PENINGKATAN PENGUASAAN KOSA KATA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA .

1y ago
77 Views
9 Downloads
675.43 KB
16 Pages
Last View : 4d ago
Last Download : 13d ago
Upload by : Raelyn Goode
Transcription

PENINGKATAN PENGUASAAN KOSA KATA DALAMPEMBELAJARAN BAHASA ARAB DENGAN PENGGUNAANMEDIA GAMBAR(Penelitian Tindakan Kelas pada Siswa Kelas VII A Kulliyatul Mu’alliminAl-Islamiyyah Pondok Pesantren Ta’mirul Islam Tegalsari Surakarta TahunPelajaran 2015/2016)Disusun sebagai salah satu syarat menyelesaikan Program Studi Strata I padaJurusan Tarbiyah Fakultas Agama IslamOleh:NURRUL KHASANAHG000140148PROGRAM STUDI TARBIYAHFAKULTAS AGAMA ISLAMUNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA2016

HALAMAN PERSETUJUANPENINGKATAN PENGUASAAN KOSA KATA DALAMPEMBELAJARAN BAHASA ARAB DENGAN PENGGUNAANMEDIA GAMBAR(Penelitian Tindakan Kelas pada Siswa Kelas VII A Kulliyatul Mu’alliminAl-Islamiyyah Pondok Pesantren Ta’mirul Islam Tegalsari Surakarta TahunPelajaran 2015/2016)PUBLIKASI ILMIAHOleh:Nurrul KhasanahG000140148NIRM: 14/X/02.2.1/0151Telah diperiksa dan disetujui untuk diuji oleh:Dosen PembimbingDrs. Saifuddin Zuhri, M.Ag.i

HALAMAN PENGESAHANPENINGKATAN PENGUASAAN KOSA KATA DALAMPEMBELAJARAN BAHASA ARAB DENGAN PENGGUNAANMEDIA GAMBAR(Penelitian Tindakan Kelas Pada Siswa Kelas VII A Kulliyatul Mu’allimin AlIslamiyyah Pondok Pesantren Ta’mirul Islam Tegalsari Surakarta Tahun Pelajaran2015/2016)Oleh:NURRUL KHASANAHG000140148Telah dipertahankan di depan Dewan PengujiFakultas Agama IslamUniversitas Muhammadiyah SurakartaPada haridan dinyatakan telah memenuhi syaratDewan Penguji:1. Drs. Saifuddin Zuhri, M.Ag()2. Drs. Arief Wibowo, M.Ag.()3. Drs. Bambang Raharjo, M.Ag()Dekan,Dr. H. M. Abdul Fattah Santoso, M.Agii

PERNYATAANDengan ini saya menyatakan bahwa dalam naskah publikasi ini tidak terdapatkarya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatuperguruan tinggi dan sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya ataupendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan orang lain, kecuali secara tertulisdiacu dalam naskah dan disebutkan dalam daftar pustaka.Apabila kelak terbukti ada ketidakbenaran dalam pernyataan saya di atas,maka akan saya pertanggungjawabkan sepenuhnya.Surakarta, 17 Oktober 2016PenulisNurrul KhasanahG000140148iii

