DISCLAIMER - WordPress

3y ago
60 Views
3 Downloads
2.93 MB
21 Pages
Last View : 10d ago
Last Download : 5m ago
Upload by : Joanna Keil
Transcription

1DISCLAIMERArtikel ini bukan murni karangan penulis. Isi dalam artikel ini merupakan gabunganbeberapa materi dari literatur/referensi relevan yang tercantum dalam daftarpustaka. Silakan menggunakan artikel ini sebaik-baiknya dalam rangka menambahilmu dan wawasan. Artikel ini jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu kamimenerima kritik dan saran yang membangun. Terima kasih atas perhatiannya.Rosyid W. ahun 2014 – tidak dipublikasikan.

2A. Pengertian Sistem Injeksi ElektronikSistem injeksi elektronik atau electronic fuel injection (EFI) adalah sistemkontrol bahan bakar yang dikembangkan dari sistem bahan bakar ktronikadalahsebuahsistempenyemprotan bahan bakar yang dikontrol secara elektronik untuk mendapatkannilai campuran bahan bakar dan udara yang sesuai dengan keadaan dan kebutuhanmesin, sehingga didapatkan daya motor yang optimal dan gas buang yang ramahlingkungan serta penggunaan bahan bakar yang efisien. EFI dipakai oleh merekToyota, sedangkan merek lain mempunyai nama yang berbeda misalnya PGM-FI(Programmed Fuel Injection) pada Honda, EPI (Electronic Petrol Injection) padaSuzuki, EGI (Electronic Gasoline Injection) pada Mazda, Jetronik oleh Bosch, Multec(Multi Technology) pada General Motor dan lain sebagainya akan tetapi prinsip kerjadari semua sistem tersebut adalah sama.Sistem yang digunakan pada electronic fuel injection terbagi atas sensorsensor dan actuator. Sensor merupakan komponen informan atau pemberi informasitentang kondisi mesin yang berkaitan dengan penentuan jumlah bahan bakar yangharus diinjeksikan pada mesin. Pemberian sinyal dapat berpa sinyal analog maupundigital. Sensor yang mengirim informasi dalam bentuk analog misalnya TPS (ThrottlePosition Sensor) dan MAF (Mass Air Sensor). Actuator adalah komponen yangmenerima perintah dari ECU (Electronic Control Unit) dalam bentuk digital maupunanalog. Pemberian perintah berupa analog misalnya pada pompa bensin elektrikdan lampu kontrol (check engine). Sedangkan perintah berupa sinyal digitaldiberikan pada injektor, koil pengapian, pengatur idle, sensor oksigen, dan soketdiagnosa.Bila dibandingkan dengan sistem konvensional (karburator) , sistem EFImempunyai kelebihan yakni pembentukan campuran bahan bakar dengan udarayang homogen, komposisi campuran udara dan bahan bakar yang lebih akuratsesuai dengan kondisi mesin sehingga lebih irit bahan bakar, akselerasi yang lebihresponsif, pembakaran yang lebih sempurna, emisi gas buang lebih rendahsehingga lebih ramah lingkungan, daya dan tenaga yang dihasilkan lebih optimal,terdapat fault code indicator sehingga mempermudah pemeriksaan dan perbaikanpada gangguan atau kerusakan sistem.

3Gambar 1. Prinsip Kerja Sistem EFIB. Sistem Kontrol Injeksi ElektronikBerdasarkan alur sistem kontrol, sistem injeksi elektronik dibagi menjadi duajenis, yakni sistem injeksi closed-loop dan open-loop. Sistem injeksi open loopadalah sistem injeksi dengan kontrol yang terbuka, dimana output tidak mempunyaipengaruh terhadap aksi kontrol. Artinya, output pada sistem injeksi open loop tidakdapat digunakan sebagai umpan balik dalam input. Sedangkan sistem injeksi closedloop adalah sistem injeksi dengan sistem kontrol dengan sinyal output yang dapatmempengaruhi langsung pada aksi kontrol. Sistem injeksi closed loop juga disebutsistem kontrol berumpan balik.Gambar 2. Sistem Kontrol Open Loop1. Sistem Kontrol Open LoopDalam sistem open loop, tidak terdapat umpan balik dari hasil pembakarankepada ECU. Dalam hal ini, tidak terdapat pemantauan atau pengukuran gas buanguntuk melihat bagaimana kondisi kesempurnaan pembakaran dalam mesin. Bahanbakar yang diinjeksikan telah ditentukan oleh input yang masuk ke ECU, misalnyaoleh putaran mesin dan posisi throttle, bahan bakar disemprotkan oleh injektordengan panjang pulse menurut fuel maps yang tersimpan pada ECU, panjang pulsedapat berubah sesuai dengan kondisi lingkungan yakni suhu udara, tekanan udara,dan suhu mesin. Alur kerja pada sistem open loop ditunjukkan pada Gambar 2.

