PROGRAM STUDI PANDUAN AUDIT MUTU INTERNAL

3y ago
56 Views
2 Downloads
4.14 MB
41 Pages
Last View : 1d ago
Last Download : 5m ago
Upload by : Julius Prosser
Transcription

KANTOR PENJAMINAN MUTUINSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER2018

KANTOR PENJAMINAN MUTUINSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER2018i Dokumen Panduan Audit Mutu Internal ITS 2018

KATA PENGANTARUndang-undang No 12/2012 tentang Pendidikan Tinggi mencantumkan pentingnyapelaksanaan penjaminan mutu pendidikan tinggi. Tahun 2018 ini SPMI dilaksanakan melalui AuditMutu Internal (AMI) sebagaimana pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya. Tujuan utama AMIadalah memperoleh rekomendasi peningkatan mutu serta menjamin akuntabilitas dengan caramelakukan identifikasi temuan atau ketidaksesuaian antara penyelenggaran pendidikan tinggi ditingkat Prodi dengan standar yang telah ditetapkan dalam SPMI ITS. Pelaksanaan AMI didukungoleh tim auditor yang telah terlatih serta penuh integritas yang berasal dari berbagai Prodi yangada di ITS.Buku Panduan ini merupakan pedoman pelaksanaan AMI (Audit Mutu Internal) SPMIuntuk setiap Program Studi di ITS yang dilaksanakan setiap tahun. Audit Mutu Internal inidilakukan sebagai tanggung jawab penjaminan mutu internal ITS secara berkelanjutan terhadapcapaian SPMI ITS. Selain itu AMI dilakukan sebagai bentuk persiapan Sistem Penjaminan MutuEksternal (SPME) oleh BAN PT dalam periode waktu 5 (lima) tahun sekali, serta persiapan untukpenilaian oleh badan sertifikasi maupun akreditasi skala Internasional. Diharapkan hasil auditmutu internal SPMI dapat menjadi masukkan yang efektif guna mengetahui pendidikan sertapelaksanaan Standar Nasional Pendidikan dan untuk melakukan peningkatan mutu StandarNasional Dikti yang berkelanjutan pada unit-unit akademik di ITS.Surabaya, 3 September 2018Kepala Kantor Penjaminan MutuProf. Dr. Ir. Aulia Siti Aisjah, MT196601161989032001ii Dokumen Panduan Audit Mutu Internal ITS 2018

DAFTAR ISIKATA PENGANTAR . IDAFTAR ISI . IDAFTAR ISTILAH . IIDAFTAR SINGKATAN . VBAB 1.PENDAHULUAN . 1BAB 2.TUJUAN DAN MANFAAT AUDIT MUTU INTERNAL . 32.12.22.32.4BAB 3.TUJUAN AUDIT MUTU INTERNAL . 3MANFAAT AMI . 3SIKLUS AMI . 4SIFAT DASAR AUDITOR PADA AMI . 4PELAKSANAAN AMI . 53.1PERENCANAAN AMI . 53.2TAHAPAN DALAM AMI . 63.3JADWAL AUDIT . 63.4LINGKUP DAN OBYEK AMI . 73.4.1 Lingkup AMI . 73.4.2 Obyek atau Area AMI . 83.5FORMULIR KELENGKAPAN DALAM AMI. 9BAB 4.AUDIT DOKUMEN/DESK EVALUATION . 104.1AUDITOR . 104.2AUDIT DOKUMEN /DESK EVALUATION . 124.3AUDIT LAPANGAN/AUDIT KEPATUHAN/ AUDIT VISITASI . 144.3.1 Etika Auditor saat Audit Lapangan . 154.3.2 Pelaksanaan Audit Lapangan . 164.3.3 Teknik dalam Audit Lapangan . 174.3.4 Teknik Wawancara saat Audit Lapangan . 174.3.5 Pertanyaan saat Wawancara dengan Auditee . 174.3.6 Penulisan Hasil Wawancara . 194.4TAHAP AKHIR DALAM AUDIT LAPANGAN . 214.5LAPORAN AUDIT INTERNAL . 214.6PERMINTAAN TINDAKAN KOREKSI (PTK) . 22BAB 5.RAPAT TINJAUAN MANAJEMEN . 23BAB 6.PENUTUP . 24DAFTAR PUSTAKA . 25i Dokumen Panduan Audit Mutu Internal ITS 2018

