PEDOMAN PELAKSANAAN AUDIT MUTU INTERNAL

3y ago
62 Views
2 Downloads
1.74 MB
37 Pages
Last View : 7d ago
Last Download : 5m ago
Upload by : Halle Mcleod
Transcription

PEDOMAN PELAKSANAANAUDIT MUTU INTERNALUNIVERSITAS SYIAH KUALA - TAHUN 2018Penyusun:Dr. drh. Rinidar, M.KesKepala Pusat Audit dan Pembinaan Akreditasi (PAUPA)Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan MutuUniversitas Syiah KualaLEMBAGA PENGEMBANGAN PENDIDIKAN DAN PENJAMINAN MUTUUNIVERSITAS SYIAH KUALAGedung Kantor Pusat Akademik (KPA) Biro Rektor, Universitas Syiah Kuala, Lantai 2Jl. T. Nyak Arief, Darussalam - Banda Aceh (23111)

PEDOMAN PELAKSANAANAUDIT MUTU INTERNALUNIVERSITAS SYIAH KUALAKode Dokumen:PDM/01/PAUPA/LP3M/2018.01No. Revisi:-Tanggal dikeluarkan:20 Juli 2018Disusun oleh:Dr. drh. Rinidar, M.KesKepala Pusat Audit dan Pembinaan Akreditasi (PAUPA)LP3M UnsyiahDisetujui oleh:Prof. Dr. Adlim, M.ScKetua LP3M UnsyiahPUSAT AUDIT DAN PEMBINAAN AKREDITASILEMBAGA PENGEMBANGAN PENDIDIKAN DAN PENJAMINAN MUTUUNIVERSITAS SYIAH KUALATAHUN 2018

KATA PENGANTARProses Evaluasi dalam siklus SPMI adalah melakukan kegiatan Audit MutuInternal (AMI). Tujuan utama AMI adalah mendapatkan rekomendasi peningkatanmutu serta menjamin akuntabilitas dengan cara mengidentifikasi temuan atauketidaksesuaian antara penyelenggara pendidikan tinggi dengan standarpendidikan tinggi yang ditetapkan. Universitas Syiah Kuala telah melakukankegiatan AMI yang saat ini fokus kepada akademik yang tertuang dalam bentukkegiatan Audit Internal Mutu Akademik (AIMA).Kegiatan AMI di Universitas Syiah Kuala dilakukan melalui 3 tahap yaituAMI online, Desk Evaluation dan Visitasi. Agar kegiatan AMI tersebut berjalandengan baik, maka diperlukan buku pedoman pelaksanaan AMI yang dapatdijadikan bahan rujukan bagi program studi yang bertindak sebagai auditi, SatuanJaminan Mutu Fakultas (SJMF), Reviewer desk evaluation dan auditor sertaadministrasi yang melaksanakan kegiatan tersebut.Buku pedoman pelaksanaan AMI ini mengacu kepada buku Pedoman AMIyang diterbitkan oleh Direktorat Penjaminan Mutu Kementerian Riset, Teknologidan Pendidikan Tinggi. Diharapkan buku pedoman ini dapat menjadi peganganbagi seluruh komponen yang terlibat dalam memahami dan melaksanakan AMI diprogram studi.Banda Aceh, 20 Juli 2018TIM PENYUSUNPedoman Pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) LP3M Universitas Syiah Kuala i

DAFTAR ISIHalKATA PENGANTAR .DAFTAR ISI .iiiBAB IPENDAHULUAN .1BAB IIPENGERTIAN, TUJUAN DAN MANFAAT2.1 Pengertian Audit Mutu Internal .2.2 Tujuan AMI .2.3 Audit Mutu Internal Program Studi (AMI-PS) .2.4 Fungsi dan Manfaat AMI .2.5 Manfaat AMI .22344BAB IIIMETODE PELAKSANAAN AMI .3.1 Perencanaan AMI .3.2 Pelaksanaan Audit Dokumen / Sistem .3.3 Tugas SJMF .3.4 Melakukan Desk Evaluation .3.5 Audit Kepatuhan / Audit Lapangan .3.6 Tindak Lanjut .56810111419BAB IVKODE ETIK AUDITOR4.1 Auditor . 204.2 Kode Etik Auditor Internal . 21BAB VLAPORAN AUDIT5.1 Persiapan Laporan Audit .5.2 Isi Laporan .5.3 Distribusi Laporan .5.4 Kelengkapan Pelaksanaan Audit .5.5 Tindak Lanjut Permintaan Tindakan Koreksi (PTK) .BAB VI2424242525PENJELASAN UMUM . 26DAFTAR PUSTAKA . 33Pedoman Pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) LP3M Universitas Syiah Kuala ii

