FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN KARIR .

3y ago
71 Views
4 Downloads
390.00 KB
17 Pages
Last View : 3d ago
Last Download : 5m ago
Upload by : Louie Bolen
Transcription

FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN KARIRMAHASISWA AKUNTANSI SEBAGAI AKUNTAN PUBLIK &AKUNTAN NON PUBLIKARTIKEL ILMIAHOleh :NADHIFAH NANDANIM : 2011310581SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI PERBANASSURABAYA2015

PENGESAHAN ARTIKEL ILMIAHNama: Nadhifah NandaTempat, Tanggal Lahir : Gresik, 06 Januari 1993N.I.M: 2011310581Jurusan: AkuntansiProgram Pendidikan: Strata 1Konsentrasi: Akuntansi ManajemenJudul: Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Pemilihan KarirMahasiswa Akuntansi Sebagai Akuntan Publik & Akuntan NonPublikDisetujui dan diterima baik oleh

FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN KARIRMAHASISWA AKUNTANSI SEBAGAI AKUNTAN PUBLIK & AKUNTAN NONPUBLIKNadhifah NandaSTIE Perbanas SurabayaEmail : nadhifah.nanda@gmail.comGunasti HudiwinarsihSTIE Perbanas SurabayaEmail: astit@perbanas.ac.idJl. Nginden Semolo 34-36 SurabayaABSTRACTThe aims of this study is to determine the factors that influencing the students in choosing acareer as a public accountant and non- public accountant. The factors that influencing theselection of a career in this study are an intrinsic value, financial rewards, workingenvironment, professional recognition, professional training, labor market considerations,and personality. The Data collection is done by distributing questionnaire to S1 accounting’sstudents in Surabaya such as Airlangga University, UPN Veteran, STIE Perbanas, andSTIESIA. Data analysis techniques in this study is using logistic regression with SPSS. Theresults obtained give result that the financial rewards, working environment, professionalrecognition, professional training, and personality does not affect the career choice. Whilethe intrinsic value and labor market considerations significantly influencing career choice.Key words : Career Choice, Public Accountant, Non – Public Accountant, AccountingStudents.PENDAHULUANDewasa ini banyak pemilihan fakultasdengan berbagai macam jurusan yangdisedikan oleh para unversitas negeriataupun universitas swasta di Indonesia.Mulai dari fakultas sains, sosial & politik,ekonomi & bisnis, kesenian hingga jurusantata boga. Salah satu jurusan yang adadalam fakultas ekonomi yaitu yakdiminatiolehmahasiswa. Banyak alasan mahasiswamemilih jurusan akuntansi sebagai jaluryang diminati diantaranya pilihan dariorang tua ataupun minat dari mahasiswaitusendiri.Mahasiswaakuntansiberanggapan bahwa profesi akuntandimasa depan akan sangat banyakdibutuhkan oleh banyak instansi pemberikerja mulai dari lingkungan pemerintahan,perusahaan, dan pendidikan. Dalammemilih karirnya mahasiswa akuntansimemiliki berbagai macam pertimbanganuntuk memilih karir yang akan dijalanikelak dikemudian hari.Pemilihan karir pada jurusanakuntansi terdapat beberapa profesi seperti1