DAFTAR ISTILAHAsesmen atau Penilaian adalah satu atau lebih proses mengidentifikasi, mengumpulkan, danmempersiapkan data yang digunakan untuk mengevaluasi pencapaian hasil mahasiswadan tujuan program pendidikan.Audit Sistem adalah audit terhadap kecukupan kebijakan dan prosedur organisasi untukmemenuhi persyaratan-persyaratan standar sistem audit mutu.Audit Kepatuhan adalah pemeriksaan terhadap setiap prosedur atau Instruksi Kerja (IK) telahdilaksanakan secara tertib dan benar. Audit kepatuhan dilakukan melalui kunjungan ditempat teraudit/ visitasi.Akreditasi merupakan Sistem Penjaminan Mutu Eksternal sebagai bagian dari Sistem PenjaminanMutu Pendidikan Tinggi.Auditor: orang yang memiliki kemampuan dan kualifikasi untuk melakukan audit mutu.Bukti Audit (Audit Evidence): Catatan, pernyataan, fakta atau informasi lainnya yang relevandengan kriteria audit dan dapat diperiksa. Bukti audit dapat bersifat kualitatif ataukuantitatif.Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi selanjutnya disingkat BAN PT adalah badan yangdibentuk oleh pemerintah untuk melakukan dan mengembangkan akreditasi perguruantinggi secara mandiri.Bukti Audit (Audit Evidence) adalah rekaman (records), dan pernyataan fakta/ informasi yangrelevan dengan kriteria audit yang dapat diverifikasi.Borang adalah instrumen akreditasi yaitu berupa formulir yang berisikan data dan informasi yangdigunakan untuk mengevaluasi dan menilai mutu suatu program studi tingkat programdiploma, sarjana, dan pascasarjana.Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi yang selanjutnya disingkat CPL Prodi adalahkemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan.Checklist (Daftar Tilik): daftar pertanyaan yang disusun berdasar hasil audit dokumen untukdiverifikasi lebih lanjut dalam audit lapangan/visitasi/kepatuhan.Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan,mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi melaluipendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.Departemen adalah unsur dari Fakultas yang mendukung penyelenggaraan kegiatan akademikdalam satu atau beberapa cabang ilmu pengetahuan dan teknologi dalam jenispendidikan akademik, pendidikan vokasi, dan/atau pendidikan profesi.Fakultas adalah himpunan sumber daya pendukung yang menyelenggarakan dan mengelolapendidikan akademik, pendidikan profesi, dan/atau pendidikan vokasi dalam saturumpun disiplin ilmu pengetahuan dan teknologi.Kantor Penjaminan Mutu, adalah salah satu unit di ITS yang mempunyai tupoksi memantau,mengevaluasi dan melaporkan kepada pimpinan tentang mutu pendidikan di ITS.Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia yang selanjutnya disingkat KKNI adalah kerangkapenjenjangan kualifikasi kompetensi yang dapat menyandingkan, menyetarakan, danmengintegrasikan antara bidang pendidikan dan bidang pelatihan kerja sertaii Dokumen Panduan Audit Mutu Internal ITS 2018