42. Sistem Kontrol Closed LoopSistem injeksi closed loop adalah sistem dengan kontrol yang mempunyaiumpan balik (feedback) dari hasil pembakaran kepada ECU. Dalam hal ini, terdapatpemantauan atau pengukuran gas buang untuk melihat kinerja mesin. Pengukuranini dilakukan oleh probe yang menghasilkan tegangan dinamik sesuai perubahankondisi yakni gas di sekitarnya. Probe atau sensor ini disebut dengan sensoroksigen, sensor lambda, sensor O2, sensor exhaust gas, dan beberapa nama laintetapi pada dasarnya mempunyai prinsip kerja yang sama. Alur kerja sistem closedloop ditunjukkan pada Gambar 3.Gambar 3. Sistem Kontrol Closed LoopC. Komponen Sistem Injeksi ElektronikKomponen dalam sistem injeksi elektronik terdiri dari komponen input, unitkontrol dan komponen output. Berikut ini adalah macam-macam komponen yangterdapat pada sistem injeksi elektronik secara umum:1. Pompa Bahan BakarPompa bahan bakar yang biasa digunakan pada mesin dengan sistem EFIadalah pompa bahan bakar elektrik yang berfungsi untuk menghisap bahanbakar dari tangki dan menyalurkannya pada sistem injektor dengan tekanantertentu. Jenis pompa bahan bakar yang umum digunakan adalah pompa tipein-tank dan tipe in-line. Tipe in-tank adalah pompa bahan bakar yang beradadi dalam tangki bahan bakar dan terendam bahan bakar. Sedangkan tipe inline adalah pompa bahan bakar yang berada di luar tangki bahan bakar.Kinerja dari pompa bahan bakar dikontrol oleh ECU. Jika transistor pada ECUpada kondisi mati maka arus listrik tidak mengalir ke massa sehingga relaypompa dalam kondisi mati, akibatnya arus listrik dari baterai tidak mengalir kepompa dan pompa tidak dapat bekerja.

5Gambar 4. Pompa Bahan Bakar2. Electronic Control Unit (ECU)ECU merupakan komponen sistem injeksi elektronik yang menerima danmengolah sinyal listrik dari sensor untuk selanjutnya diubah menjadi garisperintah kepada komponen aktuator. ECU mendapat tegangan listrik daribaterai, yang selanjutnya akan dialirkan pada sensor dan aktuator yangdisesuaikan besarnya tegangan dengan kapasitas dan spesifikasi sensormaupun aktuator. ECU terdiri dari beberapa bagian di antaranya adalahmikroprosesor, memori, input, akuisisi data, dan output. Mikroprosesor adalahpengatur jalannya perintah dan mengambil keputusan data yang telah diolahberdasarkan informasi dari data yang tersimpan pada memori. Memori adalahpenyimpan data-data input yang siap diinformasikan ke mikroprosesor. Inputadalah pemberi informasi berupa sinyal listrik untuk diproses olehmikroprosesor. Akuisisi data adalah pembeda data-data yang telah diprosesoleh mikroprosesor untuk kemudian diinformasikan ke output. Output adalahpemberi perintah pada komponen aktuator berdasarkan pengolahan datainput.

6Gambar 5. Prinsip Kerja ECU3. Throttle Position Sensor (TPS)TPS adalah sensor yang berfungsi untuk mendeteksi besarnya pembukaankatup gas. Gerakan katup gas akan menggerakkan slider atau lengan gesekyang akan mempengaruhi besarnya nilai tahanan yang dibentuk sebagaiinformasi ke ECU untuk menentukan banyak sedikitnya bahan bakar yangdiinjeksikan. Sensor TPS ditunjukkan pada Gambar 6.Gambar 6. Throttle Position Sensor

74. Idle Speed Control ValveIdle speed control valve difungsikan untuk mengatur besarnya udara yangdiberikan saat putaran idle. Idle speed control valve dipasangkan pada sisibagian bawah throttle chamber. ECU hanya mengoperasikan katup ISC untukmembuat idle-up dan memberikan umpan balik untuk mencapai targetputaran idling.Gambar 7. Idle Speed Control Valve5. InjektorGambar 8. InjektorInjektor adalah salah satu bagian sistem injeksi elektronik yang berfungsimengkabutkan bahan bakar agar terjadi proses percampuran yang homogenantara udara dan bahan bakar. Injektor dilengkapi dengan plunger yang akanmembuka dan menutup saluran bahan bakar dan kerja plunger tersebut

