Analisis Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Minat Masyarakat . - Uinsby

2y ago
33 Views
3 Downloads
3.26 MB
124 Pages
Last View : 4d ago
Last Download : 5m ago
Upload by : Angela Sonnier
Transcription

ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHIMINAT MASYARAKAT UNTUK MENABUNG(Studi Kasus pada Nasabah BMT An-Nur Rewwin Sidoarjo)SKRIPSIOleh :Nur Laili MaghfirohNIM : G94214179UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN AMPELFAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAMPROGRAM STUDI EKONOMI SYARIAHSURABAYA2018

ii

iii

iv

v

ABSTRAKSkripsi yang berjudul ―Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi MinatMasyarakat untuk Menabung (Studi Kasus pada Nasabah BMT An-Nur RewwinSidoarjo)‖ menggunakan Penelitian Kuantitatif untuk menjawab RumusanMasalah mengenai Faktor-Faktor yang dapat mempengaruhi minat dan faktoryang paling dominan dalam mempengaruhi minat.Teknik Analisis Data yang digunakan pada penelitian ini yaitumenggunakan Uji Validitas dan Reliabilitas serta Uji Analisis Faktor.Pengumpulan Datanya dengan menyebar Kuisioner, Wawancara danDokumentasi. Kemudian Pengambilan Sampelnya dengan teknik PurposiveSampling dimana mengambil sampel dengan melalui pertimbangan pada kriteria –kriteria tertentu.Hasil Penelitian yang didapatkan yaitu terdapat Tujuh Belas Indikatoryang dapat mempengaruhi Minat Nasabah dalam Menabung, yang Mencakup 6Faktor yang terbentuk yaitu Pertama, Faktor Reputasi memiliki 3 Indikatormeliputi Sudah dikenal di Masyarakat, Bagi Hasilnya Besar, dan Produk sesuaiPrinsip Islam. Kedua, Faktor Lokasi memiliki 4 Indikator meliputi Ajakan Teman,Merupakan Lembaga Keuangan Islam, Keamanan, dan Lokasi Strategis. Ketiga,Faktor Bagi Hasil memiliki 4 Indikator meliputi Bagi Hasil yang Jelas, AksesMudah, Bagi Hasil yang Menguntungkan, dan Dekat dengan Tempat Tinggal.Keempat, Faktor Pelayanan memiliki 2 Indikator meliputi Kesopanan, danKeramahan. Kelima, Faktor Referensi (Acuan) memiliki 2 Indikator meliputiBebas Riba dan Relasi. Keenam, Faktor Produk memiliki 2 Indikator meliputiPemrosesan Cepat dan Kemudahan Transaksi. Dari 6 Faktor yang terbentuk,terdapat Faktor Dominan yang dapat mempengaruhi minat yaitu Faktor Reputasiyang memiliki nilai 18,368. Jadi, dapat disimpulkan bahwa Faktor Reputasisangat berpengaruh terhadap minat nasabah dalam menabung.Berdasarkan Hasil Penelitian, untuk Pihak BMT An-Nur Rewwin Sidoarjodiharapkan dapat meningkatkan Faktor Reputasi agar dapat memperbanyakNasabah dalam menggunakan Produk Tabungan di BMT An-Nur RewwinSidoarjo.Kata Kunci : Analisis Faktor, Minat Nasabah, BMT An-Nur Rewwinvidigilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

DAFTAR ISIHalamanSAMPUL DALAMPERNYATAAN KEASLIAN . iiPERSETUJUAN PEMBIMBING . iiiPENGESAHAN . ivABSTRAK . vKATA PENGANTAR . viDAFTAR ISI . viiiDAFTAR TABEL . xDAFTAR GAMBAR . xiiBAB IPENDAHULUAN . 1A. Latar Belakang Masalah 1B. Rumusan Masalah . 8C. Tujuan Penelitian . 8D. Kegunaan Hasil Penelitian . 8BAB IIKAJIAN PUSTAKA . 10A. Landasan Teori . 101. Baitul Maal wat Tamwil . 102. Minat Menabung . 123. Pengertian Tabungan atau Simpanan . 144. Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Minat . 15B. Penelitian Terdahulu yang Relevan . 26C. Kerangka Konseptual . 29D. Hipotesis . 31BAB IIIMETODE PENELITIAN . 34A. Jenis Penelitian . 34B. Waktu dan Tempat Penelitian 35C. Populasi dan Sampel Penelitian . 35D. Variabel Penelitian . 37E. Definisi Operasional . 40viidigilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