BAB IPENDAHULUANUndang-undang Nomor 12 Tahun 2012 pada pasal 52 bahwa PenjaminanMutu merupakan kegiatan sistemik untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggisecara berencana dan berkelanjutan. Sesuai dengan Pasal 5 ayat (1)Permenristekdikti No. 62 Tahun 2016 Tentang SPM Dikti (1) SPMI memiliki sikluskegiatan yang terdiri atas; Penetapan Standar, Pelaksanaan Standar, EvaluasiPelaksanaan Standar, Pengendalian Pelaksanaan Standar, dan Peningkatan StandarPendidikan Tinggi, dikenal dengan singkatan PPEPP. Pada ayat (2) Evaluasisebagaimana dimaksud dalam ayat (1) huruf c dilakukan melalui Audit MutuInternal (AMI).Secara umum yang dimaksud dengan penjaminan mutu adalah akonsistendanberkelanjutan. Sehingga untuk pelaksanaan AMI diperlukan buku pedomanpelaksanaan AMI (Audit Mutu Internal) SPMI untuk setiap program studi diUniversitas Syiah Kuala yang dilaksanakan setiap tahun.Audit Mutu Internal ini dilakukan sebagai tanggungjawab penjaminan mutuinternal Universitas Syaiah Kuala secara berkelanjutan terhadap capaian SPMIUniversitas Syiah Kuala. Selain itu AMI dilakukan sebagai bentuk persiapan SistemPenjaminan Mutu Eksternal (SPME) oleh BAN-PT dalam periode waktu 5 (lima)tahun sekali, sekaligus sebagai upaya untuk memperbaiki secara optimal setiapkomponen ketidaksesuaian.Diharapkan hasil audit mutu internal SPMI dapat menjadi masukan yangefektif guna mengetahui pendidikan serta pelaksanaan Standar NasionalPendidikan dan untuk melakukan peningkatan mutu Standar Nasional Dikti yangberkelanjutan pada unit-unit akademik di Universitas Syiah Kuala.Pedoman Pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) LP3M Universitas Syiah Kuala 1

BAB IIPENGERTIAN, TUJUAN DAN MANFAAT2.1.Pengertian Audit Mutu ,mandiri,danterdokumentasi untuk menetapkan apakah kegiatan mutu dan hasilnya sesuaidengan standar/ prosedur/peraturan institusi yang telah ditetapkan danditerapkan secara efektif untuk mencapai tujuan institusi.Adanya UU Nomor 12 tahun 2012 tentang pendidikan Tinggi yangmengukuhkan integrasi penjaminan Mutu Pendidikan Tingi dalam sebuah sistemPenjaminan Mutu Perguruan Tinngi berubah menjadi Penjaminan MutuPendidikan Tinggi (SPM Dikti) yang terdiri dari Sistem Penjaminan Mutu Internal(SPMI), Sistem Penjaminan Mutu Eksternal atau Akreditasi dan Pangkalan DataPendidikan Tinggi (PDPT). Oleh karena itu maka SPMA selanjutnya akan disebutmenjadi SPMI. Salah satu simpul dari kegiatan SPMI di Universitas Syiah Kualaadalah AMI.Audit mutu bukanlah asesmen/penilaian melainkan pencocokan kesesuaianantara pelaksanaan dengan perencanaan suatu kegiatan/program. Apabila dalaminstrumen audit atau instrumen evaluasi diri dilakukan penilaian/skoring, makapenilaian/skoring tersebut semata hanya digunakan untuk mempermudahperumusan rekomendasi peningkatan mutu, bukan mendapatkan predikat ataupenilaian.Auditor bertugas mencocokkan kesesuaian antara semua standar denganpelaksanaan di unit atau bagian perguruan tinggi. Dalam rangka ini maka auditorharus melihat langsung proses dengan melakukan audit lapangan (site visit).2.2.Tujuan AMITujuan umum AMI ialah melaksanakan verifikasi kesesuaian antarapelaksanaan dengan standar pendidikan tinggi dalam rangka mendapatkanrekomendasi ruang peningkatan mutu dan menjamin akuntabilitas berdasarkanpraktek baik serta temuan atau ketidaksesuaian antara penyelenggaraanpendidikan tinggi dengan standar pendidikan tinggi.Pedoman Pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) LP3M Universitas Syiah Kuala 2

