MATA KULIAH BIOKIMIA KARBOHIDRAT - Universitas Udayana

3y ago
24 Views
2 Downloads
547.42 KB
51 Pages
Last View : 9d ago
Last Download : 6m ago
Upload by : Nixon Dill
Transcription

BAHAN AJARMATA KULIAH BIOKIMIAKARBOHIDRAToleh :A. A. PUTU PUTRA WIBAWAPROGRAM STUDI PETERNAKANFAKULTAS PETERNAKANUNIVERSITAS UDAYANA20171

2KATA PENGANTARPuji dan syukur di sampaikan kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa /Tuhan Yang Maha Esa karena berkat asung waranugraha-Nya, diktat BiokimiaDasar ini bisa diselesaikan. Diktat ini tentunya masih jauh dari sempurna, namunbesar harapan kami diktat ini bisa dipakai sebagai dasar untuk mempelajari ilmuBiokimia lebih lanjut. Kalau ingin mempelajari lebih dalam lagi, tentunya bisadibaca, dipelajari dari buku-buku text book Biokimia yang ada .Diktat ini dibuat hanya dipakai untuk kalangan sendiri. Kamimengharapkan adanya kritik dan saran untuk lebih menyempurnakan isi diktat ini.Atas tersusunnya diktat ini, kami tak lupa mengucapkan terima kasihkepada semua pihak yang ikut membantu .Denpasar Januari 2017Penyusun

3DAFTAR ISIHalamanKATA PENGANTARiDAFTAR somer monosakarida3Struktur monosakarida5Formula proyeksi Haworth6Beberapa monosakarida lainnya9Sifat-sifat ISME KARBOHIDRAT23Pendahuluan23Glikolisa23Tahap-tahap Glikosida26Rangkuman31Lingkaran Pentosa Phosphat genolisis41Glukoneogenesis41

4PENDAHULUANBiokimia dapat diberi batasan sebagai ilmu yang mempelajari tentang :1. Kimia dan sifat-sifat dari senyawa-senyawa yang terdapat di dalam tubuhmahluk hidup dan/atau dihasilkan oleh mahluk hidup (biomolekul).2. Perubahan-perubahan kimia yang dialami oleh senyawa-senyawa tersebut didalam mahluk hidup.3. Perubahan energi yang timbul sebagai akibat dari perubahan-perubahan kimiatersebut (bioenergetik).4. Senyawa-senyawa yang berfungsi sebagai pengatur dalam proses perubahanperubahan kimia tersebut (enzim dan hormon).Dalam batasan tersebut diatas dapat dilihat adanya faktor mahluk hidup, yangmenduduki tempat utama dalam Biokimia, sehingga secara singkat dapatdikatakan bahwa Biokimia adalah ilmu yang mempelajari sifat-sifat kimia yangterdapat dalam jasad hidup, senyawa yang diproduksinya, mempelajari fungsitransformasi zat kimia itu serta menelaah tranformasi tersebut sebelumnya denganaktivitas kehidupan.Biokimia sering juga disebut sebagai “The Chemystry Of Living Thing“hal ini menyangkut pengertian dimana benda hidup, baik bersel satu maupunlebih, terdiri dari sekumpulan zat-zat yang tidak hidup. Jadi jasad hidupmerupakan sekumpulan zat tidak hidup yang dapat berbaur dan bereaksi sertaberinteraksi satu sama lain dengan cara dan susunan yang sangat rumit namundiatur dengan baik.Ilmu Biokimia yang diberi pengertian mendasar mengenai aktivitas kimiadalam segala jasad, penting dalam menunjang pengetahuan di bidang kedokterandan pertanian. Dalam bidang kedokteran ilmu biokimia menunjang penentuandiagnosis suatu penyakit sampai pengobatannya. Dalam bidang pertanian ilmubiokimia berkembang demikian pesat , bukan saja sebagai dasar pengetahuantentang teknologi produksi dan pasca panen, pemikiran-pemikiran baru dalampengembangan peternakan dan perikanan, termasuk juga pemikiran tanaman danhewan.Bioteknologi yang sekarang sedang berkembangdi Indonesia perlu