profesi sebagai akuntanpublik danprofesi sebagai non akuntan publik.Akuntanpublikmenurut423/KMK.06/2002 akuntan publik adalahakuntan yang telah memperoleh izin darimenteriuntukmemberikanjasasebagaimana diatur dalam keputusanmenteri keuangan. Kegiatan utama dariprofesi akuntan publik adalah kegiatanaudit yang bertujuan untuk memberikanpendapat kewajaran terhadap laporankeuangan yang dibuat oleh pihakmanajemen. Sedangkan yang dimaksuddenganakuntannonpublikadalahpekerjaan yang meliputi akuntan milihan karir sesorang didasarioleh minat, kepribadian, kemampuan, danlatar belakang pengetahuan yang dimilikioleh individu tersebut. Pemilihan kariryang diinginkan akan sesuai dan cocokdengan pilihanya sendiri sesuai dengan apayang diinginkan, minat dan kemampuanyang dimilikinya.Dalam penelitian ini ditelitibeberapa faktor yang dapat mempengaruhipemilihan profesi sebagai akuntan publikdan non akuntan publik. Harris dan Ali(2001) mengemukakan 5 faktor-faktoryang mendasari pemilihan profesi akuntanpublik dan profesi akuntan non publikyaitu nilai intrinsik, penghargaan finansial,jumlah tawaran lowongan kerja, persepsimahasiswa tentang keuntungan profesiakuntan publik, dan yang terakhir persepsimahasiswa tentang pengorbanan dariprofesi akuntan publik. Dengan hasilbahwa secara rata-rata, baik mahasiswayang memilih profesi akuntan publikmaupun yang tidak memilih profesiakuntanpublikmempertimbangkankeseluruhan lima faktor pertimbanganpemilihan profesi.Rahayu dkk, (2003) Dalammenentukan mana karir yang akan dipilihseorang sarjana akuntansi memilikiberbagai macam faktor-faktor yangmempengaruhi pemilihan tersebut. Faktoryangmempengaruhi pilihan , nilai-nilai sosial, lingkungankerja, pertimbangan pasar kerja danpersonalitas. Penelitian yang dilakukanoleh Chan (2012) menemukan terdapat 8faktor yang mempengaruhi seseorangmemilih karir sebagai akuntan publik tidakjauh dari yang dikemukakan oleh SriRahayu dkk, (2003) tetapi Chan (2012)menambahi beberapa faktor sepertipencapaian akademik dan nilai-nilai danpersonalitasberpengaruh signifikan terhadap minatmenjadi akuntan publik.Berdasarkan perbedaan pada hasilpenelitian terdahulu, penulis tertarikmelakukan penelitian yang sama namunpada sampel dan variabel yang berbeda.Hal ini dilakukan untuk mengetahui lebihjauhpengaruhfaktorintrinsik,pengahrgaan finansial, lingkungan kerja,pengakuanprofesional,pelatihanprofesional, pertimbangan pasar kerja,personalitas terhadap pemilihan karirmahasiswa S1 Akuntansi di PerguruanTinggi di Surabaya.RERANGKATEORITISDIPAKAI DAN HIPOTESISYANGKarirMenurut kamus besar bahasa indonesiayang dimaksud dengan karir yaitu suatuproses perkembangan dan kemajuan diridalam dunia pekerjaan, jabatan, danprofesi atau pekerjaan yang memberikanharapan untuk maju dalam bidang profesiatau pekerjaan.Hal-hal yang menunjang untunkmengembangkan karir seseorang yangharusdilakukanyaitumembuatperencanaan untuk dapat mencapaitingkatan karir yang diharapkan seperti2

meningkatkan keterampilan, tik yang dimiliki individutersebut untuk mencapai tujuan darikarirnya tersebut (Dessler 2009:5).Profesi Akuntan di IndonesiaMenurutInternationalFederationAccountant yang dimaksud dengan profesiakuntanadalahpekerjaanyangberhubungan dengan keahlian di bidangakuntansi, yang termasuk dalam bidangakuntan meliputi akuntan publik danakuntan non publik.Akuntan publik adalah profesiyang memberikan jasa asurans (jasa audit,jasa review, jasa asurans lainya) bertujuanuntuk memberikan keyakinan bagi parapengguna atas hasil evaluasi ataupengukuran informasi keuangan dan nonkeuangan berdasarkan suatu kriteria (UUNo. 5 Th 2011 pasal 3 ayat 1). Salah satuKriteria yang harus dipenuhi untukmenjadi seorang akuntan publik menurutundang-undang tentang akuntan publikyaitu memiliki sertifikat lulus ujiansebagai akuntan publik yang sah,berpengalaman dalam praktik memberikanjasa, dan menjadi anggota asosiasi profesiakuntan publik yang telah ditetapkan olehmenteriAkuntan non publik meliputiakuntan pendidik, akuntan manajemen,dan akuntan pemerintah.Akuntan pendidik adalah profesiakuntan yang memberikan jasa berupapelayanan pendidikan akuntansi kepadamasyarakat melalui lembaga-lembagapendidik yang ada, guna untuk melahirkanakuntan-akuntan yang terampil danprofesional (Restuningdiah, 2009). Selainitu, akuntan pendidik dituntut mampumelakukanpenelitian sebagai saranamenerapkan ilmu dan praktek yangsesungguhnya. Akuntan pendidik jugadituntut bereperan dalam masyarakatsepertimengabdikandirikepadamasyarakat agar akuntan pendidik mampuberkomunikasi dan bersosialisasi denganmasyarakat luas.Akuntan manajemen atau akuntanperusahaan. Romanus (2013:225-226)Tanggung jawab utama seorang kauntanmanajemen atau akuntan perusahaanadalah menyaipakan dan menyajikanlaporan keuangan serta ikut terlibat dalampengambilan keputusan dalam organisasi.Akuntanperusahaanmendukungpembuatan keputusan dalam organisasidengan cara mengumpulkan, memproses,serta mengkomunikasikan informasi yangdapat membantu perusahaan dalammembuat perencanaan, pengendalian, sertamengevaluasi proses kegiatan usaha sertastrategi perusahaan.Akuntanpemerintahadalahakuntan yang bekerja pada badan-badanpemerintah. Badan-badan pemerintahdisiniadalahsepertidepartemendepartemen yang berada di pemerintahan,BadanPengawasKeuangandanPembangunan (BPKP), Badan PemeriksaKeuangan (BPK), dan Dirjen pajak(Soemarso, 2002:6). Tugas dari BadanPemeriksa Keuangan (BPK) menurutundang-undang no. 15 tahun 2006mengenai Badan Pengawasan KeuanganRepublik Indonesia (BPK-RI) pasal 6mempunyai tugas dan tanggung jawabmemriksa pengelolaan dan tanggung jawabkeuangan negara yang dilakukan olehpemerintah pusat, pemerintah daerah,lembaga negara lainya, bank indonesia,badan usaha milik negara, badan layananumum, badan usaha milik daerah, danlembaga atau badan lain yang mengelolakeuangan negara.Faktor-faktor Yang MempengaruhiDalam Memilih KarirTerdapatbeberapafaktoryangmempengaruhi mahasiswa dalam memilihkarirdiantaranyanilaiintrinsik,penghargaan finansial, lingkungan kerja.3

