BAHAN AJAR - Files1.simpkb.id

3y ago
98 Views
2 Downloads
909.94 KB
11 Pages
Last View : 10d ago
Last Download : 6m ago
Upload by : Aarya Seiber
Transcription

BAHAN AJARSekolahMata PelajaranKelas/SemesterMateri Pokok: SMP Negeri 1 Rote Barat Daya: IPS: VII/2: Kehidupan Masyarakat pada Masa Hindu BuddhaKompetensi DasarIndikator Pelaksanaan Kompetensi (IPK)3.4 Memahami kronologi perubahan,3.4.3. Mengidentifikasi Kerajaan-kerajaan Hindudan kesinambungan dalam kehidupan bangsaBuddha di IndonesiaIndonesia pada aspek politik, sosial, budaya,geografis,dan pendidikan sejak masa praaksara3.4.4. Mengidentifikasi Peninggalansampai masa Hindu-Buddha, dan Islampeninggalan Masa Hindu Buddha4.4. Menyajikanhasilanalisiskronologi, 4.4.2. Mengklasifikasikan benda – bendaperubahan, dan kesinambungan dalamPeninggalan kerajaan Hindu–Buddha diTanah air berbentuk tabel.kehidupan bangsa Indonesia pada aspekpolitik, sosial, budaya, geografis, danpendidikan sejak masa praaksara sampai masaHindu-Buddha, dan Islam.A. Tujuan PembelajaranMelalui kegiatan pembelajaran Model Problem Based Learning, serta penugasan, dengan penuhtanggungjawab dan rasa syukur peserta didik dapat :1. Mengidentifikasi kerajaan-kerajaan bercorak Hindu Buddha di Indonesia.2. Mengidentifikasi hasil peninggalan kerajaan bercorak Hindu Buddha di Indonesia.B. PendahuluanBahan ajar pada kegiatan ini terfokus pada video yang ditayangkan oleh guru melalui melaluiLCD Proyektor tentang Kehidupan Masyarakat pada Masa Hindu Buddhahttps://youtu.be/khh5Xr19S-w

1imgUsC. PENGUATAN MATERI POKOK Kerajaan-kerajaan yang bercorak Hindu-Buddha di Indonesia.png

a. Kerajaan Hindu/Buddha di Kalimantan Kerajaan Kutaib. Kerajaan Hindu/Buddha di Jawa Kerajaan Salakanagara (150-362) Kerajaan Tarumanegara (358-669) Kerajaan Sunda Galuh (669-1482) Kerajaan Kalingga Kerajaan Mataram Hindu Kerajaan Kadiri (1042 – 1222) Kerajaan Singasari (1222-1292) Kerajaan Majapahit (1292-1527)c. Kerajaan Hindu/Buddha di Sumatra Kerajaan Malayu DharmasrayaKerajaan Sriwijaya Teori Masuknya Agama Hindu ndu-budha-di-indonesia14-638.jpg?cb 13851877801) Teori BrahmanaDi kemukakan oleh J.C Van Leur. Menurutnya para Brahmana sangat berperan dalam penyebaranagama Hindu di Indonesia. Para Brahmana diundang oleh penguasa nusantara untuk menobatkanraja, memimpin upacara-upacara keagamaan, dan mengajarkan ilmu pengetahuan.2) Teori KsatriaDikemukakan oleh C.C Berg. Menurutnya agama Hindu disebarkan oleh para prajurit perangyang kalah dan melakukan migrasi ke nusantara.3) Teori WaisyaDikemukakan oleh N.J Krom. Menurutnya agama Hindu disebarkan oleh para pedagang yangdatang ke nusantara.4) Teori Arus BalikDikemukakan oleh F.D.K Bosch. Menurutnya agama Hindu Buddha dibawa oleh parapemuda yang khusus belajar agama di India

Peninggalan Hindu-Buddha di icv CLcB/s1600/101010.jpgPeninggalan sejarah kerajaan-kerajaan yangbercorak Hindu-Buddha di daerah-daerahIndonesia umumnya berupa seni bangunan (candi,petirtaan/pemandian, benteng, gapura), senirupa(relief, dan patung), serta karya sastra.1. SENI BANGUNANa) Candi1. Candi Peninggalan Kerajaan Mataram LamaCandi yang bersifat HinduCandi Gunung Wukir, terletak di sebelah selatan MuntilanKelompok Candi Dieng, terletak di Kabupaten Wonosobo.Dikelompok candi ini terdapat beberapa candi yang oleh penduduk setempat diberi namatokoh wayang,misalnya : Bima, Gatotkaca, Puntadewa,Arjuna, Semar, dan lain-lainCandi Selogriyo, terletak di kaki Gunung SumbingCandi Pringapus, terletak di timur Gunung SundoroKelompok Candi Gedong Songo, terletak dilereng Gunung UngaranCandi Perot, terletak di lereng Gunung SumbingCandi Argopuro, terletak di lereng Gunung SumbingCandi Ijo, terletak di dekat PrambananCandi Gebang, terletak di dekat YogyakartaCandi Sambisari, terletak di dekat YogyakartaKelompok Candi Lorojonggrang ( Prambanan), terletak di perbatasan Yogyakarta-Klaten.Dikelompok ini ada 3 candi induk, Candi Syiwa,Candi Brahma, dan Candi Wisnu.

