Dasar Akuntansi(Jilid3).Edt.indd OK

2y ago
77 Views
6 Downloads
1.48 MB
246 Pages
Last View : 1m ago
Last Download : 1m ago
Upload by : Gideon Hoey
Transcription

34322,022.00

Umi Muawanah, dkk.KONSEP DASARAKUNTANSI DANPELAPORANKEUANGANJILID 3UTWURI HANDAYANITSMKDirektorat Pembinaan Sekolah Menengah KejuruanDirektorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan MenengahDepartemen Pendidikan Nasional

Hak Cipta pada Departemen Pendidikan NasionalDilindungi Undang-undangKONSEP DASARDASARAKUNTANSI ANJILID 3Untuk SMKPenulis: Umi MuawanahFahmi PoernawatiPerancang Kulit: TIMUkuran Buku: 17,6 25 cmMUAkMUAWANAH, UmiKonsep Dasar Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Jilid 3 untuk SMK/oleh Umi Muawanah, Fahmi Poernawati ------ Jakarta: Direktorat PembinaanSekolah Menengah Kejuruan, Direktorat Jenderal Manajemen PendidikanDasar dan Menengah, Departemen Pendidikan Nasional, 2008.x, 234 hlmDaftar Pustaka : hlm 627–628Daftar Istilah: hlm 629–632ISBN: 978-602-8320-51-1978-602-8320-54-2Diterbitkan olehDirektorat Pembinaan Sekolah Menengah KejuruanDirektorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan MenengahDepartemen Pendidikan NasionalTahun 2008Dicetak oleh:PT MACANAN JAYA CEMERLANGJalan Ki Hajar Dewantoro Klaten Utara,Klaten 57438, PO Box 181Telp. (0272) 322440, Fax. (0272) 322603E-mail: macanan@ygy.centrin.net.id

KATA SAMBUTANPuji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, berkat rahmat dan karuniaNya, Pemerintah, dalam hal ini, Direktorat Pembinaan Sekolah MenengahKejuruan Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan MenengahDepartemen Pendidikan Nasional, telah melaksanakan kegiatan penulisan bukukejuruan sebagai bentuk dari kegiatan pembelian hak cipta buku teks pelajarankejuruan bagi siswa SMK. Karena buku-buku pelajaran kejuruan sangat sulitdidapatkan di pasaran.Buku teks pelajaran ini telah melalui proses penilaian oleh Badan StandarNasional Pendidikan sebagai buku teks pelajaran untuk SMK dan telahdinyatakan memenuhi syarat kelayakan untuk digunakan dalam prosespembelajaran melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 45 Tahun2008 tanggal 15 Agustus 2008.Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruhpenulis yang telah berkenan mengalihkan hak cipta karyanya kepadaDepartemen Pendidikan Nasional untuk digunakan secara luas oleh parapendidik dan peserta didik SMK.Buku teks pelajaran yang telah dialihkan hak ciptanya kepada DepartemenPendidikan Nasional ini, dapat diunduh (download), digandakan, dicetak,dialihmediakan, atau difotokopi oleh masyarakat. Namun untuk penggandaanyang bersifat komersial harga penjualannya harus memenuhi ketentuan yangditetapkan oleh Pemerintah. Dengan ditayangkan soft copy ini diharapkan akanlebih memudahkan bagi masyarakat khususnya para pendidik dan peserta didikSMK di seluruh Indonesia maupun sekolah Indonesia yang berada di luar negeriuntuk mengakses dan memanfaatkannya sebagai sumber belajar.Kami berharap, semua pihak dapat mendukung kebijakan ini. Kepada parapeserta didik kami ucapkan selamat belajar dan semoga dapat memanfaatkanbuku ini sebaik-baiknya. Kami menyadari bahwa buku ini masih perluditingkatkan mutunya. Oleh karena itu, saran dan kritik sangat kami harapkan.Jakarta, 17 Agustus 2008Direktur Pembinaan SMKiii