F. Uji Validitas dan Reliabilitas 43G. Data dan Sumber Data . 451. Jenis Data 452. Sumber Data . 46H. Teknik Pengumpulan Data . 46I. Teknik Analisis Data 48BAB IVHASIL PENELITIAN . 54A. Deskripsi Umum Lokasi . 541. Profil BMT An-Nur Rewwin . 542. Struktur Organisasi . 583. Produk – Produk BMT An-Nur Rewwin 594. Analisis Responden . 62B. Analisis Data . 681. Uji Validitas 682. Uji Reliabilitas 733. Uji Analisis Faktor . 74BAB VPEMBAHASAN 91A. Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Minat Nasabah untukMenabung di BMT An-Nur Rewwin Sidoarjo . 91B. Faktor – Faktor yang Paling Dominan dalam MempengaruhiMinat Nasabah dalam Menabung di BMT An-Nur RewwinSidoarjo . 108BAB VIPENUTUP . 111A. Kesimpulan . 111B. Saran . 112DAFTAR PUSTAKA . 114viiidigilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

BAB IPENDAHULUANA. Latar Belakang MasalahPada zaman globalisasi yang semakin maju ini, permintaanmasyarakat akan pemenuhan kebutuhan mengenai jasa lembaga keuangansudah sangat dibutuhkan. Pada umumnya, lembaga keuangan merupakanjenis usaha dalam bidang simpan pinjam yang melibatkan pihak ketiga dalamproses transaksinya. Perkembangan ekonomi Masyarakat saat ini jugasemakin maju, yang ditandai dengan semakin banyaknya lembaga keuangandan dapat membuat masyarakat dengan mudah memilih lembaga keuanganuntuk menyimpan uang mereka sesuai dengan keinginannya.Pada kenyataannya, Masyarakat masih banyak yang menganggapbahwa menabung di Lembaga keuangan syariah dan konvensional sama sajakarena kurangnya sosialisasi dan pemahaman masyarakat tentang operasionaldari lembaga keuangan syariah. Munculnya lembaga keuangan konvensionalyang lebih banyak daripada lembaga keuangan syariah juga dapatmenyebabkan kurangnya masyarakat yang menabung di lembaga keuangansyariah.1Lembaga keuangan syariah adalah lembaga keuangan yang prinsipoperasionalnya berdasarkan pada nilai – nilai syariah dan harus terbebas daririba, karena tujuan dari pendirian lembaga keuangan syariah yaitu untuk1Memanda Puspita Sari, ―Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kurangnya MinatMasyarakat Muslim Menabung di Bank Syariah di Kota Medan‖ (Skripsi--Universitas SumatraUtara, 2013), 1.1digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

2mengerjakan perintah Allah SWT dalam bidang ekonomi dan melayanimasyarakat dalam kegiatan ekonomi modern yang berprinsip bagi hasil. 2 Ribaatau ziyadah yaitu tambahan yang diminta atas utang pokok. Menurut istilah,riba merupakan pengambilan tambahan dari harta pokok atau modal secarabathil.3 Sejak pada zaman Nabi Muhammad SAW kegiatan transaksi yangmengandung riba merupakan kegiatan transaksi yang secara tegasdiharamkan dan telah dipercaya dalam ajaran islam. Riba adalah transaksiyang mengandung unsur pemerasan terhadap para peminjam (debitur). Ribamerupakan tambahan yang ditentukan sebelumnya baik atas imbalan berupapenundaan waktu pembayaran hutang maupun tidak.4 Pengharaman riba s-Sunnah.5Sebagaimana dijelaskan dalam Q.S Ar-Rum (30) ayat 39 yang berbunyi : 6 l, diakses pada 22 Februari 2017.3Muhammad Syafi’I Antonio, Bank Syariah dari Teori ke Praktik, (Jakarta: Gema Insani, 2001),37.4Abdul Basith Junaidy, Asas Hukum Ekonomi & Bisnis Islam, (Surabaya: Cahaya Intan, 2014),129.5Wasilul Chair, ―Riba dalam Perspektif Islam dan Sejarah‖, Jurnal Iqtishadia, No. 1, Volume 1(Juni 2014), 103-109.6Al-Qur’an, 30:39.digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