PENINGKATAN PENGUASAAN KOSA KATA DALAM PEMBELAJARANBAHASA ARAB DENGAN PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR (Penelitian TindakanKelas pada Siswa Kelas VII A Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyyah Pondok PesantrenTa’mirul Islam Tegalsari Surakarta Tahun Pelajaran 2015/2016)ABSTRAKMedia gambar adalah suatu gambar yang berkaitan dengan materi pelajaran yangberfungsi untuk menyampaikan pesan dari guru kepada siswa. Keberhasilan suatu prosespembelajaran tidak terlepas dari peran media di dalamnya, sebab alat atau media pendidikanmerupakan suatu bagian integral dari proses pendidikan di sekolah. Di Pondok PesantrenTa’mirul Islam, proses penguasaan kosa kata bahasa Arab masih kurang efektif serta belumdapat memanfaatkan media pembelajaran secara baik dan masih menggunakan cara-carakonvensional sehingga minat belajar siswa dalam bahasa Arab menjadi berkurang. Hal inimenuntut guru untuk lebih kreatif dengan menggunakan metode yang dapat menarik pesertadidik.Dalam penelitian ini masalah yang dikaji adalah bagaimana penggunaan mediagambar untuk meningkatkan penguasaan kosa kata dalam bahasa Arab kelas VII A KMIPondok Pesantren Ta’mirul Islam Tegalsari Surakarta Tahun pelajaran 2015/2016. Tujuanpenelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penggunaan media gambar dalam meningkatanpenguasaan kosa kata dalam bahasa Arab bagi siswa kelas VII A KMI Pondok PesantrenTa’mirul Islam. Manfaat penelitian ini bagi peserta didik yaitu: dapat meningkatkankemampuan bahasa Arab kelas VII A KMI Pondok Pesantren Ta’mirul Islam TegalsariSurakarta sedangkan manfaat bagi guru yaitu dapat meningkatkan ketrampilan dalampenggunaan metode yang tepat dalam proses pembelajaran dan guru dapat meningkatkanketrampilan dalam pemilihan media pembelajaran yang lebih efektif.Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kualitatif.Metode pengumpulan data menggunakan metode tes, wawancara, observasi dan dokumentasi.Sedangkan analisis data menggunakan teknik analisis kuantitatif dengan menggunakan modelanalisis interaktif yang mempunyai 3 komponen yaitu reduksi data, penyajian data danpenarikan kesimpulan.Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa penggunaan media gambar dapatmeningkatkan penguasaan kosa kata dalam pembelajaran bahasa Arab di kelas VII A KMI.Peningkatan keberhasilan bahasa Arab siswa ditunjukkan dengan adanya nilai rata-rata tiapsiklus. Siklus I memperoleh nilai rata-rata bahasa Arab 60,17, siklus II memperoleh nilairata-rata 69,29. Sedangkan siklus III memperoleh nilai rata-rata bahasa Arab 75,78. Langkahlangkah penggunaan media gambar untuk meningkatkan penguasaan kosa kata bahasa Arabseperti berikut ini: 1) Guru memberikan gambar dari kosa kata yang ingin diajarkan dan siswamenebak gambar tersebut; 2) Guru memberikan kosa kata dalam bahasa Arab; 3) Siswamenirukan ucapan guru; 4) Siswa menghafalkan kosa kata baru; 5) Siswa membuat sebuahcontoh kalimat dari kosa kata baru; 6) Guru mengoreksi benar/salah dari contoh kalimatsiswa.Kata kunci: Kosa Kata Bahasa Arab, Media GambarABSTRACTImage media is an image associated with the subject matter that serves to send amessage from the teacher to the student. The success of a learning process can not beseparated from the role of the media in it, because the tools or media education is an integralpart of the educational process at school. At Ta'mirul Islami Boarding School, the students’1

mastery of Arabic vocabulary are still less effective and have not been able to take advantageof learning media well and still use conventional ways so that their interest in the Arabiclanguage being reduced. This requires teachers to be more creative with the use of methodsthat can attract learners.In this study, a problem is how the image media is used to improve the mastery ofArabic vocabulary in class VII A of KMI Surakarta Ta’mirul Islam Boarding School in the2015/2016 deadline school year. The purpose of this study is to describe the use of imagemedia in increasing mastery of the Arabic vocabulary for students of class VII A of KMISurakarta Ta’mirul Islam Boarding School. The research benefits for students are: to improvethe Arabic ability of class VII A KMI Surakarta Ta’mirul Islam Boarding School while thebenefits for teachers are to improve skills in using of appropriate methods in the learningprocess and to improve skills in the selection of instructional media more effective.This research is a classroom action research with qualitative approach. Methods ofdata collection use tests, interviews, observation and documentation. Data analysis usingquantitative analysis techniques use an interactive model that has three components: datareduction, data presentation and conclusion drawing.Based on the results of this research, it is found that the use of image media canimprove the mastery of Arabic vocabulary in class VII A KMI. Increased success of Arabicstudents shown by the average value of each cycle. The first cycle obtains an average Arabicvalue of 60.17, the second cycle obtains an average value of 69.29, while the third cycleobtains an average Arabic value of 75.78. The steps of using image media in improvingmastery of Arabic Vocabulary are as follows: 1) The teacher gives a picture of the vocabularyhe wants to teach and students guess the picture; 2) Teachers provide vocabulary in Arabic;3) Students imitates the teacher; 4) Students memorize new vocabulary; 5) Students create anexample sentence of new vocabulary; 6) The teacher corrects the true/false of studentsexample sentences.Keywords: Arabic Vocabulary, Image Media1. PENDAHULUANProses pembelajaran selain merupakan upaya pemberian ilmu pengetahuan atautransfer of knowledge akan tetapi juga merupakan nilai pendidikan dari satu generasi kegenerasi berikutnya. Pembelajaran dilihat dari ruang lingkupnya terdiri dari beberapakomponen. Komponen tersebut meliputi tujuan, bahan pelajaran, kegiatan belajarmengajar, metode, alat, sumber belajar atau evaluasi.1 Semua komponen tersebut harussaling berkaitan satu sama lain untuk mencapai keberhasilan pendidikan sesuai dengantujuan yang diinginkan.Keberhasilan suatu proses pembelajaran tidak dapat terlepas dari peran mediadidalamnya, sebab alat atau media pendidikan merupakan suatu bagian integral dari1Syaiful Bahri Djamarah dan Azwar Zein, Strategi Belajar Mengajar (Jakarta: Rineka Cipta, 1996), hlm.482

