Silabus Paket C Kimia

3y ago
88 Views
4 Downloads
1.14 MB
24 Pages
Last View : 18d ago
Last Download : 6m ago
Upload by : Jewel Payne
Transcription

KIMIA

SILABUS MATA PELAJARANPENDIDIKAN KESETARAAN PAKET CSETARA SMA/MAMATA PELAJARANKIMIAKEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAANDIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DAN PENDIDIKAN MASYARAKATDIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIKAN KEAKSARAAN DAN KESETARAANTAHUN 2017KIMIAi

KATA PENGANTARDirektur Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan KesetaraanPembelajaran pada pendidikan kesetaraan dilaksanakan dalam berbagai strategi, sesuai dengan karakteris k peserta didik,oleh karena itu dalam rangka memberikan arah pencapaian kompetensi dari se ap mata pelajaran perlu adanya panduanbagi tutor untuk menjabarkan rencana pembelajaran dalam bentuk silabus. Silabus merupakan suatu produk pengembangankurikulum berupa penjabaran lebih lanjut dari standar kompetensi dan kemampuan dasar yang ingin dicapai, dan pokok-pokokserta uraian materi yang perlu dipelajari peserta didik dalam mencapai standar kompetensi dan kemampuan dasar.Silabus ini adalah rencana pembelajaran pada suatu kelompok mata pelajaran dengan tema tertentu, yang mencakupstandar kompetensi, kompetensi dasar, materi pembelajaran dan indikator dan kegiatan pembelajaran. Pada silabus ini dakmencatumkan alokasi waktu, penilaian dan sumber belajar dengan harapan waktu belajar, penilaian serta sumber belajarditentukan oleh tutor bersama peserta didik.Pada model silabus ini juga memuat tentang kerangka pengembangan kurikulum, pembelajaran dan kontekstualisasi padapendidikan kesetaraan, agar para penyelenggara pendidikan kesetaraan dan para tutor memahami dasar-dasar pengembanganpendidikan kesetaraan. Model silabus ini disajikan untuk ap mata pelajaran pada se ap jenjang pendidikan kesetaraan, satuanpendidikan dapat mengembangkan lebih detail ap ngkatan kompetensi atau bentuk lain yang seuai dengan kebutuhansatuan pendidikan.DirekturAbdul KaharNIP. 196402071985031005iiSILABUS MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KESETARAAN PAKET C SETARA SMA/MAKIMIAiii

DAFTAR ISIKATA PENGANTAR .DAFTAR ISI .I. MODEL SILABUS KURIKULUMPENDIDIKAN KESETARAAN PROGRAM PAKET CiiiivI. MODEL SILABUS KURIKULUM PENDIDIKAN KESETARAAN PROGRAM PAKET CA. Pendahuluan .B. Kompetensi Mata Pelajaran .C. Karakteris k Pembelajaran dan Penilaian Mata Pelajaran .D. Kontekstualisasi Pembelajaran pada Kurikulum Pendidikan Kesetaraan .E. Silabus Mata Pelajaran .II. KOMPETENSI DASAR, INDIKATOR, MATERI, DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN12368A. TINGKATAN V (Setara Kelas X-XI SMA/MA) .B. TINGKATAN VI (Setara Kelas XII SMA/MA) .1129A. PENDAHULUANKurikulum pendidikan kesetaraan dikembangkan dengan mengacu pada kurikulum pendidikan formal melaluikontekstualisasi yang mencakup pengetahuan, keterampilan, dan sikap serta disesuaikan dengan masalah, tantangan,kebutuhan dan karakteris k pendidikan kesetaraan. Lulusan pendidikan kesetaraan diharapkan dapat mengisi ketersediaanruang-ruang publik di masyarakat dengan berbagai ak fitas sosial, ekonomi, dan budaya secara krea f dan inova f sehinggapendidikan kesetaraan bukan hanya sebagai pendidikan alterna f untuk mengatasi masalah, tetapi juga bersifat futuris kuntuk meningkatkan kualitas hidup dan mendorong perkembangan kemajuan masyarakat.Proses pembelajaran pada satuan pendidikan diselenggarakan secara interak f, inspira f, menyenangkan, menantang,memo vasi peserta didik untuk berpar sipasi ak f, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, krea vitas, dankemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. Untuk itu se ap satuanpendidikan perlu menyusun perencanaan dan melaksanakan proses pembelajaran serta merencanakan dan melaksanakanpenilaian proses pembelajaran untuk meningkatkan mutu, ketepatan, efisiensi dan efek vitas strategi pembelajaran dalamrangka mencapai kompetensi lulusan.Dalam menyusun perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran pendidikan kesetaraan, perlu memadukan kompetensisikap, pengetahuan, dan keterampilan secara menyeluruh melalui unjuk kerja yang utuh. Pendidik/tutor dalam merancangpembelajaran dan menyediakan sumber belajar seper sarana dan prasarana pembelajaran, alat peraga, bahan, media, sumberbelajar lingkungan sosial dan alam, maupun sumber belajar lainnya, hendaknya memperha kan kondisi, kebutuhan, kapasitasdan karakteris k kelompok belajar dan masyarakatnya minat dan kebutuhan peserta didik.Kontekstualisasi Kurikulum 2013 pendidikan kesetaraan digunakan sebagai dasar untuk menyusun silabus dan rencanapelaksanaan pembelajaran (RPP) dengan memperha kan karakteris k pembelajaran kesetaraan, yaitu menggunakanpendekatan tema k, fungsional, kontekstual, berbasis kebutuhan dan perkembangan usia peserta didik, karakteris kivSILABUS MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KESETARAAN PAKET C SETARA SMA/MAKIMIA1