339. Dan sesuatu Riba (tambahan) yang kamu berikan agar Diabertambah pada harta manusia, Maka Riba itu tidak menambah padasisi Allah. dan apa yang kamu berikan berupa zakat yang kamumaksudkan untuk mencapai keridhaan Allah, Maka (yang berbuatdemikian) Itulah orang-orang yang melipat gandakan (pahalanya).7Adapun kutipan dari Fatwa MUI No.1 tahun 2004 mengenai bunga.Fatwa pertama dari MUI mengenai bunga dan riba, Menurut MUI, bungamerupakan tambahan yang di dapat karena proses transaksi peminjaman uangyang diperhitungkan dari pokok pinjaman, dihitung berdasarkan tempo waktupinjam dan umumnya berupa prosentase. Kemudian menurut fatwa MUImengenai riba yaitu tambahan (Ziyadah) yang dilakukan karena penangguhandalam pembayaran yang diperjanjikan sebelumnya. Hal tersebut disebutsebagai riba nasi’ah. Fatwa kedua dari MUI tentang hukum bunga. Menurutfatwa MUI, praktik dalam pembungaan uang termasuk dalam kriteria riba danhal tersebut juga sudah terjadi pada zaman Rasulullah SAW yang dikenaldengan riba nasi’ah. Pembungaan atau tambahan yang dilakukan karenapenangguhan pembayaran yang diperjanjikan tersebut disebut riba danhukumnya haram. Fatwa ketiga dari MUI mengenai bermuamalah denganbank konvensional. Menurut MUI, untuk wilayah yang sudah adakantor/jaringan dari lembaga keuangan syariah yang mudah dijangkau, makatidak diperkenankan untuk melakukan transaksi berdasarkan besarnya bunga.Kemudian untuk wilayah yang tidak ada kantor/jaringan dari lembaga7Departemen Agama RI, Al-Quran dan Terjemahnya, (Surabaya: CV Pustaka Harapan Agung.2006), 575digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

4keuangan syariah, maka diperkenankan melakukan transaksi di lembagakonvensional karena faktor darurat.8BMT (Baitul Maal wat tamwil) merupakan lembaga keuangan syariahnon bank yang berorientasi pada seluruh kalangan masyarakat. BMT disebutsebagai lembaga ekonomi masyarakat yang bertujuan mengembangkanusaha-usaha produktif dan investasi untuk meningkatkan kegiatan usahanyadengan prinsip syariah.9 BMT (Baitul Maal wat tamwil) juga berperansebagai lembaga sosial. Baitul Maal wat tamwil dibagi menjadi 2 kata yaituBaitul maal yang berarti lembaga sosial (yang menampung dana Zakat, Infaq,Shodaqoh) dan Baitul Tamwil yang berarti lembaga bisnis. BMT merupakanlembaga bisnis yang lebih mengembangkan usahanya pada bidang simpanpinjam.10Peraturan tentang BMT, tercantum dalam undang – undang nomor 25tahun 1992 mengenai perkoperasian yang sesuai badan hukumnya berbentukkoperasi, sedangkan pada sistem pelaksanaannya, BMT patuh pada 16/Per/M.KUKM/IX/2015 tentang kegiatan simpan pinjam dan pembiayaansyariah yang dijalankan oleh koperasi. Undang – undang tersebut merupakandasar hukum dari berdirinya BMT.118Fatwa MUI No.1 Tahun 2004.9Muhammad Ridwan, Manajemen Baitul Maal wat Tamwil, (Yogyakarta: UII Press, 2004), 26.Devita Ayu Safitri, ―Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah pada Koperasi BMT SyariahMakmur Bandar Lampung‖, (Skripsi--Universitas Lampung, 2017), 3.1011Ibid.digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