proses pendidikan disekolah.2 Bahasa Arab sebagai bahasa asing tetap menempati posisipenting di Indonesia, khususnya bagi umat Islam, tidak lain karena kedudukan bahasaArab sebagai bahasa agama umat Islam. Bahasa Arab adalah bahasa Al-Qur’an dan AlHadis, keduanya adalah dasar agama Islam serta bahasa kebudayaan Islam seperti filsafat,ilmu kalam, ilmu hadis, tafsir dan lain sebagainya.3 Begitu pula dalam pengajaran bahasaArab yang biasanya sarat dengan materi pembelajaran yang cukup rumit dan identikdengan metode hafalan kosa kata. Pada kasus semacam ini seorang guru bahasa Arabyang professional dituntut untuk menguasai penggunaan media yang efektif dan efisiendalam prosespembelajaran untuk mencapai tujuan yang ditentukan. Dalam prosespembelajaran hendaknya guru harus memahami dan menguasai tentang media pendidikandan pengajaran sehingga tujuan pembelajaran dapat berhasil dan efektif. Seperti halnyadalam pemilihan media sebagai alat pembelajaran. Siswa kelas VII A Pondok PesantrenTa’mirul Islam dalam proses penguasaan kosa kata bahasa Arab masih kurang efektifserta belum dapat memanfaatkan media pembelajaran secara baik dan masihmenggunakan cara-cara konvensional, sehingga minat belajar siswa dalam bahasa Arabmenjadi berkurang. Hal ini menuntut guru untuk lebih kreatif dengan menggunakanmetode-metode yang dapat menarik peserta didik, sehingga mereka senang dalam belajarkosa kata bahasa Arab yang salah satunya dengan menggunakan media gambar.4Salah satu cara untuk mengatasi keadaan tersebut ialah dengan memilih danmenggunakan media yang baik dan sesuai dalam proses pembelajaran agar dapatmembantu kelancaran, efektivitas dan efisiensi dalam mencapai tujuan pembelajaran sertamengatasi penggunaan metode konvensional dan menjadikan proses pembelajaranmenjadi lebih hidup. Dengan demikian, maka secara langsung minat dan hasil belajarpeserta didik dalam pembelajaran bahasa Arab juga akan meningkat dan mencapai tujuanyang telah ditetapkan. Berdasarkan uraian di atas maka penulis merasa tertarik untukmengadakan penelitian tentang Peningkatan Penguasaan Kosa Kata Dalam PembelajaranBahasa Arab Dengan Penggunaan Media Gambar (Penelitian Tindakan Kelas Pada SiswaKelas VII A Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyyah Pondok Pesantren Ta’mirul IslamTegalsari Surakarta Tahun Pelajaran 2015/2016) Adapun permasalahan yang diteliti ialahtentang 1) Bagaimana penggunaan media gambar untuk meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Arab siswa kelas VII A KMI Pondok Pesantren Ta’mirul Islam tahun234Oemar Hamalik, Media Pendidikan (Bandung: PT.Citra Andily Bakti, 1989), hlm.1Busyairi Madjidi, Metodologi Pengajaran Bahasa Arab (Yogyakarta: Sumbangsih Offset, 1994), hlm. 1Observasi di kelas VII A KMI pada tanggal 6 Januari 20163