pembelajaran orang dewasa dan menerapkan strategi pembelajaran melalui tatap muka, tutorial dan belajar mandiri secaraterpadu. Dengan demikian, silabus dan RPP untuk suatu mata pelajaran atau tema pembelajaran tertentu disesuaikan dengankebutuhan dan karakteris k dari kelompok belajar, pendidik, budaya dan lingkungan belajar masyarakatnya.akan membekali peserta didik memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari, maupun untuk studi lanjut terkait denganperan Kimia sebagai landasan berbagai ilmu dasar dan terapan. Selain itu pembelajaran Kimia dapat digunakan sebagai wahanauntuk memahami alam, untuk membangun sikap dan nilai, serta untuk meningkatkan keimanan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.Model silabus yang dikembangkan ini diharapkan dapat menjadi acuan, pedoman, inspirasi, referensi atau diadaptasi,diadopsi dan digunakan pendidik/tutor di satuan pendidikan atau kelompok satuan pendidikan dalam menyusun silabuspembelajaran dan RPP yang lebih tepat, krea f, efek f, efisien, inova f dan sesuai dengan kebutuhan, kapasitas dan karakteris kpeserta didik dan satuan pendidikan.Terkait dengan karakteris k mata pelajaran Kimia maka kompetensi yang dimiliki peserta didik setelah belajar kimia di PaketC juga berorientasi pada pemberdayaan dan kemampuan menyelesaikan permasalahan serta meningkatkan keterampilan ataukecakapan hidupnya. Kompetensi tersebut, antara lain sebagai berikut.1. menjalani kehidupan dengan sikap posi f dengan daya pikir kri s, krea f, inova f, dan kolabora f, disertai kejujurandan keterbukaan, berdasarkan potensi proses dan produk Kimia;2. memahami fenomena alam di sekitarnya, berdasarkan hasil pembelajaran sains melalui bidang-bidang Kimia;3. membedakan produk atau cara yang masuk akal dengan produk atau cara yang dak bersesuaian dengan prinsipprinsip Kimia;4. mengambil keputusan di antara berbagai pilihan yang dibedakan oleh hal-hal yang bersifat ilmiah;5. menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam kehidupannya, terutama memilih di antara cara-cara yang telah dikenalmanusia berdasarkan per mbangan ilmiah;6. mengenali dan menghargai peran Kimia dalam memecahkan permasalahan umat manusia; dan7. memahami dampak dari perkembangan Kimia terhadap perkembangan teknologi dan kehidupan manusia di masalalu, maupun potensi dampaknya di masa depan bagi dirinya, orang lain, dan lingkungannyaB. KOMPETENSI MATA PELAJARAN KIMIASecara umum, tujuan kurikulum mencakup empat dimensi kompetensi, yaitu sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan danketerampilan, yang dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.Kimia merupakan bagian dari Ilmu Pengetahuan Alam yang diperoleh dan dikembangkan berdasarkan percobaan danpenalaran untuk mencari jawaban atas pertanyaan apa, mengapa, dan bagaimana tentang gejala-gejala alam khususnya yangberkaitan dengan komposisi, struktur, sifat, transformasi, dinamika dan energe ka zat. Kurikulum kimia dirancang sesuaidengan karkteris k kimia sebagai proses, sikap, dan produkKimia sebagai proses/metode penyelidikan (inquiry methods) melipu cara berpikir, bernalar, merumuskan masalah,melakukan percobaan dan pengamatan, menganalisis data dan menyimpulkan untuk memperoleh produk-produk sains.Rangkaian proses itu dilandasi oleh sikap ilmiah antara lain: rasa ingin tahu, keseimbangan antara terbuka dan dak mudahpercaya, jujur, disiplin, bertanggung jawab, tekun, ha -ha , teli , peduli, mudah bekerja sama, toleran, santun, responsifdan pro-ak f. Dengan demikian Kimia dapat dipandang sebagai cara berpikir dan bersikap terhadap alam, sebagai cara untukmelakukan penyelidikan, dan sebagai kumpulan pengetahuan.Dalam rangka penguasaan kecakapan abad 21, pembelajaran Kimia pada Pendidikan Kesetaraan Paket C dipandang bukanhanya untuk pengalihan pengetahuan dan keterampilan (transfer of knowledge and skills) saja kepada peserta didik, tetapi jugauntuk membangun kemampuan berpikir ngkat nggi (anali s, sintesis, kri s, krea f, dan inova f) melalui pengalaman kerjailmiah. Pengetahuan, keterampilan, kemampuan berpikir, dan kemampuan bersikap yang diperoleh dari pembelajaran Kimia2SILABUS MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KESETARAAN PAKET C SETARA SMA/MAC. KARAKTERISTIK PEMBELAJARAN DAN PENILAIAN MATA PELAJARAN KIMIA1. PembelajaranKurikulum 2013 mengenalkan pendekatan sain fik atau pendekatan ilmiah dalam pembelajaran sebagai prosesmembangun pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Pendekatan sain fik merupakan pengorganisasian pengalamanbelajar yang melipu proses pembelajaran: (a) mengama ; (b) menanya; (c) mengumpulkan informasi/mencoba; (d)menalar/mengasosiasi; dan (e) mengomunikasikan. Kelima hal tersebut dapat dipandang sebagai kemampuan yangperlu dila hkan dan dimiliki peserta didik terkait dengan kompetensi yang dibutuhkan pada abad 21.KIMIA3