Candi yang bersifat Buddha, bercorak buddha,bermitologi buddha, bernuansa arsitekturBuddha dan ajaran buddha :Candi Borobudur, terletak di Kabupaten MagelangCandi Kalasan, terletak di Kabupaten Sleman. Dibangun oleh Raja Panangkaran.Candi Sari, terletak di dekat Candi Kalasan.Candi Banyunibo, terletak di dekat Prambanan.Candi Sajiwan, terletak didekat Prambanan.Candi ini untuk menghormat Awalokiteswara.Candi Plaosan, terletak di dekat prambanan.Dibangun pada masa Raja PikatanCandi Sewu, terletak didekat PrambananCandi Bubrah, terletak didekat PrambananCandi Lumbung, terletak didekat PrambananCandi Asu, terletak didekat Candi SewuCandi Ngawen, terletak di dekat Muntilan.Candi ini dibuat oleh raja yang beragamaHindu,dan diperuntukan untuk umat yang beragama BuddhaCandi Mendut, terletak di kabupaten Magelang. Di dalamnya terdapat Patung Padmapani danWajrapaniCandi Pawon (Bajranalan), terletak dikabupaten Magelang. Di bangun olehPramodhawardhani.2. Candi Peninggalan Kerajaan Medang(Dinasti Isyana) Candi Lor (Anjuk Ladang),terletak di Brebek,Nganjuk. Candi Gunung Gangsir, terletak di di Bangil. Candi Songgoroti, terletak di Batu Malang Candi Sumber Nanas, terletak di Blitar Candi Belahan, dibangun oleh Raja Airlingga Pertapaan Pucangan, terletak di Gunung Penanggungan3. Candi Peninggalan Kerajaan Sriwijaya Kelompok Candi Muara Takus, terletak di Bangkinang, Tampar, Riau Kelompok Candi Gunung Tua, terletak di padang sidempuan, Tapanuli, Sumatra Utara.Di kelompok ini ada 1 candi yang bentuknya khas, yaitu Candi Biaro Bahal4. Candi Peninggalan Kerajaan Singasari Candi Kidal, terletak di MalangCandi Jawi, terletak di dekat PringenCandi Singasari, terletak di Malang

Candi Jago, terletak di Malang5. Candi Peninggalan kerajaan Majapahit Candi Simping Candi Rimbi, terletak di Mojokerto Candi Panggih Candi Surawana, terletak di Kediri Candi Tigawangi, terletak di Pare Candi Kalicilik, terletak di Blitar Candi Jabung, terletak di Kraksaan,Probolinggo Candi Pari, terletak di Porong Candi Tikus, terletak di Mojokerto Candi Brahu, terletak di Mojokerto Candi Panataran, terletak di Blitar Candi Sukuh, terletak di Karanganyar. Candiini menunjukan unsur Jawa asli Candi Samentar, terletak di Blitar6. Candi Peninggalan Kerajaan Kanjuruhan Candi Badut, terletak di Malang7. Candi Peninggalan Kerajaan Bali Kompleks Candi Gunung Kawi, terletak di Tampaksiringb) Berupa Prasasti– Yupa (batu bertulis) Peniggalan Kerajaan Kutai- Prasasti Canggal (732 M), Prasasti Kalasa(778M), Prasasti Karang Tengah (824 M), Prasasti Argapura (963 M), Merupakan sumber sejarahyang mengungkapkan keberadaan kerajaan Mataram Kuno.- Tujuh Prasasti peninggalan KerajaanTaruma Negara, 5 ditemukan di Bogor, 1 di Cilincing,dan 1 di Lebak Banten, yaitu PrasastiCiaterun,Prasasti Kebon Kopi, Prasasti Cianten, danPrasasti Lebak.-Prasasti Anjuk Ladangberangka tahun 937 M sumberSejarah yang mengungkapkn keberadaan MpuSindok (raja pertamaMedang dan pendiri Dinasti Isyana )Prasasti-prasasti sebagai sumber sejarah Kerajaan Sriwijayadi Sumatra , Berangka pada tahun 684-775 M , Antara lain P. Kedudukan Bulat , P. Talang Tuwo,P. Telayu Batu Kecil , P.Kota , P.Karang Berahi .