pelajaran 2015/2016. Dengan demikian, tujuan dari penelitian ini adalah untukmendiskripsikan penggunaan media gambar dalam meningkatkan penguasaan kosa katadalam bahasa Arab siswa kelas VII A KMI Pondok Pesantren Ta’mirul Islam.Kerangka teoritik penelitian ini adalah sebagai berikut :1.1 Penguasaan Kosa Kata Dalam Pembelajaran Bahasa ArabKosa kata menurut kamus besar bahasa Indonesia berarti perbendaharaan kata.5Sedangkan Soemargono mendefinisikan pengertian kosa kata sebagai sejumlah katayang disukai pemakainya.6 Berdasarkan definisi tersebut dapat disimpulkan bahwapenguasaan kosa kata merupakan jumlah kata yang dimiliki oleh seseorang ataukelompok orang atau merupakan kata-kata yang terdapat dalam suatu bahasa yangmengandung informasi makna dan pemakaiannya. Setiap bahasa memiliki keunikandan ciri khas tersendiri. Dalam pembelajaran bahasa asing (Arab) yang berorientasipada fungsi yang komunikatif, maka modal yang dibutuhkan oleh siswa agar dapatberbicara bahasa Arab dengan aktif yakni dengan menguasai kosa kata bahasa aArabadalahteknik-teknikdalammenyampaikan materi pelajaran kepada siswa yang jenisnya beragam danpemanfaatannya disesuaikan dengan kebutuhan. Dalam pembelajaran bahasa ada tigaistilah yang perlu dipahami pengertian dan konsepnya secara tepat, yakni pendekatan,metode dan teknik. Edward M Anthony7 dalam artikelnya “Approach, Method andTechnique” ketiga istilah tersebut sebagai berikut:a. Pendekatan, yang dalam bahasa Arab disebut madkhal adalah seperangkat asumsiberkenaan dengan hakikat bahasa dan hakikat belajar mengajar bahasa.b. Metode, yang dalam bahasa Arab disebut ṭarīqah adalah rencana menyeluruhyang berkenaan dengan penyajian materi bahasa secara teratur atau sistematisberdasarkan pendekatan yang ditentukan.c. Teknik, yang dalam bahasa Arab disebut uslūb atau yang populer dalam bahasadengan strategi, yaitu kegiatan spesifik yang diimplementasikan di dalam kelas,selaras dengan pendekatan dan metode yang telah dipilih.85Harimurti Kridalaksana, Kamus Besar Bahasa Indonesia (Jakarta: Gramedia, 1989), hlm. 46.Soemargono, Kamus Prancis Indonesia (Jakarta: Gramedia 1991), hlm. 103.7Abd Wahab Rosyidi & Mamlu’atul Ni’mah, Memahami Konsep Dasar Pembelajaran Bahasa Arab (Malang:UIN-Maliki Press, 2011), hlm. jaran-bahasa-arab.html diakses: selasa 22 september jam: 19:52wib.64