8dikontrol oleh solenoid yang mendapatkan instruksi dari ECU. Bahan bakarakan keluar lebih banyak apabila waktu pembukaan plunger lebih lama dansebaliknya. Pengaturan banyak dan sedikitnya bahan bakar yang diinjeksikantergantung dari sinyal yang dikirim oleh ECU.6. Camshaft Position SensorSensor sudut cam dipasang pada sisi samping atas kepala silinder, dimanasensor ini akan mendeteksi setiap perubahan derajat pergerakan camshaft.Sensor ini erat kaitannya dengan pergerakan katup-katup. Dari sinyal sensorini akan dijadikan dasar pertimbangan ECU untuk memulai saat penginjeksiandan akhir dari penginjeksian bahan bakar.Gambar 9. Camshaft Position Sensor7. Crank Angle SensorCrank angle sensor mendeteksi putaran mesin dan mendeteksi posisi pistontiap silinder. Crank angle sensor berfungsi sebagai bahan pertimbangan ECUuntuk mengontrol waktu pengapian.Gambar 10. Crankshaft Position Sensor

98. Temperature SensorGambar 11. Temperature SensorTemperature sensor berfungsi untuk mendeteksi kondisi suhu mesin. Sensorini pada umumnya difungsikan pada suhu air pendingin radiator. Sensor iniumumnya terletak pada blok mesin atau rumah termostat. Sensor ini akanbekerja dengan perubahan nilai resistansi akibat tinggi rendahnya suhu airpendingin. Semakin tinggi suhu air pendingin maka semakin rendahresistansinya.Gambar 12. Intake Air Temperature

109. Intake Air Temperature SensorSensor temperatur udara masuk mendeteksi suhu udara yang masuk. Sensortersebut dilengkapi dengan thermister dan diletakkan di dalam air flow meter.Sensor temperatur udara diletakkan pada kotak saringan udara (air cleanercase) atau pada intake air chamber. Volume dan kepadatan udara berubahsesuai dengan berubahnya temperatur udara. Oleh karena itu meskipunvolume udara yang diukur air flow meter kemungkinan sama, tetapi jumlahinjeksi bahan bakar akan berubah – ubah sesuai dengan berubahnyatemperatur. Pada temperatur di bawah 20oC bahan bakar yang diinjeksikanbertambah, dan di atas 20oC berkurang. Dengan demikian perbandinganudara dan bahan bakar dijamin ketepatannya meskipun temperaturnyaberubah.10. Pressure SensorPressure sensor berfungsi untuk mengukur tekanan udara pada intakemanifold. Besar kecilnya tekanan pada intake akan diinformasikan pada ECUsebagai input analog. Pressure sensor umumnya dipasang pada intakechamber.Gambar 13. Pressure Sensor

1111. Knocking SensorSensor ini berfungsi untuk mendeteksi gejala knocking pada mesin. Ketikaterjadi knocking atau detonasi maka ECU akan menyesuaikan pengapiandengan cara memajukan atau mengundurkan waktu pengapian.Gambar 14. Rangkaian Knocking SensorD. Exhaust Gas Oxygen SensorExhaust Gas Oxygen (EGO) Sensor adalah sensor yang berfungsi mengukurkadar gas oksigen yang terdapat pada gas buang. Sensor ini bertujuan untukmenjaga nilai Air Fuel Ratio (AFR) mendekati nilai ideal yakni 15:1. Sensor ini akanmengirim informasi jumlah oksigen pada gas buang pada ECU (Electronic ControlUnit) untuk mengukur tingkat kesempurnaan pembakaran. Jika pembakaran belumsempurna, maka ECU akan mengkoreksi dan mengubah data perintah padaaktuator agar pembakaran menjadi lebih sempurna.Dalam rangka untuk menjaga katalis emisi gas buang beroperasi denganbenar, air-fuel ratio harus dijaga mendekati nilai 15:1 (perbandingan massa), dansensor EGO inilah yang membantu ECU untuk menjaga air-fuel ratio pada batasyang ditentukan. Sensor EGO memonitor kadar oksigen secara konstan dan begitupula air-fuel ratio di intake mesin, karena persentase oksigen dalam gas buangmerupakan ukuran akurat dari air-fuel ratio yang masuk silinder mesin. Gambar 3.15menunjukkan relasi antara kadar oksigen pada gas buang dan air-fuel ratiocampuran yang memasuki ruang bakar pada mesin.