pengalaman kerja dalam rangka pemberian pengakuan kompetensi kerja sesuai denganstruktur pekerjaan di berbagai sektor.Ketua Tim Auditor adalah orang yang ditunjuk untuk mengelola audit dan memimpin pelaksanaanaudit dengan dibantu beberapa auditor atau disebut juga sebagai Lead Auditor.Ketidaksesuaian yang selanjutnya disingkat KTS atau ketidakpatuhan adalah kondisi tidakmemenuhi persyaratan yang ditentukan.Kriteria Audit (Audit Criteria) adalah Kebijakan, prosedur atau persyaratan yang digunakansebagai referensi.Klien adalah seseorang atau organisasi yang meminta audit.Kriteria Audit adalah kebijakan, prosedur, dan persyaratan yang dipakai sebagai rujukan(referensi).Observasi selanjutnya disingkat OB adalah temuan/ finding yang menunjukkan ketidakcukupanterhadap persyaratan yang memerlukan penyempurnaan.Pemantauan atau monitoring adalah pengamatan suatu proses atau suatu kegiatan denganmaksud untuk mengetahui apakah proses atau kegiatan tersebut berjalan sesuai denganapa yang diharuskan dalam isi standar/ persyaratan.Program Studi yang selanjutnya disingkat Prodi adalah kesatuan kegiatan pendidikan danpembelajaran yang memiliki kurikulum dan metode pembelajaran tertentu dalam satujenis pendidikan akademik, pendidikan vokasi, dan/atau pendidikan profesi.Pembelajaran adalah proses interaksi mahasiswa dengan dosen dan sumber belajar pada suatulingkungan belajar.Pangkalan Data Perguruan Tinggi yang selanjutnya disingkat PDPT adalah kumpulan datapenyelenggaraan pendidikan tinggi seluruh perguruan tinggi yang terintegrasi secaranasional.Pendidikan Tinggi adalah jenjang pendidikan setelah pendidikan menengah yang mencakupprogram diploma, program sarjana, program magister, program doktor, dan programprofesi, serta program spesialis, yang diselenggarakan oleh perguruan tinggiberdasarkan kebudayaan bangsa Indonesia.Pendidikan Tinggi adalah jenjang pendidikan setelah pendidikan menengah yang mencakupprogram diploma, program sarjana, program magister, program doktor, dan programprofesi, serta program spesialis, yang diselenggarakan oleh perguruan tinggiberdasarkan kebudayaan bangsa Indonesia.Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum selanjutnya disingkat PTNBH adalah Perguruan TinggiNegeri yang didirikan oleh Pemerintah yang berstatus sebagai subyek hukum yangotonom.Program Studi Pelaksana SPMI Terbaik selanjutnya disingkat dengan P2SPST merupakanpenilaian terhadap pelaksanaan SPMI dalam bidang akademik dan non akademik ditingkat Prodi di ITS dengan berdasarkan penilaian masing-masing kriteria yang telahditetapkan.Rencana Asesmen dan Evaluasi yang selanjutnya disingkat dengan RAE merupakan perencanaanpenilaian dan evaluasi pembelajaran yang disusun oleh dosen atau bersama tim, berisipaling sedikit: a. nama program studi, nama dan kode mata kuliah, semester, sks, namadosen pengampu; b. Waktu pelaksanaan asesmen dan / atau evaluasi, c. sub Capaianiii Dokumen Panduan Audit Mutu Internal ITS 2018

Pembelajaran MK (Sub CP MK), d. bentuk asesmen yang dilakukan, dan e. bobot dariasesmen yang dilakukan untuk meraih Sub CP MK.Sistem Penjaminan Mutu Internal yang selanjutnya disingkat SPMI adalah sistem penjaminanmutu pendidikan tinggi yang dilakukan secara internal pada perguruan tinggi sendiri.Sistem Penjaminan Mutu Eksternal yang selanjutnya disingkat SPME adalah sistem penjaminanmutu pendidikan tinggi yang dilakukan secara eksternal melalui akreditasi BAN-PT ataulembaga akreditasi internasional.Sistem Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi yang selanjutnya disingkat SPM-PT adalah sistempenjaminan mutu penyelengaraan pendidikan tinggi yang terdiri dari SPME, SPMI, danPDPT.Standar Mutu (quality standards) adalah dokumen tertulis berisi kriteria, ukuran, patokan atauspesifikasi dari seluruh kegiatan penyelenggaraan akademik dan non-akademik di ITSyang ditetapkan untuk mewujudkan visi dan misi yang telah ditetapkan.Standar Mutu Institusi yang selanjutnya disingkat SMI adalah standar yang ditetapkan secarainternal oleh ITS di luar dari Standar Nasional Pendidikan Tinggi.Standar Nasional Pedidikan adalah kriteria minimal tentang pembelajaran pada jenjangpendidikan tinggi di perguruan tinggi di seluruh wilayah hukum Negara KesatuanRepublik Indonesia.Standar Pendidikan Tinggi yang selanjutnya disingkat SPT adalah satuan standar yang terdiri dariStandar Nasional Pendidikan Tinggi (SNDikti) dan Standar Mutu Internal (SMI) ITS yangmengacu pada SNPT.Standar Nasional Penelitian adalah kriteria minimal tentang sistem penelitian pada perguruantinggi yang berlaku di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia.Standar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat adalah kriteria minimal tentang sistempengabdian kepada masyarakat pada perguruan tinggi yang berlaku di seluruh wilayahhukum Negara Kesatuan Republik Indonesia.Standar Nasional Pendidikan Tinggi yang selanjutnya disingkat SNDikti adalah satuan standaryang meliputi Standar Nasional Pendidikan, ditambah dengan Standar NasionalPenelitian, dan Standar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat.Temuan (Findings) adalah pernyataan yang berisi fakta yang dicatat selama audit dan didukungdengan bukti-bukti obyektif. Bukti obyektif dapat berupa: catatan/ dokumen/ arsipbersifat kualitatif atau kuantitatif, serta pernyataan responden fakta mutu pelayanan,eksistensi dan implementasi elemen-elemen sistem mutu.Tridharma Perguruan Tinggi adalah kewajiban Perguruan Tinggi untuk menyelenggarakanPendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.Klien (Client): organisasi/perorangan yang mempunyai hak untuk mengatur atau hak kontrakuntuk meminta auditTeraudit (Auditee) adalah Organisasi/ unit kerja/ orang yang diaudit. Teraudit bisa sekaligussebagai klien.Temuan Audit (Audit Findings) adalah hasil dari evaluasi bukti audit yang dikumpulkan yangberlawanan dengan kriteria audit.Teraudit adalah suatu oraginasi yang diaudit (Auditee)iv Dokumen Panduan Audit Mutu Internal ITS 2018