5Konsep dari BMT juga dijelaskan dalam QS Al-Baqarah (2) Ayat 261yang berbunyi : 12 261. Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yangmenafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutirbenih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji.Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki.dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha mengetahui.13Pengertian menafkahkan harta di jalan Allah meliputi belanja untukkepentingan jihad, pembangunan perguruan, rumah sakit, usaha penyelidikanilmiah dan lain-lain. Sesuai ayat diatas Baitul Mal Wattamwil digunakanuntuk kemaslahatan umat yaitu dengan menjalin silahturahmi dalammengadakan kerja sama bagi hasil dengan cara membagi keuntungan yangdiperoleh.Kelemahan dari sisi internal BMT (Baitul maal wat tamwil) padaumumnya yaitu karena kualitas Sumber Daya Manusia yang kurangmemadai, lemahnya permodalan, dan lemahnya sistem pengendalian internal.Untuk mengatasi kendala - kendala tersebut, maka perlu untuk meningkatkanefektivitas pada Manajemen BMT. Selain itu, Pengetahuan dasar dalamManajemen juga harus dikuasai seperti Planning, Organizing, Actuating, dan1213Al-Qur’an, 2:261.Departemen Agama RI, Al-Qur’an dan Terjemahan , 55.digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

6Controlling. Maka dari itu, sikap mental yang kuat juga dibutuhkan dalammenjalani BMT ini seperti Persistent (Tahan Uji), Reliable (Jujur / DapatDipercaya), Expressive (Menyampaikan Informasi dengan baik), Resourceful(Cerdik), Independent (Mandiri), Ambitious (Punya Target), Sociable (MudahBergaul) dan Positive Thinking (Melihat dengan segala kebaikan).14Data dari MARS (Perusahaan Riset Marketing Indonesia) menyatakanbahwa pertarungan antar perbankan konvensional yaitu berfokus padakeuntungan fungsional karena tipe nasabah dari bank konvensionalmerupakan tipe nasabah yang sangat rasional yang mengutamakankeuntungan seperti kedekatan lokasi, keamanan, kualitas layanan, dan bagihasil.15 Berbeda dengan perbankan syariah, hasil penelitian yang dilakukanoleh MARS (Perusahaan Riset Marketing Indonesia) menyatakan bahwafaktor utama nasabah memilih bank syariah karena faktor emosional yangdapat dilihat dari alasan nasabah terbanyak yaitu karena kesesuaian dengansyariat islam dan keinginan nasabah agar terhindar dari riba. Tapi tidakbanyak juga nasabah yang memilih bank syariah karena faktor fungsional danfaktor emosional, bahkan bisa saja kalau dihadapkan karena 2 faktor tersebut,nasabah lebih memilih faktor fungsional.16Nasabah akan berminat ke lembaga keuangan syariah jika ada produkdari lembaga tersebut yang dianggap menarik dan menguntungkan bagi14Zainul Arifin, Memahami Bank Syariah; Lingkup, Peluang, Tantangan dan Prospek, (Jakarta:Alvabet, 1999), 137-138.15Asto S. Subroto, ―Bank Syariah, Harus Fokus Membidik Nasabah Rasional‖,www.astosubroto.com. diakses pada 12 April 2012.16Ibid.digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

7nasabah, salah satunya karena faktor bagi hasil. Dari beberapa konsep tentangminat nasabah dalam menabung di lembaga keuangan syariah diharapkanpihak manajemen pengelolaan lembaga keuangan syariah dapat memahamifaktor – faktor / sikap nasabah dalam memutuskan untuk memilih lembagakeuangan syariah. Menurut Mowen dalam oliver (2006) Minat belimerupakan sesuatu yang di dapat dari proses belajar dan pemikiran yangberbentuk persepsi dan nantinya akan terus terekam oleh nasabah yangmenjadi keinginan yang sangat kuat dan nasabah harus mengaktualisasikankeinginannya tersebut.17Adapun beberapa masalah - masalah yang muncul di BMT An-NurRewwin yaitu : 1) Kurangnya Nasabah yang Menggunakan ProdukTabungan. 2) Nasabah yang Melakukan Pembiayaan tidak diharuskan untukmembuka Produk Tabungan. 3) Pada Produk Tabungan atau Simpanan, BMTAn-Nur Rewwin menggunakan sistem layanan jemput bola.Dari uraian diatas, penulis tertarik untuk meneliti faktor – faktor apasaja yang dapat mempengaruhi minat nasabah untuk mempercayakanuangnya agar ditabung di BMT An-Nur Rewwin, dimana pada zamansekarang ini juga terdapat lebih banyak lembaga keuangan konvensional danuntuk mengetahui juga faktor apa saja yang paling dominan dalammempengaruhi minat nasabah untuk menabungkan uangnya. Berdasarkanpemikiran diatas, penulis mencoba menguraikannnya dalam bentuk skripsi17Roni Andespa, ―Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Minat Nasabah dalam Menabung di BankSyariah‖, Al Masraf: Jurnal Lembaga Keuangan dan Perbankan, Nomor 1, Volume 2, (JanuariJuni 2017), 44.digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

