Panduan Penilaian - WordPress

3y ago
46 Views
2 Downloads
7.14 MB
166 Pages
Last View : 29d ago
Last Download : 6m ago
Upload by : Maxton Kershaw
Transcription

Edisi RevisiPanduan Penilaianoleh Pendidik danSatuan Pendidikanuntuk Sekolah Menengah PertamaKEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAANDIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAHDIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMATAHUN 2017

Panduan Penilaian oleh Pendidik dan SatuanPendidikan untuk Sekolah Menengah PertamaCetakan Ketiga, 2017Milik Negara Tidak DiperdagangkanSumber ilustrasi: freepik.comDiterbitkan olehKementerian Pendidikan dan Kebudayaan DirektoratJenderal Pendidikan Dasar dan MenengahDirektorat Pembinaan Sekolah Menengah PertamaKompleks Kemdikbud, Gedung E, Lantai 15, 16, 17Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta, 12070Telepon/Faksimile: 021-5725707, 5725681http://ditpsmp.kemdikbud.go.id 2016 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama

Kata PengantarPeraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2015 tentang Rencana kan,bahwasasaranpembangunan di bidang pendidikan antara lain peningkatan kualitaspelayanan pendidikan, tersedianya kurikulum yang handal, dan tersedianyasistem penilaian yang komprehensif. Untuk itu Direktorat JenderalPendidikan Dasar dan Menengah bekerjasama dengan Badan Penelitian danPengembangan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui PusatPenilaian Pendidikan, menyusun Panduan Penilaian oleh Pendidik dan SatuanPendidikan untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP).Panduan ini berisi konsep penilaian, penilaian oleh pendidik yang meliputisikap, pengetahuan, dan keterampilan, serta penilaian oleh satuanpendidikan. Di samping itu, dalam panduan ini diuraikan cara menetapkanKKM mengisi rapor. Panduan ini bertujuan untuk memfasilitasi pendidikdan satuan pendidikan dalam merencanakan dan melaksanakan penilaian,mengolah dan memanfaatkan hasil penilaian, serta membuat laporanpencapaian kompetensi peserta didik.Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah menyampaikanucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas peranberbagai pihak dalam penyusunan panduan ini. Secara khususdisampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada tim penyusunyang telah bekerja keras dalam menuntaskan panduan ini.PANDUAN PENILAIAN OLEH PENDIDIK DAN SATUAN PENDIDIKAN UNTUK SMPiii

Panduan ini tentulah masih belum sempurna. Oleh karena itu, diperlukanmasukan dari berbagai pihak, terutama kepala sekolah, wali kelas, danpara pendidik untuk penyempurnaan lebih lanjut.Jakarta, Mei 2017Direktur JenderalPendidikan Dasar dan Menengah,Hamid Muhammad, Ph.DivK E M E NTE R I A N P E N D I D I KA N D A N KEB U D AYA AN

DAFTAR ISIKata Pengantar .Daftar Isi .I.II.III.iiivPendahuluanA. Latar Belakang . 1B. Tujuan Penyusunan Panduan . 2C. Ruang Lingkup . 3D. Sasaran Pengguna Panduan . 3E. Landasan Hukum . 4Konsep PenilaianA. Pengertian .B. Pendekatan Penilaian .C. Prinsip Penilaian .D. Penilaian dalam Kurikulum 2013 .1. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) .2. Model KKM.3. Remedial dan Pengayaan .56810101316Penilaian oleh PendidikA. Penilaian Sikap . 211. Pengertian Penilaian Sikap . 212. Teknik Penilaian. 21PANDUAN PENILAIAN OLEH PENDIDIK DAN SATUAN PENDIDIKAN UNTUK SMPv