iv

KATA PENGANTARPuji syukur kehadirat Allah SWT penulis panjatkan atas dapatdiselesaikannya penulisan buku akuntansi ini. Buku ini merupakan bukupelajaran akuntansi bagian 3 (tiga) yang melengkapi keberadaan buku1 (satu) dan buku 2 (dua). Buku 3 (tiga) ini berisi tentang konsep yang mendasariperlakuan akuntansi atas suatu transaksi. Perlakuan akuntansi yang dimaksudmeliputi: (1) pengakuan, (2) pengukuran, dan (3) penyajian dalam laporankeuangan.Berbeda dengan buku 1 (satu) dan buku 2 (dua) yang keduanya lebih menitikberatkan pada pembahasan tentang siklus akuntansi, buku 3 (tiga) ini akanmembantu para siswa atau pembaca lainnya untuk lebih memahami bagaimanasuatu transaksi itu harus diakui, dinilai atau diukur, dan disajikan dalam laporankeuangan. Dengan demikian diharapkan bahwa para siswa dan pembacalainnya akan lebih dapat mendalami pelajaran akuntansi mulai dari pemahamanterhadap siklus akuntansi (mulai dari proses pencatatan transaksi sampaidengan menyusun laporan keuangan) hingga pemahaman terhadap konsepdasar akuntansi keuangan.Penulis berharap bahwa buku ini bisa digunakan oleh berbagai pihak, olehkarena itu penyampaian materi dalam buku inipun disusun secara sederhana.Dan dalam menyusun buku ini, penulis beranggapan bahwa para pembacabelum pernah mempelajari konsep dasar akuntansi keuangan.Tujuan ditulisnya buku ini untuk: (1) memberikan pemahaman terhadapbagaimana sebuah transaksi harus dicatat dalam buku jurnal, (2) memberikanpenjelasan tentang bagaimana kita akan memberikan nilai atau angka terhadapsuatu transaksi, dan (3) bagaimana suatu akun dapat disajikan dalam suatulaporan keuangan.Pemahaman tentang proses akuntansi yang terangkai dalam siklusakuntansi dalam suatu perusahaan sebagaimana yang telah dibahas pada buku1 (satu) dan buku 2 (dua) lebih difokuskan pada proses pencatatannya hinggadisusun sebuah laporan keuangan. Sedangkan pada buku 3 (tiga) ini, siswadan para pembaca lainnya diajak untuk mempelajari mulai dari pencatatan,pemberian nilai sampai dengan penyajian sebuah akun dalam laporankeuangan. Dengan demikian diharapkan bahwa para siswa dan pembacalainnya akan lebih memahami tahapan-tahapan dalam mempelajari akuntansikeuangan pada tingkat dasar secara menyeluruh.v

Rancangan pada buku ini diharapkan bisa dipelajari oleh para pembacasecara umum dan para siswa SMK secara khusus secara mandiri. Oleh karenaitu, seperti pada buku 1 (satu) dan buku 2 (dua), maka pada buku 3 (tiga) ini pundilengkapi dengan sejumlah bahan pertanyaan, latihan, dan soal pada setiapakhir bab. Hal ini dimaksudkan untuk dapat didiskusikan atau dikerjakan secaramandiri. Dengan cara ini diharapkan para siswa atau pembaca dapat menguasaikonsep teori pada bab yang bersangkutan dengan lebih baik.Penulis menyadari bahwa buku ini masih memiliki banyak kekurangan dankesalahan. Oleh karena itu, penulis sangat berterimakasih apabila pembacabersedia memberikan kritik dan saran, sehingga dapat digunakan untukpenyempurnaan pada edisi berikutnya.Harapan penulis adalah semoga buku ini bisa melengkapi dua bukusebelumnya dan dapat digunakan sebagai bahan untuk memahami pelajaranakuntansi tingkat dasar secara menyeluruh, bagi siswa SMK program keahlianakuntansi se Indonesia dan pembaca lainnya.Akhirnya, penulis mengucapkan terimakasih yang tidak terhingga kepadasemua pihak yang telah membantu mulai dari menyiapkan materi buku ini hinggapenyelesaian buku ini.Semoga bermanfaat!Penulisvi

