.36 Hasil Uji Signifikansi Pengaruh Parsial (Uji t) Iklim Organisasi Terhadap Kepuasan Kerja 118 Tabel 4.37 Koefisien Determinasi Iklim Organisasi Terhadap Kepuasan Kerja 118

penelitiannya yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh tim kerja terhadap produktivitas. 2.1.3 Kepuasan Kerja 2.1.3.1 Pengertian Kepuasan Kerja Kepuasan adalah sesuatu perasaan dimana seseorang mendapatkan apa yang diharapkan atau bahkan melebihi apa yang diharapkan, sedangkan kerja merupakan usaha seseorang untuk

Kepuasan kerja (X3) sebesar 27,30% sehingga total pengaruh X1, X2, X3 terhadap Y adalah sebesar 78,89%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengaruh Beban Kerja sangat besar terhadap motivasi dan kepuasan kerja pegawai, yang pada akhirnya akan mempengaruhi pula kinerja dalam pelaksanaan pekerjaan. Namun demikian masih ada

hu bungan terhadap kepuasan kerja, Pengaruh komunikasi organisasi indikator lingkungan terhadap kepuasan kerja didapat nilai signifika si 0,276 0,05 berati H0 diterima, hal ini berarti tidak terdapat pengaruh signifikan antara komunikasi organisasi indikator ling kungan terhadap kepuasan kerja, berdasarkan hal tersebut

Titulli I diplomuar në administrim publik Numri në arkiv i akreditimit [180] 03-619/9 Numri në arkiv i akreditimit [240] 03-1619/19 (10.11.2017) Vendimi për fillim me punë 03-1619/19 (10.11.2017) Data akreditimit 21.03.2017 Përshkrimi i programit Programi i administrimit publik ka një qasje multidisiplinare të elementeve kryesore të studimit në fushën e Administratës publike dhe .