ANALISIS USAHATANI BAWANG MERAH (Studi Kasus Petani Bawang .

1y ago
41 Views
1 Downloads
1.36 MB
16 Pages
Last View : 1m ago
Last Download : 3m ago
Upload by : Matteo Vollmer
Transcription

ANALISIS USAHATANI BAWANG MERAH(Studi Kasus Petani Bawang Merah Di Desa BanjarejoKecamatan Ngantang Kabupaten Malang)SKRIPSIDiajukan sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikanStudi pada Program Sarjana strata (S1), Fakultas Pertanian PeternakanUniversitas Muhammadiyah MalangOleh:JUNIARABDILLAH201310210311035JURUSAN AGRIBISNISFAKULTAS PERTANIAN PETERNAKANUNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG2018i

i

ii

iii

KATA PENGANTARAlhamdulillah puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, yangtelah melimpahkan rahmat, taufik dan hidayah - Nya, sehingga penulis dapatmenyelesaikan penulisan skripsi dengan judul “Analisis Usahatani Bawang Merah(Studi Kasus: Desa Banjarejo Kecematan Ngantang Kabupaten Malang)”.Penulis menyadari penyusunan skripsi ini tidak lepas dari semua pihak, baikbantuan, bimbingan, kerjasama secara moril maupun materiil. Pada kesempatanini, dengan kerendahan hati penyusun mengucapkan terimakasih yang sebesar –besarnya kepada :1. Allah SWT, yang telah memberikan berbagai kemudahan, berkah, rahmat danhidayah-Nya serta memberikan jalan yang lurus dan pencerahan dalammengerjakan skripsi.2. Orang tua, Bapak Abdul Wahab dan Ibu Halimah berkat kerja keras, do’a danmotivasi yang diberikan baik secara moril dan materil, sehingga penulismampu menyelesaikan penulisan skripsi dengan baik.3. Bapak Drs. Fauzan, M.Pd selaku Rektor Universitas Muhammadiyah Malang4. Bapak Dr. Ir. Damat, MP selaku Dekan Fakultas Pertanian PeternakanUniversitas Muhammadiyah Malang5. Bapak Prof. Dr. Ir. Jabal Tarik Ibrahim, M.Siselaku Dosen Pembimbing I danIr. Gumumoyo Mumpuni selaku Dosen Pembimbing II yang telahmembimbing penulis dengan sabar, cermat, teliti dan selalu memberikan kritikdan saran yang bersifat membangun hingga terselesaikan nya penelitian ini.6. Ibu Ir. Dyah Erni Widyastuti, MM selaku Ketua Jurusan Agribisnis FPP yangtelah memberikan semangat, motivasi, arahan dan bantuan kepada penulishingga terselesaikan nya penelitian ini.7. Perangkat Desa Banjarejo Kecamatan Ngantang, yang telah memberikanbantuan berupa data-data penelitian, perhatian, arahan dan bimbingan yangbersifat membangun.v

8. Teman – teman kelas yang telah memberikan saran dan kritik yangmembangun kepada penulis terutama kelasa gribisnis A angkatan 2013,terimakasih atas kebersamaan yang telah diberikan selama 4 tahun masakuliah.Malang, 26 Mei 2018Penulis,(Juniarabdillah)vi

DAFTAR ISIHALAMAN PERSETUJUAN . iHALAMAN PENGESAHAN . iiSURAT PERNYATAAN . iiiRIWAYAT HIDUP . ivKATA PENGANTAR . vDAFTAR ISI . viiDAFTAR TABEL . xDAFTAR LAMPIRAN . xiABSTRAK . xiiABSTRACT. xiiiBAB I PENDAHULUAN . 11.1 Latar Belakang . 11.2 Rumusan Masalah Penelitian . 31.3. Tujuan dan Kegunaan Penelitian . 41.3.1. Tujuan Penelitian. 41.3.2. Kegunaan Penelitian . 41.4. Batasan Istilah dan Pengukuran Variabel . 51.4.1. Batasan Istilah . 51.4.2. Pengukuran Variabel . 6BAB II TINJAUAN PUSTAKA . 72.1. Penelitian Terdahulu . 72.2. Landasan Teori . 152.2.1. Bawang Merah . 152.2.2. Usahatani . 172.2.3. Biaya Usahatani . 202.2.4. Penerimaan Usahatani . 212.2.5. Pendapatan Usahatani . 212.3 Kerangka Pemikiran . 232.4. Hipotesis Penelitian . 25vii