DAFTAR ISIKATA SAMBUTANiiiKATA PENGANTARvDAFTAR ISIviiBAB 1PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP AKUNTANSIA. PendahuluanB. Pengertian AkuntansiC. Pengguna AkuntansiD. Karakteristik PerusahaanE. Bidang-Bidang AkuntansiF. Profesi di Bidang AkuntansiG. Jenis-Jenis Laporan KeuanganSoal-Soal Latihan Bab 1399399400401403406408409415BAB 2KERANGKA DASAR AKUNTANSI KEUANGANA. PendahuluanB. Pengertian dan Manfaat Kerangka DasarC. Tujuan Laporan KeuanganD. Asumsi DasarE. Karakteristik Kualitatif Laporan KeuanganF. Unsur-Unsur Laporan KeuanganG. Pengakuan dan Pengukuran Unsur Laporan KeuanganSoal-Soal Latihan Bab 2417417417419420423424427432BAB 3KASA. PendahuluanB. Pengertian KasC. Komposisi KasD. Manajemen dan Pengendalian KasE. Kas KecilF. Rekonsiliasi Laporan BankSoal-Soal Latihan Bab 3433433433434435438444452BAB 4PIUTANGA. Pengertian PiutangB. Klasifikasi PiutangC. Pengakuan Piutang Usaha (Account Receivable)D. Penilaian Piutang Usaha457457457458459vii

BAB 5BAB 6BAB 7viiiE. Penagihan Piutang yang Telah DihapuskanF. Disposisi PiutangG. Piutang Wesel (Wesel Tagih)H. Pencatatan Piutang Wesel (Wesel Tagih)I. Penilaian Piutang Wesel (Wesel Tagih)J. Mendiskontokan WeselSoal-Soal Latihan Bab 4464465468469471471478PERSEDIAANA. PengertianB. Jenis-jenis PersediaanC. Pengukuran PersediaanD. Sistem Pencatatan PersediaanE. Penentuan Kuantitas PersediaanF. Penilaian PersediaanG. Perbandingan Metode Penentuan Biaya Persediaandan Pengaruhnya terhadap Laporan KeuanganH. Metode Penilaian Persediaan Selain Harga PokokSoal-Soal Latihan Bab 5485485485486487491493INVESTASI JANGKA PENDEKA. Pengertian Investasi dan Tujuan InvestasiB. Klasifikasi Investasi SahamC. Investasi dalam SahamD. Pengukuran dan Pencatatan Investasi LancarE. Penilaian Investasi Saham (Pelaporan padaNilai Terendah antara Biaya dan Nilai Pasar)F. Investasi Lancar ObligasiSoal-Soal Latihan Bab 6517517518518519ASET TETAPA. Penilaian Aset TetapB. Akun-Akun yang Tergolong Aset TetapC. Penentuan Harga Pokok Berbagai Jenis Aset Tetapdengan Cara MembeliD. Penentuan Harga Pokok Aset Tetapdengan Cara Membangun SendiriE. Penyajian Aset Tetap di Laporan KeuanganSoal-Soal Latihan Bab 7527527528508509511521523525529538539541

BAB 8PENYUSUTAN ASET TETAPA. PendahuluanB. Faktor-faktor Perhitungan PenyusutanC. Metode-metode PenyusutanD. Penyajian Penyusutan Aset Tetap di Laporan KeuanganSoal-Soal Latihan Bab 8545545545547555558BAB 9KEWAJIBANA. Pengertian KewajibanB. Kewajiban LancarC. Jenis-Jenis Kewajiban LancarD. Penyajian Kewajiban di Laporan KeuanganSoal-Soal Latihan Bab 9561561562563573574BAB 10KEWAJIBAN JANGKA PANJANGA. Pengertian Kewajiban Jangka PanjangB. Jenis-Jenis Kewajiban/Utang Jangka PanjangSoal-Soal Latihan Bab 10577577577592BAB 11EKUITASA. Jenis-Jenis Ekuitas dan Sumber PerubahannyaB. Perlakuan Akuntansi dan Pelaporan SahamC. Perlakuan Akuntansi dan Pelaporan Laba Ditahandan DividenSoal-Soal Latihan Bab 11595595600PENGAKUAN PENDAPATANA. Pengertian PendapatanB. Pengakuan PendapatanC. Pengukuran PendapatanD. Penyimpangan dari Dasar PenjualanSoal-Soal Latihan Bab 12615615616617618625BAB 12607612DAFTAR PUSTAKA627DAFTAR ISTILAH629ix