3. Perencanaan Penilaian . 334. Pelaksanaan Penilaian . 375. Pengolahan Hasil Penilaian . 386. Pemanfaatan dan Tindak Lanjut Hasil Penilaian . 40B. Penilaian Pengetahuan . 411. Pengertian Penilaian Pengetahuan . 412. Teknik Penilaian . 453. Perencanaan Penilaian . 464. Pelaksanaan Penilaian . 515. Pengolahan Hasil Penilaian . 526. Pemanfaatan dan Tindak Lanjut Hasil Penilaian . 56C. Penilaian Keterampilan . 571. Pengertian Penilaian Keterampilan . 572. Teknik Penilaian . 573. Perencanaan Penilaian . 624. Pelaksanaan Penilaian . 695. Pengolahan Hasil Penilaian Keterampilan . 696. Pemanfaatan dan Tindak Lanjut Hasil Penilaian . 71IV.Penilaian Oleh Satuan PendidikanA. Pengertian . 73B. Lingkup . 73C. Bentuk Penilaian . 74D. Instrumen . 75E. Kriteria Kenaikan Kelas, dan Kriteria Kelulusan dari SatuanPendidikan . 75F. Perencanaan Penilaian . 76G. Pelaksanaan Penilaian .77H. Pengolahan, Pemanfaatan dan Tindak Lanjut Hasil Penilaian . 77Daftar Pustaka .93Lampiran .95viK E M E NTE R I A N P E N D I D I KA N D A N KEB U D AYA AN

Daftar Lampiran Program Tahunan .96Program Semester . 97Alokasi Waktu . 99Penetapan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) . 100Model Rapor Satu KKM . 102Model Rapor Multi KK .119Model Rapor SKS Satu KKM . 136Model Rapor SKS Multi KKM .146Model POS US. 156PANDUAN PENILAIAN OLEH PENDIDIK DAN SATUAN PENDIDIKAN UNTUK SMPvii

IPENDAHULUANA. Latar BelakangHasil monitoring dan evaluasi pelaksanaan Kurikulum 2013tingkat SMP pada tahun 2014 menunjukkan bahwa Kurikulum 2013 adalah melaksanakan penilaian. Sekitar60% responden pendidik menyatakan mereka belum dapatmerancang, melaksanakan, mengolah, melaporkan, danmemanfaatkan hasil penilaian dengan baik. Kesulitan utamayang dihadapi pendidik adalah merumuskan akanpenilaian sikap dengan menggunakan berbagai macamteknik. Selain itu, banyak di antara pendidik yang kurangpercaya diri dalam melaksanakan penilaian keterampilan.Mereka belum sepenuhnya memahami bagaimana menyusuninstrumen dan rubrik penilaian keterampilan.Kesulitan lain yang banyak dikeluhkan pendidik berkaitandengan penulisan deskripsi capaian aspek sikap, aspekPANDUAN PENILAIAN OLEH PENDIDIK DAN SATUAN PENDIDIKAN UNTUK SMP1

pengetahuan, dan aspek keterampilan. Di samping itu, sejumlah pendidikmengaku bahwa mereka belum percaya diri dalam mengembangkan butirbutir soal pengetahuan. Mereka kurang memahami bagaimana merumuskanindikator dan menyusun butir-butir soal untuk pengetahuan faktual,konseptual, prosedural, dan metakognitif yang dikombinasikan denganketerampilan berpikir tingkat rendah hingga tinggi.Satuan pendidikan mengalami kesulitan dalam menentukan KriteriaKetuntasan Minimal (KKM), merumuskan kriteria kenaikan kelas, dan kriteriakelulusan peserta didik. Permasalahan lain yang sering muncul adalahpenetapan KKM dan penerapannya secara teknis pada setiap KompetensiDasar (KD) sebagai kompetensi minimal untuk selanjutnya menjadi KKMmata pelajaran. Di samping itu, pendidik mengalami kesulitan dalammenentukan nilai hasil remedial berkaitan dengan KKM.Memperhatikan permasalahan-permasahan di atas, perlu disusun PanduanPenilaian pada Sekolah Menengah Pertama (SMP). Panduan penilaian inidiharapkan dapat memudahkan pendidik dan satuan pendidikan dalammerencanakan, melaksanakan, dan melaporkan serta memanfaatkan hasilpenilaian baik aspek sikap, aspek pengetahuan, dan aspek keterampilan.B. Tujuan Penyusunan PanduanPanduan penilaian ini memfasilitasi pendidik dan satuan pendidikanberkaitan dengan hal-hal berikut.1.Merencanakan, mengembangkan instrumen, dan melaksanakan penilaianhasil belajar;Menganalisis dan menyusun laporan, termasuk mengisi rapor sertamemanfaatkan hasil penilaian;Menerapkan program remedial bagi peserta didik yang belum mencapaiKKM, dan program pengayaan bagi peserta didik yang telah mencapaiKKM; danMelaksanakan supervisi penilaian.2.3.4.2K E M E NTE R I A N P E N D I D I KA N D A N KEB U D AYA AN