Se ap mata pelajaran memiliki karakteris k khusus dalam penggunaan pendekatan pembelajaran untuk mencapaikompetensi. Pembelajaran Kimia lebih menekankan pada penggunaan pendekatan keterampilan proses/kerja ilmiah.Aspek-aspek pada pendekatan ilmiah (scien fic approach) terintegrasi pada pendekatan keterampilan proses danmetode ilmiah. Keterampilan proses sains merupakan seperangkat keterampilan yang digunakan para ilmuwandalam melakukan penyelidikan ilmiah, yang melipu , antara lain: menemukan masalah, mengumpulkan faktafakta terkait masalah, membuat asumsi, mengendalikan variabel, melakukan observasi/percobaan, melakukanpengukuran, melakukan inferensi memprediksi, mengumpulkan dan mengolah data hasil observasi/pengukuran, sertamenyimpulkan dan mengomunikasikan.Kedua pendekatan tersebut dapat digunakan dalam berbagai model pembelajaran, antara lain: model pembelajaranpenemuan (discovery/inquiry learning), pembelajaran berbasis proyek (project-based learning),dan pembelajaranberbasis masalah (problem-based learning, inquiry learning).Kurikulum 2013 mengembangkan dua modus pembelajaran, yaitu: proses pembelajaran langsung (direc eaching) danproses pembelajaran dak langsung (indirect teaching). Proses pembelajaran langsung adalah proses pembelajaranyang membangun pengetahuan, kemampuan berpikir dan keterampilan psikomotorik peserta didik melalui interaksilangsung dengan sumber belajar yang dirancang dalam silabus dan RPP berupa proses pembelajaran berbasis kegiatan.Karakteris k pembelajaran berbasis kegiatan melipu : interak f dan inspira f; menyenangkan, menantang, danmemo vasi peserta didik untuk berpar sipasi ak f; kontekstual dan kolabora f; memberikan ruang yang cukup bagiprakarsa, krea vitas, dan kemandirian peserta didik; dan sesuai dengan bakat, minat, kemampuan, dan perkembanganfisik serta psikologis peserta didik.Dalam pembelajaran langsung, peserta didik melakukan kegiatan belajar mengama , menanya, mengumpulkaninformasi, mengasosiasi atau menganalisis, dan mengkomunikasikan apa yang sudah ditemukannya dalam kegiatananalisis. Proses pembelajaran langsung menghasilkan pengetahuan dan keterampilan langsung yang disebut denganinstruc onal effect.4SILABUS MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KESETARAAN PAKET C SETARA SMA/MAPembelajaran dak langsung adalah proses yang terjadi selama pembelajaran berkenaan dengan pengembangansikap spritual dan sikap sosial. Meskipun sikap yang akan dikembangkan dak diajarkan secara langsung dalampembelajaran, tetapi tetap dirancang dan direncanakan dalam silabus dan RPP.Dalam proses pembelajaran Kimia dengan pendekatan sain fik, ranah sikap dimaksudkan agar peserta didik tahutentang ‘mengapa’. Ranah keterampilan dimaksudkan agar peserta didik tahu tentang ‘bagaimana’. Sedangkan, ranahpengetahuan dimaksudkan agar Peserta didik tahu tentang ‘apa’. Hasil akhir pembelajaran Kimia adalah peningkatandan keseimbangan antara kemampuan untuk menjadi manusia yang baik (soft skills) dan manusia yang memilikikecakapan dan pengetahuan untuk hidup secara layak (hardskills) dari peserta didik yang melipu aspek kompetensisikap, kompetensi pengetahuan, dan kompetensi keterampilan. Dengan mengembangkan ke ga kompetensi tersebutmaka diharapkan dapat membentuk peserta didik yang produk f, kreak f, inova f dan afek f.Dalam proses pembelajaran tentu diperlukan media pembelajaran untuk mempermudah peserta didik mencapaikompetensi. Media pembelajaran Kimia dapat berupa benda asli, model, dan mul media interak f. Media yang tergolongbenda asli dalam pembelajaran kimia adalah bahan-bahan kimia sintesis dan alami serta alat-alat laboratorium. Alatperaga yang termasuk jenis model, antara lain, molymod, model bangun atom dan molekul. Mul media pembelajarankimia interak f dapat diunduh bebas dari berbagai laman seper Google, Youtube, dan Wikipedia (Wikipedia.org).Beberapa metode dapat digunakan dalam pembelajaran Kimia, antara lain: (1) ceramah; (2) demonstrasi; (3) diskusi;(4) simulasi; dan (5) eksperimen. Pemilihan metode dan modell dalam pembelajaran Kimia disesuaikan dengankarakteris k materi dan kompetensi yang hendak dicapai.2. PenilaianPenilaian Hasil Belajar oleh Pendidik adalah proses pengumpulan informasi/ buk tentang capaian pembelajaran Pesertadidik dalam aspek sikap, aspek pengetahuan, dan aspek keterampilan yang dilakukan secaraterencanadansistema suntuk memantau proses, kemajuan belajar, dan perbaikan hasil belajar.KIMIA5