Tujuan Khusus AMI adalah : Memeriksa kesesuaian atau ketidaksesuaian unsur-unsur sistem mutudengan standar yang telah ditentukan; Memeriksa keefektifan pencapaian tujuan mutu yang telah ditentukan; Menemukan akar penyebab dari suatu ketidaksesuaian yang ada; Memfasilitasi teraudit dalam penetapan langkah-langkah peningkatanmutu; Memfasilitasi teraudit memperbaiki sistem mutu; Memenuhi syarat-syarat praturan/perundangan.2.3.Audit Mutu Internal Program Studi (AMI-PS)AMI dilakukan untuk kepentingan peningkatan mutu prodi yang diaudit.AMI bagi program studi, memiliki tujuan sebagai berikut:1) Untuk memastikan konsistensi penjabaran kurikulum dan silabus/RPSdengan spesifikasi program studi, tujuan pendidikan dan kompetensilulusan (Learning Outcomes);2) Untuk memastikan konsistensi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasiproses pembelajaran terhadap pencapaian kurikulum dan silabus/RPS;3) Untuk memastikan kepatuhan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasiproses pembelajaran terhadap Prosedur operasional baku (POB)/manualprosedur (MP) dan instruksi kerja (IK) program studi;4) Untuk memastikan kecukupansumberdaya pembelajaran;penyediaansarana-prasaranadan5) Untuk memastikan kesesuaian atau ketaksesuaian pelaksanaan dan standaryang telah ditetapkan;6) Untuk memastikan proses dan hasil proses pencapaian mutu sehinggadapat ditentukan keefektifan pencapaian dari tujuan yang telah ditetapkan(Indikator Kinerja Utama (IKU);7) Untuk menyiapkan laporan kepada teraudit (auditee) sebagai dasarperbaikan mutu selanjutnya;8) Untuk memberi kesempatan teraudit memperbaiki sistem penjaminanmutu;9) Untuk membantu institusi/program studi dalam mempersiapkan diri dalamrangka audit eksternal atau akreditasi.Pedoman Pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) LP3M Universitas Syiah Kuala 3

2.4.Fungsi dan Manfaat Audit Mutu Internal (AMI)Fungsi audit adalah untuk mendapatkan ruang peningkatan dan menjaminakuntabilitas perguruan tinggi, sehingga fungsi AMI : Fungsi akuntabilitas yang dilakukan dalam kegiatan penjaminan; Fungsi peningkatan yang dilakukan dalam kegiatan konsultasi.Di dalam menjalankan fungsi akuntabilitas, AMI melaksanakan kegiatanklarifikasi dan verifikasi yang independen dan objektif sebagai upayamempertahankan dan meningkatkan mutu kegiatan akademik. Kegiatan akademiktersebut harus sesuai dengan standar mutu akademik secara tepat dan efektif sertadilaksanakan secara bertanggung jawab. Fungsi peningkatan dilakukan untukmembantu unit kerja yang bersangkutan agar lebih memahami kondisinya, sertadapat mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dalam kebijakan, praktik, danprosedur, sehingga dapat merumuskan usaha peningkatan mutu secaraberkelanjutan. Oleh karena itu fungsi ini tertuang dalam 4 elemen AMI yaitu:1. Sifat dasar yang profesional;2. Indepedensi (netral dan objektif);3. Ketelitian dalam menggali informasi sehingga menghasilkan kesimpulanaudit yang sahih (valid);4. Penyajian laporan yang wajar dan benar.2.5.Manfaat AMIManfaat AMI secara langsung adalah didapatkannya rekomendasipeningkatan mutu Perguruan Tinggi, Fakultas dan Program Studi yang ada dilingkungan Universitas Syiah Kuala. Rekomendasi tersebut akan bermanfaat bagipimpinan perguruan tinggi dalam mengembangkan berbagai program untukmencapai Visi Perguruan Tinggi, Fakultas ataupun Program studi. AMI merupakansalah satu upaya yang strategis untuk pengembangan institusi serta untukmengetahui kesesuaian standar dengan pelaksanaan yang telah dilakukan padaberbagai aspek yang ditetapkan dalam lingkup AMI. Oleh karenanya peran auditormaupun teraudit duduk pada sisi yang sama yaitu sisi untuk meningkatkan mutuinstitusi.Pedoman Pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) LP3M Universitas Syiah Kuala 4