C. Ruang LingkupPanduan penilaian ini mencakup konsep penilaian, penilaian oleh pendidik,dan penilaian oleh satuan pendidikan.Penilaian oleh pendidik meliputipenilaian aspek sikap, penilaian aspek pengetahuan, dan penilaian aspekketerampilan.Lingkup penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikanmencakup aspek pengetahuan dan aspek keterampilan, sedangkan penilaianaspek sikap dilakukan oleh pendidik dan dilaporkan oleh satuan pendidikan.Penilaian Harian (PH) adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasihasil belajar peserta didik yang digunakan untuk menetapkan programperbaikan atau pengayaan berdasarkan tingkat penguasaan kompetensidanmemperbaiki proses pembelajaran (assessment as danfor learning), danmengetahui tingkat penguasaan kompetensi serta menetapkan ketuntasanpenguasaan kompetensi (assessment of learning).Penilaian Tengah Semester (PTS) adalah penilaian yang dilaksanakan padaminggu ke-8 atau ke-9 dalam satu semester. Adapun materi PTS meliputisemua KD yang sudah dipelajari sampai dengan minggu ke-7 atau ke-8.Penilaian Akhir Semester (PAS) adalah penilaian yang dilaksanakan padaakhir semester gasal dengan materi semua KD pada semester tersebut.Penilaian Akhir Tahun (PAT) adalah penilaian yang dilaksanakan pada akhirsemester genap dengan materi semua KD pada semester genap.Ujian Sekolah (US) adalah kegiatan pengukuran dan penilaian kompetensipeserta didik terhadap Standar Kompetensi Lulusan untuk mata pelajaranyang tidak diujikan dalam USBN dan dilakukan oleh satuan pendidikan.Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) adalah kegiatan pengukurancapaian kompetensi peserta didik yang dilakukan satuan pendidikan untukmata pelajaran tertentu dengan mengacu pada Standar Kompetensi Lulusanuntuk memperoleh pengakuan atas prestasi belajar. Naskah USBN disiapkanoleh pemerintah bersama Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP).D. Sasaran Pengguna PanduanPanduan ini diperuntukkan terutama bagi pihak-pihak berikut.1. Pendidik SMP sebagai pedoman dalam merencanakan, melaksanakanpenilaian, mengolah, memanfaatkan hasil penilaian, dan menyusun rapor;PANDUAN PENILAIAN OLEH PENDIDIK DAN SATUAN PENDIDIKAN UNTUK SMP3

2.3.Kepala sekolah dan pengawas untuk merancang program supervisipendidikan yang berkaitan dengan penilaian oleh pendidik di sekolah; danPihak-pihak lain yang terkait dengan penilaian pencapaian kompetensipeserta didik.E. Landasan Hukum1.Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem PendidikanNasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301).2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar NasionalPendidikan sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir denganPeraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atasPeraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar NasionalPendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 45,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5670).3. Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2015 tentang Organisasi KementerianLembaga Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015Nomor 8).4. Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2015 tentang KementerianPendidikan dan Kebudayaan (Lembaran Negara Republik IndonesiaTahun 2015 Nomor 15).5. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 63 Tahun 2014tentang Pendidikan Kepramukaan sebagai Kegiatan Ekstrakurikuler Wajibpada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.6. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 160 Tahun 2014tentang Pemberlakuan Kurikulum Tahun 2006 dan Kurikulum Tahun 2013.6. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 11 Tahun 2015tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan danKebudayaan.7. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 53 Tahun 2015tentang Penilaian Hasil Belajar oleh Pendidik dan Satuan Pendidikan padaPendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.8. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2016tentang Standar Penilaian Pendidikan.9. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 3 Tahun 2017tentang Penilaian Hasil Belajar Oleh Pemerintah dan Penilaian HasilBelajar Oleh Satuan Pendidikan4KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