Dalam mengajarkan kosa kata pada siswa, ada beberapa langkah-langkahyang harus diperhatikan agar pembelajaran unsur tersebut berhasil. Dalam hal iniIsmail Shinny dan Abdullah mengatakan bahwa sebaiknya mengajarkan kosakatamelalui cara tahapan berikut ini:1) Dengan cara menunjuk langsung pada benda (kosa kata) yang diajarkan.2) Dengan cara menghadirkan miniatur dari benda (kosa kata) yang diajarkan.3) Dengan cara memberikan gambar dari kosa kata yang ingin diajarkan.4) Dengan cara memperagakan dari kosa kata yang ingin disampaikan.5) Dengan cara memasukkan kosa kata yang diajarkan dalam kalimat.6) Dengan cara memberikan definisi dari kosa kata yang diberikan.9Dalam pembelajaran kosa kata (al-mufradāt ) ada baiknya dimulai dengankosa kata dasar yang tidak mudah berubah, seperti halnya istilah kekerabatan,nama-nama bagian tubuh, kata ganti, kata kerja pokok serta beberapa kosa katalain yang mudah untuk dipelajari. Metode yang bisa digunakan dalampembelajarannya antara lain yaitu metode langsung, metode meniru tion,metodepembelajaran dengan menggunakan media bergambar dan alat-alat peraga sertapembelajaran dengan lagu atau menyanyi Arab.1.2 Media GambarMedia berasal dari bahasa latin”medius” yang secara harfiah berarti tengah,perantara atau pengantar. Sedangkan dalam bahasa Arab media berasal dari katawasāil yang artinya pengantar pesan dari pengirim kepada penerima pesan.10Rossi11dan Breidle dalam Wina Sanjaya, mengemukakan bahwa media pembelajaran adalahseluruh alat dan bahan yang dapat dipakai untuk mencapai tujuan pendidikan sepertiradio, televisi, buku, koran, majalah dan sebagainya. Rudi Bretz, dalam ArifSadiman,12mengidentifikasi ciri utama dari media menjadi tiga unsur pokok yaitusuara, visual dan gerak. Sedangkan Gagne mengemumakan 7 macam pengelompokanmedia yaitu: benda untuk didemonstrasikan, komunikasi lisan, media cetak, mediagambar diam, media gambar bergerak, film bersuara dan mesin belajar. Media gambarsangat efektif digunakan dalam pembelajaran khususnya dalam mengembangkan9Abd Wahab Rosyidi & Mamlu’atul Ni’mah, Memahami, hlm. 123-125.Azhar Arsyad, Media Pembelajaran (Jakarta: Rajawali Pers, 2011), hlm. 3-5.11Wina Sanjaya, Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan (Jakarta: Kencana PrenadaMedia Group, 2006), hlm. 163.12Arif Sadiman, Media Pendidikan Pengertian, Pengembangan dan Pemanfaatannya (Jakarta: PT. GrafindoPersada, 2008), hlm. 20.105

kemampuan berbahasa karena media gambar mempunyai beberapa kelebihandiantaranya yaitu: a) Bersifat kongkrit, gambar realistis menunjukkan pokok-pokokmasalah dibandingkan dengan media verbal semata; b) Dapat mengatasi batas ruangdan waktu; c) Dapat memperjelas suatu masalah; d) Dapat mengatasi keterbatasanpengamatan, karena dapat menghadirkan hal-hal yang tidak dapat ditangkap olehpanca indera; e) Murah dan mudah didapat.13Pengertian gambar adalah segala sesuatu yang diwujudkan secara visual dalambentuk dua dimensi sebagai curahan perasaan atau pikiran. Dalam aktivitaspembelajaran, media dapat didefinisikan sebagai sesuatu yang dapat membawainformasi dan pengetahuan dalam interaksi yang berlangsung antara pendidik dengansiswa.14 Dengan demikian media gambar adalah suatu gambar yang berkaitan denganmateri pelajaran yang berfungsi untuk menyampaikan pesan dari guru kepada siswa.2. METODE PENELITIANPenelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang menggunakan datakualitatif, yaitu suatu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupakata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati,sehingga menggunakan pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif menekankan padamakna, penalaran, definisi suatu situasi tertentu, lebih banyak meneliti dalamkehidupan sehari-hari. Sedangkan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitiantindakan kelas yang bertujuan untuk memperbaiki atau meningkatkan kegiatanpembelajaran dalam mengatasi kesulitan siswa dalam pembelajaran.152.1 Metode Pengumpulan DataBeberapa metode pengumpulan data yang peneliti gunakan ialah :2.1.1Desain PTK (Penelitian Tindakan Kelas)Penelitian ini menggunakan model spiral oleh Kurt Lewin, ,observing(observasi/pengamatan), reflecting (refleksi). Penulis akan melakukanpenelitian dalam tiga tahap, yang meliputi:a) Tahapan persiapan awal, meliputi kegiatan: identifikasi permasalahandan penetapan fokus permasalahan yaitu bagaimana penggunaanmedia gambar untuk meningkatkan penguasaan kosa kata dalam13Arif Sadiman, Media, hlm. 29-31.Abdul Malik dkk, Pembelajaran Bahasa Arab (Malang: UIN Malang, 2008), hlm. 168.15Rohiyati kunandar, Langkah Mudah Penelitian Tindakan Kelas (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2010), hlm.46.146