5dilandasi oleh pengetahuan ilmu Biokimia, seperti dalam hal mensintesis,mengisolasi serta memurnikan zat-zat yang digunakan sebagai obat atau zatpencegah penyakit tertentu yang sulit ditentukanMengingat pentingnya ilmu dasar Biokimia dalam bidang pertaniandimana didalamnya termasuk ilmu peternakan, maka mahasiswa Peternakan perludiajarkan Biokimia sebagai mata kuliah wajib yang akan melandasi ilmu-ilmuterapannya

6KARBOHIDRATKarbohidrat adalah Polihidroksi aldehida dan Polihidroksi keton atau zatzat yang bila dihidrolisis akan menghasilkan derivat senyawa-senyawa tersebut.Suatu kharbohidrat tergolong aldehida ( CHO ), jika oksigen karbonil berikantandengan suatu atom karbon terminal dan suatu keton ( C O ) jika oksigenkarbonil berikatan dengan suatu karbon internal.Pada umumnya karbohidrat merupakan zat padat berwarna putih, yangsukar larut dalam pelarut organik, tetapi larut dalam air ( kecuali beberapasakarida ). Sebagian besar karbohidrat dengan berat melekul yang rendah, manisrasanya. Karena itu, juga digunakan istilah gula untuk zat-zat yang tergolongkarbohidrat.Terdapat tiga golongan karbohidrat yang utama yaitu : monosakarida,oligosakarida dan polisakharida. Kata sakarida diturunkan dari bahasa Yunaniyang berarti gula. Monosakarida atau gula sederhana, terdiri dari hanya satu unitpolisakharida aldehida atau keton. D-glukosa adalah monosakarida yang palingbanyak dijumpai di alam. Oligosakarida (bahasa Yunani oligos yang artinyasedikit ) terdiri dari rantai pendek unit monosakarida yang digabungkan bersamasama oleh ikatan kovalen. Diantaranya yang paling dikenal adalah disakaridayang mempunyai dua unit monosakarida. Teristimewa adalah sukrosa (gula tebu)yang terdiri gula D-glukosa dan D-fruktosa yang digabungkan oleh ikatankovalen. Kebanyakan oligo sakarida yang mempunyai tiga atau lebih unitmonosakarida tidak terdapat secara bebas, tetapi digabungkan sebagai rantaisamping polipeptida pada proteoglikan . Polisakharida terdiri dari rantai panjangyang mempunyai ratusan atau ribuan unit monosakarida. Beberapa polisakharidaseperti selulosa, mempunyai rantai lenier, sedangkan yang lain seperti amilum(pati) dan glikogen mempunyai rantai yang bercabang.Polisakharida yang palingbanyak dijumpai pada dunia tanaman yaitu pati dan selulosa . Nama semuamonosakarida dan disakarida berakhiran -Osa

7MONOSAKARIDAMonosakarida sering disebut gula sederhana (Simple Sugars) adalahkarbohidrat yang tidak dapat dihidrolisis menjadi bentuk yang lebih sederhanalagi. Monosakarida tidak berwarna merupakan kristal padat, yang mudah larutdalam air, tetapi tidak larut dalam pelarut non polar. Kebanyakan monosakaridamempunyai rasa manis, dengan rumus emperis (CH2O) n, dimana n 3 , ataujumlah yang lebih besar lainnya.CHO H – C – OH CH2OHCHO HO – C – H CH 2OHD- GliserosaL- GliserosaCH2OH C O CH2OHDihidroksiasetonBerdasarkan banyaknya atom karbon (C) di dalam melekulnya,monosakarida dapat dibedakan menjadi triosa (3 atom C), tetrosa (4 atom C),pentosa (5 atom C), heksosa (6 atom C) dan heptosa (7 atom C). Berdasarkangugus karbonil fungsionalnya, maka monosakarida dibedakan menjadi aldosa,jika mengandung gugus aldehida dan ketosa, jika mengandung gugus keton.Contoh :Nama GenerikTriosa ( C3H6O3 )AldosaGliserosaKetosaDihidroksiasetonTetrosa ( C4H8O4 )EritrosaEritrulosaPentosa ( C5H10O5 )RibosaRibulosaHeksosa (C6H12O6)GlukosaFruktosaNama generik untuk ketosa adalah dengan menambahkan kata ul di depan akhiranosa, seperti triulosa, tetrulosa, pentulosa dan heksulosa.Masing-masing senyawa monosakarida ada dalam dua kelompok yaitu:aldotriosa dan ketotriosa, aldotetrosa dan ketotetrosa, aldopentosa danketopentosa dan sebagainya. Golongan heksosa yang mencangkup aldoheksosa,yaitu D-glukosa dan ketoheksosa yaitu, D-fruktosa adalah monosakarida yangpaling banyak dijumpai di alam. Golongan aldopentosa, yaitu D-ribosa dan 2deoksi-D-ribosa, adalah komponen asam nukleat.