x

BAB 1PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUPAKUNTANSIA. PendahuluanApakah Anda mengenal akuntansi? Jika ya, apakah akuntansi itu? Siapasajakah yang memerlukan? Dan siapakah yang menghasilkan? Seringkalikita sulit menjawab pertanyaan itu, meskipun dalam kehidupan sehari-haribanyak individu atau organisasi usaha yang telah menerapkan danmenggunakan akuntansi untuk mengambil keputusan yang penting.Misalkan orang tua Anda mempunyai 2 (dua) orang anak yaitu Andadan kakak Anda. Kebetulan tahun ini Anda harus melanjutkan ke sekolahmenengah dan kakak Anda harus melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi.Untuk membuat keputusan menyekolahkan lebih lanjut Anda dan kakakAnda, orang tua Anda tentu membutuhkan informasi tentang besarnya biayasekolah dan biaya kuliah yang harus ditanggung sampai Anda berdua lulus.Orang tua Anda juga membutuhkan informasi berapa penghasilan yangdimiliki tiap bulan, berapa jumlah tabungan yang sudah mereka miliki, apakahmereka perlu membeli sepeda motor baru untuk Anda atau kakak saudara?Contoh lain, dalam dunia bisnis misalnya sering kita melihat sebuahbank menerima permohonan pengajuan kredit dari calon nasabahnya danbank harus memutuskan apakah permohonan itu harus dipenuhi atau harusditolak. Untuk memutuskannya, bank memerlukan informasi seberapabesar kemampuan usaha calon nasabahnya, seberapa besar aset399

yang dimiliki yang akan dijadikan jaminan, besarnya kewajiban saat ini yangdimiliki nasabahnya.Untuk informasi yang berkaitan dengan biaya kuliah, jumlah penghasilan,jumlah tabungan, biaya untuk pembelian kendaraan dan informasi sejenistersebut, apakah bisa disebut dengan informasi akuntansi? Dan untukinformasi tentang jumlah aset, jumlah utang, pendapatan dan laba usahadari calon nasabahnya itu apakah bisa disebut sebagai informasi akuntansi?Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, marilah kita pahamilebih dahulu beberapa konsep yang berkaitan dengan akuntansi.B. Pengertian AkuntansiAkuntansi didefinisikan daridua sudut pandang, yaitu darisudut pemakai jasa dan dariproses kegiatannya.Akuntansi dapat didefinisikan dari dua sudutpandang, yaitu definisi dari sudut pemakaijasa akuntansi dan dari sudut proses kegiatannya.Dari sudut pandang pemakai, akuntansi dapat didefinisikan sebagai suatudisiplin ilmu yang menyediakan informasi berupa pelaporan keuangan yangdiperlukan oleh pihak-pihak yang berkepentingan mengenai kegiatanekonomi dan kondisi perusahaan. Dalam pengertian ini, akuntansi adalahsuatu aktivitas jasa yang berfungsi untuk menyediakan informasi kuantitatifentitas ekonomi (usaha) terutama yang bersifat keuangan dan dimaksudkanuntuk berguna dalam pengambilan keputusan ekonomi, dan dalammenentukan pilihan di antara serangkaian tindakan-tindakan alternatif yangada.Dari sudut pandang kegiatannya, akuntansi dapat didefinisikan sebagaiproses pencatatan, penggolongan, pengikhtisaran, pelaporan danpenganalisaan data keuangan suatu organisasi (perusahaan).400