pembelajaran bahasa Arabsiswa kelas VII A KMI. Perencanaanmerumuskan tindakan yaitu pembelajaran kosa kata bahasa Arabdengan menggunakan media gambar.Tahapan pelaksanaan yaitu pelaksanaan rencana tindakan yangterdiri dari 4 siklus. Setiap siklus meliputi kegiatan: perencanaan,tindakan, observasi dan refleksi. Siklus I, dengan materi pembelajaranAl-Alwān pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang telah di aan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi.siklusI yaitu:Pada Siklus IIpembelajaran dengan materi Al-Asykāl . Langkah-langkah tindakanpada siklus II, sama dengan yang dilakukan siklus I yaitu:perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi.Pada siklus IIIpembelajaran dengan materi Af‘āl al-muḍāriʿ. Langkah-langkahtindakan pada siklus III, sama yang dilakukan siklus II, yaitu:perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi.b) Tahap pelaporan adalah tahap penyusunan laporan hasil penelitian.2.1.2Metode Tes.Tes adalah serentetan pertanyaan atau lattihan serta alat lain yangdigunakan untuk mengukur ketrampilan, pengetahuan intelegensi, kemampuanatau bakat yang dimiliki oleh individu dan kelompok.16 Tes yang digunakandalam penelitian ini untuk mengukur hasil penguasaan kosa kata bahasa Arabsiswa kelas VIIA KMI sebelum dan sesudah menggunakan media gambar.2.1.3Metode ObservasiMetode observasi diartikan pengamatandan pencatatan secarasistimatis terhadap gejala yang tampak pada objek penelitian. Metode inidigunakan untuk memperoleh data tentang keadaan lingkungan sekolah sertaproses belajar mengajar bahasa Arab di kelas dengan menggunakan mediagambar dalam

PENINGKATAN PENGUASAAN KOSA KATA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DENGAN PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR (Penelitian Tindakan Kelas pada Siswa Kelas VII A Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyyah Pondok Pesantren Ta’mirul Islam Tegalsari Surakarta Tahun Pelajaran 2015/2016)

Related Documents:

mengenalkan kosa kata terlebih dahulu. Dengan banyaknya kosa kata yang anak miliki maka memudahkan anak dalam berbicara dan membaca. Suhartono (2005: 15) mengemukakan bahwa anak pada umumnya mempunyai kosa kata yang terbatas pada kosa kata yang pernah ia dengar dari orang-orang yang ada disekelilingnya, terutama orang tuanya sendiri.

a. Untuk mengetahui penerapan permainan bahasa tusuk kata dalam meningkatkan penguasaan kosa kata Bahasa Arab pada siswa kelas IV di MI Ma’arif Singosaren Ponorogo. b. Untuk mengetahui peningkatan penguasaan kosa kata Bahasa Arab melalui permainan bahasa tusuk kata pada siswa kelas IV di MI Ma’arif Singosaren Ponorogo. E. Manfaat Penelitian

2. melihat peningkatan kosa kata murid dalam penulisan karangan. KAJIAN LEPAS Semua pendidik bahasa dan ahli linguistik pasti setuju bahawa penguasaan kosa kata merupakan antara faktor penting dalam proses pembelajaran murid untuk menjadi lebih fasih dalam bahasa tersebut, dari segi tulisan mahupun lisan.

kata dalam pembelajaran bahasa Arab (Harun & Maimun Aqsha Lubis, 2015), dan aspek saiz dalam pembelajaran kosa kata (Harun & Zawawi, 2014). Aspek pengajaran kosa kata Arab pula didapati kurang diberi tumpuan meluas berbanding bahasa-bahasa lain seperti bahasa Inggeris dan bahasa Melayu. Kajian pengajaran kosa kata juga banyak dijalankan

positif dalam peningkatan pemerolehan bahasa. Aktiviti ini telah dijalankan ke atas para pelajar bukan penutur jati di Sekolah Menengah Agama Sultan Zainal Abidin dan Sekolah Menengah Agama Khairiah, Terengganu. Objektif utama kajian ini adalah mengenal pasti tahap penguasaan kosa kata

memahami, mengerti dan menerapkan penguasaan kosa kata tersebut dalam praktik kehidupan sehari hari, baik dalam kegiatan b erbicara maupun menulis. Kosa kata yang dimiliki anak akan terus meningkat dan berkembang seiring dengan semakin banyaknya pengalaman yang didapat maupun karena

kesulitan dalam menghafal kosa kata bahasa Arab. Peserta didik ramai sendiri, konsentrasi belajar kurang serta kurangnya penggunaan media pembelajaran yang menarik khususnya pada materi kosa kata bahasa Arab, yang mengakibatkan kemampuan menghafal kosa kata peserta didik rendah. Untuk menyikapi

Kabupaten Banjar, diketahui bahwa siswa disana dalam penguasaan kosakata bahasa arab rendah. Hal ini dapat dilihat minimnya kosa kata yang mereka miliki, kurang bersemangat dalam menghafal kosa kata dan mengikuti pelajaran Bahasa Arab, karena metode yang digunakan kurang menarik.