BAB III METODE PENELITIAN . 263.1. Metode Penentuan Lokasi Penelitian . 263.2. Jenis dan Sumber Data . 263.3. Populasi Sampel dan Penentuan Sampel . 273.4. Metode Analisis Data . 28BAB IV KEADAAN UMUM DAERAH PENELITIAN . 314.1 Gambaran Umum Desa . 314.2. Aspek Pendidikan Kesehatan Dan Sosial Masyarakat . 32BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. 345.1 Karakteristik Responden . 345.1.1 Penggolongan Responden Berdasarkan Umur . 345.1.2 Penggolongan Responden Berdasarkan Pendidikan . 355.1.3 Penggolongan Responden Berdasarkan Tanggungan keluarga . 365.1.4 Penggolongan Responden Berdasarkan Kepemilikan Lahan . 375.1.5 Penggolongan Responden Berdasarkan Luas Garapan . 375.1.6 Penggolongan Responden Berdasarkan Penggalaman Bertani . 385.2 Teknis Budidaya Usahatani Bawang Merah . 395.2.1 Pengolahan Lahan . 395.2.2 Penanaman . 405.2.3 Pemeliharaan . 405.2.4 Panen dan pascapanen . 435.3 Analisis Biaya Usahatani Bawang Merah . 435.3.1 Biaya variabel (variable cost) . 445.3.2 Biaya Tetap . 445.3.3 Biaya Total . 455.4 Analisis Penerimaan, Pendapatan serta R/C Ratio UsahataniBawang merah . 465.4.1 Penerimaan usahatani bawang merah . 465.4.2 Pendapatan usahatani bawang merah . 475.4.3 Efisiensi Usahatani Bawang Merah (R/C Ratio) . 48viii

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN. 496.1 Kesimpulan . 496.2 Saran . 49DAFTAR PUSTAKA . 51LAMPIRAN . 55ix

DAFTAR TEBELTabel. 1 Luas Lahan di Desa Banjarejo dan Pengunaanya . 31Tabel .2 Sebaran Penduduk di Desa Banjarejo Berdasarkan Matapencarian . 32Tabel 3 Penolonggan Pesponden Berdasarkan Umur . 34Tabel 4 Penolonggan Responden Berdasarkan Pendidikan . 35Tabel 5 Penggolongan Responden Berdasarkan Tanggungan Keluarga . 36Tabel 6 Penolonggan Responden Berdasarkan Kepemilikan Lahan . 37Tabel 7 Penolonggan Responden Berdasarkan Luas Garapan . 37Tabel 8 Penolonggan Responden Berdasarkan Pengalaman Bertani . 38Table 9 Jenis dan Harga Pupuk yang Digunakan Petani Bawang Merahdi Daerah Penelitian . 42Table 10 Jenis dan Harga Pestisida Yang Digunakan Petani Bawang Merahdi Daerah Penelitian . 42Tabel 11 Biaya Variabel Rata-rata Dalam Satu Kali Proses ProdusksiYang Digunakan Petani Responden Dalam Usahatani BawangMerah . 44Tabel 12 biaya tetap usahatani bawang merah . 45Tabel 13 Total Biaya Usahatani Bawang Merah. 45Tabel 14 Rata -Rata Penerimaan Petani Bawang Merah . 47Tabel 15 Rata – Rata Pendapatan Usahatani Bawang Merah . 47Tabel 16 Analisis Efisiensi Usahatani Bawang Merah (R/C Ratio)Per Hektar . 48x

DAFTAR LAMPIRANLampiran 1 Kuesioner Penelitian . 55Lampiran 2 Identitas Responden . 56Lampiran 3 Dokumentasi . 70xi