BAB IIIMETODA PELAKSANAAN AMITahapan Siklus AMITahapAktivitas1Menetapkan tujuan audit;2Merencanakan audit (dapat dilakukan secara periodik/tahunan);3Menetapkan sasaran dan lingkup audit;4Membentuk tim audit;5Pemetaan auditee;6Menyiapkan perangkat AMI online;7Mengkaji ulang dokumen dan menyiapkan daftar pemeriksaan/instrumen(desk evaluation dan visitasi);8Menetapkan jadwal audit;9Memberi informasi kepada auditee kegiatan AMI (online, desk evaluationdan visitasi);10Menyelenggarakan penyegaran tim audit;11Menyelenggarakan sosialisasi ke SJMF tentang AMI;12Melaksanakan audit (Monitoring AMI online, Desk evaluation dan di tempatobyek audit (Audit Kepatuhan);13Menyusun laporan audit, berupa: Temuan, OB, KTS, dan PTK;14Closing AMI ( Tidak lanjut temuan PTK).Standar dalam pelaksanaan AMIStandar pelaksanan AMI meliputi :1. Perencanaan AMI;2. Pelaksanaan audit dokumen/Audit sistem;3. Pelaksanaan audit kepatuhan/Sudit lapangan;4. Pelaporan AMI.Pedoman Pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) LP3M Universitas Syiah Kuala 5

3.1.PERENCANAAN AMIPerencanaan AMI dalam hal ini dilakukan oleh Kepala Pusat Audit danPembinaan Akreditasi Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu(LP3M) Universitas Syiah Kuala sebagai Ketua Program AMI. Ketua Program AMIbertanggung jawab atas jalannya proses AMI dari ruang lingkup/standar AMI,sosialisasi standar AMI, sampai dengan distribusi laporan hasil AMI.3.1.1. Tugas Pusat Audit dan Pembinaan Akreditasi LP3M (PAUPA )1) Menerbitkan SK Tim Pelaksana AMI Siklus 10;2) Mengeluarkan REKOMENDASI hasil AMI kepada REKTOR UNSYIAH;3) Melakukan koordinasi dengan Dekan, SJMF, Ketua Jurusan/Ka prodidan TPMA;4) Menyiapkan semua bahan yang diperlukan untuk AMI yang dapatdiunduh di www.lp3m.unsyiah.ac.id5) Menyiapkan auditor untuk kegiatan audit sistem (Desk evaluation) danaudit kepatuhan (Visitasi);6) Memberi pembekalan kepada auditor dan SJMF menyangkut teknisaudit kepatuhan;7) Mengatur jadwal auditor dan auditee untuk kegiatan audit kepatuhan(visitasi);8) Melakukan koordinasi dengan Wakil Rektor I Bidang Akademikterhadap tindak lanjut hasil audit kepatuhan menyangkut temuan danPTK nantinya;9) Panpel AMI LP3M menyiapkan: Spanduk, Badge (nametag), SuratTugas, Surat Keputusan (Panitia AMI, Auditor DE dan Visitasi),Perangkat visitasi (Dokumen administrasi AMI softcopy dan hardcopy,PTK Siklus 8, Hasil DE, Form checklist dan instrumen wawancara; dalambentuk Microsoft Excel).Pedoman Pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) LP3M Universitas Syiah Kuala 6

3.1.2. Perencanaan AMI meliputi dua hal, yaitu:1) Penentuan Objek dan lingkup audit;Penentuan lingkup audit yaitu menetapkan standar sebagai area/cakupan dalam audit mutu internal. Penentuan auditor adalah dosenyang telah memperoleh pelatihan audit dan telah lulus sebagai auditormutu internal. Auditor ini mempunyai sertifikat dan berasal dari semuabidang keilmuan yang menguasai SPMI, bidang / obyek yang diaudit,dan mempunya ketrampilan untuk melakukan audit.2) Penentuan Auditor.Ketentuan Auditor yang bertugas adalah:a) Lulus sebagai auditor yang ditetapkan oleh Rektor UniversitasSyiah Kuala;b) Berpengetahuan dan berpengalaman;c) Jumlah auditor: 3 (tiga) orang, untuk pelaksanaan AMI tahun 2018;d) Mempunyai surat Tugas untuk melakukan audit;e) Auditor tidak ada konflik kepentingan;f)Menguasai teknik audit;g) Memiliki karakteristik positif;h) Mampu bekerja secara tim;i)Memahami manajemen Perguruan Tinggi.3.1.3. Obyek atau Area AMI adalah unit yang akan dilakukan audit, dapatmeliputi semua aras dan unit kegiatan dalam perguruan tinggi. Beberapa obyekAMI yang dapat ditentukan, antara lain: Program Studi; Jurusan; Fakultas; Laboratorium; Perpustakaan; Unit Teknologi Informasi;Pedoman Pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) LP3M Universitas Syiah Kuala 7

