KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH TSANAWIYAH DALAM MENINGKATKAN .

3y ago
44 Views
3 Downloads
2.20 MB
148 Pages
Last View : 26d ago
Last Download : 6m ago
Upload by : Luis Wallis
Transcription

KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH TSANAWIYAHDALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DAN STAFPADA MADRASAH TSANAWIYAH NEGERIPOSO KOTATESISDiajukan Sebagai Syarat Untuk Memperoleh GelarMagister Pendidikan Islam (M.Pd.I)Pada Program PascasarjanaUIN Alauddin MakassarOleh:MUH. MAHFUDDINNIM. 80100208144PROGRAM PASCASARJANA (S2)UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ALAUDDINMAKASSAR2011

PERNYATAAN KEASLIAN TESISDengan penuh kesadaran, penulis yang bertanda tangan di bawah inimenyatakan bahwa tesis ini benar adalah hasil karya penulis sendiri, jika dikemudianhari terbukti merupakan duplikat, tiruan, plagiat, atau dibuat oleh orang lain secarakeseluruhan atau sebagian, maka tesis dan gelar yang diperoleh karenanya bataldemi hukum.Makassar,April 2011Penulis,Muh. MahfuddinNIM. 80100208144

PERSETUJUAN PROMOTORPromotor penulisan tesis saudara Muh. Mahfuddin, NIM 80100208144,Mahasiswa program Pascasarjana (PPs) UIN Alaudin Makassar,konsentrasiPendidikan dan Keguruan, setelah dengan seksama meneliti dan mengoreksi tesisyang bersangkutan dengan judul “ Kepemimpinan Kepala Madrasah Tsanawiyahdalam Meningkatkan Kinerja Guru dan Staf pada Madrasah Tsanawiyah Negeri posoKota”, memandang bahwa tesis tersebut telah memenuhi syarat-syarat ilmiah dandapat disetujui untuk melakukan seminar hasil.Demikian persetujuan ini diberikan untuk diproses lebih lanjut.Promotor IProf. Dr. H. Ahmad M.Sewang, M.APromotor IIDr. Susdianto, M.SiMakassar,Januari 20111

DiketahuiOleh,Ketua Program StudiDirasah IslamiyahDirektur PascasarjanaUIN Alauddin MakassarDr.Mulyono Damopolii, M.AgNIP.19641110 199203 1 005Prof. Dr. H. Ahmad M Sewang, M.A.NIP. 19520811 198203 1 001KATA PENGANTARSegala puji bagi Allah swt. Tuhan seru sekalian alam yang setia membimbinghamba-hamba-Nya. Atas bantuan dan tuntunan-Nya penyusunan tesis dengan judulKepemimpinan Kepala Madrasah Tsanawiyah dalam Meningkatkan Kinerja Gurudan Staf pada Madrasah Tsanawiyah Negeri Poso Kota dapat diselesaikan.Penyusun telah berusaha menampilkan tesis ini dalam kondisi yang terbaikdan setepat mungkin, namun karena keterbatasan dan kelemahan yang ada, pastiterbuka kemungkinan kesalahan. Untuk itu penyusun mengharap masukan positifdari semua pihak untuk perbaikan tesis ini.Dengan penuh kerendahan hati, penyusun menyampaikan terima kasih yangtidak terhingga kepada semua pihak yang langsung maupun tidak langsung, turutandil dan memotivasi penyelesaian tesis ini, antara lain kepada :1. Rektor Universitas Islam Negeri Alauddin