DAFTAR PUSTAKAAsmara dan Ardhiani, 2010.Analisis Profitabilitas Usahatani Bawang MerahBerdasarkanb Musim Di Tiga Kabupaten Sentra Produksi atani-bawang.pdf.Basuki Rs, 2014. Identifikasi Permasalahan dan Analisis Usahatani Bawang Merah diDataran Tinggi Pada Musim Hujan di Kabupaten Majalengka ( ProblemsIdentification and Shallots Farming Analyzein the Highland at Rainy Season inMajalengka District 3-ididentifikasi– permasalahan– dan–analisis-u.pdf.Basuki et al. 2004.Identifikasi Permasalahan dan Analisis Usahatani Bawang Merahdi Dataran Tinggi Pada Musim Hujan di Kabupaten Majalengka (ProblemsIdentification and Shallots Farming Analyzein the Highland at Rainy Season n–dan–analisis-u.pdf.Dwijaya Samudra Suryaman, 2015.Analisis Efisiensi Produksi Usahatani BawangMerah(Studi Kasus : Desa Sidamulya, Kecamatan Wanasari, /08 suryaman.pdf.Direktorat Jendral Hortikultura, 2013. Identifikasi Permasalahan dan AnalisisUsahatani Bawang Merahdi Dataran Tinggi Pada Musim Hujan diKabupaten Majalengka (Problems Identification and Shallots FarmingAnalyzein the Highland at Rainy Season in Majalengka -u.pdDeptan 2005, Analisis Profitabilitas Usahatani Bawang Merah BerdasarkanMusim Di Tiga Kabupaten Sentra Produksi Di sahatani-bawang.pdfFirdaus,2008.Analisis pendapatan usahatani gula tumbu (kasus kecamatan dawekabupatenkudus).https://www.scribd.Com /document/347172983/03-permatasariHayyun Draifi Marla, 2016. Analisis Pendapatan Usahatani Bawang Merah DiLahan Pasir Kecamatan Sanden Kabupaten Bantul Yogyakarta.I Nengah SudirtaYasa 2012.Analisis Usahatani Bawang Merah di Desa .51

Jabal Tarik Ibrahim 1999.Buku diktat metode penelitian sosial nUniversitasMuhammadiyah Malang.Jabal Tarik Ibrahim 1999.Buku diktat metode penelitian sosial nUniversitasMuhammadiyah Malang.Lawalataet al, 2015.Persepsi Petani Terhadap Pengembangan Usahatani BawangMerah Guna Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Di Desa Liya .http://sitedi.uho.ac.id/uploads sitedi/d1a112138 sitedi ani dan Darwis, 2010.Winarso, 2003.Purmiyati 2002.AnalisisProfitabilitas Usahatani Bawang Merah Berdasarkan Musim Di TigaKabupaten Sentra Produksi Di usahatani-bawang.pdf.Nurhapsa, Kartini, Arham, 2015.Analisis Pendapatan Dan Kelayakan UsahataniBawang Merah Di Kecamatan Anggeraja Kabupaten /jgt/article/download/111/114.Purmiyati, 2002. Analisis Profitabilitas Usahatani Bawang MerahBerdasarkan Musim Di Tiga Kabupaten Sentra Produksi atani-bawang.pdf.PurbadanAstuti2013.Analisis Profitabilitas Usahatani Bawang MerahBerdasarkan Musim Di Tiga Kabupaten Sentra Produksi ahatani-bawang.pdf.Rahim dan Diah, 2007.Analisis pendapatan petani tebu di kecamatan jeponkabupaten blora. http:// unnes.ac.id/17307/1/7111409007.pdf lib.Slovin(Sevilla et. al., 1960), 2008.Analisis pendapatan usahatani gulatumbu(kasus kecamatan dawe kabupatenkudus ermatasariSoekartawi, 2011.Analisis pendapatan usahatani gula tumbu (kasus kecamatan t/347172983/03permatasari52

Soekartawi,2001.Analisis pendapatan usahatani gula tumbu (kasus kecamatandawe kabupaten kudus).https:// www. scribd. Com /document / 347172983/03–permatasariSuparmoko,2001.Analisis pendapatan usahatani gulatumbu (kasus kecamatandawe kabupaten permatasariSoekartawi,2006.Analisis pendapatan usahatani gulatumbu (kasus kecamatandawe kabupaten 3permatasariSuratiyah, 2006.Analisis pendapatan petani tebu di kecamatan jepon 409007.pdfSuratiyah, 2009.Persepsi Petani Terhadap Pengembangan Usahatani BawangMerah Guna Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Di Desa Liya .http://sitedi.uho.ac.id/uploads sitedi/d1a112138 sitedi ono, 2004.Persepsi Petani Terhadap Pengembangan Usahatani BawangMerah Guna Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Di Desa Liya tp://sitedi.uho.ac.id/uploads sitedi/d1a112138 sitedi o, 2002. Analisis pendapatan petani tebu di kecamatan jepon 409007.pdfSuratiyah, 2006 Persepsi Petani Terhadap Pengembangan Usahatani BawangMerah Guna Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Di Desa Liya ttp://sitedi.uho.ac.id/uploads sitedi/d1a112138 sitedi tna, 2010.Analisis Profitabilitas Usahatani Bawang Merah BerdasarkanMusim Di Tiga Kabupaten Sentra Produksi Di ni-bawang.pdf.Soekartawi, dalamAgustina, 2011.Analisis Pendapatan Usahatani lt/files/jurnal%20masahid.Pdf53