Pengakuanprofesional,pelatihanprofesional, pertimbangan pasar kerja,personalitas.Nilai intrinsik berhubungan tentangkepuasan yang diterima setelah melakukanpekerjaan.Veitzhal(2004:478-479)terdapat dua kelompok yang dapatmempengaruhi kepuasan kerja yaitu faktorekstrinsik dan faktor intrinsik. Faktorintrinsik yaitu faktor yang berada dalamdiri karyawan dan dibawa oleh setiapkaryawan yang mulai bekerja di temapatitu. Sedangkan faktor ekstrinsik yaitufaktor menyangkut hal-hal yang berasaldari luar diri karyawan, antara lain kondisifisik lingkungan kerja, interaksi dengankaryawan lain, sistem penggajian dansebagainya.Penghargaan finansial merupakansetiap usaha atau pekerjaan yang telahdilakukan oleh setiap individu akan selalumendapatkan penghargaan atau imbalanyang di dapat sesuai dengan apa yangdilakukan atau diusahakan oleh individutersebut. Salah satu macam dari suatupenghargaan itu sendiri yaitu upah ataugaji.Terdapat 2 macam penghargaanyaitupenghargaanfinansialdanpenghargaan non-finansial. Penghargaaanfinansial menurut Veitzhal (2004:360-363)terbagi menjadi empat golongan yaitu gajimerupakan balas jasa dalam bentuk uangyangditerimasetelahmelakukanpekerjaan, upah merupakan imbalan yanglangsung diberikan berdasrkan jam kerjaatau jumlah barang, intensif upah yangdibayarkan melebihi standart yang telahditentukan, dan yang terakhir kompensasitidak langsung yang berupa asuransi,tunjangan, uang pensiun, dll.LingkunganKerjasangatmendukung individu dalam berkarir.Lingkungan kerja yang aman danmenyenangkandapatmeningkatkanprestasi akuntan. Lingkungan kerjaberkaitan dengan tipe pekerjaan danlingkungan tempat tinggal (Yendrawati,2007). Ig Wursanto (2003:287-288)menggolongkan beberapa faktor yangdapat mempengaruhi pembentukan prilakuyang berhubungan dengan kondisilingkungan kerja yaitu kondisi lingkungankerja yang menyangkut fisik, kondisilingkungan kerja yang menyangkut segipsikis, adanya perasaan puas dikalanganpegawai.Pengakuan profesional adalahpengharapan penghargaan atau pengakuanatas prestasi yang telah dilakukan.Sehingga membuat seseorang yang telahmelakukan perstasi tersebut mempunyaisemangat untuk meningkatkan kinerjamereka.Pengakuanprofesionalberhubungan dengan pengakuan atasprestasi yang telah diraih oleh iputikesempatanberkembang, pengakuan atas prestasi, carauntuk naik pangkat dan keahlian yangdiperlukan untuk mencapai sukses.Pelatihanprofesionaladalahpelatihan yang diberikan sebelum memulaikerja. Tujuan dari pelatihan profesionaladalah membantu untuk mencapai danmengembangkandiri,membantumenangani setres dan tekanan yang ada dilingkungan kerja, meningkatkan kepuasankerja, membantu menghilangkan rasa takutdengan adanya tugas baru Vetizhal(2004:226-231).Pertimbangan pasar kerja meliputikeamanan kerja dan tersedianya lapangankerjaataukemudahanmengakseslowongan kerja. Keamanan kan karirnya dalam jangkapanjang sampai seseorang tersebutpensiun.Personalitas yaitu cerminan dariprilaku dan sikap seseorang terhadaplingkungan yang berada di sekitarnya.Setiap individu memiliki personalitas yangberbeda-beda antara individu dengan4