2. Direktur Program Pascasarjana (PPs) Universitas Islam Negeri Makassar3. Bapak Prof. Dr. H. Ahmad M Sewang, M.A., selaku Promotor I dan Dr.Susdianto, M.Si. selaku promotor II yang telah memberikan arahan, bimbingandan motivasi penulis dalam menyelesaikan tesis ini.4. Bapak Dr. Muljono Damopolii, M.Ag., selaku Ketua Program Studi DirasahIslamiyah pada Program Pascasarjana (PPs) UIN Alaudin Makassar.5. Segenap Dosen dan karyawan Program Pascasarjana (PPs) UIN AlaudinMakassar yang telah membimbing penulis selama studi dari awal semesterhingga penyelesaian tesis ini.6. Kepala madrasah dan dewan guru serta karyawan Madrasah Tsanawiyah NegeriPoso Kota yang telah memberikan bantuannya baik dalam wawancara maupundata-data lainnya untuk penyusunan tesis ini7. Penghargaan tak terhingga kepada orang tua penulis yang telah mengasuh,mendidik, dan membimbing penulis sejak kecil hingga dewasa yang selaludisertai dengan doa, teristimewa pada istri dan anaktercinta yang selalumemberi inspirasi, motivasi dan dorongan kepada penulis.8. Kepada semua pihak y ang tidak sempat penulis sebutkan satu persatu, yangtelah membantu serta menyumbangkan pemikiran kepada penulis, tak lupadisampaikan terima kasih.

Akhirnya penulis berharap agar hasil penelitian ini dapat bermanfaat danberguna, dan atas segala partisipasi semua pihak semoga memperoleh balasan yangberlipat ganda dari Allah swt, amiin.Makassar,April 2011Penulis,Muh. MahfuddinNIM. 10100208144

TRANSLITERASI DAN SINGKATANA. Transliterasi1. KonsonanHuruf-huruf bahasa arab ditransliterasi ke dalam huruf latin sebagai berikut:A ا z ز q ق b ب s س k ك t ت sy ش l ل ts ث s ص m م jd ض n ن h ح t ط w و kh خ z ظ h ه d د ‘ ع y ى z ذ g غ rf ف ج ر Hamzah ( )ء yang terletak di awal kata mengikuti vokalnya tanpa diberi tandaapapun. Jika ia terletak di tengah atau di akhir, maka ditulis dengan tanda(‘) ,alif lam ( ) ال ma’rifah ditulis dengan huruf kecil jika terletak di tengahkalimat dan huruf besar jika di awal kalimat2. SingkatanCet cetakant.th tanpa tahunSaw salallahu ‘alaihi wa salamh. halamanSwt subhanahu wa ta’alaH Hijriyah

a.s ‘alaihi al-salamM MasehiQ.S Quran Surahw. wafat tahunDAFTAR ISIHalamanHALAMAN JUDUL . iPERNYATAAN KEASLIAN TESIS . iiPENGESAHAN TESIS . iiiKATA PENGANTAR . ivDAFTAR ISI . viDAFTAR TABEL. viiiTRANSLITERASI . xABSTRAK . xiiiBAB I PENDAHULUANA. Latar Belakang . 1B. Rumusan Masalah . 9C. Definisi Operasional . 10D. Kajian Pustaka . 12E. Tujuan dan Kegunaan Penelitian . 15F. Garis Besar Is . 17

BAB II KAJIAN TEORIA. Pengertian Kepemimpinan . 19B. Pendekatan Kepemimpinan . 21C. Tipologi Kepemimpinan . 29D. Fungsi dan Peran Kepemimpinan . 34E. Kinerja Guru . 58F. Kerangka Pikir. . 71BAB III METODE PENELITIANA. Lokasi Penelitian . 73B. Pendekatan Penelitian . 73C. Jenis Penelitian. . 74D. Jenis dan Sumber Data . 74E. Instrumen Penelitian . 75F. Tehnik dan Prosedur Analisis Data. 77G. Tehnik Analisa Data . 77H. Prosedur Penelitian . 78BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASANA. Hasil Penelitian1.Sekilas Tentang Lokasi Penelitian . 802. Proses Kepemimpinan Kepala Madrasah . 883. Faktor Penghambat dan Pendukung . 1034. Hasil implementasi Kepemimpinan Kepala Madrasah . 107B. Pembahasan . 109

BAB V PENUTUPA. Kesimpulan . 113B. Implikasi Penelitian . 114DAFTAR PUSTAKA .115LAMPIRAN-LAMPIRANDAFTAR TABELHalamanTabel 1 : Kondisi Siswa tiga tahun terakhir . 82Tabel 2 : Cara Pengambilan Keputusan . 98Tabel 3 : Mendorong semangat kerja guru dan staf . 99