12Gambar 15. Grafik Perbandingan Oksigen dalam Knalpot dengan Air-fuel RatioInformasi berupa tegangan listrik dari EGO sensor diberikan pada ECUsehingga jumlah bahan bakar yang diinjeksikan pada mesin dapat berubah untukmendapatkan nilai air-fuel ratio yang stabil dan mendekati ideal. Pada umumnya, airfuel ratio yang menghasilkan pembakaran sempurna secara kimiawi dinyatakansebagai Lambda 1. Jika campuran kaya, maka lambda kurang dari 1 (sekitarlambda 0.97), dan jika campuran miskin maka lambda lebih besar dari 1 (sekitarlambda 1,03). Oleh karena itu, EGO sensor juga sering disebut dengan lambdasensor. Terdapat dua macam EGO sensor yang sering digunakan yakni prinsip voltaiccell (contohnya chemo-voltaic) dan lainnya yakni prinsip resistansi listrik padamaterial yang peka terhadap oksigen (contohnya chemo-resistive).

13Gambar 16. Sensor EGO sebagai sebuah Voltaic Cell1. Tipe VoltaicVoltaic, atau Zirconia (ZrO2) adalah salah satu jenis sensor oksigenyang bekerja berdasarkan perbedaan antara tekanan parsial oksigen dariudara atmosfer dengan tekanan parsial dari oksigen dalam gas buang. Padaketinggian di atas laut, udara atmosfer mengandung kurang lebih 21%oksigen dalam massa, dan mempunyai tekanan parsial kurang lebih 0,2 bar.Kandungan oksigen dalam gas buang bervariasi antara nol pada campurankaya hingga sekitar 10% pada campuran miskin seperti ditunjukkan padaGambar 3.15. Tekanan parsial oksigen dalam gas buang bervariasi antara nolhingga sekitar 0.01 bar.Gambar 3.16 menunjukkan bahwa elemen sensor sesungguhnyaadalah sebuah sel (baterai). Plat terbuat dari platinum dan mempunyai lapisankeramik zirconia di antaranya yang berfungsi sebagai elektrolit. Plat platinumberfungsi sebagai katalis untuk oksigen yang bersentuhan dengannya, danjuga digunakan untuk menyalurkan listrik keluar dari sensor. Proses katalisasiterjadi ketika oksigen bersentuhan dengan plat platinum yang menyebabkanpergerakan ion oksigen melalui elektrolit dan hal ini menimbulkan arus listrik

14yang menyebabkan peningkatan voltase sensor. Voltase sensor adalahsebuah representasi akurat dari kadar oksigen dalam gas buang.Gambar 17. Representasi Diagram pada Sensor Oksigen dalam Pipa KnalpotDalam praktiknya elemen sensor dibentuk dalam sebuah bentuktudung seperti pada Gambar 17. Konstruksi seperti ini menjadikan luasplatinum menjadi maksimal untuk gas buang pada satu sisi dan udaraatmosfer pada sisi yang lain. Platinum yang terbuka pada gas buang ditutupidengan sebuah material keramik berpori. Hal ini memungkinkan oksigendapat melewati platinum sekaligus melindungi platinum dari kontaminasiberbahaya dalam produksi gas pembuangan.Semakin besar perbedaan antara kadar oksigen dengan udaraatmosfer maka semakin besar pula voltase yang dihasilkan EGO sensor.Ketika air-fuel ratio berubah dari kaya (misalkan 14:1 atau lambda 0,93)menjadi miskin (16:1 atau lambda 1,06), terdapat perubahan yang signifikanpada tekanan parsial oksigen dari gas buang dan hal ini menyebabkanperubahan langkah dalam voltase EGO sensor karena elektrolit keramik(zirconia) sangat sensitif dengan kadar oksigen seperti ditunjukkan padaGambar 18.