c) PertirtaanPertirtaan merupakan pemandian suci untuk raja dan para bangsawan.Contoh petirtaan yangpenting adalah : Petirtaan Jalatunda, terletak di lereng barat Gunung Pananggungan. Dibangun pada masapemerintahan Raja Airlangga Pertirtaan Belahan, terletak di lereng timur Gunung Pananggungan. Dibangun pada masapemerintahan Raja Airlangga Pertirtaan di Candi Tikus, terletak di Trowulan, Mojokerto Petirtaan Gua Gajah, terletak di Gianyar, Bali Petirtaan Tirta Empul. Terletak di desa Manukaya, Tampaksiring, Bali.d) BentengIstana kerajaan umumnya dibangun di balik benteng yang kuat.Benteng ada 2 macam, yaitu :1. Benteng Buatan, dibangun dengan sengaja berwujud tembok, parit yang dalam dan lebar2. Benteng alam, yamg berwujud sungai atau pegunungan. Contoh benteng alam adalahbenteng yang terdapat di Bukit Ratu Boko yangdikenal dengan nama Candi Ratu Boko. Candiini dibangun oleh Balaputradewa.e) GapuraAda 2 macam bentuk gapura : Kori Agung, yaitu berupa bangunan seperti candi yang di tengahnya terdapat pintu untukkeluar masuk. Contoh Kori Agung, antara lain :Candi Jedong, Candi Plumbangan, dan CandiBajang Ratu2. SENI RUPABerupa Relief. Relief adalah hasil seni pahat sebagai pengisi bidang pada dinding candi1) Relief Candi Borobudura. Karmawibbhangga, pada kaki candi, sebab akibat perbuatan baik / buruk manusiab. Jatakamala-awadana, dinding lorong 1,2 perbuatan sang budha,bodhisatvac.gandawyudha-badhracari, dinding 2-4,usaha sudana mencara ilmu yangtinggi sampai ia bersumpah mengikuti bodhisatva,samantharbhadra2) Relief Candi Lorojonggranga. Cerita ramayana, pada dinding serambi atas candi sywa dan candi brahmana.b. Carita kresnayana, pada pagar candi wisnu.c. Relief candi jajaghu, mamuat cerita kresnayana, partayajna, kunjarakarna. 1 kalikitajumpai punokawan.d. Relief candi surowono, memuat cerita arjuna wiwaha, adegan sritanjung yang dibunuholeh sidapaksae. Relief candi panataran, memuat cerita ramayana, kresnayana.

3. SENI PATUNG1) Peninggalan Bercorak Hindu.a. Patung Dewa-Dewi : trimurti (dalam wujud maha guru, mahakala, mahabirawa), durgab. Patung Airlangga, dalam wujud dewa wisnu menunggang garudac. Patung Kendedes, wujud dewi prajnaparamitad. Patung Kertanegara, wujud joko dolok danamonghapasae. Patung Kertajasa, wujud dewa sywaf.Patung Dwarapala, wujud raksasa menggenggamgada2) Peninggalan Patung Budha1. Arca Aksobhya, sikap bumi sparcamudra /tangan sentuh bumi sebagai saksi, hadap timur2. Arca Ratnasambhawa, sikap waramudra/memberi anugerah, selatan.3. Arca Amitaba, sikap dayana mudra /bersemedi, barat.4. Arca Amogasidhi, sikap abaya mudra /tangan menentramkan,utara.5. .Arca Wairicana, sikap darmacakara mudra /tangan memutar roda darma,di dalam stup4. SENI SASTRA1) Masa Kerajaan Kediria. Kitab kakawin baratayudha : mpusedah,panuluhb. Kitab kakawin hariwangsa,gatotkacasraya :mpu panuluhc. Kitab smaradhana : mpu dharmajad. Kitab lubdaka,wratasancaya : mpu tanakunge. Kitab kresnayana : mpu triguna2) Masa Kerajaan Majapahita. Kitab negara kertagama : mpu prapancab. Kitab sutasoma : mpu tantularc. Kitab pararaton : riwayat raja-rajasinghasari,majapahitd. Kitab sundayana : peristiwa bubate. Kitab ranggalawe : pemberontakan ranggalawef.Kitab sorandoka : pemberontakan sorag. Kitab usana jawa : penakhlukan bali olehgajah mada dan arya dama

Benda – benda Peninggalan kerajaan Hindu – Buddha di Tanah air berbentuktabel.https://1.bp.blogspot.com/ y7Idrf4YaSE/TPMny 73.jpg

