• Have any questions?
  • info.zbook.org@gmail.com

SKRIPSI - Universitas Muhammadiyah Pontianak

5m ago
27 Views
2 Downloads
4.06 MB
89 Pages
Last View : 7d ago
Last Download : 2m ago
Upload by : Fiona Harless
Share:
Transcription

PENGARUH BAHAN BAKAR PERTALITE DANPREMIUM TERHADAP PERFORMA MESIN MOTORYAMAHA JUPITER Z – CW TAHUN 2010SKRIPSIOLEH:MUAMAR ILHAMNIM. 111210301FAKULTAS TEKNIKPROGRAM STUDI TEKNIK MESINUNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK2016

MOTTO DAN PERSEMBAHANMotto Jangan menyerah akan kegagalan yang pernah kamu alami, karnaKegagalan adalah awal dari tangga kita untuk menuju puncakkeberhasilan. Berusalah untuk memperbaiki diri dan tidak mengulangi kesalahan yangsama. “Semangat”Persembahan Untuk kedua orang tua dan adik-adik ku yang telah menjadi motivasi dantiada henti memberikan dukungan dan do’a. Untuk Kedua Orang Tua tercinta, saudara dan seluruh keluarga besaryang menjadi dasar motivasi dan tiada henti memberikan dukungan dando’a. Terimakasih yang tak terhingga untuk dosen – dosen ku, terutamapembimbing yang tak pernah lelah dan sabar memberikan bimbingan. Untuk teman – teman angkatanku teknik mesin angkatan 2010 yang telahmembantu memberikan motivasi, berbagi keceriaan dan melewati setiapsuka dan duka selama kuliah.iii

ABSTRAKSaat ini kendaraan umum seperti sepeda motor menggunakan beberapapilihan jenis bahan bakar pertamina untuk motor bensin antara lain premium danpertalite. Performa mesin motor dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranyaadalah jenis bahan bakar yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui perbedaan performa motor terhadap penggunaan bahan bakar bakarpertalite dan premium dengan melakukan pengujian torsi, daya, dan kemudianmenganalisa konsumsi bahan bakar spesifik. Pengujian masing-masing jenisbahan bakar diuji pada mesin motor yamaha jupiter z-cw tahun 2010 denganmenggunakan dynotest, yang terhubung dengan komputer. pada komputer akanmencatat grafik hasil perubahan daya dan torsi dari masing-masing jenispengujian bahan bakar. Hasil penelitian menunjukkan torsi maksimum padapertalite sebesar 9,11 N.m pada putaran mesin 5128 rpm. Sedangkan torsitertinggi yang dihasilkan pada premium sebesar 8,59 N.m pada putaran mesin4928 rpm. Sedangkan daya maksimum yang dihasilkan oleh pertalite danpremium sebesar 8,3 HP pada putaran yang bebeda, pertalite pada putaran 7567rpm dan premium pada putaran 7642 rpm. Untuk konsumsi bahan bakar spesifikmengunakan bahan bakar pertalite terendah adalah 0,0170 kg/HP-jam padaputaran 10000 rpm, tertinggi pada 0,0652 kg/HP-jam pada putaran 4000 rpm,diikuti premium nilai spesifik terendah adalah 0,0171 kg/HP-jam pada putaran10000 rpm, tertinggi pada 0,1061 kg/HP-jam pada putaran 4000 rpm.Kata kunci : Torsi, Daya, Konsumsi Bahan Bakar Spesifik, premium, pertalite.iv

KATA PENGANTARAlhamdulilah segala puji dan syukur kepada Allah SWT, penulis dapatmenyelesaikan Tugas Akhir ini yang berjudul “PENGARUH BAHAN BAKARPERTALITE DAN PREMIUM TERHADAP PERFORMA MESIN MOTORYAMAHA JUPITER Z – CW TAHUN 2010” atas motivasi yang telahdiberikan kepada penulis, oleh karena itu penulis banyak mengucapkan terimakasih dan penghargaan sebesar-besarnya kepada:1. Bapak Gunarto,ST.,M.Eng, sebagai pembimbing utama yang telahmemberikan bimbingan dan arahan yang sangat berguna dalammenyelesaikan Tugas Ahir ini.2. Bapak Eko Sarwono.ST,.MT, sebagai pembimbing kedua yang banyaksekali memberikan semangat kepada penulis dalam menyelesaikan TugasAhir ini.3. Kedua Orang Tua tercinta, saudara dan seluruh keluarga besar yangmenjadi dasar motivasi dalam menyelesaikan Tugas Ahir ini. Banyaksekali dukungan yang telah diberikan kepada penulis baik secara morilmaupun materi.4. Tri Hartadi.,ST. yang telah banyak membantu saya selama melaksanakanpenelitian di Yogyakarta.5. Bapak Aspiyansyah.ST.,M.Eng dan Bapak Masrum H, ST.,M.Eng selakutim pengujiv