individu yang lain. Karakteristik yangbiasanya dibawa oleh individu kedalamlingkungan pekerjaan seperti kepercayaanpribadi, pengharapan kebuthan, danpengalaman dimasa lalu.Pengaruh Nilai Intrinsik terhadapPemilihan KarirNilai intrinsik yaitu berhubungan dengankepuasan yang diterima oleh individusetelah melakukan pekerjaan. Nilaiintrinsik meliputi kepuasan kerja yangdiperoleh atas suatu pekerjaan yang telahdilakukan seperti kesempatan untukberkembang, kemandirian, pengembangankemampuan (Harris dan Ali, 2001).Setiap individu ketika melakukanpekerjaan mengahrapkan adanya kepuasankerja yang dimiliki supaya individutersebut tidak merasa jenuh dan merasasia-sia dengan apa yang dikerjakan.Seseorang akan merasa puas jika semuakebutuhan yang diinginkan terpenuhidalam karirnya, jika seseorang tersebutmerasa puas dan senang maka seseorangtersebut akan termotivasi dan menjadiproduktif dalam karirnya sehingga nilaiintrinsik ini memiliki pengaruh terhadappemilihan karir. Berdasarkan uraiantersebut maka dalam penelitian ini dapatdirumuskan hipotesis sebagai berikut:Hipotesis 1 : Nilai intrinsik dapatmempengaruhipemilihan karir bagiMahasiswa AkuntansiPerguruan Tinggi diSurabaya.PengaruhPenghargaanFinansialterhadap Pemilihan KarirPenghargaan finansial adalah imbalanyang didapat sesuai dengan apa yangdilakukan atau diusahakan oleh individutersebut.Penghargaan finansial memilikidaya tarik utama bagi seseorang untukmemberikan kepuasan kerja bagi dirinya.Gaji dipandang sebagai alat ukur untukdijadikan pertimbangan jasa atau kerjayang diberikan sebagai imbalan. Setiapindividu bekerja tidak hanya untukmemenuhi kebutuhan ekonomi saja, akantetapi alasan kuat yang mendasar sampaisekarang mengapa individu bekerja adalahfaktor ekonomi. Oleh sebab itu semakintinggipenghargaanfinansialyangdidapatkan diharapkan dapat memuaskanindividu dalam bekerja untuk memenuhikelangsungan hidup yang lebih baik.Berdasarkan uraian tersebut maka dalampenelitian ini dapat dirumuskan hipotesissebagai berikut:Hipotesis 2 : Penghargaan finansial dapatmemepengaruhi i di Surabaya.Pengaruh Lingkungan Kerja terhadapPemilihan KarirLingkungan kerja berhubungan dengantempat dan suasana yang berada di tempatkerja. Chan (2012) lingkungan kerjamerupakan suasana kerja yang meliputisifat kerja (rutin, aktif, dan sering lembur),tingkat persaingan antar karyawan dantekanan kerja. Lingkungan kerja sangatmendukung individu dalam berkarir.Lingkungan kerja yang aman danmenyenangkandapatmeningkatkanprestasi akuntan.Seseorang yang bekerja secaraprofesional tidak lepas dengan lingkungankerjanya. Dengan adanya lingkungan kerjaindividu maka dapat seseorang dapatmemperbaiki diri dan meningkatkankinerja sehingga dapat bersaing lebih baik.Oleh sebab itu semakin baik lingkungankerjayangditempatidiharapkanlingkungan kerja menjadi salah satupendorong dalam memilih karir. Selain itu,Lingkungan kerja yang dinamis dan amanbagi pekerjanya akan memberikan dampakyangpositifterhadappekerjanya.Berdasarkan uraian tersebut maka dalam5