C. Pengguna AkuntansiAkuntansi diperlukan oleh berbagai pihak yang berkepentingan sebagaibahan pertimbangan untuk pengambilan keputusan ekonomi baik pihak internal maupun pihak eksternal yang menyelenggarakan kegiatan akuntansi.Beberapa pengguna informasi akuntansi meliputi:1. Pemilik/Owners/InvestorInformasi akuntansi diperlukan baik oleh calon investor atau investor.Calon investor perlu melakukan analisis risiko dan hasil pengembalianyang diharapkan dapat diterima dari rencana penanaman modal yangakan dilakukan. Setelah menjadi investor mereka perlu untukmemonitoring kinerja perusahaan. Investor melakukan kegiatan baikperencanaan dan monitoring investasinya melalui analisis laporankeuangan perusahaan.2. KrediturKreditur membutuhkan informasi untuk menilai kemampuan debitur ataucalon debitur untuk memenuhi kewajiban pembayaran pokok pinjamandan bunganya. Kemampuan untuk mengembalikan pinjaman ini sangattergantung pada besarnya keuntungan (laba) dan arus kas yangdihasilkan dari kegiatan operasi perusahaan debitur. Melalui analisislaporan keuangan perusahaan debitur, kreditur dapat mengetahuikondisi di atas.3. KaryawanKaryawan berkepentingan untuk mengetahui profitabilitas dan stabilitasperusahaan dimana mereka bekerja karena kelangsungan hidupnyasangat tergantung kondisi perusahaan tersebut termasuk pula jaminanhidup setelah mereka pensiun. Akuntansi dapat memberikan informasiyang diperlukan oleh karyawan tersebut.401

4. PelangganPelanggan mempunyai kepentingan dengan kelangsungan hidupperusahaan terutama mereka yang sangat membutuhkan produk produkperusahaan dalam jangka panjang dan sulit untuk digantikan oleh produkperusahaan lainnya.5. PemerintahSalah satu sumber pendapatan pemerintah adalah dari sektor pajak.Perusahaan merupakan salah satu wajib pajak. Pemerintahberkepentingan untuk memperoleh informasi yang dapat digunakanuntuk menetapkan jenis pajak dan besarnya kewajiban pajak yang harusditanggung dan dibayar oleh perusahaan tersebut.6. PemasokPemasok atau supplier berkepentingan untuk mengetahui kemampuanperusahaan untuk memenuhi utang atas pembelian barang atau jasadari mereka pada saat jatuh tempo. Informasi akuntansi dapatmemberikan (gambaran) tentang besarnya aset lancar yang dapatmenjamin pembayaran utang utang di atas.7. ManajerManajer adalah orang yang diberi wewenang oleh pemilik untukmengoperasikan perusahaan. Untuk itu manajer membutuhkan informasiakuntansi guna perencanaan dan pengendalian operasi perusahaan.8. MasyarakatLaporan keuangan dapat menyediakan informasi kecenderungan (trend)dan perkembangan terakhir kemakmuran perusahaan serta rangkaianaktivitasnya. Informasi ini berguna untuk menilai kontribusi perusahaanterhadap ekonomi nasional misalnya jumlah orang yang402

alamD. Karakteristik PerusahaanSecara umum perusahaan adalah suatu organisasi yang memilikisumber daya (input) seperti bahan baku dan tenaga kerja diproses untukmenghasilkan barang atau jasa (output) yang akan dijual kepada pelanggan.Pelanggan perusahaan dapat berupa individu atau perusahaan lain yangmembeli barang atau jasa yang ditukar dengan uang atau barang lain yangberharga.Tujuan perusahaan umumnya adalah untuk mendapatkan laba tetapiada juga perusahaan yang mempunyai tujuan untuk kemaslahatan bagimasyarakat. Perusahaan yang mempunyai tujuan bukan untuk mendapatkanlaba disebut perusahaan nirlaba.1. Jenis-Jenis PerusahaanBerdasarkan karakteristik jenis usahanya, perusahaan diklasifikasikanmenjadi tiga yaitu perusahaan jasa, perusahaan dagang dan perusahaanmanufaktur.Perusahaan Jasa adalahperusahaan yang menghasilkan jasa dan bukanbarang atau produk untukpelanggan.a. Perusahaan Jasa adalah perusahaan yangmenghasilkan jasa dan bukan barang atauproduk untuk pelanggan. Berikut contoh namaperusahaan jasa dan jenis jasa yang ditawarkan kepada pelanggan.Nama PerusahaanJenis JasaGaruda Air LinesHotel SantikaTelkomDisneyBank BNITransportasiHotel dan PenginapanTelekomunikasiHiburanKeuangan403