DAFTAR SINGKATANABET: American Board of Engineering and TechnologyAMAI: Audit Mutu Akademik InternalAMI: Audit Mutu InternalAUN: ASEAN University NetworkAUN-QA: ASEAN University Network – Quality AssuranceBAN-PT: Badan Akeditasi Nasional-Pendidikan TinggiIABEE: Indonesian Accreditation Board of Engineering EducationITS: Institut Teknologi Sepuluh NopemberKemenristekdikti : Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan TinggiKTS: ketidak sesuaianOB: ObservasiMP-AMI: Manajer Program AMIPPEPP: Perencanaan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan PeningkatanPDPT: Pangkalan Data Perguruan TinggiPTK: Permintaan Tindakan Koreksi (PTK)PLOR: Problem, Location, Obyektive, ReferenceQA: Quality AssuranceRENSTRA: Rencana strategisRPS: Rencana Pembelajaran SemesterSN Dikti: Standar Nasional Pendidikan TinggiSPT: Standar Pendidikan TinggiSPM-PT: Sistem penjaminan mutu Pendidikan TinggiSPMI: Sistem Penjaminan Mutu InternalSPME: Sistem Penjaminan Mutu EksternalUU: Undang-undangv Dokumen Panduan Audit Mutu Internal ITS 2018

BAB 1.PENDAHULUANPendidikan tinggi berfungsi1:a. mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yangbermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa;b. mengembangkan sivitas akademika yang inovatif, responsif, kreatif, terampil, berdaya saing, dankooperatif melalui pelaksanaan Tridharma; danc. mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan memperhatikan dan menerapkannilai humaniora.Penjaminan mutu Pendidikan Tinggi merupakan kegiatan sistemik untuk meningkatkan mutuPendidikan Tinggi secara berencana dan berkelanjutan1. Penjaminan mutu pada pendidikan tinggidilakukan melalui penetapan, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian, dan peningkatan StandarPendidikan Tinggi (SPT)1.Sistem penjaminan mutu Pendidikan Tinggi terdiri atas 2: Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang dikembangkan oleh Perguruan Tinggi; dan Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) yang dilakukan melalui akreditasi.SPMI yang dilaksanakan oleh ITS adalah bertujuan menjamin pemenuhan Standar Nasional Diktisecara sistemik dan berkelanjutan sehingga tumbuh dan berkembang budaya mutu di setiap ProgramStudi di ITS.Menurut UU. Nomor 12 Tahun 2012 Pasal 54, dan dijelaskan kembali pada SN Dikti,Permenristekdikti Nomor 44 Tahun 2015, Standar Nasional Pendidikan Tinggi meliputi satuanstandar3:1. Standar Nasional Pendidikan,2. Standar Nasional Penelitian,3. Standar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat.Sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi dilakukan terhadap ketiga standar pada SN Dikti, denganmelalui 3 (tiga) kegiatan, yaitu;1. Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) yang dilakukan dengan menggunakan borangakreditasi BAN-PT untuk Institusi dan Program Studi.2. Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang dilakukan oleh ITS.3. Serta didukung oleh ketersediaan Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT) yang terintegrasisecara nasional4.SPME dan SPMI dilakukan dengan berdasarkan SPT yang sama dan/atau melampaui Standar NasionalPendidikan (SNP). Setiap perguruan tinggi memiliki keleluasaan mengatur pemenuhan SN Dikti2dalam mengembangkan SPT. Pelaksanaan SPMI mengikuti kaidah PPEPP, yaitu Penetapan,Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Pengembangan standar yang telah ditetapkan. Pada1Diambil dari UU. No. 12 Tahun 2012 Pasal 51 dan 52.Diambil dari Permendikbud, No 50 Tahun 2014, Pasal 3.3Diambil dari Permenristekdikti, No. 44 Tahun 2015, Pasal 1.2Berdasarkan UU. No. 12 Tahun 2012 Pasal 54.4Peraturan Pemerintah, PP No 54 Tahun 2015, tentang Statuta ITS, Pasal 41.21 Dokumen Panduan AMI 2018