8CHO H – C – OH H – C – OH H – C – OH CH2OHCHO C – OH HO – C – H H – C – OH H – C – OH CH2OHD-Ribosa, suatuAldopentosaD-Glukosa, suatuAldoheksosaCH2OH C O HO – C – H H – C – OH H – C – OH CH2OHD-Fruktosa, suatuKetoheksosaSterioisomer MonosakaridaSenyawa-senyawa yang mempunyai rumus bangun sama tetapi berbedadalam konfigurasi keruangan, dikenal sebagai sterioisomer. Adanya atom-atomkarbon tidak setangkup atau atom akarbon asimetris (atom karbon yang terikatpada 4 atom atau gugus yang berbeda) pada molekul monosakarida,memungkinkan pembentukan isomer optik, sehingga dapat membentuk 2 senyawayang merupakan bayangan cermin dari yang lain. Contohnya D-gliseraldehidadan L-gliseraldehida, D-glukosa dan L-glukosa. Dua senyawa yang merupakanpasangan bayangan cermin disebut enansiomer dan mempunyai sifat yang hampirsama. Misalnya : Pentosa, gula lima atom karbon memiliki tiga atom karbonasimetris didalam melekulnya, memiliki isomer sebanyak 23 8 yakni D Arabinosa, D - Ribosa , D - Xilosa , D - Lykosa dan empat lainnya dalam bentukL.Gula dengan kofigurasi D, disebut gula D, sedangkan gula dengankonfigurasi L disebut gula L. Suatu gula konfigurasi D, kalau gugus OH yangterikat pada atom C yang berdekatan dengan atom C alkohol primer terletakdisebelah kanan, dan berkonfigurasi L, kalau gugus OH ini, terletak disebelahkiri.

9CHO H – C – OH HO – C – H H – C – OH H – C – OH CH2OHD- GlukosaCHO HO – C – H H – C – OH HO – C – H H– C–H CH2OHL-GlukosaJumlah isomer yang mungkin terdapat pada monosakarida,tergantung pada jumlah atom C yang tak setangkup atau asimetris (n ) , yaitu : 2 n.Glukosa memiliki 4 atom C asimetris, memiliki 24 16 isomer, yaitu 8 bentuk Ddan 8 bentuk L. Ke 16 isomer tersebut yaitu : D-glukosa, D-monosa, D- alosa, Daltrosa, D-glukosa, D-idosa, D-galaktosa, D-tolosa dan 8 lagi masing-masingdalam bentuk L.Adanya atom-atom karbon yang asimetris menyebabkan aktivitas optikpada senyawa monosakarida, yaitu memutar bidang polarisasi cahaya kekanan(dekstrorotasi) ( ) atau kekiri (levorotasi) (-). Zat semacam ini disebutmempunyai keaktivan optik. Suatu senyawa dapat diberi tanda D (-), D ( ), L (-),L( ) yang menunjukkan hubungan struktural dengan D atau L campuran isomer( ) dan isomer (-) dalam jumlah yang sama, tidak menunjukkan keaktivan optik ,karena pemutaran ke kanan dikombinasi oleh pemutaran kekiri., campuransemacam ini disebut dengan campuran rasemis, sebab kemungkian pembentukanmasing-masing isomer optik adalah sama. Semua monosakarida mempunyaiaktivitas optik, tetapi tidak semua senyawa yang mempunyai otom C asimetrisberaktivitas optik. Suatu melekul bisa saja mempunyai aktivitas optik walaupuntidak mempunyai atom C asimetris.Dua monosakarida yang berbeda pada konfigurasi satu atom C disebutepimer, misalnya D-galaktosa dan D-glukosa merupakan satu pasang epimer yangberbeda pada atom C-4. Demikian pula D-manosa dan D-glukosa, yang berbedapada atom C-2 . Perubahan suatu monosakarida menjadi epimernya disebutepimerisasi.