Perusahaan dagang adalahperusahaan yang kegiatanusahanya adalah membelibarang dagangan dari pemasok (supplier) kemudianmenjual kembali kepadapelangganNama PerusahaanProdukMatahari Dept StoreToko Buku GramediaGaleri Batik KerisHero Super MarketBarang-barang konsumsiBuku-buku & bahan bacaanPakaianBarang-barang konsumsiPerusahaan manufakturadalah perusahaan yangkegiatan usahanya adalahmembeli bahan baku (input)kemudian mengubahnyamenjadi barang yang dijualkepada pelanggan404b. Perusahaan Dagang merupakan perusahaanyang kegiatan usahanya adalah membelibarang dagangan dari pemasok (supplier)kemudian menjual kembali kepada pelanggan.Berikut contoh nama perusahaan dagang danjenis produk yang ditawarkan kepada pelanggan.c. Perusahaan Manufaktur merupakan perusahaan yang kegiatan usahanya adalahmembeli bahan baku (input) kemudian mengubahnya menjadi barang yang dijual kepadapelanggan. Berikut contoh nama perusahaanmanufaktur dan jenis produk yang ditawarkannya.Nama PerusahaanProdukCoca ColaBoeingNikeSonyIndofoodSido MunculMinumanPesawat terbangPakaian & sepatu olahragaTelevisi, Stereo, dllMakananJamu dan obat-obatan

2. Jenis-Jenis Organisasi PerusahaanSelain terdapat beberapa jenis usaha pada suatu perusahaan, dalampraktik sering kita jumpai klasifikasi perusahaan berdasarkan bentukbadan hukumnya. Terdapat tiga bentuk perusahaan berdasarkan badanhukumnya, yaitu perusahaan perseorangan, perusahaan persekutuandan perusahaan perseroan.Perusahaan peroranganadalah perusahaan yangmodalnya dimiliki oleh satuorang pemilika. Perusahaan Perorangan adalah perusahaanyang modalnya dimiliki oleh satu orang pemilik.Pemilik umumnya merangkap juga sebagaimanajer.Contoh perusahaan perorangan adalah usaha kecil atau UKM (UsahaKecil Menengah) seperti bengkel, binatu (laundry), salon kecantikan,rumah makan, persewaan komputer dan internet.Perusahaan persekutuanadalah perusahaan yangmodalnya dimiliki oleh duaorang atau lebih untukmenyelenggarakan usahadengan nama bersama.Perusahaan perseroan (korporasi) adalah perusahaanyang modalnya terdiri atassaham-saham.b. Perusahaan Persekutuan adalah perusahaan yang modalnya dimiliki oleh dua orang ataulebih untuk menyelenggarakan usaha dengannama bersama. Perusahaan persekutuan yangbanyak dijumpai dalam dunia bisnis di Indonesia adalah Firma dan CV.c. Perusahaan Perseroan (Korporasi) adalahperusahaan yang modalnya terdiri atas sahamsaham. Setiap pemegang saham adalahpemilik perusahaan. Pemegang saham dapatperorangan atau perusahaan lain.Perseroan dibentuk berdasarkan peraturan pemerintahsebagai suatu badan hukum yang terpisah dari pemiliknya.Pemegang saham bertanggung jawab terbatas sebesar405

saham yang dimilikinya. Perusahaan perseroan dibedakan menjadi duayaitu perseroan tertutup (PT) dan perseroan terbuka (PTbk). Perbedaaankedua perseroan adalah dapat tidaknya saham perusahaan tersebutdiperjualbelikan secara umum melalui pasar sekuritas (Bursa Efek).E. Bidang-Bidang AkuntansiDalam praktik sehari-hari akan ditemukan bidang-bidangspesialisasi akuntansi. Umumnya terdapat duaPada umumnya ada duabidang akuntansi, yaitubidang yang lazim ditemukan yaitu bidangakuntansi keuangan danakuntansi manajemenakuntansi keuangan dan akuntansi manajemen.Namun demikian bidang bidang akuntansi dapat meliputi:1. Akuntansi Keuangan merupakan bidang akuntansi terutama yangberkaitan den