penelitian ini dapat dirumuskan hipotesissebagai berikut:Hipotesis 3 : Lingkungan Kerja dapatmemepengaruhipemilihan karir ngaruhPengakuanprofesionalterhadap Pemilihan KarirPengakuanprofesionaladalahpenghargaan atau pengakuan atas prestasiyang telah dilakukan. Seseorang telahmelakukan prestasi dan mendapatkanpenghargaan atas prestasinya akanmerasakan bahwa usaha yang telahdilakukan untuk mencapai prestasi tidaksia-sia. Pengakuan profesional menurutYendrawati (2007) meliputi kesempatanberkembang, pengakuan atas prestasi yangtelah diraih, cara untuk naik pangkat, dancara untuk mencapai kesuksesan.Pengakuan profesional diberikankepada pekerja sebagai imbalan atauhadiah yang diberikan agar individutersebut terus meningkatkan kinerjanyadan mendapatkan hak atas kerja keras yangtelah dilakukan dalam mencapai suatuprestasi. Semakin tinggi pengakuanprofesional yang diberikan oleh instansipemberi kerja maka dapat meningkatkanmotivasi dan dedikasi terhadap profesi daninstansi pemberi kerja. Berdasarkan uraiantersebut maka dalam penelitian ini dapatdirumuskan hipotesis sebagai berikut:Hipotesis 4 : Pengakuan Profesional nsi Perguruan Tinggidi Surabaya.PengaruhPelatihanterhadap Pemilihan KarirProfesionalPelatihan profesional adalah pelatihanyang diberikan oleh instansi atau luarinstansi guna membantu dan melatih parapekerja sebelum melakukan pekerjaan agarlebih mudah dikerjakan dan dapatdiselesaikan dengan baik dan benar.Veitzhal (2004:226-231) pelatihandapat membantu seseorang mencapaikeahlian dan kesempatan agar menacapaihasil pekerjaan yang maksimal. Salah satutujuan diadakanya pelatihan adalah untukmembantu seseorang mengembangkan diridan rasa percaya diri.Pelatihan profesional dilakukanguna sebagai mempermudah seseorangdalam mengerjakan segala pekerjaan yangberkaitan dengan tugasnya yang akandikerjakan. Dengan diadakannya pelatihanprofesional dapat diharapkan seorangindividu tersebut menjadi seorang yangprofesional dan berkualitas. Makadiharapkan pelatihan profesional dapatmenjadi salah satu faktor dalam memilihkarir. Berdasarkan uraian tersebut makadalam penelitian ini dapat dirumuskanhipotesis sebagai berikut:Hipotesis 5 : Pelatihan profesional dapatmempengaruhi pemilihankarir bagi MahasiswaAkuntansiPerguruanTinggi di Surabaya.Pengaruh Pertimbangan Pasar Kerjaterhadap Pemilihan KarirPertimbangan pasar kerja menyangkutkeamanan dan akses dalam bekerja.Pertimbanganpekerjaanmeliputikeamanan pekerjaan, tidak mudah di PHK,dan yang terakhir yaitu mudah mengakseslowongan pekerjaan (Rahayu dkk, 2003).Keamanan kerja dipertimbangkanuntuk mempertahankan karirnya dalamjangka panjang sehingga seseorangtersebut bekerja sampai dengan pensiun.Oleh sebab itu semakin baik pertimbangan6

pasar kerja maka dapat menjadikanpertimbangan oleh individu dalammemilih karir. Berdasarkan uraian tersebutmaka dalam penelitian ini dapatdirumuskan hipotesis sebagai berikut:Hipotesis 6 : Pelatihan profesional dapatmempengaruhi pemilihankarir bagi MahasiswaAkuntansiPerguruanTinggi di Surabaya.PengaruhPersonalitasterhadapPemilihan KarirPersonalitas yaitu cerminan dari perilakudan sikap seseorang terhadap lingkunganyang berada disekitarnya. Setiap individumemiliki personalitas yang berbeda-bedaantara individu dengan individu yang lain.Menurut Rahayu dkk (2003) personalitasyaitu gambaran diri, sikap, prilaku yangdimiliki oleh suatu individu yangberadaptasi dengan lingkungan yangberada disekitarnya.Setiap individu memiliki sifat ataukarakter yang berbeda-beda dalammempertimbangkan memilih karir sesuaidengan kepribadian yang dimilikinya.Karir sebagai seorang akuntan dituntutuntuk memiliki ketelitian, kecermatan,kehati-hatian dan bertanggung jawabdalam menjalankan tugasnya. Dengandemikian diharapkan bahwa personalitasdapat menjadi salah satu pertimbangandalam memilih karir. Berdasarkan uraiantersebut maka dalam penelitian ini dapatdirumuskan hipotesis sebagai berikut:Haipotesis 7 : Personalitas nsiPerguruan Tinggidi nidapatdigambarkansebagaiberikut:Nilai Intrinsik (X1)Penghargaan Finansial (X2)Lingkungan Kerja (X3)Pengakuan profesional (X4)PemilihanKarirPelatihan Profesional (X5)Paertimbangan Pasar Kerja (X6)Personalitas (X7)Gambar 1Kerangka Pemikiran7