101H–HO –H–H–CHO 2C – OH 3C–H 4C – OH 5C – OH 6CH2OHCHO H – C – OH HO – C – H HO – C – H H – C – OH CH2OHD-GlukosaD-GalaktosaCHO HO – C – H HO – C – H HO – C – H H – C – OH CH2OHD- MonosaStruktur monosakaridaRumus bangun monosakarida (aldosa dan ketosa) menurut Fischer,merupakan rantai lurus. Beberapa reaksi dan sifat-sifat karbohidrat tidak dapatditerangkan dengan rumus bangun ini, misalnya adanya dua isomer dari Dglukosa. Haworth (1925) mengajukan suatu rumus bangun yang berbentuk cincindengan ikantan hemiasetal antara gugus aldehida pada posisi C-1 dan gugushidroksil (alkohol) dari C-4 atau C-5.O//R1 – C HO – R2HAldehidaAlkoholR1 – C – R2 HO – R3 OKetonAlkoholOH R1 – C – OR2 HHemiasetalOH R1 – C – R2 OR3HemiketalPembentukan hemiasetal atau hemiketal menciptakan suatu atom karbon asimetristambahan (C-1) dalam molekul, menjadi lima, dan dengan demikian terdapat duabuah isomer, yaitu α dan β dari struktur cincin. Dua isomer D-glukosa adalah αD-glukosa, dengan gugus OH pada C-1 berturut-turut disebelah kanan dan kiridari rantai C. Pusat asimetris yang baru disebut karbon anomerik, dan isomer αdan β disebut anomer.

11H – C – OHH – C – OHHO – C – HH – C – OHO H2O-H2OH–CCH2OHCHOH – C – OH-H2OHO – C – OH H2OH – C – OHHO – C – HH – C – OHH – C – OHH – C – OHH–CCH2OHD-Glukosaα-D-GlukosaHO – C – HOCH2OHβ-D-GlukosaBentuk α dan β dari D-glukosa dapat saling dikonversikan, bila dilarutkan dalamair, sehingga reaksi optiknya berubah sanpai mencapai nilai tertentu. Penomenaspontan ini disebut mutarotasi , yang disebabkan oleh perubahan bentuk αmenjadi β atau sebaliknya.Formula Proyeksi HaworthJika D-glukosa dikristalkan dari air, dihasilkan bentuk yang disebut α-Dglukosa yang mempunyai rotasi spesifik 112,20. Jika D-glukosa dikristalkan daripiridin dihasilkan β-D-glukosa dengan rotasi spesifik 1870, kedua bentukmemiliki komposisi kimia yang sama. Dari berbagai pertimbangan kimia, telahdisimpulkan bahwa isomer α dan β dari D-glukosa bukan merupakan strukturrantai lurus, tetapi dua senyawa berbentuk cincin beranggotakan 6 atom C. Gulaberbentuk lingkaran demikian disebut piranosa, karena senyawa ini menyerupaisenyawa cincin dengan 6 anggota yang disebut piran. Nama sistematik bagi keduabentuk cincin D-glukosa adalah α-D-glukopiranosa dan β-D-glukopiranosa.Ikatan hemiketal internal antara gugus keto dari C-2 dan gugus ukansuatucincinberanggotakan lima, mirip dengan furan. Jenis struktur cincin ini disebut furanosadari suatu gula.Dua isomer dari D-fruktosa yaitu α-D-fruktofuranosa dan β-Dfruktofuranosa. Menurut Haworth, rumus bangun piranosa dan furanosa ditulissebagai segi 6 atau segi 5 yang letaknya tegak lurus dengan bidang gambar.