PERSETUJUAN TESISTesis dengan judul “Kepemimpinan Kepala Madrasah Tsanawiyah dalamMeningkatkan Kinerja Guru dan Staf pada Madrasah Tsanawiyah Negeri Poso”,yang disusun oleh saudara Muh.Mahfuddin. NIM. 80100208144, telah diseminarkandalam seminar hasil penelitian tesis yang diselenggarakan pada hari Senin, 4 April2011 M, bertepatan dengan tanggal 30 Rabiul Akhir 1432 H, memandang bahwatesis tersebut telah memenuhi syarat-syarat ilmiah dan dapat disetujui untukmenempuh Ujian Munaqasyah Tesis.PROMOTOR:1. Prof. Dr. H. Ahmad M.Sewang, M.A2. Dr. Susdianto, M.Si(. .)( . )PENGUJI1. Prof. Dr. H. Abd. Rahman Halim, M.Ag.( .)2. Prof. Dr. H. Moh. Natsir Mahmud, M.A( . )3. Prof. Dr. H. Ahmad M.Sewang, M.A( . )4. Dr. Susdianto, M.Si( .)Ketua Program StudiDirasah IslamiyahDiketahui Oleh,Direktur Program PascasarjanaUIN Alauddin Makassar,Dr. Muljono Damopolii,M.AgNIP.196411101992031005Prof.Dr.H.Moh Natsir Mahmud, M.A.NIP.1954408161983031004iii

ABSTRAKNamaNIMJudul tesis: Muh. Mahfuddin: 80100208144: kan Kinerja Guru dan Staf Pada Madrasah TsanawiyahNegeri Poso KotaTesis ini merupakan hasil penelitiantentang kepemimpinan kepalaMadrasah Tsanawiyah dalam meningkatkan kinerja guru dan staf pada MadrasahTsanawiyah Negeri Poso Kota. Adapun permasalahan yang penulis angkat dalamrumusan masalah adalah, a) Bagaimana Proses Kepemimpinan Kepala MadrasahTsanawiyah Poso Kota, b) Faktor apa yang menjadi penghambat dan pendukung, d)Bagaimana hasil implikasi kepemimpinan kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri PosoKota dalam meningkatkan kinerja guru dan staf, dan tujuan penelitian ini adalahuntuk mendeskripsikan tentang Kepemimpinan Kepala Madrasah Tsanawiyahdalam Meningkatkan Kinerja Guru dan Staf pada Madrasah Tsanawiyah Negeri PosoKota.Sesuai dengan permasalahan yang diteliti maka penelitian ini termasuk FieldResearch (penelitian lapangan) dengan menggunakan metode kualitatif, yang manahasil dari data dianalisis secara deskriptif atau naratif. Penelitian ini menggunakanpendekatan multi disiplinser yaitu pendekatan pedagogis, pendekatan psikologis danpendekatan teologis normatif.Sedangkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepalaMadrasah Tsanawiyah dalam meningkatkan kinerja guru dan staf adalah denganmembentuk tim kusus dan memberikan motivasi, dan memberikan ketauladananselain itu tipe kepemimpinannya demokratis dalam arti setiap mengambil keputusanyang bersifat prinsipiil selalu keputusan yang partisipatif dari dewan guru dan staf,sedangkan kinerja guru dan staf pada Madrasah Tsanawiyah Negeri Poso Kotaberkategori baik, implikasi kepemimpinan kepala madrasah dapat meningkatkankinerja terutama kedisiplinan dalam pembelajaran.Dari hasil penelitian ini penulis merekomendasikan pada Para KepalaMadrasah khususnya agar dalam memimpin madrasah menerapkan kepemimpinanyang demokratis dan membuat suatu aturan yang bersifat memotivasi peningkatankinerja.Bagi guru dan staf yang belum melaksanakan tugasnya dengan maksimalagar selalu meningkatkan kinerjanya terutama dalam kedisiplinan baik disiplin kerja,administrasi dan waktu.