6. Seluruh Dosen Fakultas Teknik dan tenaga Dosen yang pernah mengajardi Fakultas Teknik yang sudah memberikan ilmu dari awal perkuliahanhingga sekarang.7. Seluruh pengurus Fakultas Teknik yang sudah memberikan pelayanankepada penulis dalam menyelesaikan Tugas Akhir ini.8. Kepada sahabat khususnya kelas Teknik Mesin angkatan 2011, banyaksuka duka yang telah dilalui semasa perkuliahan hingga sampai penulismenyelesaikan tugas ahir ini.9. Kepala dan staf perpustakaan Universitas Muhamadiyah Pontianak yangtelah membantu penulis dalam mencari referensi.Semoga tugas akhir ini bermanfaat bagi pengembangan motor bakarkhususnya dan dapat menjadi contoh untuk penelitian-penelitian selanjutnya.Pontianak,Maret 2016Penulisvi

DAFTAR ISIHALAMAN JUDULHALAMAN PERSETUJUAN . iDAFTAR ISI . iiDAFTAR GAMBAR . ivDAFTAR TABEL . vDAFTAR SIMBOL . viBAB I PENDAHULUAN1.1.Latar Belakang . 11.2.Rumusan Masalah. 21.3.Batasan Masalah . 21.4.Tujuan Penelitian . 31.5.Manfaat Penelitian . 31.6.Metode Penelitian . 4BAB II LANDASAN TEORI2.1. Tinjauan Pustaka. 52.2. Motor Bakar . 92.3. Peforma Motor . 112.4. Mesin Bensin . 132.5. Bahan Bakar. 242.6. Spesifikasi Motor Jupiter Z-CW 115. 30vii

BAB III METODE PENELITIAN3.1. Tempat dan Waktu Pelaksanaan . 323.2. Peralatan dan Bahan Penelitian . 323.3. Variabel Penelitian . 331. Bahan Penelitian . 332. Alat Penelitian . 333.4. Alur Penelitian . 333.4. Metode Pengumpulan Data . 36BAB IV HASIL PENELITIAN4.1. Prosedur Pengujian . 414.2. Hasil Pengujian . 421. Torsi . 422. Daya . 463. Konsumsi Bahan Bakar Spesifik . 51BAB V KESIMPULAN DAN SARAN5.1. Kesimpulan . 665.2. Saran . 68DAFTAR PUSTAKALAMPIRANviii

DAFTAR GAMBARGambar 2.1. Diagram P-v mesin otto aktual dan ideal . 14Gambar 2.2. Diagram T-S mesin otto . 14Gambar 2.3.Mesin motor bensin 2 langkah . 16Gambar 2.4.Langkah kerja mesin motor bensin 2 langkah . 17Gambar 2.5.Mesin motor bensin 4 langkah . 18Gambar 2.6.Langkah hisap mesin motor bensin 4 langkah . 19Gambar 2.7.Langkah kompresi mesin motor bensin 4 langkah . 20Gambar 2.8.Langkah usaha mesin motor bensin 4 langkah . 20Gambar 2.9.Langkah buang mesin motor bensin 4 langkah . 21Gambar 3.1. Flown chart penelitian . 35Gambar 4.1. Grafik torsi bahan bakar premium dan pertalite. 44Gambar 4.2.Grafik daya bahan bakar premium dan pertalite . 49Gambar 4.3.Grafik (SFC) bahan bakar premium dan pertalite .62ix

DAFTAR TABELTabel 4.1. Torsi pada premium dan pertalite . 42Tabel 4.2. Daya pada premium dan pertalite . 46Tabel 4.5. Data Konsumsi Bahan Bakar premium dan pertalite . 51Tabel 4.6. Konsumsi Bahan Bakar Spesifik (Sfc). 62x

DAFTAR SIMBOLP Daya Mesin (HP)n Putaran Mesin (rpm)T Torsi (Nm)F Gaya (N)s Jarak (m)mm Milimeterkg Kilogramsfc Specific Fuel Consumptiont Waktu (detik)Vms Konsumsi Bahan Bakar Perdetik (cc)W Daya (kW)ρbb Kerapatan Bahan Bakar (S Konsumsi Bahan Bakar (ml))xi