CHatauOCHCHCHHCFuranFuranCH2OHOHHHHO OHH OHHCH2OHOH HOHHO H2HHOHCH2OHHOOHHα-D-FruktofuronosaHOCH2HHOHOHHO CH2OHHβ-D-Fruktofuronossa

13Bagian yang digambarkan lebih tebal, letaknya lebih dekat dengan pembaca.Gugus OH dan H terletak diatas dan dibawah bidang cincin. Gugus pada rumusFischer ditulis disebelah kiri, pada rumus bangun Haworth terletak diatas bidangcincin, sedangkan yang pada rumus bangun Fischer ditulis disebelah kanan, padaHaworth terletak dibawah bidang cincin.Formula Haworth beberapa monosakarida yang lainCH2OHOHOCHH OHCH2OHOOHHHH OHOHH OHOHHOHHHOHH OHHHH OHOHH – C – H2OHHHO OHHOOHOHHHO HHβ-D-FruktopiranosaOH HOHOHHO CH OHHOCH2H OHHOHα-D-RibofuranosaOHHHHOHOHβ-D-Ribofuranosa

14Beberapa monosakarida lainya1. Gula DeoksiGula deoksi adalah monosakarida yang lebih sedikit mengandung atom Odaripada atom C misalnya Deoksiribosa pada asam nukleat yang berbentukfuranosa (2-Deoksi-D-ribofuranosa).CHOH–C–HH – C – OHOHOCH2HH – C – OHCH2OH2-Deoksi-D-ribosaHHH OHHOHα-2-Deoksi-D-ribofuranosaDua gula dioksi lainnya terdapat dialam sebagai komponen dinding sel yaituL-ramnosa dan L-fukosaCHOH – C – OHH – C – OHHO – C – HHO – C – HCH3L-ramnosa(6-Deoksi-L-Monossa)CHOHO – C – HH – C – OHH – C – OHHO – C – HCH3L-fukosa(6-Deoksi-L-galatosa)2. Gula AminaKalau gugus OH suatu monosakarida diganti oleh gugus NH2, terbentukgula amina. Gula amina banyak dijumpai sebagai komponen utama polisakharidastruktursl, misalnya D-glukosamin (2-amina-β-D-glukopiranosa) yang terdapatpada polisakharida khitin pada insekta dan krustasea dan juga didalam musin darisaliva, sedangkan D-galaktosamin (2-amina-β-D-galaktopiranosa ) merupakankomponen utama tulang rawan.

15CH2OHCH2OHOHHHO OHHOHOHOHHHH NH2D-galaktosamin(2-amino-β-D-galaktopiranosa)3. Asam GulaSalah satu asam gula yang sangat penting adalah asam askorbat atau vitaminC yang memiliki struktur lakton dari asam heksonat. Asam gula yang banyakterdapat dalam buah-buahan ini, mempunyai struktur enediol pada atom ke-2 danke-3, dan sifatnya sangat tidak stabil mudah teroksidasi membentuk asamdehidroaskorbatO CHO – CO COOksidasiHO – CHCHO – C – HCH2OHAsam L-askorbatO COO CH–CHO – C – HCH2OHAsam L-dehidroaskorbaat4. Gula AlkoholGugus aldehida atau keton dari monosakharida dapat direduksi secara kimiaatau enzimatis menjadi gula alkohol, misalnya, D-sorbitol yang berasal dari Dglukosa dan D-manitol yang berasal dari, D-manosa. Kedua senyawa tersebutmudah larut dalam air dan rasanya manis

16CH2OH H – C – OH HO – C – H H – C – OH H – C – OH CH2OHCH2OH HO – C – H HO – C – H H – C – OH H – C – OH CH2OHD - sarbitolD - monitolGula alkohol lainnya adalah gliserol yang banyak dijumpai sebagai komponenlipida dan inositol yang banyak terdapat sebagai bagian dari lipida mejemuk yaitufosfatidil inositolOH OHH2 – C – OH H – C – OH H2 – C – OHHHHOH HOHHHGliserolOHOHMio InositolSifat-sifat monosakharida1. Reaksi dengan basa dan asamBila glukosa dilarutkan dalam basa encer / basa lemah Ba (OH)2 atauCa(OH)2 setelah beberapa jam akan dihasilkan campuran yang terdiri darifruktosa, manosa dan sebagian glukosa semula. Hal ini terjadi karena enolisasiglukosa. Perubahan aldosa menjadi ketosa ini disebut transformasi Bruyn-AlberdaVan Ekenstein. Trasnformasi ini tidak terjadi dalam larutan basa pekat amudahteroksidasi,terdegrasidan