8yang berjudul ―Analisis Faktor – Faktor yang Mempengaruhi MinatMasyarakat untuk Menabung (Studi Kasus : Nasabah BMT An-NurRewwin Sidoarjo)”.B. Rumusan MasalahBerdasarkan uraian latar belakang yang sudah dijelaskan diatas, MakaPerumusan Masalah Penelitian sebagai berikut :1. Faktor – Faktor apa saja yang mempengaruhi minat nasabah untukmenabung di BMT An-Nur Rewwin Sidoarjo ?2. Faktor – Faktor manakah yang paling dominan berpengaruh terhadapminat nasabah untuk menabung di BMT An-Nur Rewwin Sidoarjo ?C. Tujuan Penelitian1. Untuk mengetahui Faktor – Faktor apa saja yang dapat mempengaruhiminat nasabah untuk menabung di BMT An-Nur Rewwin Sidoarjo.2. Untuk mengetahui Faktor – Faktor yang paling dominan berpengaruhterhadap minat nasabah dalam menabung di BMT An-Nur RewwinSidoarjo.D. Kegunaan Hasil PenelitianPada Penelitian yang telah dilaksanakan ini, diharapkan dapat bergunabagi pihak – pihak yang terkait. Adapun kegunaannya antara lain :1. Kegunaan TeoritisPada Hasil Penelitian ini diharapkan dapat berguna danbermanfaat untuk perkembangan ilmu pengetahuan Ekonomi Syariah,Khususnya Informasi Mengenai BMT An-Nur Rewwin Sidoarjo.digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

92. Kegunaan PraktisPada Kegunaan Praktis, Hasil Penelitian ini diharapkan gdapatmempengaruhi minat masyarakat dalam menabung di BMT An-NurRewwin dan penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi bahaninformasi bagi peneliti selanjutnya dan Bagi Pihak BMT An-Nur Rewwinagar dalam operasional dan kinerjanya dapat semakin baik lagi.digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

BAB IIKAJIAN PUSTAKAA. Landasan Teori1. Baitul Maal wat Tamwila. Pengertian Baitul Maal wat TamwilBMT kepanjangan dari Baitul Maal wat Tamwil merupakanlembaga keuangan yang beroperasi berdasarkan prinsip-prinsip syariah.BMT atau Baitul maal wat Tamwil terdiri dari dua kata yaitu:1. Baitul maal (Lembaga Sosial) yaitu Lembaga yang menerimatitipan dana zakat, infaq, dan shodaqoh serta mengoptimalkandistribusinya sesuai dengan peraturan dan amanahnya.2. Baitul tamwil (Lembaga Bisnis) yaitu Lembaga yang bertugasmelakukan kegiatan pengembangan usaha-usaha yang produktif daninvestasi seperti kegiatan simpan pinjam.18Baitul Maal wat Tamwil (BMT) adalah lembaga keuangansyariah yang mempunyai fungsi sebagai penghimpun dan penyalurandana kepada pihak ketiga.Keberadaan BMT dapat dipandang memilliki dua fungsi utamayaitu sebagai media penyalur dan pendayagunaan harta ibadah sepertizakat, infaq, shodaqoh dan wakaf, serta dapat pula berfungsi sebagai18Hestanto, ―Pengertian BMT (Baitul Maal wa Tamwil)‖, dalam http://www.hestanto.web.id/bmt/,diakses pada 26 Oktober 2016.10digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

11institusi yang bergerak di bidang investasi yang bersifat produktif.19Dalam pernyataan fungsi yang kedua ini dapat dipahami bahwa BMTjuga berfungsi sebagai lembaga keuangan yang bertugas empercayakan dananya disimpan di BMT dan menyalurkanya danakepada masyarakat (anggota BMT) yang diberikan pinjaman olehBMT.20Ciri – Ciri Baitul Maal wat Tamwil :211. Merupakan Gabungan dari Baitul Maal (Lembaga Sosial) danBaitul Tamwil (Lembaga Bisnis).2. Dijalankan berdasarkan pada prinsip – prinsip islam dan bebas riba.3. Memiliki fungsi sebagai mediator antara orang yang kelebihan danadengan orang yang kekurangan dana.4. Menerima dana zakat, infaq, dan shadaqoh dan menyalurkannyakepada beberapa ashnaf menurut ketentuan syariah lingbermanfaat.19Ibid.Andri Soemitra, Bank dan Lembaga Keuangan Syariah, (Jakarta: Prenada Media, 2009), 451.21Tunge’s blog, ―Ciri – Ciri BMT‖, dalam https://tunge.wordpress.com/ciri-ciri-bmt/, diakses padabulan Oktober 2009.20digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