BAB 1 PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP AKUNTANSI 399 A. Pendahuluan 399 B. Pengertian Akuntansi 400 C. Pengguna Akuntansi 401 D. Karakteristik Perusahaan 403 E. Bidang-Bidang Akuntansi 406 F. Profesi di Bidang Akuntansi 408 G. Jenis-Jenis Laporan Keuangan 409 Soal-Soal Latihan Bab 1 415 BAB 2 KERANGKA DASAR AKUNTANSI KEUANGAN 417 A. Pendahuluan 417

Related Documents:

Dasar-dasar Agribisnis Produksi Tanaman 53. Dasar-dasar Agribisnis Produksi Ternak 54.Dasar-dasar Agribisnis Produksi Sumberdaya Perairan 55. Dasar-dasar Mekanisme Pertanian 56. Dasar-dasar Agribisnis Hasil Pertanian 57. Dasar-dasar Penyuluhan Pertanian 58. Dasar-dasar Kehutanan 59. PertanianDasar-dasar Administrasi

Akuntansi. 41 42 4.1. Kedudukan Akuntansi Keuangan Daerah Di Dalam Akuntansi 4.2. Lingkungan Akuntansi Pemerintahan 44 Ringkasan 48 Latihan Soal 51 Bab. 5 Konsep Dasar Akuntansi 53 Pemerintah Daerah. 5.1. Siklus Akuntansi 54 5.2. Konsep Dasar akuntansi 57 67 5.3. Pengguna Laporan Keuangan Dan Kebutuhan Inf

SILABUS AKUNTANSI BIAYA Program Studi : Pendidikan Akuntansi Mata Kuliah : Akuntansi Biaya Kode : PAK 425 SKS : 4 Dosen : M. Djazari, MPd / Mujtahid Subagyo, M. Laws, Ak Prodi/Jurusan : Pendidikan Akuntansi/Pendidikan Ekonomi I. Deskripsi Mata Kuliah Mata kuliah ini membahas akuntansi biaya dan beberapa pengertian dasar siklus akuntansi biaya dan laporan harga pokok barang yang diproduksi .

KONSEP DASAR PENGEMBANGAN SISTEM AKUNTANSI Sub Pokok bahasan : 1) Perlunya pengembangan sistem akuntansi 2) Prinsip pengembangan sistem Akuntansi 3) Siklus hidup pengembangan sistem akuntansi 4) Pendekatan pengembangan sistem akuntansi 5) Metodologi pengembangan sistem akuntansi 6) Alat dan teknik

Dasar Akuntansi Deni Mahdiana, MM,M.Kom - Universitas Budi Luhur – 2009 6 2. Pengaruh Transaksi Keuangan Terhadap Persamaan Dasar Akuntansi Tiap transaksi keuangan perusahaan mengakibatkan timbulnya berbagai perubahan dalam ketiga unsur Persamaan Dasar Akuntansi. Perubahan itu mungk

www.rib-software.es 19/01/2022 RIB Spain 1 EDT Estructura de Desglose del Trabajo La EDT es la estructura de capítulos y subcapítulos. Este documento describe los objetivos de una EDT para un proyecto de construcción, las EDT suministradas con Presto, el uso de plantillas al crear obras, cómo usar

Topik Penelitian terkait Stndar Akuntansi Diskusi. 3 PERKEMBANGAN STANDAR AKUNTANSI. 4 Standar Akuntansi Indonesia Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan - PSAK Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik signifikan - SAK-ETAP

classroom is small-group work. Indeed, from early efforts at group-based, Davidson, N., Major, C. H., & Michaelsen, L. K. (2014). Small-group learning in higher education—cooperative, collaborative, problem-based, and team-based learning: An introduction by the guest editors. Journal on Excellence in College Teaching, 25(3&4), 1-6. 2 Journal on Excellence in College Teaching active learning .