IIKONSEP PENILAIANA. PengertianPenilaian adalah proses pengumpulan dan pengolahaninformasi untuk mengukur pencapaian hasil belajar pesertadidik. Pengumpulan informasi tersebut ditempuh melaluiberbagai teknik penilaian, menggunakan berbagaiinstrumen, dan berasal dari berbagai sumber. Penilaianharus dilakukan secara efektif. Oleh karena itu, meskipuninformasi dikumpulkan sebanyak-banyaknya denganberbagai upaya, tapi kumpulan informasi tersebut tidakhanya lengkap dalam memberikan gambaran, tetapi jugaharus akurat untuk menghasilkan keputusan.Pengumpulan informasi pencapaian hasil belajar pesertadidik memerlukan metode dan instrumen penilaian, sertaprosedur analisis sesuai dengan karakteristiknya masingmasing. Kurikulum 2013 merupakan kurikulum berbasiskompetensi dengan KD sebagai kompetensi minimal yangharus dicapai oleh peserta didik.PANDUAN PENILAIAN OLEH PENDIDIK DAN SATUAN PENDIDIKAN UNTUK SMP5

Untuk mengetahui ketercapaian KD, pendidik harus merumuskan sejumlahindikator sebagai acuan penilaian. Pendidik atau sekolah juga harusmenentukan kriteria untuk memutuskan apakah seorang peserta didik sudahmencapai KKM atau belum.Penilaian tidak hanya difokuskan pada hasil belajar tetapi juga pada prosesbelajar. Peserta didik dilibatkan dalam proses penilaian terhadap dirinyasendiri dan penilaian antar teman sebagai sarana untuk berlatih melakukanpenilaian. Di bawah ini diuraikan secara singkat berbagai pendekatanpenilaian, prinsip penilaian, serta penilaian dalam Kurikulum 2013.B. Pendekatan PenilaianPenilaian selama ini cenderung dilakukan untuk mengukur hasil belajarpeserta didik. Dalam konteks ini, penilaian diposisikan seolah-olah sebagaikegiatan yang terpisah dari proses pembelajaran. Pemanfaatan penilaianbukan sekadar mengetahui pencapaian hasil belajar, justru yang lebih pentingadalah bagaimana penilaian mampu meningkatkan kemampuan peserta didikdalam proses belajar. Penilaian seharusnya dilaksanakan melalui tigapendekatan, yaitu assessment of learning (penilaian akhir pembelajaran),assessment for learning (penilaian untuk pembelajaran), dan assessment aslearning (penilaiansebagai pembelajaran).Assessment of learning merupakan penilaian yang dilaksanakan setelahprosespembelajaran selesai. Proses pembelajaran selesai tidak selalu terjadi diakhir tahun atau di akhir peserta didik menyelesaikan pendidikan padajenjang tertentu. Setiap pendidik melakukan penilaian yang dimaksudkanuntuk memberikan pengakuan terhadap pencapaian hasil belajar setelahproses pembelajaran selesai, yang berarti pendidik tersebut melakukanassessment of learning. Ujian Nasional, ujian sekolah/madrasah, dan berbagaibentuk penilaian sumatif merupakan assessment of learning (penilaian hasilbelajar).Assessment for learning dilakukan selama proses pembelajaran berlangsungdanbiasanya digunakan sebagai dasar untuk melakukan perbaikan proses belajarmengajar. Pada assessment for learning pendidik memberikan umpan balikterhadap proses belajar peserta didik, memantau kemajuan, dan menentukan6K E M E NTE R I A N P E N D I D I KA N D A N KEB U D AYA AN

kemajuan belajarnya. Assessment for learning juga dapat dimanfaatkan olehpendidik untuk meningkatkan performa peserta didik. Penugasan, presentasi,proyek, termasuk kuis merupakan contoh-contoh bentukassessment for learning(penilaian untuk proses belajar).Assessment as learning mempunyai fungsi yang mirip dengan assessment anakanselamaprosespembelajaran berlangsung. Perbedaannya, assessment as learningmelibatkan peserta didik secara aktif dalam kegiatan penilaian tersebut.Peserta didik di-beri pengalaman untuk belajar menjadi penilai bagi dirinyasendiri. Penilaian diri (self assessment) dan penilaian antar teman merupakancontoh assessment as learning. Dalam assessment as learning peserta didik jugadapat dilibatkandalam merumuskan prosedur penilaian, kriteria, maupunrubrik/pedoman penilaian sehingga mereka mengetahui dengan pasti apayang harus dilakukan agar memperoleh capaian belajar yang maksimal.Selama ini assessment of learning paling dominan dilakukan oleh pendidik dibandingkan assessment for learning dan assessment as learning. Penilaian pencapaian hasil belajar seharusnya lebih mengutamakan assessment as learningdan assessment for learning dibandingkan assessment of learning, sebagaimanaditunjukkan gambar di bawah ini.OFAssessmentFORLearningASGambar 2.1. Proporsi assessment as, for,danof learningPANDUAN PENILAIAN OLEH PENDIDIK DAN SATUAN PENDIDIKAN UNTUK SMP7