75674 orig.png

D. Sumber BelajarBuku Guru dan Buku Siswa Kelas VII. SMP/MTs Kementerian Pendidikan dan KebudayaanRepublik Indonesia 2017. Internet, Media Massa cetak maupun media online.https://youtu.be/khh5Xr19S-w diakses tgl 22 September 2020 pukul 14.15 witahttps://youtu.be/ArYncHGbxo8 diakses tgl 22 September 2020 pukul 14.45 witahttps://youtu.be/m7er31imgUs diakses tgl 22 September 2020 pukul 15.30 esia.pngdiakses tgl 22 September 2020 pukul 16.00 du-budha-di-indonesia-14638.jpg?cb 1385187780 diakses tgl 22 September 2020 pukul 16.15 witahttps://4.bp.blogspot.com/-rj0IGJEtkJs/V3icv CLcB/s1600/101010.jpg diakses tgl 22 September 2020pukul 16.30 witahttps://1.bp.blogspot.com/ y7Idrf4YaSE/TPMny 42kI/AAAAAAAAABE/TcEzwcpaYxk/s400/Picture2.png diakses tgl 22 September pukul n-Hindu-300x173.jpg diakses tgl 22 September pukul 17.18 6xI/AAAAAAAAA6g/YkQI3Ea2R8/s1600/sjnj.png diakses tgl 22 September pukul 17.28 /3/4/4/23449154/875674 orig.png diakses tgl22 September pukul 17.45 wita

a. Kitab negara kertagama : mpu prapanca b. Kitab sutasoma : mpu tantular c. Kitab pararaton : riwayat raja-rajasinghasari,majapahit d. Kitab sundayana : peristiwa bubat e. Kitab ranggalawe : pemberontakan ranggalawe f. Kitab sorandoka : pemberontakan sora g. Kitab usana jawa : penakhlukan bali olehgajah mada dan arya dama

Related Documents:

ANALISIS KEBUTUHAN BAHAN AJAR Dalam analisis pembuatan bahan ajar terdiri dari 4 point yaitu : 1. Relevansi, menargetkan pada STTPA dan aspek apa yang akan dicapai. 2. Keamanan, media bahan ajar yang kita pilih hendaknya yang aman digunakan oleh anak. Bila menggunakan yang perlu pendampingan orang tua hendaknya kita memberi arahan terlebih

Kata kunci: kelayakan, bahan ajar, RPP, kurikulum 2013. Bahan ajar pada rancangan pelaksanaan pembelajaran (RPP) merupakan bahan ajar yang disusun oleh pendidik dan terlampir dalam RPP. Bahan ajar disusun untuk memudahkan peserta didik dalam mencapai kompetensi dasar karena dalam praktik

Buku Ajar Teknologi Bahan Alam ini disusun sebagai bahan pengajaran . bahan bantu bagi mahasiswa Farmasi dan Kimia untuk memahami tentang kimia bahan alam, teknologi sediaan bahan alam, dan farmakognosi. . , dilanjutkan dengan teknik seleksi dan penyiapan bahan, teknik ekstraksi, te

Pengembangan Bahan Ajar Fisika Bermuatan Lifeskill untuk Siswa SMA Susilawati, Nur Khoiri Pendidikan Fisika IKIP PGRI Semarang Surat-e: susilawati.physics@gmail.com Penelitian ini menjelaskan pengembangan bahan ajar fisika berbasis lifeskill pada kelas XI semester gasal. Bahan ajar disusun untuk membekali siswa dalam memahami pelajaran fisika yang

ajar adalah format materi yang diberikan kepada siswa dan dapat dihubungkan dengan media pembelajaran lainnya. Salah satu hal penting yang harus diperhatikan dalam mengembangkan bahan ajar dwi bahasa adalah ketepatan istilah. Sebelum disampaikan hal-hal penting yang harus diperhatikan dalam mengembangkan bahan ajar dwi bahasa, terlebih dahulu disampaikan teknik pengembangan bahan ajar secara .

Analisis Buku Ajar Biologi SMA Kelas X Di Kota Bandung Berdasarrkan Literasi Sains, 1–13. Adisendjaja, Y. H., & Romlah, O. (2007). Analisis Buku Ajar Sains Berdasarkan Literasi Ilmiah Sebagai Dasar Untuk Memilih Buku Ajar Sains ( Biologi ) Literasi Ilmiah Sebagai Dasar Untuk Memilih Buku Ajar Sains (Biologi). FPMIPA-UPI, 1–8.

Bahan Ajar yang telah memberikan tugas modul ini sehingga pengetahuan saya setelah penyusunan dapat bertambah. 2. Pihak-pihak yang telah turut ikut serta membantu dalam penyusunan modul bahan ajar ini sehingga dapat terselesaikan tepat waktu. Saya menyadari bahwa penyusunan modul bahan ajar ini masih jauh dari sempurna, oleh

additif alimentaire, exprimée sur la base du poids corporel, qui peut être ingérée chaque jour pendant toute une vie sans risque appréciable pour la santé.5 c) L’expression dose journalière admissible « non spécifiée » (NS)6 est utilisée dans le cas d’une substance alimentaire de très faible toxicité lorsque, au vu des données disponibles (chimiques, biochimiques .