Slovindalam Umar, 2003.Analisis Biaya Produksi Dan Pendapatan UsahataniRumput Laut Di Desa Ollo Selatan Kecamatan Kaledupa KabupatenWakatobi.http://sitedi.uho.ac.id/uploads sitedi/d1a112109 sitedi firnawati%20%28d1a112109%29.pdfSherley Siseraf Pamusu, Max Nur Alam, Sulaeman, 2013. Analisis produksi danpendapatan usahatani bawang Merah local palu di Desa OlobojuKecamatan Sigi Biro maru Kabupaten article 141794&val 5153.Shanti, 2011. Pendapatan Usahatani Dan Faktor Yang Mempengaruhi PemilihanUsahatani Padi Organik Di Desa Sunda wenang ndle/123456789/86336Shinta, 2011.Analisis Pendapatan Usahatani Gula Tumbu (Kasus Kecamatan t/347172983/03permatasariSuriani, N. 2011.Bawang Bawa Untung.Budidaya Bawang Merah dan BawangMerah. Cahaya Atma Pustaka. Yogjakarta.Wukinah, 2017. Pengaruh Produksidan Harga Terhadap Tingkat PendapatanPetani Bawang Merah (Studi Kasus di Desa Tawangsari KecamatanLosari Kabupaten Cirebon). http://repository. syekhnurjati.ac.id /2426/1/wunikah-min.pdf.Yudi Hantoro, 2014. Analisis Usahatani Bawang Merah Di Desa ?Sequence 154

ANALISIS USAHATANI BAWANG MERAH (Studi Kasus Petani Bawang Merah Di Desa Banjarejo Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang) SKRIPSI . Diajukan sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan . Studi pada Program Sarjana strata (S1), Fakultas Pertanian Peternakan . Universitas Muhammadiyah Malang . Oleh: JUNIARABDILLAH 201310210311035 . JURUSAN AGRIBISNIS

Related Documents:

budidaya bawang merah. Hama dan penyakit yang menyerang tanaman bawang pada masa budidaya dapat dikendalikan . Salah satu Cara yang paling umum dilakukan para petani bawang merah dalam . 300 mengendalikan serangan hama dan penyakit bawang merah

Bawang Bawa Untung.Budidaya Bawang Merah dan Bawang Merah. Cahaya Atma Pustaka. Yogjakarta. Sutapradja, H. 1996. Kaitan Antara Cara Pemberian Cu Dan Dosis K, Mg Serta Ca Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Bawang Merah. J. Hort. 5(5): 17-22. Sutari, S. 2010. U

bawang merah yang paling baik yaitu P3 6% dan P2 4%. Kata kunci: ekstrak, limbah bawang merah, pertumbuhan tanaman . Palu: Prodi Budidaya Pertanian Universitas Tadulako. 2009. h. 131. secara signifikan, seperti halnya penanaman menggunakan sistem hidroponik yang telah diterapkan di negara-negara maju.

9. Analisis usahatani padi (per ha) petani non koperator pada kegiatan SUT Padi di lahan sawah MK 2006 35 10. Analisis usahatani padi (per ha) varietas Ciherang dan Tukad Balian dengan teknologi introduksi dan teknologi diperbaiki lahan irigasi MH 2006/2007 36 11. Analisis Usaha Tani Tanaman Sela pada Perkebunan Karet

Analisis Usaha Tani Bawang Merah dalam Aspek Teknis 44 value is Rp. 16, 343, 200,777,- and interest rate return (IRR) 15.19% in the second period above the discount rate. On socio-economic aspect can be showed that the shallot farming can increase farmer’s income as much as 4 times higher than paddy farming. The shallot farming also open relationship for cooperation with various parties .

Usaha tani kacang tanah di Desa Kemantren tujuannya adalah sebagai sumber pendapatan tambahan petani. Namun, perhitungan pendapatan dari usahatani ini jarang dilakukan oleh petani sehingga tidak ada informasi sampai seberapa besar pendapatan yang diperolehnya dari usahatani kacang tanah.

usaha tani sayur – sayuran. Praktek budidaya sayur – sayuran di Desa Nefokoko, Kecamatan Mollo Utara . peningkatan pendapatan petani dari usaha sayur-sayuran yang mempunyai peluang . Kacang panjang 4. kangkung 5. Bawang merah 6. Kacang merah 7. Bawang putih 8. Buncis