BAB IPENDAHULUAN1.1. Latar BelakangMotor bakar adalah mesin atau pesawat tenaga yang merupakan mesinkalor dengan menggunakan energi panas untuk melakukan kerja mekanikdengan merubah energi kimia dari bahan bakar menjadi energi panas(termal) sehingga menghasilkan energi mekanik. Cara memperoleh energithermal tersebut dari hasil proses pembakaran bahan bakar didalam mesinitu sendiri.Bahan bakar memegang peranan penting dalam motor bakar, nilaikalor yang terkandung didalamnya adalah nilai yang menyatakan jumlahenergi panas maksimum yang dibebaskan oleh suatu bahan bakar melaluireaksi pembakaran sempurna persatuan massa atau volume bahan bakartersebut.Saat ini banyak sekali masalah yang timbul diakibatkan oleh cadanganbahan bakar minyak yang terbatas dan harganya yang semakin melambung.oleh karena itu PT pertamina (persero) segera mengeluarkan bensin barubernama pertalite. Ini merupakan BBM non subsidi, sehingga harganyaditetapkan oleh pertamina. pertamina sudah meminta izin ke BPH migasuntuk mengeluarkan produk bensin jenis baru pengganti premium.Dengan kualitas di bawah Pertamax, kemungkinan memiliki RON dibawah 92 namun tidak lebih rendah dari 88. BUMN energi ini meluncurkanpertalite untuk memenuhi Surat Keputusan Dirjen Migas Kementerian1

2Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 313 Tahun 2013 tentangspesifikasi BBM RON 90. Saat ini BBM dengan kadar RON 90 belum ada.Tujuan dari dikeluarkannya bensin jenis baru ini pengganti premiumadalah agar masyarakat mendapatkan pilihan jenis bensin yang lebih baik,tapi tidak terlalu membebani dari sisi harga dan ramah lingkuangan.Oleh karena itu saya tertarik untuk meneliti tentang penggunaan bahanbakar premium dengan pertalite terhadap peformasi mesin sepeda motorYAMAHA JUPITER Z-CW.1.2. Rumusan MasalahBerdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan maka pokokpermasalahan yang dihadapi adalah : Bagaimana perbedaan peforma mesinyang dihasilkan dari bahan bakar pertalite dan premium.1.3. Batasan masalahAgar pembahasan yang dilakukan dalam penelitian lebih terarah,peneliti membatasi masalah yang dibahas dalam penelitian ini mencakupaspek-aspek sebagai berikut :1. Mesin yang digunakan adalah mesin 4 langkah2. Menggunakan bahan bakar pertalite dan premium3. Batasan-batasan lain ditentukan pada saat pengujian

31.4. TujuanTujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk; “mendapatkanperbandingan unjuk kerja mesin motor YAMAHA JUPITER Z-CW denganmenggunakan bahan bakar pertalite dan premium”.1.5. ManfaatManfaat dilakukannya penelitian ini adalah sebagai berikut:1. Diperolehnya gambaran tentang peforma dan konsumsi bahan bakar yangdihasilkan dari penggunaan bahan bakar pertalite.2. Diperolehnya gambaran tentang peforma dan konsumsi bahan bakar yangdihasilkan dari penggunaan bahan bakar premium.3. Sebagai tambahan kajian pustaka yang berkaitan dengan sepeda motor1.6. Sistematika PenulisanUntuk memecahkan masalah dalam penelitian ini, maka disusunlahsistematika penulisan sebagai berikut :BAB I : PendahuluanBerisi tentang latar belakang, permasalahan, tujuan, tian,dansistematika penulisan.BAB II : Landasan TeoriBerisi tentang tinjauan pustaka (jurnal ilmiah), landasan teorisebagai telaah kepustakaan.

4BAB III : Metodologi PenelitianBerisi tentang tempat dan waktu pelaksanaan, bahan dan alat,waktu dan tempat penelitian, variabel penelitian, alur penelitian,metode.BAB IV : Hasil Penelitian dan PembahasanBerisi tentang hasil penelitian, laporan hasil analisispenelitian.BAB V : PenutupBerisi tentang kesimpulan dan saran.