12Tujuan Baitul Maal wat Tamwil :221. Menggeser peranan rentenir yang sangat menyiksa masyarakat2. Menyelamatkan tabungan masyarakat dari riba3. Tersedianya semacam koperasi syariah sebagai alternatif lembagakeuangan ummat4. Pelaksanaan kegiatan usaha simpan pinjam berbasis syariah5. Penyediaan jasa pembiayaan, investasi, dan konsumtif6. Sebagai amal zakat yang menerima dan menyalurkan zakat, infaq,dan shadaqoh7. Membantu pengusaha kecil dalam masalah permodalan.2. Minat Menabunga. Pengertian MinatMinat merupakan suatu penangkap atau pemilihan terhadapsesuatu yang dapat mempengaruhi sikap seseorang. Menurut AbdulRahman Shaleh dan Muhbib Abdul Wahab, Minat merupakan suatukecenderungan untuk memberikan perhatian kepada orangdanbertindak terhadap orang, situasi atau aktivitas yang menjadi objek dariminat itu dengan didasari perasaan senang.23Minat merupakan daya tarik yang ditimbulkan oleh obyektertentu yang membuat seseorang merasa senang serta mempunyai22KSPPS BMT Ar-Rohmah, ―Fungsi dan Tujuan Baitul Maal wat Tamwil‖, dalam an-tujuan-bmt-baitul-maal-wat-tamwil.html, diakses pada25 September 2017.23Abdul Rachman Shaleh, et al., Psikologis Suatu Pengantar, (Jakarta: Prenada Media, 2004),263.digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

13keinginan akan obyek tersebut.24 Minat merupakan keinginan ataukebutuhan manusia yang dibentuk oleh budaya serta kepribadianseseorang. Menurut Kotler, Minat Beli timbul setelah adanya prosesevaluasi alternatif dan di dalam proses evaluasi, seseorang akanmembuat suatu rangkaian pilihan mengenai produk yang hendak dibeliatas dasar merek ataupun minat.Keputusan seseorang untuk membeli dipengaruhi oleh nilaiproduk yang dievaluasi. Apabila manfaat yang dirasakan lebih besar,maka pengorbanan / dorongan untuk mendapatkan dan membeliproduk tersebut juga semakin besar. Sebaliknya, apabila manfaat yangdirasakan masyarakat tersebut lebih kecil, maka masyarakat jugacenderung beralih kepada produk lain yang mempunyai manfaat yanglebih menguntungkan.Menurut Winkel, Minat merupakan kecenderungan yangmenetap agar subyek merasa tertarik pada bidang tertentu dan merasasenang akan hal itu. Perasaan senang akan menimbulkan minat dandiperkuat lagi apabila memiliki sikap yang positif.Alur psikologi yang dapat mempengaruhi minat :24Dewi Sulasa, ―Analisis Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Minat Masyarakat Menabung;Studi Kasus pada BMT Al Mizan Mitra Mu’amalah Pekalongan Batealit Jepara‖ (Skripsi—Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi NU Jepara, 2013), 20.digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

14Gambar 2.1Alur Minat Menurut WinkelSumber : Winkel, 2005, Psikologi Pengajaran.Perilaku Minat Konsumen merupakan hasil evaluasi terhadapsuatu merk atau jasa, sehingga terdapat tahap akhir yaitu tahapkeputusan terhadap merk atau jasa yang akan digunakan, kemudianmengevaluasi dan menyimpannya pada sebuah informasi untukdigunakan dimasa yang akan datang.253. Pengertian Tabungan atau SimpananMenurut Soetanto Hadinoto, Tabungan merupakan simpanan yangdiperuntukkan bagi perseorangan yang dapat disetor setiap saat dan dapatdiambil setelah setoran awal mengendap minimal satu bulan danmendapatkan bagi hasil.26Menurut pasal 1 Undang – Undang Perbankan Nomor 10 Tahun1998 tentang Perbankan, Simpanan merupakan dana yang dipercayakanoleh masyarakat kepada bank berdasarkan perjanjian untuk penyimpanan25Suci Ayu Arum, ―Manajemen Marketing Mix dalam Meningkatkan Minat Konsumen di SekolahMenengah Pertama (SMP) Rahmat Kembang Kuning Surabaya‖ (Skripsi–Universitas IslamNegeri Sunan Ampel Surabaya, 2014), 30.26Soetanto Hadinoto, How to Develop Successful Retail Banking, (Jakarta: Elex MediaKomputindo, 2003), 158.digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