Unit Kerja Penunjang Perguruan Tinggi, yaitu: Kepegawaian, Keuangan,Sarana-Prasarana, Keamanan dan Keselamatan, dll; Obyek audit pada dokumen.Untuk AMI Siklus 10 Objeknya adalah Fokus pada kegiatan pada unitpelayanan akademik program studi dan dokumen Indikator Kinerja Utama (IKU),Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Standar Mutu Unsyiah dan ImplementasiSPMI.3.1.4. Lingkup AMILingkup AMI dalam satu Siklus 10 pada pemeriksaan meliputi:1. Kecukupan dokumen mutu;2. Ketercapaian IKU dan CPL;3. Implementasi SPMI;4. Keefektifan sistem penjaminan mutu dalam pemenuhan standarinternal dan eksternal;5. Proses pemenuhan standar internal maupun eksternal.3.2.Pelaksanan Audit Dokumen/Sistem3.2.1. Tahap pelaksanaan Audit Dokumen/Audit Sistem oleh Program Studi1) Program studi (pihak teraudit atau disebut auditee) mengisi AMI Onlinepada laman www.ami.unsyiah.ac.id;2) Tugas AUDITEE:a. Auditee masuk ke website www.ami.unsyiah.ac.id;b.Login menggunakan NIP dan password SIMPEG;c.Mengisi instruksi pada website AMI online;d.Langkah pertama menyelesaikan TINDAK LANJUT (bentuk form);e.Mengisi tahapan AMI online;f.Berkoordinasi dengan SJMF untuk kegiatan visitasi AMI Siklus 10;g.Audit dilaksanakan pada pukul 09.00-12.30 WIB (disesuaikan);Pedoman Pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) LP3M Universitas Syiah Kuala 8

h.Memastikan jadwal visitasi dan kehadiran unsur pimpinan prodi;i.Menyiapkan fasilitas internet untuk akses AMI online secara aktif;j.Menyiapkan dan menyediakan seluruh Dokumen dan Bukti terkaitdengan visitasi;k.Ka. Prodi, SJMF dan TPMA memberikan keterangan ataukonfirmasi serta menyediakan dokumen pendukung biladiperlukan, saat auditor memberikan pertanyaan berkaitandengan dokumen AMI online;l.KETUA PRODI, SJMF DAN TPMA menjadi kontak person utamadalam mengkoordinasikan dan menyediakan komponenpelaksanaan audit, yaitu; Mengumpulkan STAF, TENDIK, Ka-lab dan mahasiswa(disesuaikan ); Menyediakan tempat pertemuan, LCD dan printer untukdigunakan oleh tim auditor; Mematuhi pelaksanaan AMI sampai tuntas.3.2.2. Alur pengisian AMI online oleh AuditeeTahapKegiatan1KETUA PRODI melakukan login ke sistem AMI onlinedengan website www.ami.unsyiah.ac.id denganmengunakan NIP dan password di SIMPEG;2Auditee harus melakukan upload dokumen tindak lanjut AMIsiklus 9 :a. Form Laporan Rapat Tinjauan Manajemen (F-LRTM)b. Form Verifikasi Tindakan Perbaikan (F-VTB)c. Form Berita Acara Closing AIMA (F-BACA)d. Sertifikat audit Siklus e harus mengisi identitas program studi4Auditee harus mengupload Dokumen mutu :a. SOTK Pogram studib. Rencana Strategis Fakultas/Program studic. Rencana Operasional Program StudiUploadUploadUploadDokumen SPMI Universitas/Fakultas/Prodi :a. Kebijakan Mutub. Standar MutuUploadUploadPedoman Pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) LP3M Universitas Syiah Kuala 9