tahapan E – Evaluasi dapat dilakukan melalui Audit Mutu Internal. Audit mutu internal merupakansebuah proses yang sistematis, mandiri, dan terdokumentasi untuk memperoleh bukti audit danmengevaluasinya secara obyektif untuk menentukan sejauh mana kriteria audit telah terpenuhi.Buku Panduan Audit Mutu Internal ini merupakan buku panduan untuk semua auditor dalammelaksanakan audit mutu internal (AMI) Prodi di lingkungan ITS.2 Dokumen Panduan AMI 2018

BAB 2.TUJUAN DAN MANFAAT AUDIT MUTU INTERNAL2.1Tujuan Audit Mutu InternalAudit Mutu Internal (AMI) merupakan suatu pemeriksaan yang sistematis dan independen untukmenentukan apakah kegiatan dalam menjaga mutu serta hasilnya telah dilaksanakan secara efektifsesuai dengan standar pendidikan tinggi ITS. Standar mutu pendidikan ITS ditetapkan untukmencapai tujuan ITS, yang dituangkan dalam statuta ITS PP No. 54/2015. AMI adalah salah satutahapan / cara dalam siklus penjaminan mutu pendidikan tinggi dalam upaya peningkatan mutu.Secara umum tujuan AMI adalah:Melaksanakan verifikasi kesesuaian antara pelaksanaan dengan sta

Pendidikan Tinggi (SPT)1. Sistem penjaminan mutu Pendidikan Tinggi terdiri atas2: Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang dikembangkan oleh Perguruan Tinggi; dan Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) yang dilakukan melalui akreditasi.

Related Documents:

kebijakan yang dapat dijadikan acuan perencanaan dan pelaksanaan. Terbitnya Buku Pedoman Standar Mutu Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini, yang berisi kebijakan-kebijakan mutu, standar mutu dan manual mutu dapat dijadikan landasan dan rujukan penjaminan mutu bagi seluruh

Workshop Implementasi Sistem Manajemen Mutu Universitas Sumatera Utara untuk Gugus Janiman Mutu (GJM) dan Gugus Kendali Mutu (GKM) Siklus 11 Tahun 2018 3. Update Dokumen Kebijakan Mutu dan Siklus Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) USU mengacu pada Permenristekdikti Nomor 62 tahun 2016 tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi 4.

yang bermutu harus dilandasi dengan sistem manajemen mutu akademik yang baik. Salah satu sistem manajemen mutu berstandar internasional yang dapat diterapkan pada berbagai aspek termasuk layanan akademik di perguruan tinggi adalah Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008. Penerapan Sistem Manajemen Mutu diharapkan mampu mendorong

TUGAS AKHIR PANDUAN PEMBENTUKAN ORGANISASI MUTU ITS TUGAS AKHIR PANDUAN TUGAS AKHIR KANTOR PENJAMINAN MUTU INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER SURABAYA 2017 . . Pembuatan Laporan, dan Ujian. C. Tahap presentasi Proposal sebagai bagian dari pelaksanaan Tugas Akhir/Skripsi. D. Departemen mengusulkan dosen pembimbing dan penguji Tugas

mengukuhkan integrasi penjaminan Mutu Pendidikan Tingi dalam sebuah sistem Penjaminan Mutu Perguruan Tinngi berubah menjadi Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi (SPM Dikti) yang terdiri dari Sistem Penjaminan Mutu Internal . Memahami manajemen Perguruan Tinggi. 3.1.3. Obyek atau Area AMI adalah unit yang akan dilakukan audit, dapat

program studi (UPPS) sebagai unit pengusul akreditasi program studi (APS), serta program studi yang diakreditasi. Indikator ini disusun BAN-PT secara khusus dengan mempertimbangkan kekhasan program studi tersebut. Dengan demikian upaya peningkatan mutu secara berkelanjutan dalam upaya membangun budaya mutu, dapat segera terwujud.

automotive climate systems, today, are an integrated part of the vehicle’s comfort and safety. Over the last years, Nissens has invested a significant amount of resources in research on and development of climate system components for the automotive segment. Years of thermal know-how and manufacturing experience mean that we are able