PENERAPAN MODEL WORD SQUARE DALAM MENGHAFAL KOSA KATA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS KELAS III DI MI TARBIYATUL ATHFAL KEBARONGAN TAHUN PELAJARAN 2017/2018 SKRIPSI Disusun dan Diajukan Kepada Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Purwokerto untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan (S. Pd) Oleh:

tata bahasa dan kosa kata. Dengan kata lain dalam ragam bahasa tulis, dituntut adanya kelengkapan unsur tata bahasa seperti bentuk kata, susunan kalimat, ketepatan pilihan kata, kebenaran penggunaan ejaan, dan penggunaan tanda baca dalam mengungkapkan ide atau gagasan. Ragam Bah

Kodokan Goshin Jutsu No Kata Katame No Kata Nage No Kata Ju No Kata Signature Date Page 7 of 10! Rev 3. 2014 Kodokan Kata Seminar and OJU Kata Championships! New Judo NSW State Dojo The Judo NSW State Dojo has moved from a ten

PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Bahasa berkembang terus sesuai dengan perkembangan pemikiran pemakai bahasa. Telah diketahui bahwa pemakaina bahasa diwujudkan dalam bentuk kata-kata dan kalimat. Manusialah yang menggunakan kata dan kalimat itu dan manusia pula yang menambah kosa kata sesuai dengan kebutuhannya.

mengatur bentuk‐bentuk hak. Dengan demikian, penguasaan tanah terbagi menjadi tiga hak, yaitu, hak ulayat, hak perseorangan dan badan hukum. Hak ulaayat dipegang oleh masyarakat adat, yang memiliki pola kepemilikan komunal. Selain UUPA, persoalan terkait tanah dalam bentuk penguasaan lahan juga diatur

This PDF on the Heian Shodan kata and bunkai is an extract from the book Heian / Pinan Kata & Bunkai - The Fundamentals. In that book all 5 of the Heian / Pinan kata are examined in detail from the solo performance of each kata, to the two person bunkai sequences. This PDF details the first kata of the Heian series, Heian Shodan (Pinan

Dalam penelitian ini vektor t s dan t j ditentukan sebagai vektor frekuensi kata pada kalimat (t j) pada suatu kalimat yang sedang dalam proses perhitungan nilai SC dan vektor jumlah sinonim (t s) dari masing-masing kata pada vektor t j, Kata yang dimasukkan hanya jika kata tersebut juga berkaitan dengan query. Jika kata tidak

(ejaan) di samping aspek tata bahasa dan kosa kata. Dengan kata lain dalam ragam bahasa tulis, dituntut adanya kelengkapan unsur tata bahasa seperti bentuk kata, susunan kalimat, ketepatan p

Lembar observasi digunakan untuk mengetahui aktivitas siswa dan guru selama proses pembelajaran berlangsung. Lembar observasi guru berfungsi untuk mengamati kegiatan guru selama proses pembelajaran, mulai dari kegiatan pembuka, penguasaan materi, penguasaan materi, penguasaan kelas, keruntutan pembelajaran, kegiatan evaluasi.

membaca dengan kemampuan menulis teks eksposisi, hubungan antara penguasaan diksi dan kemampuan menulis teks eksposisi, dan hubungan antara kebiasaan membaca dan penguasaan diksi dengan kemampuan menulis teks eksposisi. di kelas X siswa SMA Negeri 11 Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian jenis ex post facto.

MENGENAL KAIDAH BAHASA JAWA BANTEN Dari segi pembentukannya, kata dapat digolongkan dalam: 1) kata dasar, dan 2) kata berimbuhan. Kata Dasar adalah satuan terkecil yang menjadi asal dari suatu kata kompleks; misal: wong, sekole, buku, dagang, man

The American Guild of Musical Artists (AGMA) Relief Fund provides support and temporary financial assistance to members who are in need. AGMA contracts with The Actors Fund to administer this program nationally as well as to provide comprehensive social services. Services include counseling and referrals for personal, family or work-related problems. Outreach is made to community resources for .