17Dalam asam encer, monosakharida sangat stabil tetapi jika aldoheksosadipanaskan dalam asam kuat, maka akan mengalami dehidrasi membentukhidroksimetil lukosaCHO 3H2O5-hidroksimetil furfuralDalam kondisi yang sama pentosa akan mengalami dehidrasi menjadi bentukfurfuralOHOH2CHHOHOHHOH2SO4PanasCHO 3H2OHOHβ-D-ribosaFurfural2. Gula PereduksiAdanya sifat pereduksi dari gula disebabkan oleh adanya gugus aldehidaatau gugus keton yang bebas, sehingga dapat mereduksi ion-ion logam sepertitembaga (Cu) dan perak (Ag) dalam larutan basa. Dalam mereduksi Benedictyang terbuat dari campuran CuSO4, NaOH dan Na-sitrat , gula tersebut akanmereduksi CU2 yang berupa Cu(OH)2 menjadi CU sebagai CuOH,selanjutnyamenjadi Cu2O yang tidak larut, berwarna kuning atau merah bata / coklat.O//R – C Cu2 2OH\HR–O//C Cu2O H2O\warna coklatOH

183. OksidasiOksidasi secara kimia terhadap aldosa pada umumnya menghasilkan asamAldonat (misalnya, asam glukonat dari glukosa ). Oksidator kuat seperti NHO3,akan mengoksidasi gugus aldehida dan gugus alkohol primer menjadi asamaldarat suatu asam dikarboksilat (misalnya asam glukarat dari glukosa ). Dalambeberapa hal asam aldonat membentuk suatu ester, atao lakton.Asam monokarboksilat yang terjadi jika hanya gugus alkohol primer sajayang teroksidasi disebuat asam uronat, misal asam glukoronat.CHO H – C – OH HO – C – H oksidasi H – C – OH H – C – OH CH2OHD - glukosaCOOH H –C – OH HO – C – H H – C – OH H – C – OH COOHAsam D - glukaratCOOH H – C – OH HO – C – H H – C – OH H – C – OH CH2OH-H2OOAsam D - glukonatO C H – C –OH HO – C – H OH – C – OH H–C CH2OH - GlukonolaktonCHO H – C – OH HO – C – H H – C – OH H – C – OH COOHAsam D - glukoronat4. Pembentuk GlikosidaSalah satu sifat monosakharida yang sangat penting ialah kemampuanuntuk membentuk glikosida dan asetal. Apabila larutan D-glukosa diberi metanoldan HCl maka akan segera terbentuk dua senyawa, yaitu α dan β-metil-Dglukosida. Dua bentuk yang diastomer ini labil dalam asam tetapi stabil dalambasa

19HOHCHOOH HHHOHβ-metil-D-glukopiranosaHO – C – OHHO – C – HCH2OHOOCH3HHCl CH3OHH – C – OHH – C – kopiranosaJika gugus hidroksil pada sebuah melekul gula bereaksi dengan hidroksilhemiasetal hemiketal melekul gula yang lain, terbentuklah glikosida yang disebutdisakharida. Ikatan antara kedua melekul itu dinamakan Ikatan glikosida.Polisakharida terdiri dari sejumlah besar unit monosakharida yang dihubungkanoleh iakatan glikosida.5. Pembentuk EsterSemua monosakharida dapat terasetilasi oleh asam asetat anhidrida yangberlebihan membentuk O-asetil-α-D-glukosa. Gugus asetil yang berikatan secaraester ini bisa dihidrolisis oleh asam atau basa . Sifat ini sering juga digunakanuntuk penentuan struktur kharbohidratSenyawa ester yang penting dalam metabolisme adalah ester fosfat.Senyawa ini terjadi karena berlangsungnya reaksi antara kharbohidrat denganadenosin trifosfat (ATP) yang dikatalis oleh enzim yang sesuai.

20OH2O3POCH2HH HOOH HAsam α-D-frukto 1,6 difosfat6. Ozason.Monosakharida dapat bereaksi dengan larutan fenilhidrazin dalam suasanaasam dalam suhu 1000C, membentuk ozason. Glukosa, fruktosa dan galaktosaamembentuk ozason yang sama, karena C3 – C6 ketiga gula ini sama, tetapigalaktosa membentuk ozason yang lain karena galaktosa berbeda pada padabagian melekul yang tidak berubah pada pembentukan ozason .Tes ozasan penting untuk identifikasi gula karena ozason berbagaikharbohidrat mempunyai bentuk kristal dan titik lebur yang

UNIVERSITAS UDAYANA 2017 BAHAN AJAR . 2 . dibaca, dipelajari dari buku-buku text book Biokimia yang ada . Diktat ini dibuat hanya dipakai untuk kalangan sendiri. Kami . METABOLISME KARBOHIDRAT 23 Pendahuluan 23 Glikolisa 23 Tahap-tahap Glikosida 26 .