BAB IILANDASAN TEORI2.1. Tinjauan PustakaEri Sururi dan Budi Waluyo, ST (2010) judul penelitian adalahPerbandingan Penggunaan Bahan Bakar Premium dan Pertamax TerhadapUnjuk Kerja Mesin Pada Sepeda Motor Suzuki Thunder Tipe EN-125.Mesin mobil maupun sepeda motor memerlukan jenis bahan bakar yangsesuai dengan desain mesin itu sendiri. Anggapan umum yang beredardilapangan adalah bahwa penggunaan pertamax mampu meningkatkanunjuk kerja mesin yang mempunyai spesifikasi pabrik berbahan bakarpremium. Pada motor bakar, unjuk kerja mesin sangat dipengaruhi olehfenomena pembakaran didalam mesin itu sendiri. Semakin sempurna prosespembakaran di setiap kondisi kerja mesin pada mesin tersebut, semakintinggilah prestasi mesin yang dihasilkan. Beberapa hal yang kompresi(Compression Ratio), Ketepatan waktu pembakaran,mesinperbandingancampuran udara dan bahan bakar serta homogenitas campuran. Kesalahanpenggunaan bahan bakar bisa menyebabkan fenomena knocking yangselanjutnya akan memperpendek usia komponen-komponen mesin itusendiri. Parameter prestasi mesin yang dipakai dalam penelitian ini adalahkonsumsi bahan bakar spesifik (Specific Fuel Consumtiont /SFC ). Darihasil pengujian dihasilkan torsi tertinggi 10,21 kgf.m pada putaran 6000rpm pada jenis bahan bakar premium dan daya tertinggi untuk premiun dan5

6pertamax menunjukan hasil yang sama yaitu: 10,85 HP pada putaran yangsama yaitu 10000 rpm. Pada hasil pengujian SFC pada putaran mesin 5000rpm – 8000 rpm premium menunjukan nilai SFC yang lebih kecil sedangkanuntuk putaran mesin 9000 rpm ke atas menunjukan SFC premium sedikitlebih tinggi dari pertamax.Fintas Afan Agrariksa, Bambang Susilo, dan Wahyunanto AgungNugroho (2013) judul penelitian adalah Uji Performansi Motor bakarBensin (On Chassis) Menggunakan Campuran Premium dan Etanol. Adapendapat dari masyarakat yang menyatakan bahwa hanya dengan memakaibahan bakar premium yang ada saat ini kendaraan yang mereka miliki sudahbisa berjalan. Akan tetapi dalam penelitian ini penulis ingin mengajakmasyarakat untuk lebih memahami situasi yang terjadi pada satu atau duagenerasi ke depan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruhcampuran bahan bakar bensin dan etanol terhadap unjuk kerja motor bakarbensin berdasarkan nilai kalor bahan bakar. Prosedur pengujian dibagimenjadi tiga tahap, yaitu: Pengujian nilai kalor bahan bakar; Pengujianmotor bensin; Pengujian emisi gas buang. Pengujian menggunakan bahanpencampuran bensin dan bioetanol (0%, 5%, 15%, 25% etanol). Hasilpengujian nilai kalor bahan bakar diperoleh nilai kalor premium 11.414,453kal/gram; campuran etanol 5% 8905,921 kal/gram; campuran etanol 15% 8717,552 kal/gram; campuran etanol 25% 8358,941 kal/gram. Hasilpengujian performansi diperoleh daya tertinggi ada pada campuran 15%yaitu 9,02 kW dan mampu menghabiskan 10 ml bahan bakar dalam waktu

735,87 detik. Hasil pengujian emisi gas buang diperoleh nilai CO terendahada pada campuran 25% etanol yaitu 0,85% volume udara; nilai CO2tertinggi ada pada campuran 25% etanol yaitu 10,6% volume udara.Rapotan Saragih dan Djoko Sungkono Kawano (2013). Judulpenelitian adalah Pengaruh Penggunaan Bahan Bakar Premium, Pertamax,Pertamax Plus Dan Spiritus Terhadap Unjuk Kerja Engine Genset 4Langkah. Peningkatan penggunaan dari bahan bakar fosil untuk keperluanalat trasportasi terus meningkat setiap harinya. Dimana bahan bakar yangdigunakan berasal dari bahan bakar fosil yang tidak dapat diperbaharui,untuk itu diharapkan ada solusi mengatasi dari permasalah yang timbulakibat dari persediaan minyak bumi yang semakin lama semakin menipis.Salah satu solusi yang dapat diberikan adalah dengan menggunakan spiritussebagai bahan bakar pengganti dari bahan bakar fosil. Penggunaan spiritussebagai bahan bakar merupakan salah satu bahan bakar yang dapatdiperbaharui. Uji coba dilakukan di laboratorium Motor Pembakaran DalamTeknik Mesin ITS pada genset Yasuka 4 langkah dengan menggunakanbahan bakar premium, pertamax, pertamax Plus dan spiritus. Penelitianmeliputi pengujian performa unjuk kerja pada engine genset 4 langkah.Pengujian dilakukan dengan menggunakan electrical dynamometer test,dengan pembebanan yang diberikan menggunakan lampu pijar dari 100 wattsampai 700 watt dengan interval 100 watt. Dari penelitian didapatkan,dengan penggunaan jenis bahan bakar spiritus mampu menghasilkan unjukkerja dan gas buang yang baik. Perbaikan yang diperoleh pada unjuk kerja