c. Manual Mutud. FormulirUploadUploadPedoman Operasional Baku (POB) :a. Akademik (27 POB)b. Non Akademik (30 POB)c. Pelayanan (10 POB)UploadUploadUploadInstruksi Kerja (IK) : (Bila ada)a. Laboratoriumb. Studioc. Kegiatan Lapangand. LaboratoriumUploadUploadUploadUploadDokumen Penyelenggaraan Pendidikan Prodi:a. Panduan Kurikulumb. CPLc. RPSd. Spesifikasi Program StudiUploadUploadUploadUploadLaporan Evaluasi Diri Tahunan (LEDT)UploadBorang Akreditasi Program StudiUploadDokumen Evaluasi Kinerja Dosen dan Tendik (SIPKD/SKP)Upload5Auditor harus mengisi IndikatorKinerja Utama (IKU)Pilih sesuai jenjangIsilangsung6Auditi harus mengisi SPMI7Auditi harus mengisi CPLIsilangsungIsilangsung3.3.Tugas SJMF1) SJMF Sebagai PIC visitasi AMI untuk setiapmenyelenggarakan kegiatan Audit Kepatuhan;fakultasguna2) Ketua SJMF adalah ditunjuk sebagai ketua PIC visitasi AMI dilingkungan fakultas masing-masing;3) Fakultas yang mempunyai banyak prodi/jurusan ( 5 prodi) /jurusandapat melibatkan anggota SJMF atau TPMA untuk kegiatan visitasi(maksimum 3 orang);4) SJMF memonitor program studi dalam kepatuha

mengukuhkan integrasi penjaminan Mutu Pendidikan Tingi dalam sebuah sistem Penjaminan Mutu Perguruan Tinngi berubah menjadi Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi (SPM Dikti) yang terdiri dari Sistem Penjaminan Mutu Internal . Memahami manajemen Perguruan Tinggi. 3.1.3. Obyek atau Area AMI adalah unit yang akan dilakukan audit, dapat

Related Documents:

kebijakan yang dapat dijadikan acuan perencanaan dan pelaksanaan. Terbitnya Buku Pedoman Standar Mutu Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini, yang berisi kebijakan-kebijakan mutu, standar mutu dan manual mutu dapat dijadikan landasan dan rujukan penjaminan mutu bagi seluruh

Workshop Implementasi Sistem Manajemen Mutu Universitas Sumatera Utara untuk Gugus Janiman Mutu (GJM) dan Gugus Kendali Mutu (GKM) Siklus 11 Tahun 2018 3. Update Dokumen Kebijakan Mutu dan Siklus Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) USU mengacu pada Permenristekdikti Nomor 62 tahun 2016 tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi 4.

yang bermutu harus dilandasi dengan sistem manajemen mutu akademik yang baik. Salah satu sistem manajemen mutu berstandar internasional yang dapat diterapkan pada berbagai aspek termasuk layanan akademik di perguruan tinggi adalah Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008. Penerapan Sistem Manajemen Mutu diharapkan mampu mendorong

maka PPs-Unhas menyusun Standar Audit Mutu Akademik Internal (AMAI) yang kemudian ditetapkan dalam bentuk Keputusan Direktur PPs-Unhas. Standar AMAI ini berlaku bagi kegiatan akademik di PPs-Unhas. Peningkatan mutu akademik di PPs-Unhas menerapkan Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi, oleh karena itu PPs-Unhas wajib

UNIT MANAJEMEN MUTU UNIVERSITAS SUMATERA UTARA Ikhwansyah Isranuri Unit Manajemen Mutu Universitas Sumatera Utara Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi (SPM Dikti) dan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI): Comply to Permenristekdikti No: 62/ 2016 memperhatikan Peraturan BAN PT No: 2, 4/ 2017 dan 2/2019

CHAPTER 12 Internal Audit Charters and Building the Internal Audit Function 273 12.1 Establishing an Internal Audit Function 274 12.2 Audit Charter: Audit Committee and Management Authority 274 12.3 Building the Internal Audit Staff 275 (a) Role of the CAE 277 (b) Internal Audit Management Responsibilities 278 (c) Internal Audit Staff .

investigate the behaviour and transient response of a fuel cell system for automotive applications. Fuel cell dynamics are subjective to reactant flows, heat management and water transportation inside the fuel cell. Therefore, a control-oriented model has been devised in Aspen Plus Dynamics, which accommodates electrochemical, thermal, feed flow and water crossover models in addition to two .