C. Prinsip PenilaianPenilaian harus memberikan hasil yang dapat diterima oleh semua pihak, baikyang dinilai, yang menilai, maupun pihak lain yang akan menggunakan hasilpenilaian tersebut. Hasil penilaian akan akurat bila instrumen yang digunakanuntuk menilai, proses penilaian, analisis hasil penilaian, dan objektivitaspenilai dapat dipertanggungjawabkan. Untuk itu perlu dirumuskan prinsipprinsip penilaian yang dapat menja

penilaian, prinsip penilaian, serta penilaian dalam Kurikulum 2013. B. Pendekatan Penilaian Penilaian selama ini cenderung dilakukan untuk mengukur hasil belajar peserta didik. Dalam konteks ini, penilaian diposisikan seolah-olah sebagai kegiatan yang terpisah dari proses pem

Related Documents:

Buku panduan ini berisi tentang hal-hal yang yang perlu diperhatikan dalam melakukan penilaian dokumen AMDAL atau UKL-UPL buku panduan ini ditujukan untuk mempermudah anggota Komisi Penilai AMDAL atau UKL-UPL dalam melakukan proses penilaian. Diharapkan dengan hadirnya buku panduan ini,

d. Penilaian prestasi belajar oleh pendidik diterapkan dalam versi penilaian Autentik dan non-autentik. e. Penilaian Autentik sebagaimana yang berbunyi pada ayat (1) sebagai pendekatan pokok dalam Penilaian Hasil Belajar oleh Pendidik. f. Bentuk penilaian Autentik sebagaimana dimaksud dari ayat (1) meliputi

petunjuk guru tentang penilaian autentik. Pada buku guru tersebut menyajikan contoh instrumen, teknik penilaian autentik, langkah-langkah penilaian autentik, dan cara pengolahan nilai. Penilaian dalam Pembelajaran Penilaian sebagai proses pengumpulan informasi tentang siswa tidak dapat dipisahkan keberadaannya dengan

Panduan Teknis Pengembangan Muatan Lokal di Sekolah Dasar. 9. Panduan Teknis Kegiatan Ekstrakurikuler di Sekolah Dasar 10. Panduan Teknis Transisi KTSP ke Kurikulum 2013 di Sekolah Dasar Panduan tersebut disusun sebagai acuan bagi guru, kepala sekolah, pengawas, para . Ujian Sekolah/Madrasah merupakan kegiatan pengukuran pencapaian

1. Penilaian autentik merupakan bentuk penilaian yang tidak hanya menilai hasil belajar tetapi proses pembelajarannya juga dinilai. Penilaian autentik tidak hanya menilai aspek pengetahuan peserta didik akan tetapi menilai sikap dan keterampilan. sehingga dalam penilaian autentik tidak memandang peserta didik dari rangking.

1. Konsep dasar penilaian kinerja 1 jam 2. Kompetensi, peran dan kinerja guru 1 jam 3. Aspek-aspek dan instrumen penilaian kinerja guru 2 jam 4. Pelaksanaan penilaian dan analisis data hasil penilaian kinerja kepala sekolah 2 jam 5.

BK, dan wali kelas mengikuti perkembangan sikap spiritual . penilaian harian, penilaian tengah semester, dan penilaian akhir semester yang dilakukan dengan beberapa teknik penilaian. . Semester (UAS) Akhir semester 6 Uji

The API is most useful when there is a need to automate a well-defined workflow, such as repeating the same tasks to configure access control for new vRealize Operations Manager users. The API is also useful when performing queries on the vRealize Operations Manager data repository, such as retrieving data for particular assets in your virtual environment. In addition, you can use the API to .