METODE PENELITIANKualifikasi SampelPopulasi dalam penelitian ini adalahseluruh mahasiswa S1 jurusan AkuntansiPerguruan Tinggi di Surabaya sepertiUniversitas Airlangga, UPN VeteranSurabaya, STIESIA Surabaya, STIEPerbanas Surabaya. Populasi tersebutdipilihkarenamahasiswajurusanakuntansi kedepanya akan dihadapkandengan pilihan karir yang telah disediakanmenurut keahlian dibidang Akuntansi.Pengambilansampe

mempengaruhi pemilihan tersebut. Faktor yang mempengaruhi pilihan tersebut adalah faktor finansial, pelatihan profesional, nilai-nilai sosial, lingkungan kerja, pertimbangan pasar kerja dan personalitas. Penelitian yang dilakukan oleh Chan (2012) menemukan terdapat 8 faktor yang mempengaruhi seseorang memilih karir sebagai akuntan publik tidak

Related Documents:

Skripsi yang berjudul ―Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Masyarakat untuk Menabung (Studi Kasus pada Nasabah BMT An-Nur Rewwin Sidoarjo)‖ menggunakan Penelitian Kuantitatif untuk menjawab Rumusan Masalah mengenai Faktor-Faktor yang dapat mempengaruhi minat dan faktor yang paling dominan dalam mempengaruhi minat.

Astuti, Anita.2014. “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Mahasiswa Akuntansi Dalam Memilih Karir Sebagai Akuntan Publik Pada Mahasiswa Akuntansi Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga”.Jurnal Akuntansi Vol III No.2. Aulia, Ulva.2016.“Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Mahasiwsa Akuntansi Di Kota

Dari analisis faktor-faktor yang mempengaruhi siswa dalam pemilihan sekolah, faktor sekolah mempunyai pengaruh paling besar kemudian diikuti oleh faktor lokasi dan paling kecil pengaruhnya adalah faktor ekonomi. Sementara berdasarkan hasil analisis statistik Crosstab diketahui bahwa terdapat hubungan

pengurusan masa (min 4.02) dan diikuti oleh faktor kewangan (min 3.69), faktor persekitaran pembelajaran (min 3.03) dan akhir sekali faktor persekitaran pekerjaan (2.56). Ujian-T menunjukkan tidak terdapat perbezaan yang signifikan antara faktor-faktor stres yang mempengaruhi stres berdasarkan jantina dan status perkahwinan.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN KARIR MAHASISWA AKUNTANSI UNTUK MENJADI AKUNTAN PUBLIK DI PERGURUAN TINGGI SWASTA WILAYAH SEMARANG Irfan Hadi Saputra B12.2011.01852 Email : 212201101852@mhs.dinus.ac.id ABSTRACT This study aims to determine whether there is an impact on career choice as a

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN LOKASI DALAM KESUKSESAN USAHA JASA MIKRO-KECIL DI SEKITAR KAMPUS UIN ALAUDDIN MAKASSAR SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Meraih Gelar Sarjana Ekonomi (S 1) Jurusan Ilmu Ekonomi Pada Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Oleh: IMAM WAHYUDI

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT PARTISIPASI POLITIK DALAM PEMILIHAN UMUM LEGISLATIF KOTA TANJUNGPINANG TAHUN 2014 A. Pendahuluan Pemilihan umum dilaksanakan oleh negara Indonesia dalam rangka mewujudkan kedaulatan rakyat sekaligus penerapan prinsip-prinsip atau nilai-

Artificial Intelligence of December 2018 [5] and in the EU communication on Artificial Intelligence for Europe [6], including billions of Euros allocated in the Digital Europe Programme _ [7]. This is due to potential economic gains (e.g. see OECD reports on AI investments [8] and on AI patents [9]), as well as economic risks (such as the issue of liability – Liability for Artificial .