15Gambar 18. Perubahan pada Voltase Sensor sebagai Perubahan pada AFRPeubahan mendadak pada voltase sensor ini digunakan untuk memicutindakan oleh ECU, yang akan mengubah penyemprotan bahan bakar, untukmenjaga nilai lambda 1 (air-fuel ratio yang benar secara kimiawi). Hasil daritindakan ini adalah bahwa siklus output EGO sensor naik dan turun padafrekuensi yang memastikan bahwa mesin berjalan lancar dan katalis knalpotberfungsi dengan baik. Frekuensi nyata ditentukan oleh program yangdirancang dalam ROM (Read Only Memory) pada ECU. Semua ini berartibahwa EGO sensor tipe voltaic menghasilkan sebuah tipe standar outputyang dapat diukur menggunakan peralatan yang tersedia untuk memperbaikikendaraan.Gambar 19. Bentuk Gelombang Voltase pada sebuah Sensor EGO

16Perkiraan bentuk gelombang voltase dari EGO Sensor ketikaberoperasi ditunjukkan pada Gambar 19. Bentuk gelombang muncul dari carasaat ECU mengubah jumlah bahan bakar yang diinjeksikan misalnya ketikamenurunkan dan menaikkan jumlah bahan bakar yang diinjeksikan, dengancara memerintahkan, untuk menjaga air-fuel ratio yang dibutuhkan dalambatas tertentu. Hal ini berarti bahwa waktu periode antara puncak dan lembah(frekuensi) dari bentuk gelombang akan bervariasi sesuai dengan kecepatanmesin. Waktu periode ini juga akan bervariasi sesuai dengan tipe injeksi, baiksingle-point injection atau multi-point injection. Tipe bentuk gelombang yangditunjukkan dapat diharapkan dari sensor oksigen yang berfungsi baik.Kinerja dari sensor oksigen bergantung pada temperaturnya. Sensormembutuhkan temperatur sekitar 250o C sebelum berfungsi dengan baik.Untuk membantu sensor mencapai suhu yang dibutuhkan secara cepat dantepat, dari awalan yang dingin, hal ini lebih praktis dengan cara melengkapisensor dengan sebuah elemen pemanas tipe resistif seperti pada Gambar 20.Gambar 20. Elemen Pemanas Tipe ResistifHal ini berarti bahwa sensor oksigen pada umunya akan berfungsidengan empat kabel: kabel sinyal, dan massa untuk elemen sensor, dansebuah kabel arus dan massa untuk elemen pemanas. Sensor jenis inidikenal sebagai heated exhaust gas oxygen sensor (HEGO) seperti padaGambar 21.

17Gambar 21. Sebuah Heated Exhaust Gas Oxygen Sensor (HEGO)Perlu dipahami bahwa EGO Sensor merupakan bagian dari sistemfeedback atau closed loop. Jika hal ini diputus maka sistem akan berhentiberfungsi dengan benar. Oleh karena itu, hal ini hareus diuji ketika sistemberoperasi baik saat mesin dipanaskan maupun berjalan normal. Ketikasistem beroperasi dengan benar output sensor EGO bervariasi antara sekitar200 mV dan 800 mV, dan perkiraan bentuk gelombang ditunjukkan padaGambar 19.2. Tipe ResistifEGO sensor voltaic tipe Zirconia dikenal lambat dalam beroperasi dankemudian telah diklaim bahwa EGO sensor tipe titanium oksid (titania)mempunyai respon yang lebih cepat, oleh karena itu tipe titanium lebih baikuntuk mesin dalam penggunaan kontrol emisi (Gambar 22).Gambar 22. EGO Sensor tipe Titanium Dioxide (Titania)

18Sensor titania bereaksi terhadap perubahan tekanan parsial oksigendalam gas buang. Perubahan konsentrasi oksigen dalam gas buangmenyebabkan perubahan resistansi pada material sensor. Ketika sensordisuplai dengan voltase yang telah diatur dari control unit, variasi arus yangmelalui elemen sensor menimbulkan sebuah indikasi dari kandungan oksigendalam gas buang. Dalam elemen sensor, titania sebenarnya adalah sebuahsemikonduktor dimana terjadinya resistansi disebabkan oleh konsentrasioksigen yang bereaksi dengannya. Reaksi yang terjadi menyebabkantimbulnya resistansi pada elemen sensor dan resultan voltase sensor adalahindikator yang akurat pada tekanan parsial dari oksigen dalam gas buang.Perbedaan utama antara sensor jenis ini dengan sensor voltaic adalah tingkatvoltase sensor yang lebih tinggi dan terdapat voltase rendah untuk campurankaya serta voltase tingi untuk campuran miskin.Pada daerah kritis, dimana air-fuel ratio sempurna secara kimiawi(Lambda 1), terdapat perubahan yang nyata dalam resistansi elemensensor yang mengarah ke sana menghasilkan sebuah bentuk gelombangyang mirip dengan sensor Zirconia, kecuali bahwa tegangan yang melewatisensor mungkin lebih tinggi. Nilai sebenarnya tergantung pada tegangan yangditerapkan pada sensor.E. Catalytic Converter On-board MonitoringOBD (On-board Diagnostic) II USA dan peraturan Eropa di masa yang akandatang mengharuskan bahwa sistem emisi kendaraan dilengkapi dengan fasilitassebuah warning lamp (Malfunction Indicator Lamp atau MIL) untuk memantau danmenerangkan bahwa catalytic converter bekerja dengan baik. Untuk memenuhikebutuhan ini dengan praktis, para insinyur merancang sistem kontrol denganmemasang sensor oksigen kedua yang terletak setelah catalyst pada aliran suatusaluran knalpot, seperti pada gambar.