Kurikulum2013 mempersyaratkan penggunaan penilaian auten k dan nonauten k dalam menilai hasil belajar. Penilaianauten k lebih mampu memberikan informasi kemampuan peserta didik secara holis k dan valid. Penilaian auten kmenuntut peserta didik mengembangkan jawaban, dak sekedar memilih dari jawaban yang telah disediakan danmendorong peserta didik untuk berpikir ngkat nggi (High Order Thinking Skills). Bentuk penilaian auten k mencakuppenilaian berdasarkan pengamatan fenomena alam, tugas ke lapangan, portofolio, projek, produk, jurnal, kerja laboratoriumkimia, dan unjuk kerja, serta penilaian diri. Sedangkan bentuk penilaian nonauten k mencakup tes, ulangan, dan ujian.Penilaian hasil belajar Kimia oleh pendidik mencakup kompetensi sikap, kompetensi pengetahuan, dan kompetensiketerampilan dengan berbagai teknik dan instrumen penilaian. Penilaian kompetensi sikap dilakukan melaluipengamatan sebagai sumber informasi utama, sedangkan penilaian melalui penilaian diri dan penilaian antartemandigunakan sebagai informasi pendukung. Hasil penilaian sikap oleh pendidik disampaikan dalam bentuk predikat ataudeskripsi. Hasil penilaian sikap digunakan sebagai per mbangan pengembangan karakter paserta didik lebih lanjut.Penilaian pengetahuan dilakukan melalui tes tertulis, tes lisan, dan penugasan sesuai dengan kompetensi yang dinilai.Penilaian keterampilan dalam mata pelajaran Kimia dilakukan melalui unjuk kinerja/prak k, produk, proyek, portofoliodan/atau teknik lain sesuai dengan kompetensi yang dinilai. Penilaian keterampilan melalui prak k dilakukan denganmengama kegiatan peserta didik saat melakukan prak kum/percobaan dan pemaparan hasil percobaan.D. KONTEKTUALISASI PEMBELAJARAN PADA KURIKULUM PENDIDIKAN KESETARAANKontekstualisasi kurikulum dilakukan sesuai dengan tantangan pendidikan kesetaraan tanpa mengubah atau menurunkanstandar kualitas atau kompetensi lulusan yang hendak dicapai sebagaimana terdapat dalam pendidikan formal. Dengandemikian, akan mudah dioperasionalisasikan dan diwujudkan di dalam praktek penyelenggaraan pendidikan kesetaraan darisegi konten, konteks, metodologi dan pendekatan dengan menekankan pada konsep-konsep terapan, tema k dan induk fyang terkait dengan permasalahan sehari-hari. Kontekstualisasi yang dilakukan mencakup konseptualisasi, rincian materi,kejelasan ruang lingkup, deskripsi kata kerja operasional dan rumusan kalimat sehingga mudah diajarkan/dikelola oleh pendidik(teachable); mudah dipelajari oleh peserta didik (learnable); terukur pencapaiannya (measurable assessable), dan bermaknauntuk dipelajari (worth to learn) sebagai bekal untuk kehidupan dan kelanjutan pendidikan peserta