Related Documents:

SILABUS MATA KULIAH 1. IDENTITAS MATA KULIAH Nama Mata kuliah : STATISTIK Kode Mata Kuliah : TW504 Beban / Jumlah SKS : 2 SKS Semester : II (Dua) Prasyarat : - Jumlah minggu / jam pertemuan : (14 x 3 Jam) Pertemuan Nama Dosen : Dodiet Aditya Setyawan, SKM. 2. DESKRIPSI MATA KULIAH : Mata kuliah ini mengenalkan dan menyiapkan mahasiswa untuk

SILABUS, DAN SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH: INOVASI PENDIDIKAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA KAMPUS CIBIRU September 2015 . CM.PRD-PGSD-01-04 Identitas Mata Kuliah Nama Mata Kuliah : Inovasi Pendidikan Kode Mata Kuliah : IP 303 Bobot SKS : 2 SKS Semester : 5 Mata Kuliah Prasyarat : Semua Mata Kuliah Semester 1 Dosen : Dr. Hj. Lely Halimah .

Universitas Pamulang Manajemen S-1 Pengantar Manajemen iv MODUL MATA KULIAH PENGANTAR MANAJEMEN IDENTITAS MATA KULIAH Program Studi : Manajemen S-1 Mata Kuliah/Kode : Pengantar Manajemen / EKO0013 Sks : 3 Prasyarat : - Deskripsi Mata Kuliah : Mata Kuliah ini merupakan mata kuliah wajib pada program studi Manajemen S-1 yang membahas

Silaby Mata Kuliah : Epidemiologi D-IV Kebidanan, Hal.-1 FM -POLTEKKES SKA BM 09 04/R0 SYLABUS MATA KULIAH I. Identitas Mata Kuliah Nama Mata Kuliah : Epidemiologi Kesehatan Reproduksi Kode Mata Kuliah : Beban Studi : 2 SKS (T : 1, P : 1) Penempatan : Semester II/ D4 Kebidanan minat Komunitas

Departemen Kebijakan dan Manajemen Kesehatan Nama Mata Kuliah : Koding Klasifikasi dan Terminologi Kesehatan Kode : KUI 7811 Kredit : 2 SKS Status Mata Kuliah : Pilihan Semester : III SESI KELAS MATA KULIAH Hari : Lihat Jadwal Waktu : Lihat Jadwal Lokasi : Lihat Jadwal PENGAMPU MATA KULIAH (K OORDINATOR) Prof. dr Hari Kusnanto, DrPH NIDN : 0012115304 Email : harikusnanto@yahoo.com Telp .

SILABUS MATA KULIAH FILSAFAT MANUSIA A. IDENTITAS MATA KULIAH Nama Mata Kuliah : Filsafat Manusia Nomor Kode : Jumlah SKS : 2 SKS (100 menit) Semester : Genap (5/6) Kelompok Mata Kuliah : MKK Prodi Jurusan/Program : Prodi Psikologi Pendidikan S2 Prasyarat : Dosen : Prof. Dr. H. Juntika Nurikhsan, MPd./Dr. Y. Suyitno, .

Mata kuliah ini merupakan kelompok mata kuliah sikap, yang bersifat wajib bagi mahasiswa Program Studi Fisika FMIPA. Mata kuliah ini memiliki 0 SKS, agar dapat lulus dari mata kuliah ini mahasiswa program studi fisika harus melampirkan bukti sertifikat TOEFL dengan nilai 400. Jika mahasiswa Pragram

Nazism and the Rise of Hitler 49 In the spring of 1945, a little eleven-year-old German boy called Helmuth was lying in bed when he overheard his parents discussing something in serious tones. His father, a prominent physician, deliberated with his wife whether the time had come to kill the entire family, or if he should commit suicide alone. His father spoke about his fear of revenge, saying .