15dana dalam bentuk giro, deposito, tabungan, maupun bentuk lainnya yangdipersamakan.27Menurut Pasal 1 Undang - Undang tentang Perbankan Nomor 24Tahun 2004 mengenai Lembaga Penjamin Simpanan, Simpananmerupakan dana yang dipercayakan oleh Nasabah kepada Bank Syariahatau UUS (Unit Usaha Syariah) berdasarkan Akad wadi’ah atau Akad lainyang tidak bertentangan dengan Prinsip Syariah dalam bentuk Giro,Tabungan, atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu.28Menurut Peraturan Pemerintah RI Nomor 9 Tahun 1995 tentangPelaksanaan Kegiatan Usaha Simpan Pinjam oleh Koperasi, Simpananmerupakan dana yang dipercayakan oleh anggota, calon anggota, koperasi– koperasi lain dan atau anggotanya kepada koperasi dalam bentuktabungan dan simpanan berjangka (deposito).294. Faktor – Faktor yang Mempengaruhi MinatBerdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Faktormerupakan suatu hal (Keadaan, Peristiwa) yang dapat mempengaruhi(menyebabkan) terjadinya sesuatu.3027Handa Abidin, ―Pengertian Simpanan‖, dalam https://penelitihukum.org/tag/pengertiansimpanan/, diakses pada 21 Januari 2013.28Ibid.29Dewi Sulasa, Analisis Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Minat , 21.30Poerwadaminta, W.J.S, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Edisi Ketiga (Jakarta: Balai Pustaka,2006), 769.digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

16Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Minat Menurut Kotler :31a. Faktor BudayaFaktor Budaya termasuk penentu keinginan dan perilaku yangpaling mendasar untuk mendapatkan nilai, persepsi, preferensi danperilaku dari lembaga-lembaga penting lainnya. Faktor Budayamemberikan pengaruh paling luas pada tingkah laku konsumen.b. Faktor relatif homogen dan permanen yang tersusun secara hierarkis sertaanggotanya menganut nilai-nilai, minat, dan perilaku yang serupa.Kelas sosial ditentukan oleh faktor-faktor seperti pendapatan,pendidikan, kekayaan dan variabel lain. Dalam beberapa sistem sosial,anggota dari kelas yang berbeda memelihara peran tertentu dan tidakdapat mengubah posisi sosial mereka. Tingkah laku konsumen jugadipengaruhi oleh faktor-faktor sosial, yaitu:1. Kelompok AcuanKelompok Acuan merupakan dua orang atau lebih yangberinteraksi untuk mencapai sasaran individu atau bersama.Beberapa kelompok primer yang mempunyai interaksi reguler tapiinformal seperti Teman, Tetangga dan Rekan Satu Pekerjaan.31Philip Kotler, Manajemen Pemasaran, (Jakarta: PT.Indeks, 2005), 202digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

17Beberapa kelompok sekunder yang mempunyai interaksi lebihformal dan kurang regular seperti kelompok keagamaan, pekerja,dll.2. KeluargaKeluarga merupakan organisasi pembelian konsumen yangpaling penting dalam masyarakat dan telah diteliti secaramendalam, pemasar tertarik dengan peran dan pengaruh keluargamengenai pembelian berbagai produk dan jasa.3. Peran dan StatusPeran atau Status merupakan suatu aktivitas yang dilakukanseseorang menurut orang-orang yang ada disekitarnya. Setiap peranmembawa status yang mencerminkan penghargaan yang diberikanoleh masyarakat. Seseorang seringkali akan memilih suatu produkyang menunjukkan statusnya dalam masyarakat.c. Faktor KepribadianFaktor Kepribadian diartikan sebagai karakteristik seseorangyang berbeda dengan orang lain yang menyebabkan tanggapan yangrelatif konsisten dan bertahan lama terhadap lingkungan. Keputusanmembeli juga dipengaruhi oleh karakteristik pribadi, antara lain :1. Usia dan tingkatan kehidupan2. Jabatan3. Keadaaan perekonomian4. Gaya hidupdigilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