1BAB IPENDAHULUANA. Latar BelakangSalah satu permasalahan yang dihadapi khususnya di bidang pendidikanadalah rendahnya mutu pendidikan baik itu pendidikan di tingkat dasar, menengahbahkan di perguruan tinggi, oleh karena itu usaha dan program yang dilakukan olehpemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional antara lain denganmelalui berbagai pelatihan dan peningkatan kompetensi guru, pengadaan buku danalat pembelajaran, perbaikan sarana dan prasarana pendidikan, dikucurkannyabantuan operasional madrasah atau BOS, semua itu diperuntukkan untukmendongkrak mutu pendidikan. Walaupun demikian berbagai indikator mutupendidikan secara umum belum menunjukkan peningkatan yang signifikan.Di dalam Undang-undang Republik Indonesia nomor 20 tahun 2003 tentangsistem pendidikan nasional, pada bab II pasal 3 menyatakan bahwa pendidikanbertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yangberiman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlaq mulia, sehat,berilmu, cakap, kreatif, dan menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggungjawab.1 Kemudian pada bab II pasal IV dinyatakan bahwa pendidikan1Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional, UURI No 20 tahun 2003 dan PerturanPemerintah (Jakarta: Dirjen Pendis Depag RI, 2006), h. 8.1

2diselenggarakan dengan memberdayakan semua komponen masyarakat melaluiperan serta dalam penyelenggaraan dan pengendalian mutu layanan pendidikan.2Pada bab selanjutnya yaitu pada bab IV pasal 5 dinyatakan bahwa setiap wargaNegara mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang bermutu.3Oleh karena itu agar hak-hak warga yang ada diwilayah hukum negaraRepublik Indonesia memperoleh pendidikan yang bermutu maka badan standarnasional pendidikan mensyaratkan agar semua satuan pendidikan memiliki delapanstandar minimal yaitu: standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan,standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standarpenilaian pendidkan yang harus ditingkatkan secara berkala dan berencana.4Kepribadian yang baik pada dasarnya merupakan cerminan dan manifestasimanusia yang berkualitas dan produktif yang ditandai dengan memiliki motivasi dankreatifitas yang tinggi serta selalu meningkatkan kualitas diri. Senada dengan haltersebut al-Quran juga mengharapka manusia mengubah diri kearah yang lebih baik.Sebagaimana firman Allah swt. dalam Q.S. Ara’du/13 : 11, sebagai berikut ; Artinya:2Ibid, h. 93Ibid, h. 104Lihat Ibid.

3Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan suatu kaum sehingga merekamengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri, dan apabila Allahmenghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum maka tak ada yang dapatmenolaknya dan sekali-kali tidak ada pelindung selain dia.5Peningkatan kualitas pendidikan di madrasah tidak terlepas dari dukungandan peran kepala madrasah karena kepala madrasah merupakan ujung tombak danpengarah jalannya madrasah yang dipimpinnya. Peranan kepala madrasah selakupimpinan dalam melaksanakan upaya peningkatan mutu berkelanjutan di madrasahcenderung lebih banyak menggunakan waktu untuk kegiatan memimpin,merencanakan ide-ide baru dan bekerja lebih dekat dengan guru maupun stafnya.6Dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional no 13 tahun 2007 tentangstandar kompetensi kepala madrasah ada beberapa kompetensi yang harus dimilikioleh seorang kepala madrasah paling tidak ada lima kompetensi yaitu: kompetensikepribadian, kompetensi kewirausahaan, kompetensi supervisi, kompetensi sosial,yang diantaranya memimpin madrasah/madrasah dalam rangka pendayagunaansumber daya madrasah secara optimal.7Oleh karena itu tugas dan tanggung jawab kepala madrasah sebagai berikut:kepala madrasah bertugas dan bertanggung jawab terhadap keseluruhan kegiatanmadrasah. Kegiatannya meliputi teknik dan administrasi pendidikan, lintas program5Lihat Q.S. Ara’du (13): 11.6Syarifuddin, Menejemen Mutu Terpadu dalam Pendidikan: Konsep, Strategi dan Aplikasi(Cet I; Jakarta: Gresindo, 2002), h. 52.7Lihat. Permendiknas no 13 tentang standar kepala madrasah/madrasah tahun 2007.