8mesin yaitu daya efektik mengalami kenaikan sebesar 6,62 %, torsimengalami kenaikan sebesar 6,61 %, tekanan efektif rata-rata mengalamikenaikan sebesar 6,61 % dan efisiensi thermal mengalami kenaikan sebesar25,39 %. Perbaikan yang diperoleh pada emisi CO turun sebesar 174,77 %dan HC turun sebesar 254,35 %.Sugeng Mulyono,Gunawan dan Budha Maryanti (2013) judulpenelitian adalah Pengaruh Penggunaan dan Perhitungan Efisiensi BahanBakar Premium dan Pertamax Terhadap Unjuk Kerja Motor Bakar Bensin.Kendaraan umum seperti sepeda motor saat ini bisa menggunakan beberapapilihan jenis bahan bakarPertamina untuk motor bensin antara lainPremium dan Pertamax. Masing-masing jenis bahan bakar tersebut memilikiangka oktan yang berbeda. Unjuk kerja motor banyak dipengaruhi olehbeberapa faktor, di antaranya jenis bahan bakar yang digunakan. Tujuan daripenelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan angka oktanbahan bakar bensin terhadap unjuk kerja torsi, daya, dan kemudianmenganalisa konsumsi bahan bakar spesifik pada motor 4 tak. Padapercobaan ini diuji unjuk kerja motor mengenai torsi, daya, dan kemudianmenganalisa konsumsi bahan bakar spesifik yang digunakan pada bensinproduksi Pertamina yang biasa digunakan, antara lain bensin premium danpertamax. Masing-masing jenis bensin diuji pada motor Honda jenis Beat108 cc tahun 2012 dengan menggunakan Dynotest, yang terhubung dengankomputer. Komputer akan mencatat grafik perubahan torsi dan dayaterhadap kenaikan putaran mesin dari 500 rpm hingga 9500 rpm. Sedangkan

9konsumsi bahan bakar spesifik dihitung berdasarkan waktu yang diperlukandalam menghabiskan setiap bahan bakar yang diuji. Penelitian ini dilakukandi laboratorium teknik mesin universitas Negeri Surabaya. Hasil penelitianmenunjukkan torsi maksimum dicapai pada bensin pertamax sebesar 116.15Nm pada putaran 2000 rpm, diikuti campuran antara 50% pertamax dan50% premium 99.93 Nm pada putaran 2500 rpm, dan bensin premium 67,53Nm pada 2500 rpm. Sedangkan daya maksimum juga pada bensin pertamaxsebesar 6,6 HP pada 4000 rpm dan 4500 rpm, diikuti bensin campuran 6,5HP pada putaran 3500 rpm sampai 4500 rpm dan putaran 5500 rpm, lalupremium sebesar 6,4 HP pada putaran 5500 rpm. Untuk konsumsi bahanbakar spesifik minimal dimiliki pertamax sebesar 0,41 kg/kwh pada putaran3500 rpm sampai 5500 rpm, diikuti bensin premium sebesar 0,48 kg/kwhpada 5500 rpm, kemudian bensin campuran sebesar 0,53 kg/kWh padaputaran 3500 rpm

menyelesaikan Tugas Akhir ini yang berjudul “PENGARUH BAHAN BAKAR PERTALITE DAN PREMIUM TERHADAP PERFORMA MESIN MOTOR YAMAHA JUPITER Z – CW TAHUN 2010” atas motivasi yang telah diberikan kepada penulis, oleh karena itu penulis banyak mengucapkan terima kasih dan penghargaan sebesar-besarnya kepada: 1.