18d. Faktor PsikologisPilihan pembelian Konsumen dipengaruhi oleh 4 Faktor, antara lain :1. Motivasi2. Persepsi3. Pembelajaran4. Keyakinan atau SikapAdapun penelitian terdahulu yang membahas mengenai faktor –faktor yang dapat mempengaruhi minat nasabah untuk menabung, yaitudiantaranya :a) Ayu Nurtika Dewi pada Skripsi yang berjudul ―Analisis Faktor –Faktor yang mempengaruhi minat masyarakat untuk menabung (StudiKasus pada PD BPR BKK Kendal Cabang Patean)‖. Berdasarkan padaPenelitian Skripsi tersebut, Faktor – Faktor yang dapat mempengaruhinasabah untuk menabung yaitu karena Faktor Pelayanan, FaktorProduk Tabungan dan Faktor Lokasi.32b) Devi Silviana pada

Skripsi yang berjudul ―Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Masyarakat untuk Menabung (Studi Kasus pada Nasabah BMT An-Nur Rewwin Sidoarjo)‖ menggunakan Penelitian Kuantitatif untuk menjawab Rumusan Masalah mengenai Faktor-Faktor yang dapat mempengaruhi minat dan faktor yang paling dominan dalam mempengaruhi minat.

Related Documents:

mempengaruhi pemilihan tersebut. Faktor yang mempengaruhi pilihan tersebut adalah faktor finansial, pelatihan profesional, nilai-nilai sosial, lingkungan kerja, pertimbangan pasar kerja dan personalitas. Penelitian yang dilakukan oleh Chan (2012) menemukan terdapat 8 faktor yang mempengaruhi seseorang memilih karir sebagai akuntan publik tidak

Dari analisis faktor-faktor yang mempengaruhi siswa dalam pemilihan sekolah, faktor sekolah mempunyai pengaruh paling besar kemudian diikuti oleh faktor lokasi dan paling kecil pengaruhnya adalah faktor ekonomi. Sementara berdasarkan hasil analisis statistik Crosstab diketahui bahwa terdapat hubungan

akan di riview yang telah sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. E. Pembahasan 1. Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Ketidakteraturan Siklus Menstruasi berdasarkan hasil analisis Chi Square Analisis faktor – faktor yang mempengaru

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Informasi Laporan Keuangan Pemerintah Kota Makassar. Skripsi. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Alauddin, Makassar. Masruron, Muhammad. 2020. Analisis Data Kuantitatif. Malang: Edulitera. Nasution, Dito Aditia Darma dan Br. Barus, Mika Debora. 2019. Analisis Faktor-

Astuti, Anita.2014. “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Mahasiswa Akuntansi Dalam Memilih Karir Sebagai Akuntan Publik Pada Mahasiswa Akuntansi Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga”.Jurnal Akuntansi Vol III No.2. Aulia, Ulva.2016.“Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Mahasiwsa Akuntansi Di Kota

pengurusan masa (min 4.02) dan diikuti oleh faktor kewangan (min 3.69), faktor persekitaran pembelajaran (min 3.03) dan akhir sekali faktor persekitaran pekerjaan (2.56). Ujian-T menunjukkan tidak terdapat perbezaan yang signifikan antara faktor-faktor stres yang mempengaruhi stres berdasarkan jantina dan status perkahwinan.

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI . Mempengaruhi Kinerja Karyawan dengan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Intervening pada Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah". Tesis ini bertujuan untuk menganalisis besaran pengaruh . Hasil Model Pengukuran (Outer Model) . 100 2. Hasil .

Lisa Little, Joan Wagner, and Anne Sutherland Boal 216 13. Emergency Preparedness and Response Yvonne Harris 232 14. Nursing Leadership through Informatics Facilitating and Empowering Health Using Digital Technology Shauna Davies 249 15. Regulation, the Law, Labour Relations, and Negotiations Beverly Balaski 261 16. Emerging Nursing Leadership Issues Brendalynn Ens, Susan Bazylewski, and Judy .