19Gambar 23. Sensor Oksigen Downstream yang Memonitor Kinerja KatalisPada Gambar 23 , titik A merupakan oksigen di hulu yang berada di sisimesin dari katalis. Ini adalah sensor yang memberikan sinyal umpan balik pada ECUyang digunakan untuk mengontrol air-fuel ratio dalam batas yang diperlukan. Sensorkedua pada B mengirim sinyal pada ECU yang digunakan untuk menentukan tingkatefisiensi katalis. Amplitudo voltase dari sensor kedua ini adalah kunc

A. Pengertian Sistem Injeksi Elektronik Sistem injeksi elektronik atau electronic fuel injection (EFI) adalah sistem kontrol bahan bakar yang dikembangkan dari sistem bahan bakar konvensional yakni sistem karburator. Sistem injeksi elektronik adalah sebuah sistem penyemprotan bahan bakar yang dikontrol secara elektronik untuk mendapatkan

Related Documents:

1.1.3 WordPress.com dan WordPress.org WordPress menyediakan dua alamat yang berbeda, yaitu WordPress.com dan WordPress.org. WordPress.com merupakan situs layanan blog yang menggunakan mesin WordPress, didirikan oleh perusahaan Automattic. Dengan mendaftar pada situs WordPress.com, pengguna tidak perlu melakukan instalasi atau

WordPress Themes WordPress Premium Themes WordPress Free Themes WordPress Plugins ite Templates WordPress Hosting WordPress.com CreativeMarket.com . with crowdfunding b Astoundif plugin and fundif theme. Plugin will empower o

Lesson 2. Install Wordpress On Your Domain Lesson 3. How To Log In And Out Of Wordpress Lesson 4. The Design Of Your Wordpress Website Lesson 5. First Steps To A Perfect Website Lesson 6. Add Your First Wordpress Page Lesson 7. Add Your First Wordpress Post Lesson 8. All About Widgets IN-DEPTH GUIDE - DRILL DOWN TO THE WONDERS OF WORDPRESS .

Guide de démarrage WordPress - par l'association WPFR 3 / 13 1.2. Et si je veux changer ? Vous êtes actuellement auto-hébergé chez WordPress.com mais vous aimeriez transférer votre blog chez un autre hébergeur pour profiter pleinement de WordPress : consultez le tutoriel ci-dessous. Tutoriel : Migrer de WordPress.com vers WordPress.org

WordPress which does not need any Coding or development language skills. Just Follow my Instruction and At the end of this . Plugins are used to extend functionality of your WordPress website. These makes WordPress limitless in term of . #Blog tutorial #blog tutorial PDF #Wordpress guide #Wordpress guide PDF #Wordpress Tutoial PDF # .

Get the most out of your new WordPress site by subscribing to my blog where you'll find over 200 WordPress tutorials and be notified of important updates & the coolest new features for WordPress: Learn WordPress by Email WordPress Admin Settings-General Go To Settings General to check out the default settings. Its here you change your Site

REGISTRATION USER GUIDE . FOR MEDICARE ELIGIBLE PROFESSIONALS. Medicare EHR Incentive Program User Guide – Page 16 . https://ehrincentives.cms.gov . Step 11 – Registration Disclaimer . Be sure to read the entire disclaimer. If DIsagree is chosen, the user is directed to the Registration . STEPS . Read the disclaimer and click on . Agree .

Pengamatan pada Kementerian Pen-didikan Nasional pada tahun 2010, laporan keuangan . Pagu Anggaran 40,45 T 44,47 T 46,33 T 63,46 T 64,09 T Opini BPK Disclaimer Disclaimer WDP WDP Disclaimer . Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Daerah (Y). Penelitian dilakukan pada pemerintah ko