SISTEM HIDROPONIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicumL.) S K R I P S I . Budidaya Bawang Merah. Penebar Swadaya. Jakarta. Widjaja-Adhi, I P.G. 1988. Physical and chemical characteristic of peat soil of Indon

WAKTU PEMBERIAN PUPUK BAWANG MERAH - 15 0 15 30 45 60 Urea - 7 hari 10-15 hari 30 - 35 hari NPK Mutiara SP 36 Kamas/ ZK Urea atau ZA Unsur P dan K sulit larut, sehingga perlu waktu (minimal 14 hari) agar unsur tersebut dapat diserapFile Size: 1MB

2.1.Botani dan Morfologi Tanaman Bawang Merah Dalam dunia tumbuhan, tanaman bawang merah diklasifikasikan sebagai berikut (Estu dkk., 2007). . Hidroponik juga dikenal sebagai soilless culture atau budidaya tanaman tanpa tanah. Jadi, hidroponik berarti budidaya tanaman yang memanfaatkan air

bawang merah bervariasi antara 150- 300 kg N/ha bergantung pada varietas dan musim tanam. Menurut Sumarni dan Hidayat (2005), rekomendasi pemupukan nitrogen untuk budidaya bawang merah adalah 175 kg N/ha, namun Napitupulu dan Winarto (2010) menya

Rukmana.1995 Bawang Merah Budidaya dan Pengolahan Pasca Panen. Kanisius, Jakarta . Rukmana R., 1994. Bawang merah

BAHAN SAMBAL TAUCO (BAHAN 1 haluskan) 25 buah cabai merah keriting 3 siung bawang putih 7 siung bawang merah (BAHAN 2) 4 sdm tauco asin garam secukupnya . Resep ini tidak pakai jeroan, tapi kalo mau pakai silakan. Resep ini

praktikum 5 Modul 10 Usahatani Gurem dan Keputusan Alokasi Tenaga Kerja Keluarga TM 13, praktikum 6 Modul 11 Skala Usahatani dan Produktivitas Faktor Produksi TM 14, praktikum 7 Modul 12 Perubahan teknologi dalam Perspektif Usahatani Gurem TM 15, Praktikum 8 UJIAN AKHIR PRAK

Analisis Pendapatan Usahatani Rumput Laut (Eucheuma Cottonii) di Desa Kambunong Kecamatan Karossa Kabupaten Mamuju Tengah. Dibimbing oleh SYAFIUDDIN dan RAHMAWATI. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui besarnya biaya dan penerimaan usaha tani r

Anatomi dan Histologi Ginjal Iguana Hijau (Iguana iguana) Setelah Pemberian Pakan Bayam Merah (Amaranthus tricolor L.). Di bawah bimbingan DWI KESUMA SARI dan FIKA YULIZA PURBA. Bayam merah merupakan tumbuhan yang mengandung beberapa zat gizi antara lain protein, lemak, karbohidrat, kalium, zat besi, dan vitamin. Di sisi lain, bayam merah juga memiliki kandungan oksalat dan purin yang bersifat .

Perancangan buku cerita bergambar kisah bawang merah dan bawang putih untuk anak Moch. Abdul Rohman, S.Sn, M.Sn Yon Ade Lose Hermanto, S.Sn, M.Sn PERPANJANGAN 140253600123 Andhika Fadlillah Putra Desain Komunikasi Visual Perancangan komik cerita rakyat timun mas menggunakan style manga sebagai bagian dari pop culture jepang Moch.

METODE BUDIDAYA METODE KONVENSIONAL Suatu metode budidaya yang sudah lazim dilakukan oleh para petani sayuran METODE HIDROPONIK Suatu metode budidaya dengan teknik modern yang . 13 Bawang Merah Rendah 100 - 500 14 Bawang Puti

Biasanya digunakan untuk bumbu sambal goreng, rendang, kering, pepes, sambal bajak, aneka gulai, bumbu rujak dan balado. Bumbu inti putih adalah salah satu bumbu masakan Indonesia yang berwarna putih dengan komposisi bawang merah, bawang putih, kemiri da

B. Anatomi dan Fisiologi 1. Anatomi Tulang adalah jaringan yang kuat dan tangguh yang memberi bentuk pada tubuh. Skelet atau kerangka adalah rangkaian tulang yang mendukung dan melindungi organ lunak, terutama dalam tengkorak dan panggul. Tulang membentuk rangka penunjang dan pelindung bagi tubuh dan tempat untuk melekatnya otot-otot yang menggerakan kerangka tubuh. Tulang juga merupakan .