didik.6SILABUS MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KESETARAAN PAKET C SETARA SMA/MAPembelajaran kesetaraan menerapkan prinsip pedagogik (mendidik) dan andragogik (belajar mandiri) sesuai latar belakangpeserta didik yang terdiri atas usia sekolah dan dewasa. Strategi pembelajaran harus relevan kebutuhan kehidupan keseharianpeserta didik, mengkaitkan dengan cara-cara memperoleh pengetahuan dan keterampilan, menerapkan kenyamanan belajardan sistem evaluasi diri dalam suasana saling menghorma , menghargai, dan mendukung.Pembelajaran pada program pendidikan kesetaraan menggunakan pendekatan pembelajaran tatap muka antara pendidik,peserta didik dan sumber belajar; tutorial yang berupa bantuan atau bimbingan belajar oleh tutor kepada peserta didik dalammembantu kelancaran proses belajar mandiri; dan/atau belajar mandiri. Dalam menyusun perencanaan, pendidik perlu mengelolamateri pembelajaran untuk tatap muka, tutorial dan/atau mandiri sesuai dengan kondisi, kebutuhan, kapasitas dan karakteris kdari peserta didik, lingkungan belajar dan budaya masyarakat, serta kompleksitas dari kompetensi dan materi pembelajaran.Pembelajaran tatap muka difokuskan pada kompetensi atau materi pembelajaran yang sulit dan kompleks sehingga perludibahas secara intensif bersama peserta didik. Pembelajaran tutorial difokuskan pada kompetensi atau materi pembelajaranyang dak terlalu sulit atau kompleks sehingga strategi pembelajaran dimulai dengan pendalaman materi oleh peserta didiksecara mandiri sebelum proses tutorial dan pelaksanaan tutorial dalam bentuk pembahasan, pemberian umpan balik danverifikasi pencapaian hasil belajar peserta didik oleh pendidik.Pembelajaran mandiri difokuskan pada kompetensi atau materi pembelajaran yang dipas kan oleh pendidik dapat dipelajarisendiri oleh peserta didik dengan bahan ajar atau modul yang telah disiapkan sehingga pendidik cukup melakukan penilaian hasilbelajar peserta didik dalam bentuk tes maupun non tes. Pembelajaran mandiri dapat dilakukan peserta didik secara individualataupun berkelompok serta membutuhkan disiplin diri, inisia f, mo vasi kuat dan strategi belajar yang efisien dari berbagaibahan ajar yang relevan, serta mengiku program tutorial dari pendidik, pusat sumber belajar ataupun media lainnya.Peran utama pendidik dalam proses pendidikan kesetaraan adalah mendorong kemandirian belajar, berpikir dan berdiskusi;menjadi pembimbing, fasilitator, dan mediator dalam membangun pengetahuan, sikap dan keterampilan akademik dan profesionalsecara mandiri; memberikan bimbingan dan panduan agar peserta didik secara mandiri memahami materi pembelajaran;memberikan umpan balik, dukung