4dan lintas sektoral dengan mendayagunakan sumber sumber yang ada di madrasahagar tujuan pendidikan dapat tercapai secara efektif dan efisien.Seorang kepala madrasah dalam menjalankan tugasnya selalu mengacu padavisi dan misi madrasah serta pelaksanaan semua kegiatan terencana dan termuatdalam program madrasah yang telah diprogramkan sebelumnya.8 Oleh karena itutugas kepala madrasah sebagai menejer di madrasah dapat menjalankan tugasnyasebagai edukator, menejer, administrator, supervisor, leader, motivator daninnovator.9 Dalam pengembangan kualitas madrasah peranan kepala madrasahsangatlah diharapkan dalam memberdayakan sumber daya yang ada untuk mencapaihasil yang maksimal.Mengingat hal di atas maka tergambarlah akan begitu penting peran kepalamadrasah sebagai menejer dalam memadukan dan mengkoordinasikan seluruhpotensi sumber daya dan mengarahkan dengan penuh bijaksana agar dapat berdayaguna dan berhasil guna untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan termasuk didalamnya meningkatkan kinerja guru dan staf yang ada di institusi madrasahtersebut.Berdasarkan hal tersebut maka jika peran kepala madrasah memainkan peransecara optimal maka insa Allah mutu pendidikan akan lebih berkualitas namundemikian kita sadar bahwa masih ada beberapa hal yang menyebabkan mutu8E.Mulyasa, Pedoman Menegemen Berbasis Madrasah (Jakarta: Departemen Agama RI,2003), h.25.9Wahyosumidjo, Kepemimpinan Kepala Madrasah: Tinjauan teoritik dan permsalahannya(Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2003), h.32.

5pendidikan kita mengalami peningkatan tidak merata dantaranya: pertama kebijakandan penyelenggaraan pendidikan nasional menggunakan pendekatan productionfunction atau input output analisis yang tidak dilaksanakan secara konsekuen.Pendekatan ini hanya melihat bahwa lembaga pendidikan berfungsi sebagai pusatproduksi yang apabila dipenuhi semua input yang diperlukan dalam kegiatanproduksi tersebut maka lembaga akan menghasilkan output yang dikehendakipendekatan ini menganggap input pendidikan seperti pelatihan guru, pengadaanbuku dan alat pelajaran dan perbaikan sarana dan prasarana dipenuhi maka mutupendidikan secara otomatis tercapai.Kedua penyelenggaraan pendidikan nasional dilakukan secara birokratissentralistik sehingga mengikat madrasah sebagai penyelenggara pendidikan yangtergantung pada keputusan birokrasi, kadang birokrasi itu sangat panjang dankebijakannya tidak sesuai dengan kondisi madrasah setempat, maka akses daribirokrasi panjang dan sentralistik itu menjadikan madrasah tidak mandiri kurangkreativitas dan motivasi.Ketiga minimnya peranan masyarakat khususnya orang tua peserta didikdalam penyelenggaraan pendidikan, partisipasi orang tua peserta didik selama inihanya sebatas pada pendukung dana, tapi tidak dilibatkan dalam proses pendidkanseperti pengambilan keputusan, monitoring pembelajaran, evaluasi dan akuntabilitassehingga madrasah tidak merasa memiliki beban dan tanggung jawab hasil