2 SILABUS MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KESETARAAN PAKET C SETARA SMA/MA KIMIA 3 pembelajaran orang dewasa dan menerapkan strategi pembelajaran melalui tatap muka, tutorial dan belajar mandiri secara terpadu. Dengan demikian, silabus dan RPP untuk suatu mata pel

Related Documents:

1. Mahasiswa mampu menggunakan prinsip-prinsip dasar ilmu kimia sebagai dasar dalam mempelajari ilmu yang berkaitan dengan kimia. 2. Mahasiswa dapat melakukan perhitungan-perhitungan dasar kimia. Pokok Bahasan 1. Konsep Dasar Kimia 2. Model dan Struktur Atom 3. Konfigurasi Elektron dan Ikatan Kimia 4. Wujud Zat dan Perubahan Fase 5.

PETA KONSEP ILMU KIMIA Kedudukan diantara ilmu lainnya Peran Ilmu Kimia Memperbarui materi yang dapat diperbarui . elektrokimia (elektronik dan kimia), serta kimia nuklir (kimia dan nuklir) E. Kegiatan Eksperimen Kegiatan eksperimen dapat dilakukan dilaboratorium. Laboratorium adalah tempat untuk eksperimen

LABORATORIUM JASA KIMIA DEPARTEMEN KIMIA, FMIPA UNIVERSITAS INDONESIA Gedung G Departemen Kimia, FMIPA Kampus UI Depok 16424 Tlp. 6221 78849006 Fax. PENDAHULUAN Lab Unichem Kimia UI yang sebelumnya bernama Lab Afiliasi Kimia UI didirikan sebagai bentuk penerapan pilar ketiga tridarma perguruan tinggi yaitu

SILABUS A. Silabus Implementasi Kurikulum 2013 B. Silabus Bimbingan dan Konseling dalam Kurikulum 2013 Silabus Assesmen dan Penetapan Peminatan Peserta Didik D. Silabus Praktik Pelayanan Bimbingan dan Konseling dalam BAGIAN 3: 2.1 MATERI PELATIHAN 1. Materi Pelatihan 1 : Implementasi Kurikulum 2013 1.1 Rasional dan Elemen Perubahan Kurikulum 2013

Silabus Kompetisi Sains Nasional (KSN) SMP tahun 2020 memuat lingkup materi yang akan diujikan pada kegiatan KSN. Materi dalam silabus ini mengacu kurikulum yang berlaku dan silabus kompetisi internasional. Isi silabus ini terdiri dari tiga bidang studi yang .

Dasar-dasar Ilmu Kimia Dra. Hernani, M.Si. T idak kita ragukan lagi bahwa zat kimia ada di mana-mana, banyak zat kimia terjadi secara alamiah ataupun diproduksi dengan proses tertentu. Ilmu kimia adalah bagian dari sains yang secara khusus mempelajari sejumlah aspek pada zat kimia, misalnya menjawab pertanyaan ”apa bahan

Modul Hukum Dasar Kimia dan Perhitungan Kimia EV Page 3 of 28 PENDAHULUAN Selamat Anda telah menyelesaikan modul ketiga dengan baik, sekarang Anda akan mempelajari modul ke empat. Pada modul ini Anda akan mempelajari tentang “Hukum Dasar Kimia dan penerapannya dalam Perhitungan Kimia“.

Pile designers therefore looked at calculation based on theoretical soil mechanics. 16 Geotechnical Design to EC7 13 January 2017 Layer 1 Layer 2 Layer 3 L 1 L 2 L 3 Q s1 Q s2 Q s3 Q b Ultimate pile resistance Q u Q s Q b Traditional Pile Design to BS 8004. 17 Geotechnical Design to EC7 13 January 2017 Traditional Pile Design to BS 8004 The usual approach is to divide the ground into .