6pendidikan kepada orang tua peserta didik/masyarakat sebagai stakeholder yangberkepentingan dengan pendidikan.Keempat krisis kepemimpinan, dimana kepala madrasah yang cederung tidakdemokratis, sistem top down policy baik kepala madrasah terhadap guru ataubirokrasi di atas kepala madrasah.10 Dalam hal ini penulis berpendapat pihakmadrasah diberikan otonomi dalam mengelola pendidikan di lembaga pendidikanyang dikelolanya dan hal ini sangat dimungkinkan dengan dikeluarkannya undangundang no. 22 tahun 1999, kemudian diatur oleh peraturan pemerintah no. 33 tahun2004 yaitu adanya pergeseran kewenangan dan pemerintahan pusat ke pemerintahdaerah dalam berbagai bidang termasuk pendidikan kecuali hanya bidang agama,bidang politik luar negeri, bidang pertahanan dan keamanan, bidang peradilan,moneter dan fiskal. Oleh karena itu kewenangan pun diberikan ke pihak madrasahsebagai wujud otonomi pendidikan.Sehubungan dengan hal tersebut ada beberapa langkah strategis yang dapatmeningkatkan mutu pendidikan yang har

dan peran kepala madrasah karena kepala madrasah merupakan ujung tombak dan pengarah jalannya madrasah yang dipimpinnya. Peranan kepala madrasah selaku pimpinan dalam melaksanakan upaya peningkatan mutu berkelanjutan di madrasah cenderung lebih banyak menggunakan waktu untuk kegiatan memimpin,

Related Documents:

Mengetahui Upaya Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Profesioanalisme Guru di Madrasah Tsanawiyah Negeri Stabat, (2) Untuk Mengetahui Langkah-langkah . Ibu Siti Aminah S.Ag, MA Selaku kepala madrasah dan Guru-guru Madrasah Tsanawiyah Negeri Stabat yang telah banyak membantu penulis dengan memberikan data-data dalam penyelesaian skripsi ini. .

2. Upaya Kepala Madrasah dalam meningkatkan Kinerja Guru untuk Meningkatkan Profesioanalisme Guru. 45 3. Pendekatan Kepala Madrasah untuk Meningkatkan Profesioanalisme Guru . 45 4. Kebijakan Kepala Madrasah untuk Meningkatkan

kepemimpinan kepala madrasah dalam meningkatkan keberhasilan kegiatan Pembelajaran di MI Nashriyah Sumberejo Mranggen Demak. Kajian penelitian ini bertujuan: 1) Mengetahui upaya-upaya yang dilakukan oleh kepala madrasah dalam meningkatkan keberhasilan kegiatan Pembelajaran di MI Nashriyah Sumberejo Mranggen Demak 2)

berikut: (1) upaya kepala madrasah dalam meningkatkan manajemen berbasis madarsah di mts hubbul wathon, sei berombang, yaitu: yaitu: Sebagai edukator, manager, administator, supervisor, leader, inovator, motivator. Peran kepemimpinan kepala madrasah dalam meningkatkan MBM: a) Menjabarkan visi ke dalam misi

Peran kepala madrasah sangat penting dalam memajukan sekolah, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Di masa depan, persaingan di dunia pendidikan akan semakin ketat. Kepala madrasah dituntut untuk mampu membuat gebrakan maupun inovasi. Inovasi disini merupakan suatu ide maupun langkah baru dalam memajukan madrasah.

Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran tidak lepas dari peran Kepala Madrasah dalam menerapkan manajemen mutu pada organisasi yang dipimpinya. Apabila Kepala Madrasah dapat menerapkan kemampuan manajerial dalam meningkatkan mutu maka pembelajaran yang ada di madrasah yang dipimpinya akan menjadi lebih bermutu lagi.

3. Bagaimana Kendala Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Motivasi Kerja Guru di MTs Persiapan Negeri 4 Medan . 70 4. Upaya Kepala Madrasah MTs Persiapan Negeri 4 Medan Dalam Mengatasi Kendala Yang dihadapi Dalam Meningkatkan Motivasi

Coronavirus conspiracies Notable minorities of the population have conspiracy suspicions about coronavirus, ranging from the relatively mild – such as that “people need to wake up and start asking questions about the pandemic”’ (believed by 41%) – to the more extreme, including that “reporters, scientists, and government officials are involved in a conspiracy to cover up important .